Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
February 09, 2014
posted by @Adimin
PKS Kantongi Catatan Khusus Soal Partai Demokrat
Written By Anonymous on 09 February, 2014 | February 09, 2014
Jakarta - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid mengaku, punya catatan khusus terhadap Partai Demokrat.
Menurutnya, catatan tersebut selama berkoalisi bersama Demokrat di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB).
"Tidak hanya Demokrat, kita (PKS) juga punya catatan dengan Demokrat," kata Hidayat, kepada INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (8/2/2014).
Meski Hidayat enggan mengungkapkan catatan yang dia maksud, namun catatan itulah, yang menjadi pertimbangan PKS jika ingin kembali membangun koalisi bersama partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
"Tidak perlu kami ungkapkan itu (catatan), tapi biarlah itu menjadi tolak ukur politik yang akan datang," tegas Ketua Fraksi PKS itu.
Hal itu menanggapi pernyataan Sekretaris DPD Partai Demokrat, Sulawesi Tengah, Talitti Paluge. Dimana Talitti yang mengatakan, berkoalisi dengan PKS merupakan malapetaka bagi demokrasi dan bangsa ini.
Menurut Talib, sapaan akrabnya, saat ini Partai Demokrat tidak mungkin berpikir untuk kembali berkoalisi dengan PKS sebelum mengubah cara dan gaya politiknya.
"Harapan kita ke depan partai politik seperti PKS harus ditinggalkan karena bisa memperburuk demokrasi dan dinamisasi pemerintahan antara DPR dan presiden," kata kepada INILAH.COM, Kamis (6/2/2014). [mes/Inilah]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
February 09, 2014
posted by @Adimin
PKS Optimis Raih Suara Maksimal di 2014
Jakarta - Meski di beberapa lembaga elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus menurun, namun partai pimpinan Anis Matta itu tetap optimis di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring mengatakan hasil survei sebagai motivasi bagi kinerja partainya menjelang Pemilu. Ia mencontohkan pengalaman pemilu tahun sebelumnya, perolehan suara PKS selalu jauh dari hasil survei.
"Tahun 2009, sebelum Pileg di bulan Januari kita survei masih 3,3 persen, tapi hasilnya 7,4 persen," kata Tifatul, di Hotel Grade Horizon Bengkulu, saat menghadiri acara Hari Pers Nasional 2014, Sabtu (8/2/2014).
Menurutnya, hasil survei tersebut tidak menjadi tolak ukur perolehan suara PKS di Pemilu. Sebab, dibeberapa daerah PKS masih memperoleh suara yang cukup tinggi.
"Tidak apa-apa, itu kan survei nasional belum detail. Nanti juga baru ketahuan kalau detail. Sekarang juga mulai menaik kita survei di daerah-daerah, mudah-mudahan bisa lebih di tahun ini daripada 2009," ujarnya.
Selain itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) ini mengatakan, PKS semakin optimis melihat kemenangan kadernya di beberapa Pemilukada. Misalnya, Ahmad Heryawan yang berhasil memimpin kembali Provinsi Jawa Barat.
Kemudian, Gatot Pujo Nugroho juga meraih jabatan Gubernur Sumatera Utara serta beberapa daerah lainnya.
"Juara memang tidak, tapi lumayan PKS di Pilkada-Pilkada. Kita menang di Sumut, Jabar kita juga menang yang penduduknya besar, Maluku Utara menang, Sumbar menang, Kota Bandung juga menang," jelas Tifatul. [mes/Inilah]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
February 09, 2014
posted by @Adimin
PKS Bandung Banyak Kampanye Lewat Media Sosial
Bandung: Untuk memperoleh suara sebanyak-banyaknya dalam Pemilihan Legislatif 2014, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku banyak berkampanye lewat media sosial di Kota Bandung. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Bidang Kebijakan Publik Dewan Pengurus Wilayah PKS Jawa Barat Haru Suandharu, saat dihubungi Tempo. "Anggota kami hobi posting apapun di Facebook dan Twitter-nya," katanya, Sabtu, 08 Februari 2014.
Dia mengatakan, 60 persen calon legislator dari partainya adalah pemuda. Haru pun menilai kaum muda lebih aktif dan leluasa untuk memanfaatkan media sosial, sebagai lapangan kampanyenya. "Maka dari itu, banyak anak muda yang pilih PKS," ujar Haru, yang juga ketua komisi A DPRD Kota Bandung. Saat ini, PKS punya 9 kursi di Kota Bandung.
Haru berpendapat, cara jitu calon legislator dalam berkampanye yaitu dengan membagikan informasi calon pada masyarakat dengan umur yang sama. Meski tidak bisa menunjukkan berapa besar keoptimisan dalam meraih suara, PKS Kota Bandung yakin memperoleh suara lebih banyak dari sebelumnya. Pada Pemilihan Umum 2009, PKS meraih 140.000 suara di Kota Bandung, atau 22,4 persen dari jumlah penduduk di Kota Bandung pada 2009 yakni 3.148.951 jiwa.
Selain lewat media sosial, saat ini, PKS Kota Bandung juga melakukan kampanye tertutup. "Seperti biasa, kami bagikan kartu nama, kalender dan lainnya kepada masyarakat," ujar Haru.
Menurut pantauan Tempo, mereka melakukan kampanye dengan cara yang berbeda. Seorang calon legislatif PKS daerah Bandung, akan membagikan atribut calon legislatif PKS lainnya. [Tempo.co]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
February 08, 2014
posted by @Adimin
Tifatul: Pers Harus Menguliti Calon Pemimpin yang Baik
Written By Anonymous on 08 February, 2014 | February 08, 2014
BENGKULU -- Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring mengatakan, setidaknya ada empat fungsi pers yang diamanatkan undang-undang, yakni pemberi informasi, hiburan, edukasi dan kontrol sosial.
