pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Mari Kita Sejenak Tertawa dan Bercanda Ria

Written By Sjam Deddy on 09 May, 2014 | May 09, 2014



Diceritakan dalam Musnad Ahmad, bahwasanya ada seorang laki-laki yang membatalkan puasanya pada bulan Ramadhan lantaran bersetubuh dengan istrinya di siang hari. Rasulullaah SAW memberikan pilihan kepada pemuda tersebut untuk memerdekakan budak, atau berpuasa selama dua bulan berturut-turut, atau memberi makan kepada enam puluh fakir miskin, dalam rangka menebus kesalahannya. “Aku tidak mampu, ya Rasul,” jawab pemuda itu dengan pesimis.
 
Ambillah kurma ini,” sabda Rasulullaah SAW sambil memberikan seikat kurma. “Dan sedekahkanlah!” Lelaki itu kemudian menjawab, “Ya Rasul, tidak ada orang yang lebih miskin di antara dua gunung ini daripada aku!” Mendengar jawaban polos tersebut, Rasulullaah SAW-pun tertawa hingga gigi taring beliau yang putih bersih terlihat.

Para sahabat juga pernah mencandai Rasulullaah SAW. Dalam Tarikh Dimasyqa karya Ibnu Asakir rahimahullaah, diceritakan saat Nu’aiman masuk ke kota Madinah, beliaupun menemui orang yang dicintainya, Rasulullaah SAW. “Ya Rasul, oleh-oleh ini aku hadiahkan untukmu!”, kata Nu’aiman sambil memberi- kan makanan. Tetiba, datanglah sang pemilik makanan tersebut, untuk meminta uang kepada Nu’aiman. Ternyata Nu’aiman belum membayarnya. Dan tanpa sungkan-sungkan, Nu’aiman langsung membawanya kepada sang Nabi dan meminta kepada Nabi SAW untuk membayarkan oleh-oleh tersebut.

Bukankah engkau telah menghadiahkannya kepadaku?”, tanya Rasulullaah SAW. “Demi Allah, aku tidak mempunyai uang (untuk membayarnya), tetapi aku ingin engkau memakannya.” Mendengar jawaban Nu’aiman, sang Nabi SAW-pun tertawa.

Manusia dengan berbagai problematika yang dialaminya, dan kesibukan yang dijalaninya terkadang menyebabkan kelelahan dan terbebannya jiwa. Dalam kondisi seperti ini, celetukan canda tawa sangat dinantikan dan dirindukan untuk mengobati kepenatan yang dialami. Candaan bisa mengubah suasana yang kaku dan hampa menjadi ceria, penuh tawa dan terkesan akrab. Namun demikian, perlu kita akui juga bahwa candaan sewaktu-waktu bisa menghilangkan sifat malu dan mengurangi kewibawaan pada diri kita.

Ketika Islam hadir di muka bumi, dengan karakternya yang menyeluruh dan universal, ia tidak mengenyampingkan fitrah manusia yang pada dasarnya membutuhkan canda tawa. Hanya saja, canda yang diajarkan Islam mengandung unsur pendidikan yang dapat memupuk kegersangan jiwa.

Suatu ketika, seorang laki-laki datang kepada Abu Hanifah rahimahullah dan bertanya kepadanya: “Jika aku menanggalkan pakaianku lalu menceburkan diri ke sungai untuk mandi, haruskah aku menghadap ke kiblat atau boleh ke arah lainnya?” Abu Hanifah menjawab:”Yang lebih utama adalah pusatkan pandanganmu kepada pakaianmu agar tidak dicuri orang!

Ajaran Islam memberikan adab tertentu dalam bercanda supaya kehormatan dan kemuliaan orang yang bercanda tetap terpelihara. Sebab, diakui atau tidak, bercanda dan tertawa bisa menghapuskan rasa duka lara dan memberikan ketenangan kepada jiwa.

Rasulullaah SAW bersabda, “Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah...” (HR. at-Tirmidzi). Beliau SAW juga pernah membersamai sahabat-sahabatnya dengan canda sehingga rasa jenuh dan sedih sirna dari hati mereka. “Ya Rasulullaah, engkau juga bercanda dengan kami?”, tanya para sahabat. “Sungguh aku tidak mengatakan sesuatu (termasuk canda) kecuali yang kukatakan itu adalah benar”, jawab beliau SAW (HR. at-Tirmidzi).

Dengan demikian, bercanda dan tertawa merupakan manhaj Islam yang diisyaratkan langsung oleh Rasulullaah SAW. Hanya saja, beliau menggariskan agar candaan tersebut tidak mengandung unsur maksiat kepada Allah, tidak menodai rasa malu dan tidak disisipkan ucapan dusta.

