Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
April 30, 2014
posted by @Adimin
Terkait Koalisi PKS, Tifatul: Prabowo yang terbaik, paling kecil mudaratnya
Written By Anonymous on 30 April, 2014 | April 30, 2014
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperkirakan, munculnya poros ke-4 atau kekuatan ke-4 dirasa akan sullit.
"Sekarang ini, kan pilihan Jokowi, Ical, Prabowo. Sulit memunculkan kekuatan ke-4," demikian kata Anggota Majelis Syuro PKS dan mantan presiden partai, Tifatul Sembiring di hotel Bidakara, Rabu pagi (30/4).
Hal itu disampaikan Tifatul menanggapi respons PKS menyusul adanya wacana poros baru, yang mungkin digagas oleh Partai Demokrat. Tifatul menambahkan, saat ini partainya sedang mempertimbangkan soal koalisi. Dan Tifatul menilai koalisi dengan Partai Gerindra merupakan pilihan yang ideal.
"Ideal. Calon semuanya baik. Gerindra yang terbaik, paling kecil mudaratnya," kata dia.
Awal Mei Majelis Syuro partai itu akan memutuskan koalisi dengan parpol yang akan dipilih. Dengan Gerindra, PKS berharap masuk dalam sebuah koalisi besar.
"Proposalnya (Gerindra) bagus," lanjutnya.
Aburizal atau Ical merupakan calon presiden yang dimajukan Partai Golkar, sementara PDIP mengusung Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo diusung oleh Partai Gerindra. [beritasatu]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 30, 2014
posted by @Adimin
PKS Gerindra Koalisi, Tifatul Jadi Cawapres?
Jakarta - Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring menyebutkan namanya sendiri ketika ditanya tentang cawapres yang diajukan PKS untuk Prabowo.
"Mungkin dia bercanda. Pak Tifatul tahu mekanismenya," kata Ketua Fraksi PKS di DPR Hidayat Nur Wahid saat dihubungi, Rabu (30/4/2014).
Disaat suasana menjelang Pilpres semakin panas, bahkan beberapa partai ada yang terpecah dalam konflik pemilihan Capres/Cawapres di internalnya, PKS masih menjadi partai yang solid. Para elit PKS sepakat menyampaikan ke publik bahwa mekanisme Majelis Syuro yang akan memutuskan siapa yang akan diusung PKS. Itupun masih melihat peta koalisi yang sedang dijajaki. Tidak terlihat ambisi ataupun konflik, bahkan mereka masih bisa terlihat bercanda satu sama lain.
Pagi tadi, saat ditanya tentang cawapres yang tepat untuk Prabowo, Tifatul menyebut namanya sendiri.
"Bisa si TS, ha ha," seloroh anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/1/2014). TS mengacu pada singkatan namanya. (rms)
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 30, 2014
posted by @Adimin
PKS: Belum Ada Komunikasi Soal Poros SBY
Jakarta - Poros SBY direncanakan ingin menggabungkan kembali partai-partai yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan 2009-2014. Namun PKS, sebagai salah satu anggota Setgab, belum menerima ajakan dari Partai Demokrat yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono itu.
"Perkembangan terakhir hingga Ahad (27/4) kemarin di Majelis Syuro, Pak Tifatul Sembiring sebagai perwakilan PKS di Setgab menyatakan belum ada komunikasi," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi, Selasa (29/4/2014).
Mardani belum bisa memastikan entah apa ada komunikasi selepas Ahad hingga hari ini dari Partai Demokrat ke PKS. Yang jelas, PKS memandang seharusnya partai-partai empat besar Pileg 2014 yang seharusnya memulai komunikasi, bukan partai-partai di bawah empat besar yang memulai komunikasi koalisi.
"Bagaimanapun, hak setiap partai ingin membentuk koalisi dengan yang lama (Setgab 2009-2014) atau yang lain. Tapi PKS terbuka dengan semua proposal. Kita kan harus menghargai apa pilihan rakyat. Urutan satu sampai empat mestinya yang lebih proaktif mengajak kita," tutur Mardani.
Partai Demokrat, setidaknya berdasarkan hitung cepat yang banyak beredar, menempati urutan empat perolehan Pileg 2014, di bawah PDIP, Golkar, dan Gerindra.
Terlepas dari semua itu, PKS tak ingin mengulangi pengalaman pahit di koalisi Setgab pimpinan Partai Demokrat. PKS sempat mendapat penilaian 'mbalelo' saat mengusulkan penolakan kenaikan harga BBM. Harapan PKS, jika memang koalisi Poros SBY itu terbentuk, usulan dari partai anggota harus ikut dipertimbangkan, alias bukan hanya sekedar menjadi 'tukang stempel' pengesahan kebijakan partai pemimpin koalisi.
"Tiba-tiba naik BBM, padahal kita sudah mengajukan proposal usulan," kenang Mardani mengingat pengalaman partainya di Setgab. (rms/detik)
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 30, 2014
[pksnongsa]
posted by @Adimin
Sederhana Itu Indah, Subhanallah...