Persoalannya sekarang, kata Tifatul, kebanyakan media lebih menitikberatkan fungsi informasi dan hiburan. Sementara fungsi edukasi dan kontrol sosial masih kurang mendapat perhatian.
"Fungsi kontrol sosial pers masih digunakan sebagai alat politik karena pemilik media adalah politisi," kata Tifatul saat menyampaikan pidato kunci Konvensi Media dalam acara peringatan Hari Pers Nasional ke-68 di Bengkulu, Sabtu (8/2).
Padahal, fungsi edukasi dan kontrol sosial pers tidak kalah penting dengan fungsi informasi dan hiburan. Dari sisi edukasi misalnya, pers bisa menggunakan pilihan-pilihan kata dan bahasa yang baik dalam pemberitaan. Sedangkan dalam fungsi kontrol sosial, pers mesti kritit dan komprehensif memberikan informasi tentang rekam jejak calon pemimpin.
"Kamera dan tulisan pers bisa diarahkan untuk menghasilkan pemimpin yang baik. Pers harus bisa menguliti siapa calon pemimpin yang baik," ujar pria asal Sumatra Barat itu.
Mantan presiden PKS ini menyatakan produk jurnalistik yang sehat dipengaruhi idealisme, industri, dan motivasi insan pers dalam menyajikan informasi berita. Dalam konteks ini, kata Tifatul, pers mesti tetap menganut azas jujur, independen, dan menciptakan optimisme ke masyarakat. Jangan sampai hanya karena kepentingan rating dan oplah pers melupakan fungsi pokoknya.
"Sekarang rating menjadi penting. Tapi memberhalakan rating itu juga keliru," kata Tifatul mengakhiri. [ROL]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
February 08, 2014
posted by @Adimin
PKS Buka Diri Berkoalisi, Tidak Cuma PDIP
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mematok harus berkoalisi dengan siapa saja, semua partai terbuka. Walau internal PKS banyak menginginkan berkoalisi dengan PDIP.
PKS baru memutuskan koalisi setelah hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2014 nanti. Sehingga bisa dipetakkan koalisi dengan siapa saja.
Hal itu dikatakan anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (7/2/2014).
Jelas Hidayat kemungkinan untuk menjalin koalisi dengan partai politik peserta pemilu masih terbuka lebar.
"Secara prinsip seluruh partai akan melakukan komunikasi, semua partai politik baru akan menentukan koalisi setelah pileg," kata Hidayat.
"Rasionalnya memang menunggu hasil Pileg. Karena jika tidak mencapai tidak mungkin mencalonkan sendiri," tambah Ketua Fraksi PKS DPR itu.
Hidayat mengatakan, koalisi masih terlalu dini untuk dibicarakan sebelum hasil Pileg. Sebab, peta politik ditentukan setelah pileg nanti.
"Saya kira terlalu dini kita akan menentukan koalisi, koalisi tentu sangat terkait dengan hasil pileg. Semuanya masih sangat terbuka, saya kira tidak bisa dikatakan lebih dekat dengan partai tertentu," jelas Hidayat. [gus/Inilah]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
February 08, 2014
posted by @Adimin
Tifatul: PKS Tahun 2009 Disurvei 3,3 %, Hasilnya 7,4 %
Bengkulu, - Anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring tetap yakin partainya akan melampaui batas minimal perolehan suara di parlemen. Tifatul menyebut hasil survei sejumlah lembaga survei tidak jadi patokan penentu hasil akhir di Pemilu legislatif April 2014.
"Tahun 2009 sebelum pileg di bulan Januari kita survei masih 3,3 persen, hasilnya 7,4 persen," papar Tifatul usai mengikuti konvensi media massa dalam peringatan Hari Pers Nasional di Grage Horizon Hotel Jl. Pantai Nala No 142 Bengkulu, Sabtu (8/2/2014).
Berkaca dari hasil Pileg 2009, PKS tetap optimistis mendapat perolehan suara signifikan. Apalagi dari survei internal suara PKS mengalami kenaikan.
"Mulai menaik, kita survei di masing-masing daerah. Mulai kembali pada titik-titik perolehan 2009, mudah-mudahan bisa lebih dari itu," harap dia.
Keyakinan Tifatul atas 'ketidakuratan' hasil survei dari lembaga ekseternal juga didasari dengan kemenangan PKS dalam sejumlah Pilkada. Kemenangan Ahmad Heryawan sebagai gubernur Jabar dan Gatot Pujo Nugroho di Pilgub Sumut menambah rasa percaya diri petinggi dan kader partai untuk berkompetisi di Pileg.
"PKS di Pilkada cukup lumayan, juara nggak, tapi lumayan. Sumut kita menang, penduduk terbesar di Sumatera, Jabar kita menang, terakhir Maluku Utara, Sumbar menang, Kota Bandung," sebut Tifatul.
Menurunnya tingkat elektabilitas PKS terlihat dari hasil survei. Terakhir survei Alvara yang menempatkan PKS di posisi 9 dari 12 parpol peserta Pemilu yang disurvei. PKS hanya mendapatkan 1,7 persen.
"Tidak apa-apa, itu kan survei nasional belum detail. Begitu detil nanti baru ketahuan," kata Tifatul menanggapi hasil survei Alvara. [detik]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
February 08, 2014
posted by @Adimin
Lagi, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Raih Penghargaan Cinta Karya Anak Bangsa
PADANG – Gubernur Irwan Prayitno menerima penghargaan Cinta Karya Anak Bangsa. Penghargaan itu diserahkan Wakil Presiden Boediono di Istana Wakil Presiden Jl. Kebon Sirih No. 14 Jakarta Pusat, Rabu (5/2).