Dalam Syamail Muhammadiyah, kitab yang berisikan mengenai kepribadian dan budi pekerti Rasulullaah SAW, karya Imam Tirmidzi rahimahullaah, diceritakan bahwasanya saat itu seorang nenek tua mendatangi Rasulullaah SAW dan meminta kepada beliau untuk dido’akan masuk surga. “Sesungguhnya surga tidak dimasuki oleh nenek tua”, jawab Rasulullaah SAW kepada sang nenek. Seketika itu juga nenek tua itu pergi sambil menitikkan air mata. Rasa sedih dan shock atas jawaban Rasulullaah SAW bercampur aduk dalam benaknya. Beliau pun berkata, “Kabarkanlah kepadanya bahwasanya wanita tersebut tidak akan masuk surga dalam keadaan tua.” Pada kisah ini kita kan dapati, bahwa candaan Rasulullaah SAW tidak mengandung kedustaan dan pasti mengandung kebenaran.

Sebaiknya kita juga jangan terlalu sering untuk bercanda dan tertawa, dan berusaha untuk melatih lisan ini untuk berbicara pada hal-hal yang bermanfaat saja. Seorang penyair terkenal, Abul-Fath al-Busti rahimahullaah pernah mengatakan:

Berikanlah waktu senggang pada tabiatmu yang tegang...

Rilekskanlah sejenak dan hiasilah dengan sedikit canda...

Tetapi, jika engkau berikan canda kepadanya...

Jadikanlah ia seperti engkau memasukkan garam pada makanan...

Makanan, apabila tak dibubuhi garam maka akan terasa hambar. Akan tetapi, jika terlalu banyak diberikan garam, maka makanan akan terasa asin dan tak enak untuk dimakan. Begitupun canda dan tawa apabila tak pernah dilakukan, maka hidup akan kering, garing dan gersang. Tetapi jika berlebihan, akan mengakibatkan banyak keburukan. “Janganlah banyak tertawa!”, sabda Rasululullaah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi. “Sesungguhnya banyak tawa akan mematikan hati!

Kawan mari kita sejenak mengisi waktu dengan bercanda dan melepaskan tawa seadanya... Tapi jangan sampai berlebihan dan jangan pula ditinggalkan...

Wallaahu a’lam...


Fais al-Fatih   


posted by @Adimin

[Expedisi Seven Summit Ind.] Kader Muda PKS Taklukkan Gunung Rinjani


Lombok, NTB - Gugus awan di pulau Lombok terasa begitu dekat seakan hendak runtuh dari langit. Deru angin menemani langkah demi langkah saya menapaki salah satu tanah tertinggi di Indonesia ini.Di kejauhan, terlihat Gunung Rinjani berdiri dengan kokohnya. Menjulang sepanjang setengah dari utara lombok, Gunung Rinjani (3726m), adalah gunung berapi tertinggi kedua Indonesia.

Sebanyak 6 orang kader muda PKS Balikpapan melakukan expedisi Seven Summit Indonesia. Setelah sukses di pendakian pertama Mt.Semeru 3676 Mdpl, kali ini mereka para kader muda yang tergabung dalam GMPro (Generasi Muda Dan Profesi) DPD PKS Balikpapan ini melakukan pendakian di Mt.Rinjani 3726 Mdpl.

Berkumpul di Rinjani Tracking Center (RTC) di desa Sembalun, Lotim para kader muda ini takjub dengan pmanangan yang di sajikan, terlebih baliho-baliho salah satu Aleg PKS Fahri Hamzah masih terpasang di beberapa sudut desa, mungkin sangking cintanya warga lombok dengan sosok beliau yang selalu memperjuangkan kepentingan daerahnya dan Indonesia.

Berawal dari Desa Sembalun ini para kader memulai pendakiannya tepat hari Jum’at 25 April 2014.Di awali dengan track savana sepanjang jalan dilalui,dibawah terik matahari sekitar 7 jam berjalan sampai di pos 2.Setelah beristirahat,membuat makan dan Sholat tim yang di pimpin oleh Surya Fribady melanjutkan perjalanan sampai ke Pos 3,di bawah guyuran hujan di gelapnya malam tim ini baru sampai sekitar pukul 21.00 Wita. Sesampainya di pos 3 tim membuat perapian dan mendirikan tenda, sebagian membuat masakan.

Di kesempatan yang sama, Surya selaku Ketua pelaksana berpesan “Mendaki gunung merupakan sarana mempererat persatuan, melatih ketahanan tubuh menghadapi medan yang berat dan panjang serta menumbuhkan jiwa kesetiakawanan bagi semua peserta dan merupakan salah satu bukti layanan/kepedulian dari PKS untuk masyarakat Indonesia.”

Ditambahkan juga dalam pesannya “Momentum yang baik untuk menyerap energi positif yang ada di alam dan membuang energi negatif yang ada di tubuh kita.”

Pagi pagi sekali para kader bangun, tidak lupa semua peserta berdoa agar selama perjalanan dan kembali ke rumah dengan sehat dan selamat. Semua perbekalan di siapkan begitupun dengan fisik karena track hari kedua ini ialah yang paling menyiksa,7 bukit penyesalan yang telah banyak membuat para pendaki menyesal mendaki Rinjani.