Karena hujan yang tak kunjung berhenti, akhirnya saya memutuskan menerobos hujan karena hari sudah malam. Sampai di Tegalega, perut sudah tidak bisa diajak kompromi lagi, akhirnya saya memutuskan mampir di warung nasi tenda di pinggir jalan. Lagi asik menikmati pecel lele, masuklah seorang bapak, dengan istri dan 2 anaknya. Yang menarik adalah kendaraan mereka adalah gerobak dorong.
Lalu bapak ini memesan 2 piring nasi dan ayam goreng. Pertamanya sih gak ada yang menarik, tetapi ketika saya selesai makan, ada yang menarik hati saya. Ternyata, yang menikmati makanan itu hanya istri dan anaknya. Sedangkan sang bapak hanya melihat istri dan anaknya menikmati makanan itu. Sesekali, saya melihat anaknya tertawa senang dan sangat menikmati ayam goreng yang dipesan oleh bapaknya.
Saya perhatikan, wajah sang bapak, walau tampak kelelahan terlihat senyum bahagia di wajahnya. Lalu saya mendengar dia berkata pelan.." makan yang kenyang ya nak, kan hari ini tanggal kelahiranmu.."
Saya terharu mendengarnya.."
seorang bapak dengan segala keterbatasannya, sebagai (mungkin) pemulung. Memberi ayam goreng warung tenda di pinggir jalan untuk hadiah anaknya. Hampir menangis rasanya saya di warung itu. Segera sebelum air mata ini tumpah, saya berdiri dan membayar maknan saya dan juga dengan pelan saya bilang ke penjaga warung," mas, tagihan bapak itu saya yang bayar dan tolong tambahin nasi dan ayam goreng serta tahu tempe". Lalu lekas-lekas saya pergi.
Kisah ini kutulis untuk bahan perenungan. Bahwa Allah sudah memberikan yang terbaik untuk kita saat ini. Kita sering dan biasa makan di Sushi-Tei, Kentucky, Mc Donald, Hoka Hoka Bento, Pizza Hut dan sebagainya. Padahal bagi orang di sekitar kita, pecel lele pinggir jalan adalah makanan mewah.
Sungguh tak pantas bagi kita untuk mengeluh dan merasa kurang. Rasa Syukur akan mengantarkan rasa bahagia. Sederhana itu Indah...!!!
Subhaanallah...
_____
Cerita penuh hikmah ini didapatkan dari sebuah grup Blackberry Messenger
[pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
INSPIRASI,
TOPIK PILIHAN
April 30, 2014
PKS Raih 8 Kursi di DPRD Lampung
BANDAR LAMPUNG - Ditengah situasi yang dinamis bahkan sering disebut sebagai pemilu paling keras dibanding sebelumnya, pemilu 2014 ini PKS Lampung justru mengalami peningkatan-peningkatan, baik disisi jumlah suara maupun jumlah kursi.
Berdasarkan pleno KPU, dibandingkan pemilu 2009 lalu, jumlah suara PKS Lampung di tingkat DPRD Provinsi tahun 2014 ini meningkat 22,6 persen atau sebesar 88.431 suara dari sebelumnya 302.835 suara menjadi 391.266 suara.
Peningkatan tersebut, PKS juga bertambah kursi dari sebelumnya 7 (tujuh) di tahun 2009 menjadi 8 (delapan) kursi di tingkat DPRD Provinsi Lampung. Sementara untuk tingkat DPRD Kota/Kabupaten se Lampung, PKS juga mengalami peningkatan suara. Dari sebelumnya 260.895 di tahun 2009 menjadi 306.776 pada tahun 2014, atau terjadi kenaikan sebesar 14,95 persen.
Dengan peningkatan tersebut diprediksi PKS Lampung akan mengalami peningkatan jumlah kursi di tingkat DPRD Kota/Kabupaten se Lampung, dari sebelumnya 47 kursi menjadi 49 kursi. Penambahan kursi ini, diluar upaya penambahan 3 kursi dari 3 Kota/kabupaten di Mahkamah Konstitusi.
Begitupula di tingkat DPR RI, secara keseluruhan meskipun jumlah kursi tetap, PKS mengalami peningkatan suara sebesar 14,06 persen dari sebelumnya 303.326 suara pada tahun 2009 menjadi 352.971 suara.
Menurut Ketua PKS Lampung, Gufron Azis Fuadi, kenaikan-kenaikan tersebut patut kita syukuri. “Atas rahmat Allah SWT, prestasi-prestasi ini membuktikan bahwa kesolidan dan kerja keras seluruh elemen dalam pemenangan pemilu membuahkan hasil yang signifikan dan membuktikan pula bahwa masyarakat Lampung masih percaya dengan PKS” kata Gufron.
Gufron juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader, caleg, dan simpatisan yang telah bekerja keras memenangkan PKS.
“Mudah-mudahan kerja keras dan segala yang telah di keluarkan baik tenaga, waktu bahkan biaya di balas Allah dengan kebaikan-kebaikan yang berlipat ganda” ujar Gufron.
Sementara itu, menanggapi kenaikan suara PKS di tingkat DPRD Kota/Kabupaten, Provinsi dan DPR RI Analis Kebijakan Publik, FISIP Unila, Dedi Hermawan yang di hubungi melalui telefon seluler menyampaikan bahwa kenaikan suara PKS khususnya di Provinsi Lampung menunjukkan bahwa ditengah badai yang satu tahun belakangan menghantam partai tersebut, soliditas kader, caleg dan struktur terlihat solid dan efektif bekerja dalam pemenangan pemilu.
“Dugaan saya, pemilu tahun ini adalah puncak soliditas kader-kader PKS dibanding pemilu-pemilu sebelumnya” kata Dedi.
Disamping sisi soliditas kader, caleg dan struktur PKS, kepemimpinan Anis Matta sebagai Presiden PKS juga tampak efektif mensolidkan dan menggerakkan seluruh resource (sumber daya) yang di miliki oleh PKS.
“Menurut saya, ini entry point, bahwa disamping sebagai pemimpin, Anis Matta juga mampu mensolidkan dan kemudian memotivasi seluruh kader dan resource yang dimiliki PKS untuk bergerak memenangkan partai tersebut” ungkap Dedi.
Satu hal lagi yang tak kalah penting menurut Akademisi FISIP Unila tersebut bahwa kepemimpinan PKS di daerah juga menjadi variabel yang tidak bisa di kesampingkan.
“Karena bagaimanapun juga pemimpin PKS di daerah langsung bersentuhan dengan kader-kader dan simpatisan partai. Sehingga kemudian pemimpin PKS di daerah, Lampung misalnya, dinilai berhasil memompa semangat kader untuk bergerak memenangkan PKS, dan mampu membedakan persoalan pribadi dengan persoalan institusi." Pungkas Dedi.
[Humas PKS Lampung]
posted by @Adimin
Berdasarkan pleno KPU, dibandingkan pemilu 2009 lalu, jumlah suara PKS Lampung di tingkat DPRD Provinsi tahun 2014 ini meningkat 22,6 persen atau sebesar 88.431 suara dari sebelumnya 302.835 suara menjadi 391.266 suara.
Peningkatan tersebut, PKS juga bertambah kursi dari sebelumnya 7 (tujuh) di tahun 2009 menjadi 8 (delapan) kursi di tingkat DPRD Provinsi Lampung. Sementara untuk tingkat DPRD Kota/Kabupaten se Lampung, PKS juga mengalami peningkatan suara. Dari sebelumnya 260.895 di tahun 2009 menjadi 306.776 pada tahun 2014, atau terjadi kenaikan sebesar 14,95 persen.
Dengan peningkatan tersebut diprediksi PKS Lampung akan mengalami peningkatan jumlah kursi di tingkat DPRD Kota/Kabupaten se Lampung, dari sebelumnya 47 kursi menjadi 49 kursi. Penambahan kursi ini, diluar upaya penambahan 3 kursi dari 3 Kota/kabupaten di Mahkamah Konstitusi.
Begitupula di tingkat DPR RI, secara keseluruhan meskipun jumlah kursi tetap, PKS mengalami peningkatan suara sebesar 14,06 persen dari sebelumnya 303.326 suara pada tahun 2009 menjadi 352.971 suara.
Menurut Ketua PKS Lampung, Gufron Azis Fuadi, kenaikan-kenaikan tersebut patut kita syukuri. “Atas rahmat Allah SWT, prestasi-prestasi ini membuktikan bahwa kesolidan dan kerja keras seluruh elemen dalam pemenangan pemilu membuahkan hasil yang signifikan dan membuktikan pula bahwa masyarakat Lampung masih percaya dengan PKS” kata Gufron.
Gufron juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader, caleg, dan simpatisan yang telah bekerja keras memenangkan PKS.
“Mudah-mudahan kerja keras dan segala yang telah di keluarkan baik tenaga, waktu bahkan biaya di balas Allah dengan kebaikan-kebaikan yang berlipat ganda” ujar Gufron.
Sementara itu, menanggapi kenaikan suara PKS di tingkat DPRD Kota/Kabupaten, Provinsi dan DPR RI Analis Kebijakan Publik, FISIP Unila, Dedi Hermawan yang di hubungi melalui telefon seluler menyampaikan bahwa kenaikan suara PKS khususnya di Provinsi Lampung menunjukkan bahwa ditengah badai yang satu tahun belakangan menghantam partai tersebut, soliditas kader, caleg dan struktur terlihat solid dan efektif bekerja dalam pemenangan pemilu.
“Dugaan saya, pemilu tahun ini adalah puncak soliditas kader-kader PKS dibanding pemilu-pemilu sebelumnya” kata Dedi.
Disamping sisi soliditas kader, caleg dan struktur PKS, kepemimpinan Anis Matta sebagai Presiden PKS juga tampak efektif mensolidkan dan menggerakkan seluruh resource (sumber daya) yang di miliki oleh PKS.
“Menurut saya, ini entry point, bahwa disamping sebagai pemimpin, Anis Matta juga mampu mensolidkan dan kemudian memotivasi seluruh kader dan resource yang dimiliki PKS untuk bergerak memenangkan partai tersebut” ungkap Dedi.
Satu hal lagi yang tak kalah penting menurut Akademisi FISIP Unila tersebut bahwa kepemimpinan PKS di daerah juga menjadi variabel yang tidak bisa di kesampingkan.
“Karena bagaimanapun juga pemimpin PKS di daerah langsung bersentuhan dengan kader-kader dan simpatisan partai. Sehingga kemudian pemimpin PKS di daerah, Lampung misalnya, dinilai berhasil memompa semangat kader untuk bergerak memenangkan PKS, dan mampu membedakan persoalan pribadi dengan persoalan institusi." Pungkas Dedi.
[Humas PKS Lampung]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 30, 2014
Politisi Partai Keadilan Sejahteta (PKS) Fahri Hamzah menilai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi telah "Nyasar" karena mencari Sapi ke Nusa Tengara Timur (NTT). Padahal kata Fahri Bumi Sejuta Sapi itu di Nusa Tenggara Barat (NTB)
"Jokow nyasar ke NTT nyari sapi padahal Bumi Sejuta Sapi itu di NTB," tulis Fahri pada akun Twitternya @Fahrihamzah, Selasa (29/4) malam.
Menurut perkiraan Fahri, mungkin karena Gubernur NTB kader Partai Demokrat (PD) dan Gubernur NTT kader PDIP.
"Jadi (Jokowi-red) nyebrang," lanjutnya.
Tapi argumennya, lanjut Fahri agak biasa. Dia bilang, "kalau NTT kirim Sapi ke Jakarta; NTT untung, Jakarta untung".
"Ya teranglah...tapi kan sapi nya ada gak? Bagaimana kalau belum ada? Kalau ada punya siapa?," imbuhnya.
Anggota Komisis III DPR RI ini mengatakan menjawab pertanyaan itu, NTB sudah lebih Advance dari NTT. Tapi itu tidak mudah apalagi pencitraan doang.
"Sebagai orang NTB saya anggap perjalanan ke NTT itu terpaksa karena jadwal politik jangka dekat," katanya.
Seandainya Jokowi memang niat membereskan soal kekurangan daging? Harusnya dia ke NTB.
"Road map swasembada daging di NTB harus dikembangkan supaya selanjutnya bisa dijual ke DKI," ungkapnya.
Tapi kalau Jokowi bukan pencitraan semoga ada konglomerat yang sudah siap Invest di NTT. Di tunggu follow UP oleh Pak ahok....hehe," pungkasnya. [dm/pksnongsa.org]
posted by @Adimin
Fahri: Jokowi "Nyasar" Cari Sapi ke NTT
Politisi Partai Keadilan Sejahteta (PKS) Fahri Hamzah menilai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi telah "Nyasar" karena mencari Sapi ke Nusa Tengara Timur (NTT). Padahal kata Fahri Bumi Sejuta Sapi itu di Nusa Tenggara Barat (NTB)
"Jokow nyasar ke NTT nyari sapi padahal Bumi Sejuta Sapi itu di NTB," tulis Fahri pada akun Twitternya @Fahrihamzah, Selasa (29/4) malam.
Menurut perkiraan Fahri, mungkin karena Gubernur NTB kader Partai Demokrat (PD) dan Gubernur NTT kader PDIP.
"Jadi (Jokowi-red) nyebrang," lanjutnya.
Tapi argumennya, lanjut Fahri agak biasa. Dia bilang, "kalau NTT kirim Sapi ke Jakarta; NTT untung, Jakarta untung".
"Ya teranglah...tapi kan sapi nya ada gak? Bagaimana kalau belum ada? Kalau ada punya siapa?," imbuhnya.
Anggota Komisis III DPR RI ini mengatakan menjawab pertanyaan itu, NTB sudah lebih Advance dari NTT. Tapi itu tidak mudah apalagi pencitraan doang.
"Sebagai orang NTB saya anggap perjalanan ke NTT itu terpaksa karena jadwal politik jangka dekat," katanya.
Seandainya Jokowi memang niat membereskan soal kekurangan daging? Harusnya dia ke NTB.
"Road map swasembada daging di NTB harus dikembangkan supaya selanjutnya bisa dijual ke DKI," ungkapnya.
Tapi kalau Jokowi bukan pencitraan semoga ada konglomerat yang sudah siap Invest di NTT. Di tunggu follow UP oleh Pak ahok....hehe," pungkasnya. [dm/pksnongsa.org]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 30, 2014
posted by @Adimin
Aher: Platform PKS dan Gerindra Mirip-Mirip
Salah satu calon presiden dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Aher mengatakan platform PKS dan Partai Gerindra Mirip. Semua partai punya platform untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Saya kira platform sama, mirip-mirip. PKS punya platform, Gerindra punya platform, mirip-mirip semua. Semua partai punya platform untuk menghadirkan kesejahteraan masyarat Indonesia," ujar Aher saat usai menghadiri acara di Kompleks Sekretariat Negara dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Jawa Barat, Selasa.
Dia mengatakan partainya telah menerima surat ajakan membangun koalisi dengan Gerindra dan telah dibentuk tim untuk melakukan komunikasi.
"Ya kemarin kan Prabowo sudah melayangkan surat tertulis mengajak membangun koalisi bersama dengan PKS. Dan kemudian surat tersebut sudah diterima PKS, dibacakan di Majelis Syuro PKS. Kemudian Majelis membuat tim lima orang yang akan mendetilkan komunikasi dengan Gerindra dan Prabowo," kata Aher.
Namun demikian ia menambahkan urusan mengenai koalisi dan juga posisi PKS menempatkan Capres atau Cawapres sepenuhnya diserahkan kepada tim yang dibentuk.[dm/antaranews]
"Saya kira platform sama, mirip-mirip. PKS punya platform, Gerindra punya platform, mirip-mirip semua. Semua partai punya platform untuk menghadirkan kesejahteraan masyarat Indonesia," ujar Aher saat usai menghadiri acara di Kompleks Sekretariat Negara dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Jawa Barat, Selasa.
Dia mengatakan partainya telah menerima surat ajakan membangun koalisi dengan Gerindra dan telah dibentuk tim untuk melakukan komunikasi.
"Ya kemarin kan Prabowo sudah melayangkan surat tertulis mengajak membangun koalisi bersama dengan PKS. Dan kemudian surat tersebut sudah diterima PKS, dibacakan di Majelis Syuro PKS. Kemudian Majelis membuat tim lima orang yang akan mendetilkan komunikasi dengan Gerindra dan Prabowo," kata Aher.
Namun demikian ia menambahkan urusan mengenai koalisi dan juga posisi PKS menempatkan Capres atau Cawapres sepenuhnya diserahkan kepada tim yang dibentuk.[dm/antaranews]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 29, 2014
posted by @Adimin
Selepas pileg, DPC LukI mengadakan turnamen Tenis Meja
Written By Sjam Deddy on 29 April, 2014 | April 29, 2014
Selepas pileg 2014 yang mengantarkan
5 kader terbaiknya di DPRD Kota Padang, DPC PKS Lubuk Kilangan kembali
memanaskan situasi dengan mengadakan lomba tenis meja antar kader. Bertempat di
DPC Lubuk Kilangan, kader kader Lubuk Kilangan beramai ramai memeriahkan lomba
tersebut, sebagai sarana qowiyyul jism sekaligus ajang silaturahim.
Dalam kesempatan itu ketua DPC Armadan memberikan arahannya bahwa perjuangan dakwah ini masih panjang dan
melelahkan sehingga dibutuhkan stamina kader yg kuat dalam situasi dan kondisi.
Bertindak selaku ketua panitia Edmon, dan hebatnya lagi acara lomba tersebut
dihadiri oleh ketua tenis meja sumbar Prof DR Badrul Mustafa, dan beliau
sekaligus mendaftar sebagai pemain dan peserta lomba.
Permainan berlangsung seru dan alot,
dari proses pertandingan bisa dilihat ternyata banyak kader kader Lubuk
Kilangan yang berbakat dalam bermain tenis meja. Akhirnya Prof Badrul keluar
sebagai Juara I dalam pertandingan tersebut. Dari hasil ini terbukti bahwa Prof
Badrul bukan saja sebagai pengurus tenis meja tetapi ternyata beliau juga terbukti
sebagai seorang pemain yang handal.
Di akhir acara para kader menumpahkan
harapannya kepada pengurus DPC agar kegiatan ini bisa diselenggarakan rutin di DPC.
ALLAHU AKBAR
_____________________________________________________
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 29, 2014
Aboe Bakar
@aboebakar15
Anggota DPR RI Komisi III
Tweet Selasa, (29/04/14)
Insya Allah pagi ini Pleno KPU akan merekapitulasi suara Kalsel, berikut catatan saya berkaitan dengan #Pemilu 2014tahun ini.
posted by @Adimin
Catatan Terkait Pemilu 2014 | by @aboebakar15
Aboe Bakar
@aboebakar15
Anggota DPR RI Komisi III
Tweet Selasa, (29/04/14)
Insya Allah pagi ini Pleno KPU akan merekapitulasi suara Kalsel, berikut catatan saya berkaitan dengan #Pemilu 2014tahun ini.
1. Pertama sekali, Saya ucapkan terima kasih kepada bubuhan Banjar sabarataan yang kembali memilih saya.
Terima kasih karena mempercayai saya kembali untuk mewakili Kalsel di DPR RI selama 5 tahun kedepan
Harus diakui bahwa pada Pemilu kali ini saya harus puas menempati posisi kedua, untuk perolehan suara pribadi caleg
4.Tidak seperti pada pemilu 2009, dimana saya bisa menempati urutan pertama untuk perolehan suara pribadi caleg
5. Meskipun demikian, saya masih bisa berdiri tegak tanpa harus menekuk muka. Karena perolehan suara tersebut ada murni aspirasi masyarakat.
6. Saya tidak melakukan permainan uang, karena memang tidak ada anggaran untuk money politic.
7. Saya sangat bersyukur, ditengah badai yang menimpa PKS, suara saya pribadi masih mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
8. Pada Pemilu 2009, suara caleg yang saya peroleh adalah 57.253 suara untuk dapil Kalsel I
9. Pada #Pemilu 2014 kali ini saya mendapatkan 66.864 suara
10. Yang berarti terjadi kenaikan sekitar 10 persen dari #Pemilu 2009 ke 2014
11. Hal yang serupa juga terjadi untuk suara partai di dapil Kalsel I, kenaikan dari #Pemilu 2009 ke 2014 terlihat cukup jelas
12. Pada #Pemilu 2009 PKS memperoleh 94,392 suara, pada pemilu kali ini kita bisa meraup 101.440 suara
13. Yang berarti ada kenaikan sekitar 8 persen untuk capaian PKS di Dapil Kalsel I
14. Ini adalah capaian yang luar biasa untuk PKS, dimana sebelumnya kami selalu diposisikan tidak lulus PT oleh berbagai konsultan politik.
15. Menurut berbagai lembaga survei di Indonesia, PKS hanya akan mampu meraup 2,2% suara, ternyata di Kalsel PKS bisa memperoleh diatas 10 persen suara.
16. Ini adalah hasil kerja keras dari kader, struktur dan simpatisan PKS di Banua, ucapan terima kasih danJazakumullah khoiron katsiroo untuk mereka
17. Yang sekaligus membuktikan bahwa integritas pada Kader, Struktur dan Simpatisan PKS dilapangan diakui secara riil oleh bubuhan Banjar
18. Tak hanya itu kebanggaan dan kesyukuran saya, angka 10% tersebut bukan hanya angka kebangkitan dari ramalan kematian para pengamat politik dan lembaga survei
19. Melainkan juga membuktikan daya tahan basis massa PKS dari hantaman money politic
20. Karena, dalam anggaran pemenangan saya dan kamus politik saya tidak mengenal adanya politik uang
21. sehingga ini adalah bagian dari pembutian bahwa masyarakat Banjar masih banyak yang menyuarakan aspirasi dan hati nurani yang tidak terbeli oleh para cukong
22. Meskipun saya sendiri harus mengakui bahwa praktik politik uang dalam pemilu kemarin sudah sangat dahsyat
23. Ada berbisik telah habis anggaran hingga sepuluh digit, bahkan ada yang mencapai sebelas digit, ampyuuunn
24. Menurut saya, praktik money politic kemarin sudah pada tahap merusak sendi-sendi demokrasi, gerakannya sudah terstruktur dan masif, angkanya pun sudah sangat besar
25. Sangat disayangkan memang, seolah fakta lapangan tersebut tidak terekam oleh pengawas pemilu dan penegak hukum.
26. Seolah tidak terjadi apapun dilapangan, sehingga nihil penindakan hukum untuk persoalan money politic ini.
27. Kami sangat merasakan dampak langsung dari praktik politik uang tersebut, banyak suara PKS yang hilang lantaran termakan rupiah.
28. Seperti disalah satu kabupaten yang merupakan basis PKS, suara kami tergerus hingga separuhnya.
29. Di wilayah tersebut kami memiliki lebih dari 30ribu lebih anggota yang sudang memiliki KTA
30. Namun, pada faktanya kami hanya memperoleh 20ribuan suara di daerah tersebut
31. Ini membuktikan bahwa anggota kami yg berKTA& dirawat secara berkala dng berbagai kegiatanpun akhirnya juga termakan dgn poltik transaksional
32. Saya kira, ini adalah catatan penting untuk Pemilihan Umum kedepan.
33. Penegakan hukum, utamanya penindakan terhadap praktik politik uang harus dilakukan secara tergas oleh pengawas pemilu dan penegak hukum.
34. Bila perlu ditambahkan unsur pidana money politic, sehingga ancaman pidana tidak hanya dikenakan kepada pemberi uang, melainkan juga penerimanya.
35. Persoalan serius lainnya adalah keseriuan KPU untuk menyiapkan perangkat
36. Di dapil saya banyak TPS yang tidak dilengkapi C1 berhologram, bahkan banyak yg hanya di kasih foto kopian
37. Bukankah jauh hari sebelum #Pemilu KPU telah tahu jumlah TPS secara pasti, kenapa bisa kekurangan form C1 ?
38. Padahal form c1 ini adalah bukti otentik untuk parpol dalam pembuktian sengketa hasil pemilu, lantas gimana kalo cuman fotocopyan ?
39. Sepertinya lobang ini sengaja dibuat, agar suara masih bisa dimainkan
40. Praktik main curang juga masih terlihat, ada 15 TPS di Gambut, Martapura suara PKS tidak diinput ke form D1
41. Karena 15 TPS yang tidak diinput tersebut, PKS kalah 60 suara untuk DPRD Propinsi, kami kehilangan satu kursi
42. Sampai saat ini kami tetap perjuangkan agar suara PKS di 15 TPS tersebut diinput, meski nanti harus ke MK, Waja sampai kaputing
43. Saya berharap, Pleno KPU hari ini langsung mengkoreksi suara di 15 TPS tersebut, tak perlu berbelit, tak usah ke MK
44. Banyak pelajaran dari #Pemilu 2014, semoga pemilu kedepan akan lebih baik.....
[pkssumut]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 29, 2014
posted by @Adimin
PKS: komunikasi dengan Prabowo lebih maju
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum juga menentukan rekan koalisinya dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) maupun pemerintahan lima tahun mendatang karena tak ingin mengulangi kegagalan seperti yang terjadi di dua periode pemerintahan sebelumnya.
Menurut Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusar Taufik Ridho yang dihubungi di Jakarta, Senin, PKS saat ini masih membahas format koalisi yang ideal, bagaimana membangun kebersamaan dalam pemerintahan, bukan sekadar bagi-bagi kursi menteri.
"PKS tidak akan terburu-buru memutuskan soal akan berkoalisi dengan partai atau calon presiden tertentu, tapi kami telah dan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk menyamakan platform pemerintahan ke depan," kata Taufik.
Sejauh ini, Taufik menambahkan PKS telah bertemu dengan Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie dan Wiranto, serta beberapa pimpinan partai lainnya
"Hanya dengan Pak Prabowo mungkin sedikit lebih maju karena sudah mengirimkan surat menyatakan keinginan untuk berkoalisi," lanjut Taufik.
Keputusan untuk tidak terburu-buru dalam menentukan rekan koalisi tersebut juga digarisbawahi oleh DPP PKS usai melaksanakan musyawarah Majelis Syuro PKS di kantor DPP PKS di Jakarta, Minggu (27/4) lalu.
Ketua Bidang Humas PKS Mardani Ali Sera menyampaikan kepada pers dalam jeda musyawarah, bahwa dalam berkoalisi, PKS tidak mementingkan kursi menteri, namun lebih pada kerja bersama yang membawa manfaat bagi bangsa, negara dan umat.
"Misalnya kebijakan energi, jangan diputuskan sendiri, tetapi diputuskan bersama. Kalau kemarin kan, hampir semua kebijakan diputuskan sendiri oleh pemimpin koalisi, dan PKS diminta dukung. Kita tidak mau hal tersbut terulang," kata Mardani.
Musyawarah Majelis Syuro pada Minggu (27/4) dipimpin Ketua Dewan Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin dan diikuti seluruh anggota yang berjumlah 99 orang. [Antara]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 29, 2014
posted by @Adimin
Pesan Untuk PKS Dari "Sang Pemburu"
Terkait dengan proses koalisi untuk menentukan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres yang akan berlangsung pada bulan Juli 2014 yang akan datang, seseorang yang menamai dirinya dengan sebutan "Sang Pemburu" pada akun Twitternya @SangPemburu99 menyarankan agar PKS ikut bermain dengan totalitas jika sekiranya sampai terjadi duel head to head antara Jokowi vs Prabowo.
"Kalau sampai terjadi duel head to head antara Jokowi vs Prabowo, ini akan menjadi pertarungan sengit. Gajah vs Gajah," tulis Sang Pemburu.
Namun nampaknya itu belum akan terjadi, setidaknya di putaran pertama. Ia tetap menduga ada minimal 3 pasang capres cawapres di putaran I. Dan pada putaran kedua, barulah akan terjadi head to head antara kubu Jokowi vs Prabowo dengan membawa gerbong masing-masing.
"Lalu bagaimana PKS harus bermain dalam pertarungan itu? Tak ada kata lain, PKS harus ikut bermain dgn "totalitas". Jangan setengah-setengah," ujarnya.
Hal itu menurutnya terlepas bagaimana nanti hasilnya, itu tidak menjadi masalah. Kalah sekalipun bukan kiamat bagi PKS. Mengapa demikian?. Pertama, PKS masih bisa menjalankan fungsinya dengan optimal sebagai oposisi yang kuat di parlemen.
"Apalagi bila ada komitmen dengan Gerindra dan partai-partai pendukung lainnya untuk konsisten menjadi oposisi bila kalah dalam pertarungan pilpres," lanjut "Sang Pemburu" yang memiliki follower/pengikut di Twitter yang cukup banyak ini.
Kedua, menurutnya, meski di tingkat pusat PKS menjadi oposisi, namun di tingkat lokal PKS masih bisa berjuang memenangkan pertarungan melalui Pilkada. Beberapa daerah sampai sejauh ini sudah dimenangkan PKS baik di tingkat propinsi maupun tingkat kabupaten/kota.
Disamping itu, di daerah-daerah dimana kepala daerahnya adalah kadernya, PKS masih bisa membuktikan dedikasinya untuk kemashlahatan masyarakat banyak.
"Sekali lagi saya hanya berpesan melalui kultwit ini, bila nanti jago PKS kalah dalam pilpres, tetap konsisten untuk jadi oposisi," tegasnya.
Dia menyarankan agar PKS jangan mau dibujuk untuk bergabung dalam pemerintahan sang capres rival. Ini demi marwah partai, kader, dan segenap simpatisan. PKS hendaknya konsisten berperan sebagai oposisi yang kuat dengan mengkritisi kebijakan-kebijakan yang merugikan kepentingan rakyat banyak. Dengan demikian, maka PKS telah memiliki "tabungan" untuk pertarungan 5 tahun yang akan datang.
"Jadi saya ucapkan selamat berjuang kepada PKS beserta segenap kader dan simpatisannya. Tanamkan "tsiqoh" kepada para pimpinannya. Apapun keputusan yang diambil terkait pilpres nanti, itu semua adalah ijtihad politik yang diambil berdasarkan syuro dengan pertimbangan kemashlahatan umat, bukan demi mengejar kekuasaan an sich," pungkasnya.[dm/pksnongsa.org]
____
https://twitter.com/SangPemburu99
"Kalau sampai terjadi duel head to head antara Jokowi vs Prabowo, ini akan menjadi pertarungan sengit. Gajah vs Gajah," tulis Sang Pemburu.
Namun nampaknya itu belum akan terjadi, setidaknya di putaran pertama. Ia tetap menduga ada minimal 3 pasang capres cawapres di putaran I. Dan pada putaran kedua, barulah akan terjadi head to head antara kubu Jokowi vs Prabowo dengan membawa gerbong masing-masing.
"Lalu bagaimana PKS harus bermain dalam pertarungan itu? Tak ada kata lain, PKS harus ikut bermain dgn "totalitas". Jangan setengah-setengah," ujarnya.
Hal itu menurutnya terlepas bagaimana nanti hasilnya, itu tidak menjadi masalah. Kalah sekalipun bukan kiamat bagi PKS. Mengapa demikian?. Pertama, PKS masih bisa menjalankan fungsinya dengan optimal sebagai oposisi yang kuat di parlemen.
"Apalagi bila ada komitmen dengan Gerindra dan partai-partai pendukung lainnya untuk konsisten menjadi oposisi bila kalah dalam pertarungan pilpres," lanjut "Sang Pemburu" yang memiliki follower/pengikut di Twitter yang cukup banyak ini.
Kedua, menurutnya, meski di tingkat pusat PKS menjadi oposisi, namun di tingkat lokal PKS masih bisa berjuang memenangkan pertarungan melalui Pilkada. Beberapa daerah sampai sejauh ini sudah dimenangkan PKS baik di tingkat propinsi maupun tingkat kabupaten/kota.
Disamping itu, di daerah-daerah dimana kepala daerahnya adalah kadernya, PKS masih bisa membuktikan dedikasinya untuk kemashlahatan masyarakat banyak.
"Sekali lagi saya hanya berpesan melalui kultwit ini, bila nanti jago PKS kalah dalam pilpres, tetap konsisten untuk jadi oposisi," tegasnya.
Dia menyarankan agar PKS jangan mau dibujuk untuk bergabung dalam pemerintahan sang capres rival. Ini demi marwah partai, kader, dan segenap simpatisan. PKS hendaknya konsisten berperan sebagai oposisi yang kuat dengan mengkritisi kebijakan-kebijakan yang merugikan kepentingan rakyat banyak. Dengan demikian, maka PKS telah memiliki "tabungan" untuk pertarungan 5 tahun yang akan datang.
"Jadi saya ucapkan selamat berjuang kepada PKS beserta segenap kader dan simpatisannya. Tanamkan "tsiqoh" kepada para pimpinannya. Apapun keputusan yang diambil terkait pilpres nanti, itu semua adalah ijtihad politik yang diambil berdasarkan syuro dengan pertimbangan kemashlahatan umat, bukan demi mengejar kekuasaan an sich," pungkasnya.[dm/pksnongsa.org]
____
https://twitter.com/SangPemburu99
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN












+on+Twitter+2014-04-29+01-00-44.png)