Penghargaan itu diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Penilaiannya berupa Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) secara umum di daerah.
Dari hasil penilaian pemerintah pusat, Pemprov Sumbar berhasil menduduki peringkat II Pemerintah Provinsi dari 15 provinsi yang dinilai dalam upaya P3DN pada 2013. Sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 755/ M-IND/Kep/ 12/2013 tanggal 10 Desember 2013.
Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, penghargaan ini merupakan sebuah motivasi yang baik bagaimana masyarakat Sumbar yang selalu memperhatikan produksi anak-anak bangsa dalam menghadapi persaingan kompetitif pasar dunia saat ini. Untuk ke depan diharapkan perhatian dan komitmen bersama para bupati/walikota, pengusaha dan stakeholder lainnya memberikan peluang besar terhadap produksi dalam negeri terutama produksi anak-anak bangsa di Sumbar.
Irwan menghimbau, cintailah produksi negeri sendiri, sebagai semangat meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa. Sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat.
Dari hasil evaluasi TIM P3DN Pemprov Sumbar laporan SKPD triwulan II tahun 2013, penggunaan produksi dalam negeri dari pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Sumbar mencapai Rp52,75 miliar (68,66%) dan nilai pengadaan barang dan jasa Rp76,83 miliar. Pengadaan barang impor dilakukan pada barang-barang yang belum diproduksi secara cukup di dalam negeri.
Adapun penilaian P3DN dilakukan melalui kuesioner oleh tim Kementerian Perindustrian RI pada P3DN. Dengan indikator, aspek komitmen, yang diwujudkan dalam kebijakan (Perda, Pergub, Instruksi Gubernur dan surat edaran).
Termasuk aspek perencanaan dan pelaksanaan, yang mencakup sejauh mana dokumen pengadaan barang dan jasa serta SPK pengadaan barang dan jasa telah memaksimalkan penggunaan barang/jasa dalam negeri. Penyediaan paket untuk usaha kecil, serta kewajiban penggunaan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Disamping itu, juga kegiatan sosialisasi dan promosi P3DN serta pelaporan penggunaan produksi dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa sekali 6 bulan oleh SKPD kepada gubernur dan oleh gubernur kepada timnas P3DN.
Dari indikator itu Pemprov Sumbar telah melakukan, Pergub Nomor 31 Tahun 2010 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) Berbasis Sumber Daya Lokal.
Instruksi Gubernur No. 1/INST/GSB-2009 tanggal 17 Maret 2009 tentang Pemakaian Produk Lokal Produksi Daerah Provinsi Sumatera Barat (pakaian Kamis, Jumat), yang diinstruksikan kepada Bupati/Wako/SKPD Provinsi, Surat Gubernur No. 516/43/Ind/I/2009 tanggal 14 Januari 2009 tentang penggunaan makanan tradisional daerah pada rapat dinas, yang diinstruksikan kepada Bupati/Wako/SKPD Provinsi.
Termasuk Surat Gubernur No. 516/408/PDN/III-2011 tentang Kampanye Penggunaan Produksi Dalam Negeri, yang ditujukan kepada bupati/Wako, Surat Gubernur No. 512/276A/Perindag/PDN/II/2013 tentang optimalisasi penggunaan produksi dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa, Instruksi Gubernur No. 6/INST/2013 tanggal 28 Juni 2013 tentang Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa di Provinsi Sumatera Barat, yang diinstruksikan kepada Bupati/Wako/SKPD Provinsi/BUMD, SK Gubernur No. 530-557/2013, tanggal 28 Juni 2013 tentang Pembentukan Tim P3DN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Launching tinta gambir sebagai tinta Pemilu dan penggunaan lain oleh Gubernur tanggal 27 Agustus 2013
Kemudian, evaluasi pelaksanaan P3DN oleh gubernur serta penandatanganan pernyataan komitmen oleh seluruh SKPD Prov. Sumbar tanggal 30 Agustus 2013. Pada aspek perencanaan, Pemprov Sumbar yang didasarkan terhadap evaluasi terhadap dokumen pengadaan barang/jasa.
Pada rencana kerja dan syarat (RKS) dari 38 SKPD telah termuat, semua kewajiban untuk memaksimalkan penggunaan barang/jasa dalam negeri. Sebahagian besar telah memuatkan penyediaan paket untuk usaha kecil, serta penggunaan SNI. Jika tidak ter cantum SNI disebabkan karena produk tersebut merupakan produksi lokal dari hasil alam, sementara produk tersebut belum ada kewajiban/tidak mungkin diberikan SNI.
Pada aspek pelaksanaan jumlah panitia/pejabat pengadaan di Sumbar 2013 sebanyak 157 orang. Semua sudah memiliki sertifikat pengadaan barang/jasa, ada diantaranya sudah berada pada level ahli dan sudah digunakan oleh LKPP sebagai nara sumber untuk kegiatan LKPP.
Sebagian besar pengadaan barang merupakan produksi dihasilkan oleh industri dalam negeri. Maka harga evaluasi akhir (HEA) nya telah memperhatikan tingkat pencapaian TKDN (tingkat kandungan dalam negeri). “Rata-rata perjanjian/kontrak kita telah mencantumkan persyaratan penggunaan Standar Nasional Indonesia (SNI),” tutupnya. (401)
Singgalang 6 Februari 2014
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
February 07, 2014
Anis Matta: Berpengalaman Mendukung, Saatnya Mengusung Capres
Written By Anonymous on 07 February, 2014 | February 07, 2014
Presiden PKS Anis Matta menjelaskan pertanyaan
dari awak redaksi Riau Pos Grup (RPG) Divre Padang (Padang Ekspres,
POSMETRO Padang.
|
PADANG-Presiden PKS, Anis Matta melempar guyonan soal tiga nama yang telah ditetapkan majelis syuro partai bernomor urut 3 itu sebagai calon presiden (capres), di pemilu presiden 2014 nanti. Dia pun merujuk soal ketentuan Allah soal perjalanan hidup umat manusia, yang telah tertulis di lauhul mahfuzh.
“Kita sengaja melempar tiga nama ke publik, siapa tahu salah satunya cocok dengan apa yang telah tertulis di lauhul mahfuzh,” kata Anis Matta disambut tawa peserta dialog rombongan DPP PKS dengan awak redaksi Riau Pos Grup (RPG) Divre Padang (Padang Ekspres, POSMETRO Padang, PadangTV, padangtoday.com, Rakyat Sumbar) di Graha Pena, Rabu (5/2).
Anis Matta datang didampingi Taufik Ridho (Sekjen), Khairul Anwar (ketua Wilda Sumatera DPP PKS), Syaurium (musrif Wilda Sumbar), Trinda Farhan Satria (ketua DPW PKS Sumbar), Masrizal Munaf (pengurus wilda Sumatera PKS) dan lainnya.
Dalam dialog santai yang dipandu Pemred Padang Ekspres, Nasrian Bahzein itu, juga hadir awak redaksi RPG Divre Padang seperti Twoefly (Pimpinan Perusahaan Padang Ekspres), Heri Sugiarto dan Revdi Iwan Syahputra (Wapemred), Romi Delfiano (Redpel), Al Imran (Wapemred POSMETRO), Noval Wiska (Asmen Produksi Padang TV) dan awak redaksi lainnya.
Walau melemparnya secara guyon, Anis Matta memastikan, tiga nama yang telah ditetapkan 99 anggota majelis syuro PKS itu (Anis Matta, Hidayat Nur Wahid dan Ahmad Heryawan-red), lahir melalui cara-cara yang terukur dan terencana yakni melalui mekanisme pemilu raya (pemira) yang pemilihnya adalah seluruh kader.
“Siapa yang akan diusung nanti, tergantung hasil uji publik yang tengah dijalani ketiga tokoh itu sekarang, selain juga bergantung pada perjuangan caleg di pemilu legislatif 9 April nanti,” tegas Anis.
Apakah PKS mampu menembus perolehan suara parliamentary threshold (PT) sebesar 20 persen, sebagai syarat bisa mengajukan kandidat capres sendiri? Anis tampak bersikap lebih realistis. Menurutnya, PKS berdasarkan survei berbagai lembaga, masih berada di kelompok papan tengah.
“Survei terakhir kita pada awal Januari lalu, posisi PKS turun ke peringkat lima. Tapi, antara nomor 3 dan 4, elektabilitas berada pada jarak margin error. Begitu juga dengan dua nomor (6 dan 7-red) yang ada di bawahnya. Sementara, angka pemilih yang belum menentukan pilihannya masih cukup besar. Kita optimistis bisa mencapai target 3 besar sebagaimana dicanangkan dulu,” tegas Sekjen PKS selama 15 tahun itu.
Pengalaman PKS di pilkada, terangnya, tingkat elektabilitas itu masih bisa naik sampai angka 4-5 persen di dua minggu terakir jelang pencoblosan. “Ini yang terus kita kejar sekarang. Seluruh kader bergerak bersama tiga capres yang ditetapkan ini,” terang pria kelahiran Bone, Sulsel itu.
Terkait judicial review yang diajukan Yusril Ihza Mahendra, Anis memprediksi, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nanti, antara pemilu legislatif dan presiden, tetap dalam waktu berbeda. Tak serentak sebagaimana vonis MK terhadap gugatan Efendi Gazali cs yang akan dilaksanakan pada 2019 nanti.
“Ini perkiraan saya saja. Tapi, syarat PT menjadi tidak ada lagi sebagaimana gugatan Yusril Ihza Mahendra. Dengan begitu, saya memperkirakan, akan ada 12 calon presiden nantinya,” terangnya.
“PKS akan tetap mengusung salah satu dari tiga nama itu sebagai capres nanti. Kita telah sangat berpengalaman mendukung pencapresan di pemilu setelah era reformasi. Karenanya, kini lah saatnya jadi partai pengusung,” tambahnya dengan nada optimistis.
PKS Tetap Partai Islam
Selain bicara pencapresan, Anis Matta juga memastikan, PKS tidak akan mengubah azaz Islam sebagai platform partai. Penggunaan kata “cinta, kerja, harmoni” di periode kepemimpinannya, tak lebih dari perwujudan dari nilai-nilai “jujur, peduli dan bersih” yang jadi tagline di periode sebelumnya.
“Sejarah mencatat, masuknya Islam ke Indonesia tanpa pertumpahan darah. Dengan latar belakang itu lah, kita akhirnya menetapkan ‘cinta, kerja, harmoni’ sebagai core value partai ini ke depannya. Mudah-mudahan bisa ketemu dengan nilai-nilai yang diyakini rakyat Indonesia,” terangnya.
Selain itu, terangnya, tagline baru ini diharapkan bisa jadi identitas ke-Indonesia-an PKS. “Ada kesan selama ini, DNA-nya PKS itu bukan dari Indonesia. Tapi dari negeri Arab sana. Dengan ‘cinta, kerja, harmoni’ maka ini akan meneguhkan bahwa PKS itu DNA-nya itu adalah Indonesia asli,” harap pria yang begitu dilantik jadi presiden partai, langsung mencanangkan pertobatan nasional itu. [PosMetro]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
February 06, 2014
Irsyad Syafar, Lc, M.Ed
posted by @Adimin
Hanya Yang Bersih Saja Yang Masuk Surga
Written By @Adimin on 06 February, 2014 | February 06, 2014
Dagangan
Allah sangat mahal. Yaitunya sorgaNya yang tiada terkira. Disana kenikmatan
yang tak pernah dilihat dan didengar manusia, bahkan tak pernah terbayang dalam
logika. Tidak semua manusia diperkenankan Allah masuk kesana. Ia hanya
disediakan bagi orang-orang bertaqwa. Dalam bahasa lain, sorga akan dimasuki
oleh “hanya” orang-orang yang telah bersih dari berbagai dosa. Siapa saja yang
mati dalam keadaan muslim, pasti masuk ke dalam sorga. Namun, ada yang langsung
masuk karena sudah bersih, dan ada yang mesti mampir dulu ke neraka untuk
pember sihan.
Untuk mencapai kebersihan itu, ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan:
Pertama, pembersihan di dunia. Yaitu dengan cara bertaubat dari segala dosa dan maksiat, dengan memenuhi seluruh syarat-syarat taubat, yaitu:
Untuk mencapai kebersihan itu, ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan:
Pertama, pembersihan di dunia. Yaitu dengan cara bertaubat dari segala dosa dan maksiat, dengan memenuhi seluruh syarat-syarat taubat, yaitu:
- Berhenti langsung dari dosa yang dimaksud.
- Menyesali perbuatan dosa tersebut.
- Berjanji dan berazzam untuk tidak mengulangi kembali. Bila dosa yang ditaubatkan itu terkait manusia,
- Melunasi atau menyelesaikannya dengan manusia tersebut. Lalu taubat tersebut dilanjutkan dengan permohonan ampun kepada Allah (istighfar), dan diiringi dengan amal shaleh untuk menghapuskan dosa yang telah dilakukan. Setelah itu, dosa-dosa masih berpeluang dibersihkan dengan adanya musibah dan ujian yang menimpa pelaku dosa. Dengan syarat dia sabar menghadapinya.
Bisa berupa
kesedihan, sakit, terluka, kehilangan harta dan lain sebagainya.
Apabila
seseorang telah bersih dari segala dosa dengan 4 langkah di atas, maka dia bisa
dikatakan beruntung. Ibnul Qayyim Al Jauziyah menyatakan bahwa merekalah yang
dimaksudkan oleh firman Allah QS Fushshilat 30 – 32.
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ (30) نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ (31) نُزُلًا مِنْ غَفُورٍ رَحِيمٍ (32)
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang menyatakan bahwa tuhan kami adalah Allah, kemudian mereka istiqamah, niscaya akan turun Malaikat kepada mereka, memberi berita baik , jangan kalian takut dan jangan kalian sedih. Dan bergembiralah dengan sorga yang telah dijanjikan kepada kalian. Kamilah pelindung kalian di dalam kehidupan dunia dan akhirat. Dan bagi kalian di dalam sorga itu segala yang kamu sukai, dan di sana bagi kalian apa yang kalian inginkan. Sebagai jamuan dari Yang Maha Pengampunan dan maha Penyayang”. (QS Fushshilat: 30 – 32)
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ (30) نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ (31) نُزُلًا مِنْ غَفُورٍ رَحِيمٍ (32)
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang menyatakan bahwa tuhan kami adalah Allah, kemudian mereka istiqamah, niscaya akan turun Malaikat kepada mereka, memberi berita baik , jangan kalian takut dan jangan kalian sedih. Dan bergembiralah dengan sorga yang telah dijanjikan kepada kalian. Kamilah pelindung kalian di dalam kehidupan dunia dan akhirat. Dan bagi kalian di dalam sorga itu segala yang kamu sukai, dan di sana bagi kalian apa yang kalian inginkan. Sebagai jamuan dari Yang Maha Pengampunan dan maha Penyayang”. (QS Fushshilat: 30 – 32)
Namun
apabila tahapan pembersihan itu belum juga tuntas, mungkin karena taubat yang
tidak nasuha, atau karena istighfar yang tak diiringi dengan penghentian dosa
dan penyesalan, atau karena amal shaleh yang tak mencukupi secara kualitas dan
kuantitas, atau karena musibah dan ujian yang kurang maksimal tuk menghapuskan
dosa yang “terlalu” besar atau banyak, maka masih bisa dibersihkan pada tahapan
kedua.
Pembersihan
kedua adalah setelah baru saja meninggal dunia. Yaitu dengan mendapat kemuliaan
dishalatkan/diistighfarkan/disyafaati oleh orang-orang mukmin yang lumayan
jumlahnya, saat penyelenggaraannya. Kemudian berlanjut pembersihan tahap kedua
ini dengan ujian (fitnah) kubur yang pasti dilewati ketika baru memasuki
kuburan. Dan terakhir, adanya kiriman doa dan amal shaleh dari saudara-saudara
muslim lain yang ikhlas yang masih hidup di dunia. Kiriman ini bisa dijemput
dan diraih bila kita terbiasa mendoakan orang lain disaat kita hidup.
“Sebagaimana kita berbuat, niscaya seperti itu pula kita akan diperbuat…”
Bila
dalam tahapan kedua ini seorang hamba masih belum bersih dari dosa, maka ia
akan melewati tahapan ketiga. Yaitu kengerian dan suasana mencekam hari kiamat
dan hari berbangkit di padang mahsyar. Ia juga masih bisa dibersihkan oleh
syafaat amal-shalehnya selama di dunia, seperti tilawah, puasa, infaq dan
shadaqoh…. Dan kemudian dibersihkan dengan ampunan khusus dan kemaafan dari
Allah ta’alaa… Dia mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki dan menyiksa siapa
saja yang Dia kehendaki.
Jika
setelah 3 tahapan pembersihan dosa dilewati seorang hamba, ternyata ia masih
menyisakan dosa, maka tidak ada pilihan lain kecuali ia harus dibakar di dalam
api neraka, untuk mengapuskan segala dosa yang masih menyisa. Mampir di sana
sesuai kadar dosa yang ada, banyak ataupun sedikit. Setelah pembersihan itu
tuntas, maka berhaklah ia memasuki sorga Allah…
• Dari Manzilah Yaqazhah, kitab Tahdziib Madaarijus Saalikiin.
• Dari Manzilah Yaqazhah, kitab Tahdziib Madaarijus Saalikiin.
Irsyad Syafar, Lc, M.Ed
posted by @Adimin
Label:
MUHASABAH,
TOPIK PILIHAN
February 04, 2014
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran lima unit rumah diduga terjadi arus pendek di bagian dapur rumah warga tersebut. "Warga sekitar melihat terjadi kebakaran berusaha utuk memadamkan api, namun cepat menjalar kerumah yang saling berdekatan," jelas Edi Asri.
Dia mengatakan bahwa empat unit mobil pemadam kebakaran dan 30 orang personel Damakar dan BPBD Padang dikerahkan untuk memadamkan api. "Petugas sedikit mengalami kesulitan, karena akses menuju lokasi kejadian sangat sempit, rumah penduduk yang ada di kawasan itu sangat padat," kata dia.
Menurut dia, api dapat dipadamkan petugas Damkar dan BPBD Padang sekitar satu jam kemudian. "Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai Rp350 juta," jelasnya.
Aksi PKS Padang dalam meringankan penderitaan korban kebakaran
Written By Sjam Deddy on 04 February, 2014 | February 04, 2014
Ketika PKS senantiasa terdepan dalam hal aksi-aksi kemanusiaa, sebel;um dan sesudah menjadi partai. Demikian juga dengan apa yang telah ditunjukkan oleh kader kader PKS Padang yang dengan sigap melayani saudara saudara mereka yang terkena kebakaran di ujung pandan kecamatan Padang Barat.
PKS Padang menyediakan air bersih, bersih-bersih rumah, dan pelayan lainnya, termasuk pelayanan untuk menyegarkan psikologi anak pasca trauma dengan kebakaran. Dalam kesempatan itu calon Walikota Padang yang diusung PKS-PPP Mahyeldi memberikan bingkisan kepada korban kebakaran.
Gedung
SD 41 Seberang Padang, Padang Selatan dan Empat rumah warga mengalami
kebakaran hebat pada pada Minggu, (2/2) sekitar pukul 10.25 WIB.
Kebakaran itu menghanguskan seluruh ruangan di gedung dan rumah warga
tersebut.
Salah seorang saksi mata, Erlina, Warga Seberang Padang, menyatakan saat keadian kobaran api cukup besar.
"Saya baru saja sampai di SD 41 Pasa Gadang. Ketika mobil melintasi SD 41. Saya kaget melihat kobaran api begitu besar sedang membakar Gedung SD 41. " ujar Erlina pada pukul 10.32 pagi, Minggu (2/2). Ia mengaku sempat mengambil gambar saat gedung tersebut dilahap api.
Menurutnya, hingga pukul 10.16 pagi mobil pemadam kebakaran belum datang juga. Ia melihat cukup banyak orang yang berkerumun melihat peristiwa itu.
"Api selain menghanguskan gedung SDN 41 Padang, juga meludeskan sekitar empat unit bangunan rumah warga di kompleks sekolah tersebut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Damkar (BPBD-Damkar) Padang, Budi Erwanto, di Padang.
Diketahui api diduga berasal dari bangunan rumah milik penjaga sekolah bernama Syamsul Bahari sehingga menyambar bangunan sekolah dan tiga rumah yang ada di sekitar SDN 41 tersebut
Dia mengatakan, Damkar dan BPBD Padang menurunkan petugas sekitar 30 orang dan empat unit mobil pemadam kebakaran serta dibantu mobil pemadam dari PT Pelindo.
"Api berhasil dipadamkan petugas sekitar satu jam, akibat peristiwa tersebut tercatat satu unit sekolah, empat bangunan rumah milik warga sekitar hangus terbakar," kata dia.
Hingga berita ini diturunkan tidak ada laporan korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai milyaran rupiah - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4463-satu-sekolah-dasar-dan-4-rumah-terbakar-di-padang-selatan.html#sthash.DezPnzZK.dpuf
Salah seorang saksi mata, Erlina, Warga Seberang Padang, menyatakan saat keadian kobaran api cukup besar.
"Saya baru saja sampai di SD 41 Pasa Gadang. Ketika mobil melintasi SD 41. Saya kaget melihat kobaran api begitu besar sedang membakar Gedung SD 41. " ujar Erlina pada pukul 10.32 pagi, Minggu (2/2). Ia mengaku sempat mengambil gambar saat gedung tersebut dilahap api.
Menurutnya, hingga pukul 10.16 pagi mobil pemadam kebakaran belum datang juga. Ia melihat cukup banyak orang yang berkerumun melihat peristiwa itu.
"Api selain menghanguskan gedung SDN 41 Padang, juga meludeskan sekitar empat unit bangunan rumah warga di kompleks sekolah tersebut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Damkar (BPBD-Damkar) Padang, Budi Erwanto, di Padang.
Diketahui api diduga berasal dari bangunan rumah milik penjaga sekolah bernama Syamsul Bahari sehingga menyambar bangunan sekolah dan tiga rumah yang ada di sekitar SDN 41 tersebut
Dia mengatakan, Damkar dan BPBD Padang menurunkan petugas sekitar 30 orang dan empat unit mobil pemadam kebakaran serta dibantu mobil pemadam dari PT Pelindo.
"Api berhasil dipadamkan petugas sekitar satu jam, akibat peristiwa tersebut tercatat satu unit sekolah, empat bangunan rumah milik warga sekitar hangus terbakar," kata dia.
Hingga berita ini diturunkan tidak ada laporan korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai milyaran rupiah - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4463-satu-sekolah-dasar-dan-4-rumah-terbakar-di-padang-selatan.html#sthash.DezPnzZK.dpuf
Gedung
SD 41 Seberang Padang, Padang Selatan dan Empat rumah warga mengalami
kebakaran hebat pada pada Minggu, (2/2) sekitar pukul 10.25 WIB.
Kebakaran itu menghanguskan seluruh ruangan di gedung dan rumah warga
tersebut.
Salah seorang saksi mata, Erlina, Warga Seberang Padang, menyatakan saat keadian kobaran api cukup besar.
"Saya baru saja sampai di SD 41 Pasa Gadang. Ketika mobil melintasi SD 41. Saya kaget melihat kobaran api begitu besar sedang membakar Gedung SD 41. " ujar Erlina pada pukul 10.32 pagi, Minggu (2/2). Ia mengaku sempat mengambil gambar saat gedung tersebut dilahap api.
Menurutnya, hingga pukul 10.16 pagi mobil pemadam kebakaran belum datang juga. Ia melihat cukup banyak orang yang berkerumun melihat peristiwa itu.
"Api selain menghanguskan gedung SDN 41 Padang, juga meludeskan sekitar empat unit bangunan rumah warga di kompleks sekolah tersebut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Damkar (BPBD-Damkar) Padang, Budi Erwanto, di Padang.
Diketahui api diduga berasal dari bangunan rumah milik penjaga sekolah bernama Syamsul Bahari sehingga menyambar bangunan sekolah dan tiga rumah yang ada di sekitar SDN 41 tersebut
Dia mengatakan, Damkar dan BPBD Padang menurunkan petugas sekitar 30 orang dan empat unit mobil pemadam kebakaran serta dibantu mobil pemadam dari PT Pelindo.
"Api berhasil dipadamkan petugas sekitar satu jam, akibat peristiwa tersebut tercatat satu unit sekolah, empat bangunan rumah milik warga sekitar hangus terbakar," kata dia.
Hingga berita ini diturunkan tidak ada laporan korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai milyaran rupiah - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4463-satu-sekolah-dasar-dan-4-rumah-terbakar-di-padang-selatan.html#sthash.DezPnzZK.dpuf
Salah seorang saksi mata, Erlina, Warga Seberang Padang, menyatakan saat keadian kobaran api cukup besar.
"Saya baru saja sampai di SD 41 Pasa Gadang. Ketika mobil melintasi SD 41. Saya kaget melihat kobaran api begitu besar sedang membakar Gedung SD 41. " ujar Erlina pada pukul 10.32 pagi, Minggu (2/2). Ia mengaku sempat mengambil gambar saat gedung tersebut dilahap api.
Menurutnya, hingga pukul 10.16 pagi mobil pemadam kebakaran belum datang juga. Ia melihat cukup banyak orang yang berkerumun melihat peristiwa itu.
"Api selain menghanguskan gedung SDN 41 Padang, juga meludeskan sekitar empat unit bangunan rumah warga di kompleks sekolah tersebut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Damkar (BPBD-Damkar) Padang, Budi Erwanto, di Padang.
Diketahui api diduga berasal dari bangunan rumah milik penjaga sekolah bernama Syamsul Bahari sehingga menyambar bangunan sekolah dan tiga rumah yang ada di sekitar SDN 41 tersebut
Dia mengatakan, Damkar dan BPBD Padang menurunkan petugas sekitar 30 orang dan empat unit mobil pemadam kebakaran serta dibantu mobil pemadam dari PT Pelindo.
"Api berhasil dipadamkan petugas sekitar satu jam, akibat peristiwa tersebut tercatat satu unit sekolah, empat bangunan rumah milik warga sekitar hangus terbakar," kata dia.
Hingga berita ini diturunkan tidak ada laporan korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai milyaran rupiah - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4463-satu-sekolah-dasar-dan-4-rumah-terbakar-di-padang-selatan.html#sthash.DezPnzZK.dpuf
Sedikitnya lima unit rumah yang berada di daerah Ujung Pandan, Kota
Padang, Sumatera Barat, ludes terbakar, Senin, sekitar pukul 05.00 WIB.
Menurut salah seorang warga, peristiwa kebakaran yang menghanguskan lima unit rumah di Kecamatan Padang Barat tersebut terjadi ketika warga hendak menunaikan shalat subuh. "Kebakaran itu terjadi di bagian dapur salah seorang rumah warga yang berada di daerah Ujung Pandan, Kota Padang," ungkapnya.
Menurut salah seorang warga, peristiwa kebakaran yang menghanguskan lima unit rumah di Kecamatan Padang Barat tersebut terjadi ketika warga hendak menunaikan shalat subuh. "Kebakaran itu terjadi di bagian dapur salah seorang rumah warga yang berada di daerah Ujung Pandan, Kota Padang," ungkapnya.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran lima unit rumah diduga terjadi arus pendek di bagian dapur rumah warga tersebut. "Warga sekitar melihat terjadi kebakaran berusaha utuk memadamkan api, namun cepat menjalar kerumah yang saling berdekatan," jelas Edi Asri.
Dia mengatakan bahwa empat unit mobil pemadam kebakaran dan 30 orang personel Damakar dan BPBD Padang dikerahkan untuk memadamkan api. "Petugas sedikit mengalami kesulitan, karena akses menuju lokasi kejadian sangat sempit, rumah penduduk yang ada di kawasan itu sangat padat," kata dia.
Menurut dia, api dapat dipadamkan petugas Damkar dan BPBD Padang sekitar satu jam kemudian. "Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai Rp350 juta," jelasnya.
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
February 03, 2014
posted by @Adimin
Daripada Lihat Komedi, lebih Berkah Bercanda Bersama Istri
Written By Sjam Deddy on 03 February, 2014 | February 03, 2014
BELAKANGAN ini fenomena keretakan rumah tangga
hampir sering sekali terjadi. Tidak saja dari kalangan masyarakat biasa,
tetapi juga selebriti dan pejabat. Hal ini menunjukkan bahwa ada titik
atau potensi ketidakharmonisan dalam rumah tangga yang gagal dibenahi
secara tepat.
Sangat tidak lucu jika ketidakharmonisan rumah tangga juga dialami
keluarga Muslim. Bukankah Rasulullah adalah seorang suami yang terdapat
banyak sekali teladan yang bisa menjadi solusi dari problem
kerumahtanggaan keluarga Muslim?
Firman Allah mengatakan;
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن
كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيراً
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik.” (QS: al-Ahzab [33]: 21)
Secara maknawi tidak hanya terletak pada aspek ibadah secara formal,
tetapi melingkupi seluruh sisi kehidupan beliau, termasuk dalam hal
kerumahtanggaan.
Sebagai suami Rasulullah tidak pernah menomorduakan istrinya dengan
apa pun. Ketika di dalam rumah maka beliau akan menyibukkan diri bersama
istrinya. Mulai dari makan sepiring berdua, saling menyisir rambut,
bersenda guraru berdua dan bahkan mandi bersama.
Berbeda dengan kebanyakan suami saat ini. Dengan dalih pekerjaan,
seorang suami masih asyik dengan gadgetnya ketika di dalam rumah.
Bahkan, selepas kerja, untuk mengusir penat seharian karena pekerjaan
tidak sedikit suami yang melihat televisi hanya untuk melihat komedi.
Hampir tidak ada perhatian yang memadai terhadap istri, apalagi
interaksi yang menyenangkan hati.
Bercandalah dengan Istri
Sebagai seorang Muslim yang juga memiliki istri, maka tidak
sepatutnya seorang suami menghabiskan waktunya kala di dalam rumah tidak
dalam rangka membina hubugan bermutu antara suami dan istri.
Rasulullah adalah contoh terbaik untuk diteladani para suami. Beliau
meskipun sibuk mengurusi kepentingan umat, kala di dalam rumah bersama
istri beliau tampil sebagai sosok yang romantis dan sangat lemah lembut
terhadap istrinya.
Bahkan beliau menyempatkan waktu bercanda bersama istri, tentu dengan
candaan yang tetap penuh adab, kesopanan dan keluhuran akhlak. Sebuah
hadits hasan yang diriwayatkan oleh Thabrani menyebutkan bahwa
Rasulullah adalah orang yang paling banyak bergurau bersama
istri-istrinya.
“Rasulullah Shallallahu Alayhi Wasallam adalah orang yang paling banyak bergurau bersama istri-istri beliau.”
Artinya, kala di rumah Nabi tidak sibuk dengan urusan apa pun selain
membahagiakan istrinya. Bercanda atau bergurau adalah satu cara ampuh
yang digunakan Nabi untuk membahagiakan dan menenangkan hati istrinya.
Suatu saat Aisyah berkata, “Suatu hari Saudah mengunjungi kami, dan
Rasulullah duduk di antara diriku dan Saudah. Sedangkan satu kaki beliau
berada di pangkuanku dan satunya berada di pangkuan Saudah.
Maka kubawakan untuknya makanan (yang terbuat dari bahan tepung dan
air susu) lalu kukatakan, “(Demi Allah), makanlah atau aku akan megotori
wajahmu.” Dia lalu menolak dengan berkata, “Aku tak akan mencicipinya.”
Lalu, kuambil makanan dari mangkuk yang besar dan kulumurkan ke
wajahnya. Nabi Shallallahu alayhi Wasallam tertawa. Lalu beliau
mengangkat kaki belaiu dari pangkuan Saudah, agar ia bisa membalasku.
Beliau berkata kepada Saudah, “Kotorilah mukanya!” Lalu dia mengambil makanan dari mangkuk besar dan melumurkannya ke mukaku, dan Rasulullah tertawa.” (HR: An-Nasa’i).
Dari dua hadits tersebut dapat diambil pemahaman bahwa kala di Rumah
Rasulullah selalu meluangkan waktu untuk bercanda atau bersenda gurau
dengan istri-istrinya. Rasulullah memang tidak pernah menomorduakan
istrinya kala di rumah.
Beliau sangat sayang, cinta dan penuh perhatian kepada
istri-istrinya. Bahkan beliau tidka pernah dalam sehari pun tidak
mencium istrinya. Subhanallah. Jika demikian, masihkah para suami akan
mencari kelucuan dalam komedi, sementara bersama istri bisa bergurau
bersama yang efeknya tentu sangat menentramkan dan membahagiakan hati
posted by @Adimin
Label:
Keluarga,
TOPIK PILIHAN