Setelah pendakian selama 8 jam dengan diselingi istirahat, akhirnya peserta sampai di puncak plawangan semblun tempat dimana pos terakir sebelum summit dini hari nanti.Tanpa membuang waktu para kader muda ini langung mendirikan tenda sebagian mencari air minum,sebagian membuat makanan dan yang lain mendirikan tenda. Pemandangan danau Segara Anak yang indah mengawali hari tersebut.

Pukul 01:00 Wita para kader muda bangun dan bersiap melakukan Summit Attack menuju punjak Anjani, berbekal air minum seadanya dan dibantu alat penerangan ala kadarnya mereka ber-5, karena 1 orang tidak sanggup meneruskan sampai punjak dan menunggu di Plawangan Sembalun.Dengan track bebatuan berpasir dengan kemiringan 50-60 derajat mereka mencoba menaklukan semua tantangan itu, takbir dan tasbih selalu mengiringi perjalanan mereka.

Tepat pukul 04:30 Fajar Sidiq munjul, tanda sang Surya akan menampakan sinarnya, para kader muda ini sampai di Punjak Mt.Rinjani yang dikenal Puncak Anjani 3726 Mdpl. Sujud syukur dan ucapan takbir bergema d puncak, setelah itu mereka Sholat Subuh di puncak dan setelah itu menikmati pemandangan Pulau Lombok dari puncak.

Setelah menyelesaikan Summit Attack para pendaki ini langsung menuju ke Plawangan Sembalun, berisirahat sebentar dan kemudian turun langsung ke Danau Segara Anak,mendirikan tenda dan sambil berisirahat untuk selanjutnya turun untuk menylsaikan pendakian melewati jalur Senaru.

Beda halnya dengan gunung yang ada di Indonesia, gunung Rinjani lebih terkesan gersang karena didominasi dengan bebatuan dan kerikil mengingat gunung ini masih terbilang gunung aktif vulkanik. Selain melihat matahari terbit, peserta juga menikmati pemandangan alam yang disuguhi di atas puncak Anjani.

Sebenarnya setelah Gunung Rinjani tim ini akan menaklukan Gunung Slamet di Jawa Tengah, tetapi karena gunung Slamet ditetapkan pemerintah dalam kondisi siaga maka tim membatalkan niatnya dan langsung bertolak dari Jogja-Balikpapan. Tetapi sempat kami ikrarkan akan mengibarkan panji-panji kemenangan itu di Punjak Gunung Kerinci, Jambi akhir tahun nanti.Insyaallah…[SF]

[piyungan]


posted by @Adimin

Prabowo justru berjasa pada umat Islam, ketika Militer di pegang Islamophobia


Ummat jangan mudah terprovokasi . . . . .
Aktivis 98 yang juga Ketua Umun PB HMI 1999-2001, Fakhrudin, mengatakan sebaiknya umat Islam tidak gampang terprovokasi gencarnya pemberitaan yang menyudutkan capres dari Gerindra, Prabowo Subianto. Bagaimanapun ada peran besar Prabowo saat militer Indonesia cenderung anti-Islam.

“Jangan gampang dikecoh,” kata Fakhrudin dalam pembicaraan telepon dengan Inilahcom. Menurut dia, umat Islam Indonesia sejatinya berutang budi kepada Prabowo. “Prabowo adalah prajurit yang secara terbuka berani berhadapan dengan faksi militer yang fasis dan anti Islam, di bawah mendiang Benny Moerdani.”

Prabowo-lah, kata Fakhrudin, yang berani mengambil risiko di saat kelompok Moerdani tengah kuat-kuatnya. “Dia tak rela umat Islam terus dikorbankan demi kepentingan politik mereka,” kata dia.

Berkenaan dengan penculikan sejumlah aktivis, Fakhrudin juga yakin segala sesuatu harus dilihat dalam kontek kekuasaan saat itu. “Ada dua faktor; pertama karena pesanan rezim yang berkuasa, kedua karena adanya pertarungan di elite militer. Jadi faksionalisasi di internal militer menjadi pemicu untuk saling mendiskeditkan sesama mereka.”

Keyakinan Fakhrudin bahwa isu HAM sudah jadi sekadar dagangan politik, karena waktu Megawati berkuasa, toh soal itu tak dimasalahkan. Ia menilai, mungkin karena Megawati pun tak lepas dari kedekatan dengan militer. Sayangnya, kata dia, Megawati lebih akomodatif kepada sayap militer yang anti-Islam. “Lihat figur-figur tentara yang di lingkaran Mega. Hampir sebagian besar loyalis Beny ada di sana. Ini menunjukkan bahwa PDIP kurang sensitif terhadap perasaan ummat Islam,” kata dia.

Menurutnya, kalau Megawati konsisten dengan penegakan HAM, kenapa dia tidak tampil untuk menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM saat mendapat mandat dari rakyat. “Jangankan pelanggaran HAM, penculikan, kasus priuk, tragedi lampung, kejadian di Aceh dan lain lain, kasus 27 Juli saja dia tidak bisa selesaikan dengan tuntas.



posted by @Adimin

Otonomi Daerah | Oleh @irwanprayitno Gubernur Sumbar


Sistem otonomi daerah (desentralisasi) pada dasarnya telah mulai diberlakukan di Indonesia sejak zaman kemerdekaan. Hal itu terlihat dengan adanya pembagian wilayah ke dalam kategori provinsi dan kewedanaan. Lalu pada zaman pemerintahan berikutnya dibagi lagi atas kewedanaan, kecamatan dan desa atau lurah atau nagari.

Tuntutan untuk melaksanakan otonomi daerah makin menguat setelah tahun 1966. Semua itu ditujukan untuk mengoptimalkan pembangunan di masing-masing daerah serta mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki oleh masing-masing daerah. Otoda juga ditujukan agar terwujud pembagian wewenang yang proporsional antara pusat dan daerah, sesuai dengan tuntutan pembangunan dan perkembangan daerah.

Menurut wikipedia Otonomi Daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban Daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Selanjutnya yang dimaksud dengan Daerah Otonom/Daerah, adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas wilayah tertentu yang berhak, berwenang dan berkewajiban mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam bahasa Yunani, otonomi berasal dari kata autos dan namos. Autos berarti sendiri dan namos berarti aturan atau undang-undang, sehingga otonomi dapat dikatakan sebagai kewenangan untuk mengatur sendiri atau kewenangan untuk membuat aturan guna mengurus rumah tangga sendiri. Sedangkan daerah adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah.

Sejumlah peraturan dan undang-undang telah dibuat dan diundangkan untuk mengatur pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia, mulai dari Undang-undang No. 5 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Pemerintahan di Daerah hingga yang terbaru, Undang-Undang No. 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Namun pelaksanaannya di lapangan tidaklah mudah. Kondisi masing-masing daerah yang berbeda, baik kondisi sumberdaya alam, budaya dan sumberdaya manusia yang berbeda menyebabkan pemahaman dan pola pelaksanaan otonomi daerah yang beragam pula. Begitu juga penafsiran yang berbeda dari unsur-unsur pimpinan daerah masing-masing. Aturan main pelaksanaan otonomi daerah terus dibenahi dan diperbarui agar bisa mengakomodir kebutuhan dan mengantisisipasi masalah-masalah yang terjadi di daerah

Pada acara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XVIII tanggal 25 Desember 2014 lalu di Istana Negara Jakarta bersama Presiden dan Gubernur se Indonesia juga diingatkan bahwa pelaksanaan otonomi daerah perlu terus ditingkatkan dan diperbaiki. Tema yang diangkat adalah: “Dengan Semangat Otonomi Daerah Kita Sukseskan Pelaksanaan Pemilu Tahun 2014 Dalam Upaya Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah” .

Di Sumatera Barat, kami telah berusaha melaksanakan pola otonomi daerah semaksimal mungkin. Sejumlah perizinan yang dulu kewenangannya berada di provinsi telah didelegasikan ke Kabupaten dan Kota, bahkan ke tingkat kecamatan. Begitu juga sejumlah kewenangan yang selama ini berada pada gubernur, untuk efisiensi dan percepatan pelayanan kepada masyarakat, telah didelegasikan kepada kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah).

Menyangkut izin-izin di pertambangan, kehutanan, perindag, pertanian, peternakan dan sejenisnya cukup sampai kepala SKPD/Kepala Dinas atau melalui pelayanan satu pintu. Sebanyak 97 bentuk izin, pengurusannya telah didelegasikan kepada kepala SKPD. Begitu juga di daerah, melalui PATEN (Pelayanan Terpadu Kecamatan), cukup sampai tingkat camat. Aturannya telah ditetapkan melalui Pergub, SK Gubernur atau Surat Edaran. Semua itu dilakukan dalam rangka mempercepat pelayanan dan mengoptimalkan otonomi daerah.

Begitu juga dengan pengangkatan dan mutasi pejabat. Kewenangan pengangkatan, pemberhentian pejabat serta mutasi, diserahkan kepada kepala daerah masing-masing, sesuai dengan semangat otonomi daerah. Selama ini hanya pengangkatan pejabat eselon 2 saja yang dilaporkan ke gubernur dan gubernur tidak pernah turut campur menentukan si A atau si B yang akan dipilih. Begitu juga kepala sekolah, sepenuhnya wewenang Bupati atau Walikota, karena semua sekolah berada di bawah wewenang Bupati dan Walikota, bukan Gubernur.

Banyak dampak positif yang saya lihat sebagai dampak kebijakan ini. Pendelegasian wewenang menyebabkan penjabat yang diberikan wewenang beserta stafnya lebih bersemangat dan bergairah bekerja. Pegawai-pegawai terlihat sibuk, tak banyak waktu terbuang percuma. Di sisi lain tentu kita berharap pelayanan yang lebih baik, cepat dan tepat sasaran, bisa diperoleh masyarakat. Semoga! ***

[Singgalang 8 Mei 2014/http://irwan-prayitno.com]



posted by @Adimin

Mahfudz Siddik Prediksi Pilpres Dua Putaran


Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddik, menyatakan pihaknya meyakini dalam pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli mendatang tidak mungkin hanya diikuti dua pasangan capres-cawapres.

Karena itu, PKS menilai peluang pilpres berlangsung satu putaran sangat kecil terjadi. "Saya menduga kuat akan ada tiga pasangan calon. Jadi (pilpres) berpotensi (berlangsung) dua putaran," kata Mahfudz di Jakarta, Kamis (8/5).

Pasalnya, lanjut Mahfudz, asumsi bahwa Gerindra akan menarik gerbong Golkar-PAN-PPP-PKS masih bisa berubah. Itu akibat kerentanan rencana koalisi di antara Gerindra dan PAN.

"PAN baru koalisi dengan Gerindra manakala Prabowo Subianto setuju Hatta Radjasa jadi cawapres. Rasanya itu berat," kata Mahfudz. "Menurut saya peluang pilpres satu putaran itu kecil. Saya menduga peluang Partai Demokrat berkoalisi dengan PAN justru besar."

Pandangn Mahfudz itu berbeda dengan Sekretaris Bappilu Hanura, Ahmad Rofiq, yang menilai masih terbuka kemungkinan kontestasi pilpres 2014 berlangsung satu putaran. Syaratnya, hanya dua bakal pasangan capres-cawapres yang bertarung. [abuhuz/beritasatu]



posted by @Adimin

Ketum Gerindra: Tak Ada Mahar Koalisi yang Disepakati dengan PKS

Written By Anonymous on 08 May, 2014 | May 08, 2014

Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi, mengaku tak ada mahar koalisi yang disepakati dengan PKS, partai yang telah merapat ke Gerindra. 

"Setahu saya nggak ada. Yang jelas, ini didasarkan pada ideologi kerakyatan," jawab Ketua Umum Gerindra Suhardi saat ditanya soal mahar ke PKS, Kamis (8/5/2014).

Suhardi mengatakan deal koalisi dengan PKS dicapai karena adanya kesamaan visi membangun bangsa. Gerindra setuju dengan nilai-nilai yang dipegang PKS.

"Program-programnya, kita sudah saling sepakat. PKS juga mengajukan draft, dan kami juga menyepakati. Inilah yang mengikat koalisi," tutur Suhardi.

Sementara itu Sekjen PKS taufik Ridho mengatakan soal keberadaan isu mahar koalisi itu bikin pusing.

"Ini (isu mahar koalisi) kan bikin pusing kita, karena 'image' yang dimunculkan. Justru kita menghindari hal-hal seperti itu," tutur Sekjen PKS Taufik Ridho saat dihubungi, Kamis (8/5/2014).

Namun Taufik tak menutup mata, memang perlu biaya untuk mensukseskan koalisi dalam Pilpres 2014. Persoalan riil semacam ini akan bisa diselesaikan dengan pembicaraan bersama.

"Kita turun ke jalan juga tidak cuma pakai kertas. Semua orang butuh 'kertas yang ada gambarnya' kan. Cuma itu harus dibicarakan bersama, harus disepakati budgetnya bareng-bareng," tutur Taufik setengah berkelakar.

Tak bisa dipungkiri, kampanye politik butuh biaya yang tak sedikit. Lalu berapakah biaya yang disepakati dalam koalisi untuk PKS? Taufik enggan mengungkap hal ini.

"Hitung saja," jawabnya santai.[dtk/dm/pksnongsa]


posted by @Adimin

Gubernur Aher Selamat Dari Kecelakaan Saat Menuju Cirebon

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengalami kecelakaan di Plered saat dalam perjalanan menuju Cirebon (Rabu, 7/5). Insiden kecil tersebut mengakibatkan mobil Alphard warna hitam bernomor polisi D 1001 PN yang ditumpangi Aher bersama istrinya Netty Heryawan mengalami penyok bodi belakang karena terlibat tabrakan.

Rombongan Gubernur yang hendak mengikuti acara Bina Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Lapangan Kejaksan, Kota Cirebon tengah meluncur di jalanan menuju Cirebon tersebut sekitar pukul 09.15. Tiba-tiba mobil patroli pengawal (Patwal) polisi di depan mobil gubernur berhenti mendadak.

Supir Aher masih bisa sigap hingga tidak menabrak belakang mobil sedan polisi tersebut. Tapi, mobil dinas Toyota Fortuner yang biasa ditumpangi Netty tidak bisa mengerem sekaligus. Beruntung tabrak belakang ini tidak menyebabkan kerusakan parah. Bemper belakang Alphard lecet-lecet, sementara pintu bagasi dan nomer polisi penyok. Fortuner sendiri hanya mengalami baret di bemper depan.

Meski mengalami insiden, rombongan tetap melanjutkan ke tempat acara. Aher sendiri sebelum ke lokasi menyempatkan diri ke rumah dinas Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno untuk selanjutnya menumpang bus ke lapangan pukul 10.00.

Saat ini, mobil tersebut masih dipakai Aher untuk melanjutkan perjalanan ke sejumlah acara di Cirebon. [rmol]


posted by @Adimin

"Pentingnya Pendidikan 'Keamanan' Bagi Kader @PKSejahtera" | By @ImamMaulana99


Hm..pagi ni coba ulas tentang pendidikan sekuriti bagi kader PKS..

Kemarin ada berita mobil gub jabar ahmad heryawan mengalami tabrakan kecil ..alhamdulillah beliau selamat..

Kejadian ini sepintas terlihat biasa tetapi menjadi pengingat kembali tentang urgenya #pendidikanSekuriti atau pas nya tarbiyah amniya.

bisa kita bayangkan kalo kang aher punya riwayat sakit jantung..kejutan kecil seperti kemarin ns berakibat fatal....

apalagi beliau termasuk tokoh yang d gadang2 PKS untuk menjadi kandidat cawapres...keamanan dirinya menjadi sangat penting..

Dan biasanya kejadian kejadian seperti itu bukan semata mata ketidaksengajaan..jadi tetap waspada..

Kembali ke #pendidikanSekuriti tadi..tarbiyah amniyah maksudnya ttng keselamatan, ketenangan dan ketentraman..

#pendidikanSekuriti memberikan jaminan keselamatan thdp PKS (kader dan organisasi) dr segala hal yg membahayakan baik yg timbul dr individu

atau kelompok ataupun pemerintahan yg berkuasa ataupun dari non pemerintah.

#pendidikanSekuriti ini sarana utk mengetahui perkembangan yg terjadi d sekitarnya. shgga tdak mudah lengah dan di perdaya

#pendidikanSekuriti sbg langkah preventif utk menghadapi ujian dan cobaan..shgga PKS dan kadernya tidak mudah goyah.

#pendidikanSekuriti akan menjaga keutuhan PKS shgga tidak mudah d susupi dari luar..cukup fathonah menjadi pelajaran berharga.

#pendidikanSekuriti menjaga kemurnian pemikiran dan cara berpolitik PKS agar tetap berjalan sesuai prinsip..

#pendidikanSekuriti sbg langkah pencegahan utk menjamin keselamatan organisasi PKS ,kadernya dan semua yg dimilikinya.

Nah keselamatan anggota apalagi pimpinan mjd satu hal penting. Amniyah qiyadiyah 'kselamatan pucuk pimpinan' pnh d contohkn dlm perang badar

bagaimana Sa'ad mengusulkan pembuatan tenda khusus utk Nabi saw dan menyiapkan kuda tunggangan utk mundur bersma pasukan jk kondisi darurat

Contoh lain #pendidikanSekueiti ktika sholat d medan perang d atur shaf tersendiri..ada shaf penjaga dan shaf yg tetap sholat

#pendidikanSekuriti mengajarkan utk berhati hati menjaga keselamatan dokumen..ingat kasus sahabat Hatib nin Abi Balta 'ah.

Maka berhati hatilah thdp dokumen pnting..jangan taruh sembarang, jangan unggah serampangan, jangan foto2 sembarangan..hehe bisa bahaya

Apalagi kader yg menjadi pejabat publik..harus extra waspada..jebakan batman sentiasa d siapkan musuh, tangan2 jahat selalu mengintai..

sekali lagi #pendidikanSekuriti sangat banyak dan beragam seiring dgn meluasnya jangkauan dan bidang yg harus d tangani..

Dan sebagaimana semboyan kepanduan PKS maka 'bersiap siagalah' ....dan sebagaimana kata bang Napi..Waspadalah...waspadalah.


______
http://chirpstory.com/li/204917 

bang DW


posted by @Adimin

Infrastruktur Sumbar Terbaik di Indonesia

 
 
JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menilai infrastruktur Sumbar terbaik di Indonesia. Bahkan menjadi provinsi terbaik dalam pelayanan infrastruktur dalam menunjang kesejahteraan masyarakat. 

Atas keberhasilan itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum memprioritaskan beberapa pembangunan infrastruktur strategis di Sumbar. 

“Menteri PU segera menindaklanjutinya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur 2014-216,” kata Gubernur Irwan Prayitno yang dihubungi Singgalang tadi malam, usai pertemuan dengan Djoko Kirmanto, membahas upaya percepatan prioritas pembangunan infrastruktur, Selasa (6/5) di Jakarta. 

Makanya, di Sumbar pembangunan berbagai sarana infrastruktur tetap menjadi perhatian pemprov bersama pemkab/kota dari tahun ke tahun. Apalagi masih banyak sarana infrastruktur yang perlu dibenahi dan dilengkapi hingga dibangun baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan daerah. 

“Pembangunan infrastuktur itu sangat berkorelasi dengan peningkatan perekonomian dan kesejahteraan rakyat. Pemprov bersama pemkabupaten/kota terus berusaha dan berjuang bagaimana menggaet pendanaan dari pusat. Tentu dibarengi dengan usulan program-program strategis,” jelas Irwan. 

Menurutnya, kalau hanya mengandalkan dana provinsi saja tidak cukup. Jumlahnya terbatas. Begitu pula pendanaan kabupaten/kota. Apalagi untuk membangun berbagai infrastruktur itu butuh biaya yang tidak sedikit. Solusinya, dana pusat harus digaet ke daerah. Berbagai program strategis diusulkan. 

Dalam pertemuan itu, Menteri PU sangat merespon usulan gubernur. Para Dirjen di Kementerian PU pun menandai sejumlah program strategis tersebut untuk ditindaklanjuti pula. 

“Mudah-mudahan ada yang dianggarkan dalam APBN perubahan tahun ini. Begitu juga dimasukkan pula dalam APBN 2015 dan 2016,” kata Irwan yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Ali Musri dan Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim, Suprapto. 

Beberapa pembangunan infratsruktur yang menjadi prioritas percepatan pembangunan meliputi, percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Antara lain, Jalan dari Bypass menuju Duku-Sicincin-Balingka, Pembangunan jalan terowongan Ngarai Sianok-Jembatan Ngarai Sianok hingga melintas Bukittinggi (jalan alternatif). 

Untuk jalan, panjangnya mencapai 76 kilometer. Kemudian 1,1 kilometer untuk pembangunan terowongan dan 0,49 kilometer untuk pembangunan jembatan. Total keseluruhan dana pembangunannya mencapai Rp2 triliun. 

Khusus untuk pembangunan Terowongan Ngarai Sianok, panjangnya 1,1 km, lebar 11 meter dan tinggi 11 meter, perkiraan biaya Rp1,2 triliun. Selain terowongan juga dibangun jembatan Ngarai Sianok Tipe Cable Stayed bentang 2×450 meter (490 meter) dengan lebar 22 meter. Perkiraan biayanya Rp800 miliar. 

“Pembangunan jalan dan terowongan ini bertujuan guna menghindari beberapa titik kemacetan di Lubuk Alung, Sicincin, Silaing, Padang Panjang-Koto Baru dan Padang Luar,” harap Irwan. 

Selanjutnya, percepatan pembangunan Jalan Pantai Nipah menuju Pantai Padang hingga ke BIM yang membutuhkan dana Rp470 miliar. Juga ada pembangunan Jalan Padang Aro-Sungai Dareh-Batas Jambi, dengan dana Rp370 miliar. 

Lalu, Pembangunan Jalan Teluk Bayur-Tarusan-Pasar Baru-Alahan Panjang-Kiliran Jao (Rp950 miliar), pembangunan Jalan Lingkar Timur, Padang (Rp16 miliar), pembangunan Jalan Lingkar Barat, Padang Panjang (Rp70 miliar). 

Sedangkan, prioritas percepatan pembangunan juga termasuk pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA), meliputi pembangunan pengendalian banjir Batang Kuranji. Pembangunan pengendalian banjir di Batang Kuranji ini meliputi bagian tengah; dari Bendung Gunung Nago hingga Bendung PDAM Gunung Pangilun, Padang. Dananya Rp50 miliar. 

Kemudian, percepatan pembangunan pengendalian banjir Batang Maransi, di Kota Padang dengan dana yang dibutuhkan Rp120 miliar. Lalu pengamanan Pantai Sasak, Pasaman Barat (Rp30 miliar).
 
[Singgalang 7 Mei 2014/http://irwan-prayitno.com]


posted by @Adimin

Fraksi PKS DPR Mendatang dari Aceh sampai Papua

 Jakarta (7/5) - Fraksi Partai Keadilan Sejatera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2014-2019 akan diisi oleh wakil rakyat dari Provinsi Aceh hingga Provinsi Papua. Hal ini diketahui setelah PKS memastikan satu kursi DPR RI didapat dari Papua berdasarkan Rapat Pleno KPU Papua yang selesai Rabu (7/5) pukul 11 Waktu Indonesia Timur (WIT).

Kabar ini disambut gembira Ketua Fraksi PKS saat ini, Hidayat Nur Wahid usai rapat internal Fraksi PKS pada Rabu (7/5) siang di Kompleks DPR - MPR. "Alhamdulillah, wakil PKS yang merata dari berbagai provinsi akan memudahkan PKS menyerap aspirasi dan keinginan rakyat. PKS akan semakin dekat dengan rakyat di seluruh Indonesia," tutur mantan Ketua MPR periode 2004-2009 tersebut.

Dihubungi saat berada di Jayapura, Wakil Ketua Bidang Wilayah Dakwah (Wilda) Indonesia Timur Aidil Heryana menyampaikan kabar, PKS berhasil meraih satu kursi dengan 159 ribu suara untuk DPR RI. PKS juga berhasil menempatkan tiga wakil di DPR Papua dan juga 64 anggota legislatif untuk berbagai DPRD Tingkat II di provinsi paling timur Indonesia tersebut.

“Kinerja PKS di Papua sangat memuaskan dalam mewujudkan kursi DPR dari Papua yang diinginkan sejak lama. Soliditas di internal PKS membuat seluruh kader dapat bekerja dengan lancar dan enjoy. Papua adalah etalase di Indonesia timur, kami bersyukur dapat pecah telur di sini," ungkap Aidil mengomentari pertama kalinya PKS mengirimkan wakil dari Papua ke DPR RI.
[pks.or.id]


posted by @Adimin

HNW: Deklarasi Koalisi PKS Pekan Ini



JAKARTA - Satu per satu partai politik mulai menunjukkan kecenderungan arah koalisi menghadapi pilpres 9 Juli nanti. Kemarin (7/5) sejumlah elite PKS kompak mengungkapkan bahwa partainya semakin merapat ke Partai Gerindra.

Anggota Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid menyatakan, berdasar perkembangan komunikasi politik yang telah dilakukan, Gerindra 99 persen menyetujui platform dan agenda PKS untuk Indonesia ke depan.

"Mudah-mudahan minggu ini bisa dideklarasikan," kata Hidayat di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (7/5).

Dia menegaskan, mitra koalisi PKS harus memperhatikan isu-isu tertentu. Di antaranya, isu perlindungan anak, kontrak karya perusahaan internasional, dan menjadikan Indonesia ke depan lebih baik. "Sebab, rakyat sudah muak dengan hanya bagi-bagi kekuasaan," bebernya.

Menyangkut isu HAM yang kerap dialamatkan ke Prabowo Subianto sebagai capres yang siap diusung Gerindra, Hidayat menyatakan, poin tersebut termasuk yang diklarifikasi langsung kepada yang bersangkutan.

Mantan presiden PKS itu menegaskan, kasus penculikan aktivis pada masa awal reformasi lalu sudah dipertanggungjawabkan. Yaitu, dengan adanya peradilan militer kepada sejumlah perwira militer. Prabowo pun akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai panglima Komando Strategi Angkatan Darat.

Meski demikian, ketua fraksi PKS itu juga merasa ada nuansa politis di balik pemunculan isu tersebut. Dia menyindir tentang tidak munculnya secara masif isu yang sama ketika Prabowo maju sebagai cawapres Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2009. "Saat itu PDIP kan Megawati (yang) menggandeng Prabowo, nggak dipermasalahkan tuh. Tidak ada juga yang menganulir," katanya.

Lalu, bagaimana wacana koalisi keempat bersama Partai Demokrat? Hidayat mengungkapkan, sebagai partai yang merupakan bagian koalisi pemerintahan bersama partai yang dikomandani Susilo Bambang Yudhoyono tersebut pada periode 2004-2009 dan 2009-2014, PKS tentu juga telah menjalin komunikasi. Namun, lanjut dia, Demokrat hingga saat ini masih memiliki keterbatasan manuver karena punya PR konvensi capres yang baru segera diselesaikan. "Apa pun itu, kita tidak bisa menunggu dan melewatkan potensi positif," ujarnya.

Dia lantas menjelaskan bahwa peta koalisi sudah dapat dilihat setelah rekapitulasi suara di KPU yang seharusnya diumumkan 9 Mei 2014. Di sisi lain, Demokrat diperkirakan baru mengumumkan pemenang konvensi sekitar pertengahan Mei. "Kami PKS tidak mau grusa-grusu. Kami serius melihat perkembangan yang ada. Tapi, ya sulit menunggu yang lain. Peta koalisi sudah terbayang," tandasnya.

Partai Gerindra berencana melakukan koalisi tenda besar. Selain PKS, Partai Gerindra melakukan pendekatan ke Partai Golkar, PAN, Partai Hanura, dan PPP.

Terpisah, Wasekjen DPP PKS Fahri Hamzah juga menegaskan bahwa partainya memang sudah semakin dekat berkoalisi dengan partai berlambang kepala burung Garuda tersebut. Dia menyatakan, partainya merasa nyaman berkoalisi dengan Gerindra lebih karena figur Prabowo.

"Beliau (Prabowo, Red) berpikiran maju dan cepat. Saya sebel dengan orang yang enggak jelas. Prabowo tidak seperti itu. Prabowo tak pakai topeng, riil, tidak diputar-puter," kata Fahri.

Dia menambahkan, PKS juga merasa dekat dengan Prabowo karena keterbukaan yang bersangkutan dalam mengajak partainya membicarakan koalisi dan sejumlah masalah lain.

"Enaknya dengan Prabowo, segalanya dimusyawarahkan, diletakkan di atas meja, dan dibicarakan bersama-sama dan dengan baik-baik. Ini bagus untuk pemerintahan ke depan karena bisa membahas kompleksitas negara," tandasnya. [dyn/c2/jppn]

posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger