pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Nah loh, Presiden Transisi Mesir Mengundurkan Diri

Written By Unknown on 14 July, 2013 | July 14, 2013



By. Masykur A. Baddal

ari semakin tidak menentu. Keadaan dapat saja berubah drastis hanya dalam waktu beberapa detik saja. Belum lagi serbuan massa pro Mursi dari berbagai propinsi yang jumlahnya jutaan manusia, kian memadati berbagai lapangan yang ada di tengah kota Cairo, semakin membuat negeri Cleopatra tersebut serba tidak menentu.


Pernyataan kontroversial pimpinan militer Mesir jenderal Al-Sisi beberapa waktu yang lalu, yang ingin menghapus negara Israel, jika Amerika melakukan intervensi militer ke negeri tersebut. Nampaknya berbalas dengan pernyataan yang tidak kalah panasnya oleh Amerika. Melalui Duta Besarnya di Cairo Ann Peterson, Amerika meminta penguasa militer Mesir untuk segera melapaskan Presiden Mursi, yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya secara pasti, sebagaimana yang dirilis oleh CNN Arabia (13/7/2013).

Selanjutnya, berita yang tidak kalah menghebohkan adalah, sekitar informasi pengajuan pengunduran diri oleh Presiden Transisi Mesir Adly Mansour kepada penguasa militer Mesir yaitu jenderal Al-Sisi. Namun, pengunduran diri tersebut ditolak mentah-mentah oleh jenderal Al-Sisi, dan ia meminta supaya Adly Mansour tetap bertahan di posisinya sebagai Presiden Transisi negeri kinanah itu.

Berita heboh tersebut diturunkan oleh kantor berita Leil Wan Nahar Mesir pada tanggal 14/7/2013. Menurut informasi yang bersumber dari kantor berita itu, Adly Mansour telah mengajukan pengunduran dirinya beberapa hari yang lalu, yaitu paska pembantaian berdarah Garda Republik yang hingga kini telah menewaskan 103 orang, serta ribuan lainnya luka-luka. Akan tetapi Al-Sisi tidak menanggapinya.

Adapun alasan lain mengapa Adly Mansour sampai nekad mengajukan surat pengunduran dirinya adalah, karena selama menjabat sebagai Presiden Transisi Mesir, penguasa militer negeri itu jarang mengikut sertakannya dalam berbagai pembahasan penting menyangkut krisis yang sedang dihadapi oleh negeri tersebut. Begitu juga, dalam beberapa pertemuan penting dengan para pemimpin negara teluk, ia tidak pernah diikut sertakan. Padahal dia adalah Presiden Resmi negeri Mesir saat ini. Yang akhirnya membuatnya geram, serta nekad mengajukan surat pengunduran diri sebagai Presiden Transisi negeri piramida tersebut.

*sumber:http://luar-negeri.kompasiana.com/2013/07/14/nah-loh-presiden-transisi-mesir-mengurdurkan-diri-576613.html


 
  posted by @A.history

Hidayat: PKS Dukung Pengetatan Remisi Koruptor


Jakarta - Anggota DPR yang juga mantan Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid menyatakan dukungannya terhadap keberadaan Peraturan Pemerintah (PP) No. 99 Tahun 2012 tentang remisi dan pembatalan bebas bersyarat untuk napi kasus korupsi, narkoba, dan terorisme. 

PP itu kini digugat Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra, yang mengajukan uji materi ke Mahkamah Agung (MA) karena bertentangan dengan 3 undang-undang.

"Selama itu belum dicabut, kita akan tetap mendukung," kata Hidayat usai berbuka puasa bersama di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2013).

Hidayat menjelaskan dalam PP tersebut tidak hanya mengatur soal koruptor, tapi juga terorisme, narkoba, dan HAM. Karena itu, Ia menyerahkan legalitas PP itu kepada lembaga yang berwenang. "Biarkan proses hukumnya berjalan," jelas mantan Presiden PKS itu.

Bila PP itu dicabut, maka akan menjadi gebrakan baru dari pemerintah. Mengapa? Karena pemerintah yang membuat, pemerintah juga yang mencabut.

"Tentunya jika itu dicabut, harus ada peraturan pengganti untuk menutupi kekosongan peraturan itu. Sekarang masih dalam proses pengajuan Judicial Review di MA. Biarkan itu berjalan sesuai dengan aturan hukum yang ada," tukas Hidayat.

Sementara itu, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana menegaskan pemberlakuan PP 99 itu merupakan komitmen dalam pemberantasan korupsi, narkotika, dan terorisme. Jika PP itu ditentang para napi itu adalah tantangan.

"Kami harus tetapkan untuk 3 kejahatan luar biasa itu pemberian hukuman harus diperketat," jelas Denny. [Adi/Ism/liputan6]


posted by @A.history

"Semangat Ramadhan Kader PKS" | by Cahyadi Takariawan




Oleh Cahyadi Takariawan
***

Wulan Romadhon ojo mung ongap angop, ngontak ngantuk, kethap kethip, tura turu, tingak tinguk, leda lede wae...

Semangaaaaaatttt !!! Kampanye, tandem, temu warga, rabthul am, silaturahim.....


"Semangat Ramadhan"

Dalam sejarah Islam, Bulan Ramadhan banyak diwarnai dengan beragam peristiwa kejayaan dan kegemilangan. Prestasi besar yang bisa diraih umat Islam generasi pertama, banyak diukir dan terjadi pada bulan Ramadhan. Di dalam buku “Ramadhaniyat” karangan Muhammad Sa’id Mursy dan Qosim Abdullah, dijelaskan di antara prestasi gemilang yang terjadi pada bulan Ramadhan itu:


1 Ramadhan 587 H

Penghancuran dan penguasaan kota Askalan, yang merupakan pintu masuk menuju kota Al Quds. Penghancuran dan penguasaan kota ini dilakukan oleh Shalahuddin al Ayyubi.

3 Ramadhan 825 H

Aksi pengepungan kota Konstantine oleh Sultan Murad II dari kekhalifahan Utsmaniyah di dalam rangka menaklukannya di dalam naungan Islam.

5 Ramadhan 362 H

Sultan Al Mu’iz Lidinillah Al Fatimi memasuki negara Mesir setelah beliau mengirim pasukan sebanyak 100.000 tentara, dibawah pimpinan panglima Jauhar ash Shiqili bulan Sya’ban 358 H tanpa perlawanan.

6 Ramadhan 223 H

Sultan Al Mu’tasdim seorang khalifah ‘Abasiyah, mengadakan pengepungan terhadap kota ‘Umuriyah’ yang merupakan benteng pertahan terkuat kerajaan Benzantiniyyah di Asia kecil.

7 Ramadhan 361 H

Peletakan pondasi pertama pendirian Mesjid al Azhar. Pada tahun 378 H fungsi mesjid berubah menjadi Universitas.

9 Ramadhan 222 H

Panglima al Afsyiin salah satu panglima perang Khalifah Abasiyah Al Mu’tasim bin Harun Ar Rasyid menaklukan kota Albadz.

17 Ramadhan 2 H

Pada hari ini kaum muslimin dibawah pimpinan Nabi Muhammad s.a.w., berhasil mengalahkan pihak musyrikin di dalam perang Badar. Terhitung 70 mati dan 70 tertawan dari pihak kaum musyrikin.

19 Ramadhan 1213 H

Pada hari ini Napoleon Bonaparte beserta pasukannya, melakukan ekspansi ke Mesir di Giza, usaha ini mengalami kegagalan.

20 Ramadhan 8 H

Rasulullah s.a.w. keluar bersama 10 ribu pasukan perang dari kaum muhajirin dan Anshor menuju Mekkah, untuk membebaskan mereka dari kemusyrikan.

21 Ramadhan sebelum Hijriyah

‘Uzlah atau upaya pengasingan diri Rasululah s.a.w. pada saat beliau mendekati usia 40 tahun di gua Hira gunung Rahmah, sekitar dua mil dari kota Mekkah. ‘Uzlah yang menandai perubahan mendasar di dalam perjuangan Rasulullah s.a.w. ke depan.

25 Ramadhan 658 H

Perang Ain Jalut yang terjadi antara kaum muslimin dan tartar, perang besar di dalam sejarah Islam. Kaum tartar mampu menguasai banyak daerah Islam dan menjatuhkan Khilafah Abbasiah. Peperangan berakhir dengan kemenangan kaum muslimin.

28 Ramadhan 92 H

Kisah kemenangan kaum muslimin pada hari ini, dimulai dengan persiapan Musa bin Nashir dengan pasukan dari Arab dan Barbar, yang jumlahnya mencapai 7 ribu tentara di bawah kepemimpinan Thoriq bin Ziyad untuk menaklukkan wilayah Andalus.

Demikian berbagai prestasi umat Islam pada generasi awal, yang banyak dilakukan pada bulan Ramadhan. Puasa, tidak menjadi halangan berarti di dalam mengukir sejarah dan peradaban umat Islam masa silam.

[pkspiyungan]


posted by @A.history

Pengamat :Di Pilkada Padang, Saya Akui Ada Kader Partai yang Solid, Seperti PKS

Padang - Pe­mi­lihan Kepala Daerah (Pil­kada) Padang pada 30 Oktober men­da­tang bakal berlangsung ke­tat. Hal ini dikarenakan latar belakang kandidat bukan saja tokoh lokal, tapi juga tokoh nasional asal Sumbar ikut bersaing. Calon incumbentyang digadang-gadang unggul dalam setiap survei, jangan puas dulu dengan turun gu­nu­ngnya politisi Senayan. 

Sebut saja M Ichlas El Qud­si dan Emma Yohana, masing-masing anggota DPR dan DPD RI. Begitu pula Maigus Nasir, mantan ketua DPRD Padang ini disebut-sebut memiliki basis massa tradisional yang solid.

“Saya memprediksi Pilka­da Padang bakal dua putaran. Pasangan calon independen maupun parpol memiliki ke­sem­­patan sama. Anggap saja yang independen lulus veri­fikasi lima pasangan calon, jumlah dukungan dari mas­ya­ra­kat tetap banyak. Itu telah me­mecah suara baik dari ka­der parpol itu sendiri,” kata pe­ngamat politik dari U­ni­ver­si­tas Andalas, Asrinaldi Asril ke­­pada Padang Ekspres, ke­marin.

Asrinaldi melihat tidak semua kader parpol solid da­lam memilih pasangan calon yang diusung partainya. Di dalam parpol sendiri terbentuk kubu-kubu sehingga terjadi penggembosan suara.

“Saya akui ada kader partai ya­ng solid, seperti PKS. Jika di­lihat perolehan suara tahun lalu, belum bisa menjamin ka­der ini kembali memilih calon di­usung oleh partai me­reka,” ujar­nya.

Asrinaldi menilai sepuluh kan­didat saat ini memiliki kantong suara masing-masing. “Di sinilah saya yakin pilkada akan terjadi dua putaran dan se­mua calon memiliki ke­sem­patan sama,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan dosen ilmu politik Unand, Indah Adi Putri. “Masyarakat makin cerdas, sehingga tokoh berpengalaman sekalipun be­lum tentu dipilih masyarakat ka­rena rekam jejaknya kurang bagus,” tuturnya.

Masyarakat makin jeli me­lihat sepak terjang para kan­didat selama ini dalam mem­beri kontribusi untuk daerah. “Untuk calon dari parpol, k­e­solidan kader sangat me­nen­tukan. Apalagi, dalam pe­ne­tapan calon saja terjadi per­bedaan pendapat di internal parpol,” sebutnya. [padangekspres]


posted by @A.history

Keajaiban Datang Ketika Hati Mengingat ALLAH

Written By PKS Men on 13 July, 2013 | July 13, 2013



HATIM AL ASHAM suatu ketika melakukan perjalanan dengan mengendarai kuda di wilayah Turki. Di tengah perjalanan tiba-tiba ada seseorang melempar tali laso ke badannya, hingga ulama shalih ini jatuh terjerembab dari kendaraannya.

Dengan sigap laki-laki itu menggulat Hatim Al Asham hingga ia berhasil menduduki dada Hatim. Kemudian laki-laki itu segera mengambil sebilah pisau, yang akan dia gunakan untuk menyembilh leher Hatim Al Asham. Hatim mengisahkan,”Saat itu hatiku hanya tertuju hanya kepada Allah tidak kepada pisau itu, sambil menunggu takdir yang akan berlaku.”

Namun tidak disangka, tiba-tiba ada seorang prajurit Muslim melemparkan anak panah ke arah lelaki yang hendak membunuh Hatim Al Asham, dan anak penah tepat menembus lehernya.
Dari kejadian ini Hatim Al Asham berpesan,”Jika hatimu terpaut kepada Allah, maka engkau akan menyaksikan keajaiban kasih sayang-Nya, yang melebih kasih sayang kedua orang tua”. (Shifat Ash Shafwah, 4/142)

Thoriq

posted by @Adimin

Meneruskan Puasa Meski Sakaratul Maut



IBRAHIM BIN HANI’ tatkala hendak wafat beliau memanggil putranya yang bernama Ishaq,”Aku haus…” Kemudian sang putra pun datang dengan membawa air. Namun Ibrahim bin Hani’ malah bertanya,”Apakah matahari sudah terbenam?” Sang putra pun menjawab,”Belum.”

Kemudian Ibrahim pun menolak minuman itu, dan menyitir ayat, yang artinya,”Untuk seperti ini, maka hendaklah beramal mereka yang beramal” (Ash Shaffat:61). Setelah itu, tak lama kemudian Ibrahim bin Hani’ menghembuskan nafasnya. (Shifat Ash Shafwah, 4/260)

Meski dalam keadaan haus dan hendak wafat, Ibrahim bin Hani’ berusaha menuntaskan puasanya, yang mana beliau menilai justru di waktu-waktu itulah seseorang perlu melakukan amal shalih, selagi mampu.

Thoriq

posted by @Adimin

Tiga Alasan Memilih Mahyeldi-Emzalmi Menjadi Walikota Padang

 


         
Pasangan Mahyeldi-Emzalmi perpaduan yang ideal, tidak hanya sekedar mempertemukan darek dan rantau, tetapi juga mempersatukan politisi dengan birokrat, mensinergiskan agamawan dengan ulil amri, memadukan pengalaman dengan semangat anak muda. Dua partai yang mendukungnyapun berasal dari partai Islam yang sama-sama punya komitmen untuk membangun Kota Padang menjadi lebih baik lagi.
         
Setidak-tidaknya ada tiga alasan mengapa kita harus memilih Mahyeldi-Emzalmi menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang 2014-1019.
        
      Pertama, berpengalaman; Mahyeldi menurut Zuiyen Rais satu-satunya Wakil Walikota  yang  akur  dengan Walikotanya. Berpengalaman  Selama 5 tahun menjadi Wakil Walikota menjadi modal utama bagi mahyeldi untuk memimpin kota Padang lima tahun ke depan. Disamping itu beliau juga didampingi oleh birokrat senior kota Padang. Tidak  ada yang meragukan kemampuan Emzalmi dalam mengelola birokrasi. Jika pasangan ini ditakdirkan oleh Allah menang dalam pilkada 30 Oktober 2013 nanti, Insya Allah birokrasi Kota Padang akan terkelola secara profesional.

Kedua, Dekat;Gaya pemimpinan Mahyeldi sangat merakyat, kedekatannya dengan masyarakat  tidak hanya terlihat ketika  beliau menjabat sebagai Wakil WalikotaPadang, sebelum menjabatpun beliau sangat  dekatdengan masyarakat.kepribadian humanis ini dirasakan oleh seluruh kalangan baik yang menjadi atasan beliau, rekan kerja maupun rakyat berderai yang selalu disapanya ketika bertemu dengannya.

Ketiga, Melayani; pemimpin itu melayani bukan dilayani, cita-cita ideal kepemimpinan ini bisa kita temukan dalam pribadi Mahyeldi Ansharullah. Beliau tidak menjadi pemimpin yang hanya bergerak dibelakang meja, tapi turun langsung ke tengah-tengah masyarakat, mendengar keluhan dan denyut kehidupan masyarakat. Bahkan tak segan-segan beliau menyingsingkan lengan baju untuk membantu masyakat. 

Tim Media PKS
 
posted by @Adimin

Pilihan Kita, Presiden Mursi Kembali atau Kita Mati



Orasi Dr. Shafwat Hijazi, salah seorang tokoh Ikhwanul Muslimin dari podium Rab’ah Al-Adawiya yang membakar semangat Siang Jumat ini menegaskan ;

Kita tak akan meninggalkan tempat ini, hingga Presiden yang sah, Dr. Mursi kembali atau pilihannya kita mati.

Ada yang bertanya, bagaimana jika militer sama sekali tidak memenuhi tuntutan kita? Kita katakan, pernyataan seperti ini sama sekali tidak ada dalam kamus perjuangan kita. Kita siap terus berdiam hingga ‘Iedul Fitri, insya Allah.

Bahkan ada ikhwah menyarankan agar kita hadirkan oven-oven besar untuk membuat kue Hari Raya di Rab’ah ini.

Kita tak akan mundur meninggalkan Rab’ah dan konsentrasi massa lainnya. Media perlawanan kita adalah perdamaian dan kita bersikukuh dengan jalan damai. Kita tak akan mengangkat senjata melawan militer Mesir, walaupun militer membunuhi kita. Ketika mereka berani membunuhi kita, insya Allah kita akan menjadi hamba Allah yang terbunuh. Kita tidak akan menjadi hamba Allah yang membunuh!

Sebenarnya kita bisa saja menggunakan model perlawanan yang ekstrim. Sebagaimana kita pun bisa saja memanfaatkan mogok sipil besar-besaran, atau kita lakukan pengepungan terhadap lembaga-lembaga milik negara. Namun sekali lagi, kita tak ingin mengganggu fasilitas publik atau pelayanan publik yang mengganggu kelancaran orang banyak.

Kami akan terus dan tidak akan berhenti menyuarakan tuntutan-tuntutan kami:
 
 - Kembalinya presiden Dr. Muhammad Mursi menjalankan agenda kepresidenannya
 - Melaksanakan pemilu legislatif secepatnya sebagai perwujudan aspirasi rakyat
 - Membentuk komite amandeman beberapa pasal undang-undang
 - Mengaktifkan kembali Majelis Shoura (MPR)
 - Membentuk Komite Rekonsiliasi Nasional

Menyikapi jutaan pendemo, militer Mesir masih tak bergeming. Militer malah mengerahkan wamil dan para militer yang berpakaian sipil untuk mengisi bundaran Tahrir yang lengang ditinggalkan oleh gerakan Tamarrud anti Mursi. Banyak yang memprediksi akan diciptakan kekacauan, chaos, dan perang sipil yang dibuat militer. Tujuannya supaya militer memiliki justifikasi atas kudeta yang dilakukan.

Sebab ternyata, koalisi anti Mursi sudah pecah. Malah pihak Koptik enggan meratifikasi konstitusi baru yang dikeluarkan militer. Alasan nya hanya satu, masih mencantumkan Islam sebagai agama resmi negara. Nampak, militer semakin ditinggalkan para pendukung kudeta. Karena semua hanya sepakat satu hal: melengserkan Mursi dan Ikhwanul Muslimin. Tapi mereka kembali berpisah dengan ego masing-masing. (nb/sinai)
 
Saiful Bahri


posted by @Adimin

Selangkah Lagi Menuju BA1



Bagi  PKS dan PPP ikut dalam pilkada tidak sekedar kebutuhan lapangan dalam dunia politik, tapi lebih tinggi dari itu adalah karena kebutuhan dakwah. Dakwah dalam artian luas jauh penting dari pada hanya sekedar kebutuhan politik praktis. Setelah komunikasi secara intes antara dua partai, maka untuk PILKADA  Kota Padang telah disepakati untuk mengusung Mahyeldi dan Emzalmi untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang periode 2014 -2019. Pasangan ini sudah didaftarkan secara resmi ke KPU pada  3 Juli 2013 yang lalu, dan berdasarkan informasi dari internal KPU, ternyata pasangan Mahyeldi –Emzalmi adalah pasangan pertama yang mendaftarkan diri ke KPU. Setelah persyaratan administrasi diserahkan, maka pada tahapan berikutnya adalah pencarian secretariat bersama, dan inilah kondisi krusial yang belum tuntas dalam waktu sepekan. 
   
Setelah ramadhan datang, nampaknya keberkahan mulai menghinggapi partai dakwah dan Tim Sukses Mahyeldi-Emzalmi, tanpa diduga salah seorang kenalan Emzalmi menawarkan rumahnya untuk digunakan sebagai posko pemenangan. Posisi rumahnya sangat strategis, terletak di jalan Sudirman-depan BI, dengan kondisi rumah yang sangat bagus dan terkesan “mewah” untuk sekedar jadi posko pemenangan Pilkada. Tidak heran akhirnya Ust Budiman Munazir (yang juga wakil Ketua DPRD Kota Padang), ketika melihat kondisi dan posisi posko/secretariat bersama pemenangan Pilkada Padang memberikan komentar, rumahnya sangat bagus, bahkan selangkah lagi sudah sampai ke rumah BA 1 Padang, katanya.        
 

Mulyadi Muslim, Lc MA

posted by @Adimin

Mahyeldi Terima Bakti Koperasi dan UKM Di NTB

Written By Unknown on 12 July, 2013 | July 12, 2013

Kota Padang sukses di berbagai kegiatan dan program kerja yang dilaksanakan mendapatkan penghargaan dan prestasi, begitu juga di bidang Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah,) Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, SP menerima Tanda Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM dari Menteri Koperasi dan UKM di halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat.

Penyerahan penghargaan Penerima Bakti Koperasi dan UKM bertepatan waktunya dengan acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke – 66 Tahun Tahun 2013, Tanggal 12 Juli 2013, di Nusa Tenggara Barat, akan di hadiri Presiden RI, dan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Di sampaikan Wakil Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP di ruangan kerjanya, Kamis (11/7). Penghargaan yang saya di terima sebagai bukti kesuksesan Pemko Padang dalam memberikan bimbingan dan pembinaan kepada Koperasi-koperasi yang ada di Kota Padang.

Mahyeldi katakan bahwa kesuksesan di dapat di bidang Koperasi dan UKM semua tak terlepas dari usaha untuk menggalakan, menumbuhkan Koperasi seperti telah melakukan Pencanangan Koperasi Masjid dan membentuk kawasan PKL yang kelola Koperasi.
Menumbuh kembangkan Koperasi Jasa Keuangan Syari’ah di setiap Kelurahan di Kota Padang, Pencanangan Beras Genggam bagi seluruh PNS dan RT RW se-Kota Padang, Pengelolaan Beras Genggam melalui KJKS Kelurahan dan kebijakan pengelolaan dana-dana bergulir untuk UMKM di masing-masing SKPD digabung/disatukan dan di kelola oleh Koperasi Jasa Keuangan Syari’ah Kelurahan, ujar Wakil Walikota.

Selanjutnya Kepala Koperasi dan UKM Kota Padang, Dr. Hasrul Piliang, M.Si saat di hubungi lewat HP katakan Koperasi yang aktif di Kota Padang berjumlah sekitar 600 unit Koperasi dan telah memiliki asset mencapai 1 Triliyun.

Suatu jumlah anggka yang luar biasa, menunjukan Koperasi di Kota Padang, telah berkembang dengan pesat, disamping itu, mendapat perhatian yang serius dari Pemerintah dan Masyarakat, sehingga Koperasi cepat tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat ujar Hasrul.

Untuk memajukan Koperasi dan UKM sebagai kepedulian Pemko Padang, membentuk satu bidang, di tugaskan khusus mengolah dan mengurus Koperasi, yakni Dinas Koperasi dan UKM. Kalau di daerah lainnya, bidang Koperasi di gabung dgn SKPD lainnya. Ujar Hasrul mengakhiri. (Taf)


posted by @A.history

Amalan Shalih Untuk Siapa..???



Allah Subhanahu Wa ta’ala berfirman,
مَّنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا ۗ وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ
Barangsiapa melakukan amal salih maka demi kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang melakukan keburukan maka hal itu akan merugikan dirinya sendiri. Dan tidaklah Rabbmu berbuat zalim kepada hamba.” (QS. Fushshilat: 46)
Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Artinya; barangsiapa yang melakukan suatu amal salih maka sesungguhnya kemanfaatan amalnya itu akan kembali kepada dirinya sendiri. Karena sesungguhnya Allah maha kaya sehingga tidak membutuhkan perbuatan hamba. Meskipun mereka semuanya berada dalam keadaan sebagaimana orang yang hatinya paling bertakwa, maka hal itu pun tidak akan menambah apa-apa terhadap keagungan kerajaan-Nya barang sedikit pun.” (lihat Tafsir al-Qur’an al-’Azhim [6/264] cet. Dar Thaibah)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,
وَمَن جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka hanya saja [manfaat] hal itu [juga] demi kepentingan dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar maha kaya sehingga tidak membutuhkan alam semesta.” (QS. al-’Ankabut: 6)
Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “Sesungguhnya bisa jadi ada seorang yang senantiasa berjihad walaupun tidak pernah menyabetkan pedang -di medan perang- suatu hari pun.” (lihat Tafsir al-Qur’an al-’Azhim [6/264] cet. Dar Thaibah)
Hidup di dunia tidaklah sepi dari ujian dan cobaan. Oleh sebab itu hendaknya setiap diri berjuang dan bersungguh-sungguh dalam berupaya menyelamatkan dirinya dari kebinasaan dan demi menggapai kebahagiaan. Allah ta’ala berfirman,
أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ
Apakah kalian mengira bahwa kalian akan begitu saja masuk surga sedangkan Allah belum mengetahui [melihat] siapakah orang-orang yang bersungguh-sungguh diantara kalian dan  untuk mengetahui siapakah orang-orang yang sabar?” (QS. Ali ‘Imran: 142)
Dengan ujian inilah akan tampak siapakah orang yang benar keimanannya dengan orang yang hanya berpura-pura. Allah ta’ala berfirman,
وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ
Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka benar-benar Allah akan mengetahui [membuktikan] siapakah orang-orang yang jujur dan akan mengetahui siapakah orang-orang yang dusta.” (QS. al-’Ankabut: 3)
Oleh sebab itu semestinya setiap hamba yang takut akan perjumpaan dirinya dengan Allah dalam keadaan hina untuk mengisi waktunya dengan amal salih dan nilai-nilai keimanan serta menghadapi berbagai fitnah dengan kesabaran. Allah ta’ala berfirman,
مَن كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ اللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ اللَّهِ لَآتٍ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Barangsiapa yang berharap bertemu dengan Allah, maka sesungguhnya ketetapan ajal dari Allah itu pasti datang, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. al-’Ankabut: 5)
Imam al-Qurthubi rahimahullah menjelaskan maksud ayat ini, “Para ulama ahli tafsir sepakat bahwa maksud ayat ini adalah; barangsiapa yang merasa takut akan kematian hendaklah dia melakukan amal salih karena sesungguhnya kematian itu pasti akan mendatanginya.” (lihat al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an [16/338-339])
Kematian tidak bisa dielakkan. Tidak ada yang bisa berlari untuk menghindar darinya. Oleh sebab itu -wahai saudaraku- membekali diri untuk menyambutnya adalah sebuah keniscayaan. Allah ta’ala telah menegaskan,
قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ۖ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Katakanlah: Sesungguhnya kematian yang kalian senantiasa berusaha lari darinya, sesungguhnya ia pasti datang menemui kalian. Kemudian kalian akan dikembalikan kepada Dzat yang mengetahui perkara yang gaib dan yang tampak, lalu Allah akan mengabarkan kepada kalian dengan apa yang dahulu kalian kerjakan.” (QS. Al-Jumu’ah: 8)
Membekali diri dengan keimanan, meninggalkan segala bentuk kemaksiatan, dan berjuang di jalan Allah. Membekali diri dengan sabar dan syukur. Membekali diri dengan tauhid dan amal salih. Membekali diri dengan pundi-pundi ketakwaan. Inilah jalan orang-orang yang merindukan rahmat dan ampunan-Nya. Allah ta’ala berfirman,
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَٰئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berhijrah serta berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 218)
Dikisahkan, bahwa suatu hari Abud Darda’ radhiyallahu’anhu melihat seorang lelaki ketika menghadiri jenazah. Lelaki itu berkata, “Jenazah siapakah ini?”. Maka Abud Darda’ berkata, “Inilah dirimu, inilah dirimu. Allah ta’ala berfirman,
إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ
Sesungguhnya engkau pasti mati dan mereka pun pasti akan mati.” (QS. Az-Zumar: 30) (lihat Aina Nahnu min Haa’ulaa’i karya Abdul Malik al-Qasim, hal. 110)
Dikisahkan bahwa Muhammad bin al-Munkadir rahimahullah menangis sejadi-jadinya menjelang kematiannya. Lalu ada orang yang bertanya kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau mengangkat pandangan matanya ke langit seraya berkata, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah memerintah dan melarang kepadaku lalu aku justru berbuat durhaka. Jika Engkau mengampuni [diriku] sungguh Engkau telah memberikan anugerah [kepadaku]. Dan apabila Engkau menghukum [aku], sungguh Engkau tidak melakukan kezaliman [kepadaku].” (lihat Aina Nahnu min Haa’ulaa’i, hal. 94)
Allah ta’ala berfirman,
تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا ۚ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ
Itulah negeri akhirat yang Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak menginginkan ketinggian [keangkuhan] di atas muka bumi dan berbuat kerusakan. Dan sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Qashash: 83)
al-Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata, “Masuk ke alam dunia ini adalah sesuatu yang ringan/mudah. Akan tetapi keluar darinya -dengan sukses dan selamat, pent- adalah sesuatu yang berat/tidak sederhana.” (lihat Aina Nahnu min Haa’ulaa’i, hal. 94)
Abud Darda radhiyallahu’anhu berkata, “Jika disebut nama-nama orang yang sudah mati maka anggaplah keadaan dirimu seperti halnya salah satu diantara mereka.” (lihat Aina Nahnu min Haa’ulaa’i, hal. 68)
Semoga Allah menganugerahkan kepada kita kesudahan yang baik di alam dunia ini dan menjadikan kita sebagai penghuni surga-Nya. Allahul musta’aan.
Penulis: Ari Wahyudi



posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger