Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
June 18, 2014
posted by @Adimin
Elektabilitas Jokowi Terkunci, Prabowo Tidak Terbendung
Written By Anonymous on 18 June, 2014 | June 18, 2014
Jakarta - Sejumlah lembaga survei menyatakan, elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Prabowo-Hatta terus naik. Tren elektabilitas pasangan tersebut secara meyakinkan telah memasuki fase positif.
Pengamat politik Jari-Nusa Deni Lesmana mengatakan, terus meningkatnya elektabilitas Prabowo-Hatta menjadi ancaman tersendiri bagi pasangan Jokowi-JK.
Apabila tren tersebut tidak mampu dibendung, besar kemungkinan Prabowo-Hatta memenangi pemilu presiden 9 Juli 2014 mendatang.
“Saya tidak bicara survei mana yang paling layak dipercaya. Yang jelas, baik survei yang mengunggulkan Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK, tren nomor 1 terus positif,” kata Deni, Jakarta, Selasa (17/6).
Ditegaskan, jika dalam praktiknya kubu Prabowo-Hatta berhasil merebut hati masyarakat yang belum menentukan pilihan, maka kemungkinan besar bisa memenangi pilpres. Begitu pula sebaliknya, dengan kubu pasangan Jokowi-JK.
“Cuma, kan catatannya, tren Jokowi-JK seperti terkunci, cenderung negatif,” ucapnya.
Pengamat politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara menyatakan, Prabowo dan Hatta lebih mendapatkan sentimen positif masyarakat, karena efek mekanisme partai yang bekerja.
"Pilpres memang mengutamakan figur, tapi yang melakukan sosialisasi figur adalah partai," ucapnya.
Saat ini diyakini media sosial juga sangat mempengaruhi maju mundurnya elektabilitas. Respons pengguna medsos terhadap Prabowo dan Hatta sangat baik. [beritasatu.com]
Label:
EDITORIAL,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 18, 2014
Adalah Indikator Politik Indonesia, lembaga survei yang bekerja sama dengan Metro TV. Kemarin malam (15/6), beberapa menit pasca debat capres putaran kedua, pihak dari IPI diundang dalam acara di Metro TV dan langsung mengumumkan hasil survei yang dilakukan dengan menelepon responden (telesurvei). Ini aneh karena dengan jeda waktu yang hanya beberapa menit pasca debat dilakukan, pihak IPI sudah tahu hasil survei terbaru. Secepat itukah mereka menelepon para responden sebanyak 4 ratusan responden seperti yang diakui pihak IPI? Dan ternyata telesurvei dilakukan hanya setelah responden menyaksikan sesi kedua dan sesi pertama debat putaran kedua. Apakah fair?
Tujuan dan Metode Survei
Dari hasil survey di situs resmi IPI yang bisa diunduh dan dilihat di sini, tujuan survei adalah: Ingin mengetahui kecende rungan prilaku pemilih terhadap calon-calon presiden. Ingin menge tahui persepsi pemilih tentang performa ca- pres dalam acara debat tanggal 15 Juni 2014.
Dengan hanya 4 ratusan responden, Metro TV dengan bangganya mengumumkan kalau JKW duduk di posisi teratas. Penayangan terhadap hasil survei ini ditayangkan dengan intens lewat video grafis yang menggoda masyarakat televisi.
Hingga saat ini, poling The President ala Mario Teguh masih menempatkan Prabowo sebagai capres yang paling banyak dipilih ketimbang JKW.
sumber : http://muslimina.blogspot.com/2014/06/survey-di-metro-tv-penuh-rekayasa.html
posted by @Adimin
Survey Metro TV Penuh Rekayasa . . . . .
PERCAYAKAH dengan survei
ala Metro TV yang mendudukkan JKW/JK di posisi teratas ketimbang Prabowo/Hatta?
Apakah survei itu bisa dianggap sebagai bagian dari propaganda Metro TV
yang konsisten mempertahankan dan meningkatkan elektabilitas JKW?
Adalah Indikator Politik Indonesia, lembaga survei yang bekerja sama dengan Metro TV. Kemarin malam (15/6), beberapa menit pasca debat capres putaran kedua, pihak dari IPI diundang dalam acara di Metro TV dan langsung mengumumkan hasil survei yang dilakukan dengan menelepon responden (telesurvei). Ini aneh karena dengan jeda waktu yang hanya beberapa menit pasca debat dilakukan, pihak IPI sudah tahu hasil survei terbaru. Secepat itukah mereka menelepon para responden sebanyak 4 ratusan responden seperti yang diakui pihak IPI? Dan ternyata telesurvei dilakukan hanya setelah responden menyaksikan sesi kedua dan sesi pertama debat putaran kedua. Apakah fair?
Tujuan dan Metode Survei
Dari hasil survey di situs resmi IPI yang bisa diunduh dan dilihat di sini, tujuan survei adalah: Ingin mengetahui kecende rungan prilaku pemilih terhadap calon-calon presiden. Ingin menge tahui persepsi pemilih tentang performa ca- pres dalam acara debat tanggal 15 Juni 2014.
Dan metode yang dilakukan adalah: Sur- vei dilakukan dengan cara telesurvei,
yaitu responden diwawan- carai melalui kontak telepon. Data nomor telepon
responden diambil dari responden Exit Poll pada Pileg 9 April 2014. Wawanca- ra
dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama sebelum acara debat, dan>wawancara
dimulai setelah sesi kedua acara debat berakhir.Responden yang berhasil
diwawancarai pada sesi pertama dan sesi kedua sebanyak 466 responden.
Survei Narsis?
Dengan hanya 4 ratusan responden, Metro TV dengan bangganya mengumumkan kalau JKW duduk di posisi teratas. Penayangan terhadap hasil survei ini ditayangkan dengan intens lewat video grafis yang menggoda masyarakat televisi.
Kita lihat fanpage resmi
IPI, di sana terlihat ada beberapa foto JKW yang mengindikasi kalau IPI memang
berpihak pada JKW. Bolehkah seseorang menganggap kalau survey IPI itu kurang
bisa dipercaya karena tidak objektif atau tidak kredibel? Atau masyarakat yang
dijadikan responden adalah masyarakat ‘tertentu’?
Kita lihat poling Mario Teguh yang punya acara sendiri di Metro TV, Golden Ways. Seminggu lebih sejak poling diedarkan, sudah ada 6 ratus ribu netizen yang menggunakannya. Angka ini cukup banyak ketimbang responden IPI yang hanya 4 ratusan saja. Sementara poling Mario Teguh lebih dapat dipercaya karena sistem poling adalah satu responden = satu komputer (satu browser). Jadi pemilih tidak bisa memilih untuk yang kesekian kali di poling yang sama.
Kita lihat poling Mario Teguh yang punya acara sendiri di Metro TV, Golden Ways. Seminggu lebih sejak poling diedarkan, sudah ada 6 ratus ribu netizen yang menggunakannya. Angka ini cukup banyak ketimbang responden IPI yang hanya 4 ratusan saja. Sementara poling Mario Teguh lebih dapat dipercaya karena sistem poling adalah satu responden = satu komputer (satu browser). Jadi pemilih tidak bisa memilih untuk yang kesekian kali di poling yang sama.
Hingga saat ini, poling The President ala Mario Teguh masih menempatkan Prabowo sebagai capres yang paling banyak dipilih ketimbang JKW.
sumber : http://muslimina.blogspot.com/2014/06/survey-di-metro-tv-penuh-rekayasa.html
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
June 18, 2014
posted by @Adimin
Tiga Ulama Besar Mekkah dan Madinah Dukung Prabowo-Hatta
Jakarta - Menjelang pemilihan presiden, pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa mendapat dukungan dari luar negeri yaitu para ulama di Mekkah dan Madinah, Arab Saudi.
Mereka ialah Syeikh Sayyid Ahmad bin Muhammad Alawi Al Maliki, Syeikh Sayyid Abbas Alawi Al Maliki dan Syeikh Habib Zain bin Smith, yang juga mengirim doa untuk pasangan capres-cawapres tersebut.
Dukungan ulama besar Mekkah, berawal pada awal Juni lalu, sebanyak 14 ulama antara lain KH Mustofa Aqil dari Cirebon, KH. Sayuti Thoha dari Banyuwangi dan KH Maksum menunaikan ibadah umroh.
Selain beribadah, ke-14 ulama juga menemui tiga ulama besar yang sangat dihormati dan menjadi rujukan ulama-ulama di Indonesia yang juga mayoritas ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.
Pada kesempatan itu, secara khusus dua ulama tersebut menulis surat dukungan dan doa kepada Prabowo-Hatta.
"Saya memohon kepada Allah SWT pertolongan, jalan kebaikan serta kemenangan bagi calon presiden Bapak Prabowo dan wakilnya Bapak Hatta Rajasa. Saya Memohon kepada Allah agar beliau berdua selalu mendapatkan taufik dan hidayah-Nya," kata Sayyid Ahmad, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (17/6).
Sayyid berpesan kepada khususnya pasangan calon presiden untuk selalu menjunjung tinggi agama Allah, Sunnah Rasul, selalu membela kebenaran dan keadilan agar selalu ada dalam prioritas pemikirannya, sehingga Allah berkenan memberikan keberkahan dalam pemerintahannya dan juga memberikan perlindungan bagi Prabowo-Hatta.
Tak lupa, Sayyid Ahmad juga mendoakan agar Prabowo-Hatta dibimbing ke arah yang tepat untuk mengantarkan Indonesia berada dalam pemerintahan dan rakyat, menuju puncak kejayaan dalam segala bidang.
"Saya merasa bangga menyambut kedatangan beliau, nanti setelah terpilih menjadi presiden," ucapnya.
Sayyid Abbas juga mengungkapkan penghargaan dan kebahagiaan dalam pertemuan dengan 14 ulama Indonesia itu. Pertemuan ini berlangsung pekan lalu di Mekkah.
"Kami semua mendoakan dan mendukung Bapak Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Prabowo Subianto dan M Hatta Rajasa) agar diterima oleh semua. Kami berwasiat agar bertakwa di manapun Bapak berada. Insya Allah Bapak berdua terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia," ujarnya. [beritasatu.com]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 17, 2014
posted by @Adimin
PKS Ajak Kader dan Simpatisan untuk Berpartisipasi
Written By Anonymous on 17 June, 2014 | June 17, 2014
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tinggal menghitung hari saja. Untuk itu Ketua DPP PKS Bidang Humas Mardani Ali Sera mengajak kepada seluruh kader dan simpatisan PKS untuk berpartisipasi dalam memenangkan pasangan Prabowo-Hatta.
"Untuk simpatisan PKS ayo partisipasi dalam ta'awun siyasi ini dengan men-tweet, posting berita, tulis di blog untuk kemenangan Prabowo-Hata," tulis Mardani pada akun Twitter-nya @MardaniPKS, Selasa (17/6).
Menurut Mardani, Prabowo dalam banyak kesempatan tegas terhadap dominasi asing. Dalam kesempatan terbatas dan privat-pun Prabowo tegas menolak para cukong.
"Prabowo-Hata berusaha hadirkan politik kerja dan politik kerjasama untuk kemandirian bangsa," katanya.
"Ingatkan sanak famili di desa, di pelosok dan di penjuru nusantara untuk mendukung Prabowo-Hata, ayo sadarkan dan ajak bergerak," lanjutnya.
Dia mengatakan banyak agenda umat yang diperjuangkan Prabowo-Hata, seperti kesejahteraan umat, peran dan posisi pesantren dan pendidikan agama.
"Waktu kian dekat, alhamdulillah trend elektabilitas Prabowo Hata kian dekati dan melewati yang sebelah. Ayo ajak semua," himbaunya lagi.
Prabowo, kata Mardani, fokus membangun ekonomi kerakyatan, pedagang keliling, toko kelontong dan petani-nelayan.
"Ayo kita menangkan," ujarnya.
"Rekan-rekan PKS hitungannya jelas: 1 Tweet dikali jumlah follower akan menentukan berapa buzzer kita hari2. Ayo mention Prabowo #PH1pas #md1yes," pungkasnya.[dm/pksnongsa]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 17, 2014
Twit @Fahrihamzah
Pagi,
Ngomong2 soal TPID...
Saya teringat waktu SD....
Dulu,
Saya paling sering ikut cerdas cermat,
Atau waktu itu namanya cerdas tangkas...
Namanya juga anak SD,
Saya sangat doyan menghapal singkatan..
Karena singkatan,
Adalah materi yang paling sering disampaikan.
Seolah tak ada singkatan
Yang saya tidak tahu artinya..
Semua luar kepala...
Jadi kalau Ada pertanyaan,
Apakah kepanjangan dari MPR..
Teeeeeetttttt...
Saya langsung jawab...
Lalu ada pertanyaan..
Apakah kepanjangan dari KOPASSUS?..
Teeeeetttt...
Saya lancar jawab...
Kenapa?
Karena umumnya yg ditanyakan
Adalah singkatan tingkat nasional...
Bukan lokal...
Kalau cerdas cermat SD saya dulu...
Bertanya soal terminologi yg masyhur..
Jokowi tanya TPID...
Dia ingin,
Apa yg selalu dia hadapi sebagai walikota..
Menjadi kelemahan Prabowo...
Dia lupa..
Dia lagi debat calong Presiden..
Dia kira debat walikota...
Makanya
Kosa katanya tidak bisa keluar dari KOTA...
Kosa kata Prabowo mendominasi perdebatan...
Dengkul jokowi gemetar semalam..
Ronde kedua mulai sempoyongan..
Semoga pekan ini,
Om Joko latihan yang baik..
Biar pertandingan seru..
Prabowo juga harus tetap fokus..
Dan rileks kayak semalam...
Banyak kejutan..
Menyedot tenaga lawan...
Memuji jokowi adalah salah satunya..
Gak kebayang...
Tiba tiba dia memuji...
Salaman..
Dan memeluk....
Itu bukan pencitraan..
Itu menunjukkan kelas..
Tingkat kesadaran...
Prabowo rileks..
Karena dia tidak takut kalah...
Jokowi tegang..
Karena terlalu ditekan citra...
Jokowi tahu..
Bahwa dia tidak seperti yang orang duga..
Tidak seperti yang digambarkan PR-nya...
Itu sumber ketegangannya..
Pelan2 keasliannya keluar,..
Dalam soal pemikiran...
Dia bukan orangnya...
Karena itu,
Harusnya membuktikan kerja dulu..
Coba dia sabar...
Lalu kerjasama dengan Presiden terpilih..
Rombak wajah DKI 5 tahun...
Ini akan jadi monumen abadi...
Lalu dia gak perlu bicara...
Tapi sekarang,
Semua yang diklaim hasil kerja belum ada..
Dan akhirnya terbongkar sebagai kegagalan..
DKI telah kehilangan 4 adhipura Yang selalu didapat Foke...
DKI sekarang dipimpin Gubernur Dan seorang sekda,
Dua-duanya PLT....
MRT maju mundur..
Proyek tim sukses mulai dilawan ahok...
Sorry yang tadi monorail...
MRT asal groundbreaking...
Asal tebang pohon...
Belanja APBD DKI setahun belakangan ini..
Disinyalir berantakan...
Itu kata BPK..
Waduk yang diperbaiki...
Ria RIO dan Pluit...
Adalah fasilitas kawasan mewah...
Terang saja cepat..
Bahkan saya dengar itu
Dibiayai oleh orang kaya..
CSR dll...
Tapi
Program kampung deret
Adalah rencana tata kota
Zaman foke...
Itu riil untuk rakyat miskin...
Kalau yg dibangun
Di kawasan mewah
Pasti yg miskin tersingkir..
Trus yg miskin kemana?
Apa jokowi mau mengusir
Orang-orang miskin
Keluar dari jakarta?
Supaya tanah jakarta tambah mahal,
Dan kemudian orang miskin tidak dapat tempat?
Ini diskriminasi
Karena orang miskin tidak tersentuh..
Malah terusir...
posted by @Adimin
"Debat Capres, Jokowi Tak Seperti Orang Duga" by @Fahrihamzah
Twit @Fahrihamzah
Pagi,
Ngomong2 soal TPID...
Saya teringat waktu SD....
Dulu,
Saya paling sering ikut cerdas cermat,
Atau waktu itu namanya cerdas tangkas...
Namanya juga anak SD,
Saya sangat doyan menghapal singkatan..
Karena singkatan,
Adalah materi yang paling sering disampaikan.
Seolah tak ada singkatan
Yang saya tidak tahu artinya..
Semua luar kepala...
Jadi kalau Ada pertanyaan,
Apakah kepanjangan dari MPR..
Teeeeeetttttt...
Saya langsung jawab...
Lalu ada pertanyaan..
Apakah kepanjangan dari KOPASSUS?..
Teeeeetttt...
Saya lancar jawab...
Kenapa?
Karena umumnya yg ditanyakan
Adalah singkatan tingkat nasional...
Bukan lokal...
Kalau cerdas cermat SD saya dulu...
Bertanya soal terminologi yg masyhur..
Jokowi tanya TPID...
Dia ingin,
Apa yg selalu dia hadapi sebagai walikota..
Menjadi kelemahan Prabowo...
Dia lupa..
Dia lagi debat calong Presiden..
Dia kira debat walikota...
Makanya
Kosa katanya tidak bisa keluar dari KOTA...
Kosa kata Prabowo mendominasi perdebatan...
Dengkul jokowi gemetar semalam..
Ronde kedua mulai sempoyongan..
Semoga pekan ini,
Om Joko latihan yang baik..
Biar pertandingan seru..
Prabowo juga harus tetap fokus..
Dan rileks kayak semalam...
Banyak kejutan..
Menyedot tenaga lawan...
Memuji jokowi adalah salah satunya..
Gak kebayang...
Tiba tiba dia memuji...
Salaman..
Dan memeluk....
Itu bukan pencitraan..
Itu menunjukkan kelas..
Tingkat kesadaran...
Prabowo rileks..
Karena dia tidak takut kalah...
Jokowi tegang..
Karena terlalu ditekan citra...
Jokowi tahu..
Bahwa dia tidak seperti yang orang duga..
Tidak seperti yang digambarkan PR-nya...
Itu sumber ketegangannya..
Pelan2 keasliannya keluar,..
Dalam soal pemikiran...
Dia bukan orangnya...
Karena itu,
Harusnya membuktikan kerja dulu..
Coba dia sabar...
Lalu kerjasama dengan Presiden terpilih..
Rombak wajah DKI 5 tahun...
Ini akan jadi monumen abadi...
Lalu dia gak perlu bicara...
Tapi sekarang,
Semua yang diklaim hasil kerja belum ada..
Dan akhirnya terbongkar sebagai kegagalan..
DKI telah kehilangan 4 adhipura Yang selalu didapat Foke...
DKI sekarang dipimpin Gubernur Dan seorang sekda,
Dua-duanya PLT....
MRT maju mundur..
Proyek tim sukses mulai dilawan ahok...
Sorry yang tadi monorail...
MRT asal groundbreaking...
Asal tebang pohon...
Belanja APBD DKI setahun belakangan ini..
Disinyalir berantakan...
Itu kata BPK..
Waduk yang diperbaiki...
Ria RIO dan Pluit...
Adalah fasilitas kawasan mewah...
Terang saja cepat..
Bahkan saya dengar itu
Dibiayai oleh orang kaya..
CSR dll...
Tapi
Program kampung deret
Adalah rencana tata kota
Zaman foke...
Itu riil untuk rakyat miskin...
Kalau yg dibangun
Di kawasan mewah
Pasti yg miskin tersingkir..
Trus yg miskin kemana?
Apa jokowi mau mengusir
Orang-orang miskin
Keluar dari jakarta?
Supaya tanah jakarta tambah mahal,
Dan kemudian orang miskin tidak dapat tempat?
Ini diskriminasi
Karena orang miskin tidak tersentuh..
Malah terusir...
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 17, 2014
posted by @Adimin
Usai Debat, Prabowo Panen Dukungan Masyarakat Desa
JAKARTA- Ketua Umum Musyawarah Keluarga Gotong Royong (MKGR), Priyo Budi Santoso, menegaskan, calon presiden Prabowo dinilai menang telak dalam debat capres putaran kedua melawan Joko Widodo (Jokowi), Minggu 15 Juni.
Menurut Dewan Penasihat Tim Sukses Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, itu gagasan-gagasan Prabowo sangat realistis. Dia meyakini, gagasan itu akan mampu menjaring pemilih untuk memilih Prabowo pada Pilpres 9 Juli nanti.
Wakil Ketua DPR itu, mencontohkan gagasan Prabowo membangun dari desa dengan alokasi dana minimal Rp1 miliar per desa berdampak besar bagi pemilih-pemilih di pedesaan.
"Orang-orang desa merasa di'orang'kan dan lebih diberdayakan kalau Prabowo menjadi presiden," ujar Priyo, Senin (16/6/2014).
Pria yang juga Ketua DPP Partai Golkar ini, pejuang-pejuang desa seperti Parade Nusantara, PPDI, Apdesi, Forsekdesi yang selama tujuh tahun berjuang merasa terbela dan akan bergerak. "Prabowo bakalan memanen dukungan masyarakat desa," jelasnya.
Dijelaskannya, intisari dari visi ekonomi kerakyatan Prabowo adalah membuat wong cilik gemuyu (orang kecil tersenyum). "Ini gagasan orisinil yang sederhana, tapi memikat," katanya.
Gagasan Prabowo, lanjut dia, jelas-jelas merupakan sikap yang memihak pada kepentingan rakyat bawah yang selama ini masih terpinggirkan. Di samping itu, kata dia, terobosan Prabowo lainnya adalah penyelamatan kebocoran uang negara triliunan rupiah untuk memperluas puluhan ribu lapangan kerja dengan membuka lahan-lahan produktif.
"Sikap ini jauh lebih progresif ketimbang hanya pamer blusukan," tandasnya. [pemilu.okezone.com]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 17, 2014
Dukungan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo-Hatta terus mengalir. Kali ini, secara resmi tim pemenangan dari DPD PKS Padang merapatkan barisan dan menyatakan deklarasi untuk memenangkan pasangan ini, Minggu (15/6) di GOR Adzkia Padang.
posted by @Adimin
PKS Padang Siap Memenangkan Pasangan Prabowo-Hatta
Dukungan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo-Hatta terus mengalir. Kali ini, secara resmi tim pemenangan dari DPD PKS Padang merapatkan barisan dan menyatakan deklarasi untuk memenangkan pasangan ini, Minggu (15/6) di GOR Adzkia Padang.
“Suara PKS, mesti dialihkan ke Prabowo-Hatta. Ini sudah menjadi tekad kami bersama, terutama kader-kader PKS,” ujar Ketua DPW PKS Sumbar, Trianda Farhan Satria, jelang penyampaian deklarasi.
Ia menjelaskan, untuk Sumbar perolehan suara saat Pileg lalu PKS mendapatkan 230 ribu dan untuk Padang mencapai 47 ribu. Meskipun belum tertinggi, tapi dalam deklarasi Trianda meminta pada kader untuk segera melakukan kampanye sendiri. Maksudnya, setiap kader mesti bisa mempengaruhi tetangga disebelah rumah mereka untuk memilih Prabowo-Hatta.
“Ini sudah kami sampaikan dari pimpinan hingga kader, yang berada di kelurahan,” katanya. Trianda membantah jika PKS berjalan sendiri , dan tidak bisa menyesuaikan dengan program pemenangan dari partai yang ikut berkoalisi mendukung pasangan ini. Ia menjelaskan, koordinasi terus berjalan dengan pimpinan partai pendukung dan relawan.
”Siapa bilang kami berjalan sendiri, kami menyesuaikan dengan program yang dibentuk bersama oleh tim,” katanya. Ia menyampaikan, cara yang ditempuh atau dilakukan tentu disesuaikan. Untuk PKS sendiri, hal yang utama dilakukan adalah konsilidasi internal.
Kader-kader PKS ini diminta untuk meyatukan suara, siapa yang akan didukung. Setelah itu, sistem kerja yang dilakukan disesuaikan juga dengan pola yang telah ditetapkan tadi.
Sekteraris DPD PKS Padang Muharlion membenarkan, deklarasi ini merupakan bentuk konsilidasi internal. Khusus di Padang, kader telah diberikan arahan dalam menentukan siapa yang didukung dan cara mensosialisasikan pada masyarakat lainnya.
“Kami meyakini suara Prabowo-Hatta akan menang di Padang,” katanya.
Deklarasi ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Pemenangan Kota Padang Prabowo-Hatta, Mahyeldi Ansharullah. Dia menyampaikan dari pimpinan pusat, kader-kader PKS ini akan menjadi saksi-saksi di setiap TPS. “Kami di PKS siap menjalankan amanah tersebut,” katanya.
Deklarasi berjalan dengan Khidmat dan sederhana. Dari pantaua terlihat sekitar dua ribuan kader PKS yang memenuhi GOR Adzkia ini. [haluan]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
June 16, 2014
posted by @Adimin
Prabowo Berkomitmen Perkuat Ekonomi Rakyat, Koperasi dan Usaha Kecil
Written By Anonymous on 16 June, 2014 | June 16, 2014
Jakarta (16/6) Ekonomi Kerakyatan adalah induk dari platform ekonomi Indonesia untuk waktu yang mendatang. Hal ini menjadi pertanyaan pertama ketika debat Capres berlangsung di Gran Melia Hotel, Jakarta Selatan semalam (15/6). Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto menyatakan bahwa ekonomi kerakyatan adalah jalan tengah yang telah diamanatkan oleh UUD 1945. Prabowo juga menambahkan bahwa orientasi dari ekonomi kerakyatan ini adalah melindungi golongan yang tertinggal.
“Ekonomi kerakyatan kita dasarkan kepada pasal 33 UUD 1945, yaitu bahwa perekonomian kita harus berazazkan kekeluargaan. Jadi konsepnya adalah ekonomi harus ditujukan kepada penguatan dan pemberdayaan kekuatan rakyat, tidak hanya pertumbuhan. Kita juga harus menjamin kondisi keselamatan dan perlindungan terhadap golongan rakyat yang tertinggal ,“ ujarnya dengan tegas.
Prabowo juga menyatakan bahwa peran pemerintah sangatlah penting dalam mengendalikan dan mengatur perekonomian. Prabowo Juga tidak sependapat jika pemerintah hanya bertindak sebagai wasit saja. Sebab menurut Prabowo hal itulah yang membedakan sistem ekonomi Indonesia dengan sistem ekonomi Neolib ataupun Liberal. “Pemerintah harus turun tangan, harus jadi pelopor, harus membela rakyatnya, tidak membiarkan kemiskinan, tidak membiarkan orang yang lemah harus bersaing dengan yang kuat,” ujarnya.
Prabowo menambahkan bahwa ia akan mendukung investasi asing namun harus disertai dengan penguatan ekonomi rakyat yang masif dan sungguh-sungguh. “kami mendukung investasi asing, tetapi tentunya tidak boleh mematikan ekonomi rakyat, harus kita perkuat Koperasi, harus kita perkuat usaha kecil dan menengah, dan untuk itu kita harus mengalirkan dana yang lebih, yang masif, yang tidak tanggung-tanggung untuk memperkuat ekonomi rakyat,” ujarnya dengan tegas. [pks.or.id]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 16, 2014
posted by @Adimin
Puskaptis: Elektabilitas Prabowo-Hatta 44,64 Persen
Hasil survei dari Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menjelang Pilpres 9 Juli menunjukkan, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto- Hatta Rajasa mencapai 44,64 persen, sedangkan duet Joko Widodo-Jusuf Kalla 42,79 persen.
"Prabowo-Hatta unggul sekitar 1,67 persen. Data ini menunjukkan duet Prabowo-Hatta memasuki fase tren positif (naik) sekitar 5,36 persen. Sedangkan Jokowi-JK mulai stagnan dan cenderung masuk fase tren negatif (turun) sekitar 1,75 persen," kata Direktur Puskaptis, Husin Yazid di Jakarta, Minggu.
Husin menyebutkan, dari hari ke hari, tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta terus meningkat, sementara pasangan Jokowi-JK cenderung menurun.
Menurut hasil survei yang diadakan sejak 6-12 Juni, Prabowo unggul di Jawa, Sumatera, Bali dan NTT. Sedangkan Jokowi-JK unggul di Sulawesi, Kalimantan dan Papua-Maluku.
Survei juga memperlihatkan Prabowo unggul di tiga daerah yakni Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan Jokowi unggul di Jakarta, Jawa Barat dan Yogyakarta
"Kita mengerti, pemilih terbanyak itu di Jawa di mana elektabilitas Prabowo-Hatta terus mengalami kenaikkan alias tren positif yakni 5,65 persen. Sebaliknya, elektabilitas Jokowo-JK di Jawa menurun alias tren negatif sebesar 2,75 persen. Tim Prabowo mesti mewaspadai pemilih di Jawa Barat yang terbanyak," tambah Husin.
Soal alasan warga memilih Prabowo, menurut survei, publik menilai sosok Prabowo adalah figur pemimpin berkarakter tegas, berwibawa, berani, pekerja keras, berpengalaman, dan figur militer masih menjadi harapan ke depan untuk membawa Indonesia maju.
Sementara warga yang menyatakan mendukung Jokowi dengan alasan kepribadian Jokowi-JK yang merakyat, bijaksana, sederhana, rendah hati, punya prestasi, didukung visi-misi yang dianggap jelas.
"Tidak bisa dibantah, sentuhan pribadi capres/cawapres ikut memengaruhi warga memilih," kata Husni.
Survei Puskaptis bersumber dari pendapat masyarakat. Populasi survei yakni WNI di 33 Provinsi, 115 kabupaten-kota yang punya hak pilih pada 9 Juli 2014, yang diambil secara proporsional pada tingkat provinsi.
Penentuan responden dilakukan secara random sistematis dengan sampel 2.400 responden. Sampling error kurang lebih 1,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Penarikan sampel dilakukan dengan metodeMultistage Random Sampling. Responden yang terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Setiap pewawancara bertugas untuk satu kelurahan yang hanya terdiri dari 10 responden. Kendali kualitas terhadap hasil survei dilakukan secara acak sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor.[ant/dm/pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
EDITORIAL,
TOPIK PILIHAN
June 16, 2014
posted by @Adimin
Prabowo Andalkan Sektor Pertanian untuk Atasi Pengangguran dan Kemiskinan
Jakarta (16/6)- Kemiskinan dan Pengangguran masih menjadi permasalahan bangsa yang belum kunjung terselesaikan. Masalah ini juga diangkat sebagai salah satu isu dalam debat Capres berlangsung di Grand Melia Hotel, Jakarta Selatan semalam (15/6). Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto menyatakan bahwa kemiskinan dan pengangguran menjadi sasaran utama dari agenda dan strategi ekonomi yang di susunnya. Prabowo Subianto menjelaskan bahwa sektor Pertanian akan dijadikan fokus pembangunan untuk mengatasi masalah Pengangguran dan kemiskinan.
“Strategi kami mengandalkan atau memfokuskan pembangunan pada sektor pertanian dahulu. Kenapa pertanian? Karena pertanian bisa menyerap tenaga kerja yang banyak dalam waktu yang singkat. Kemudian pertanian bisa menghasilken dalam waktu yang singkat pula, Sebagai contoh, beras misalnya, padi dihasilkan dalam kurang 100 hari, demikian juga jagung 120 hari. Kemudian kita juga punya benih-benih yang unggul lainnya yang bisa kurang dari 1 tahun bisa banyak menghasilkan uang dan penghasilan,” lugas Prabowo.
Prabowo menegaskan, bahwa sektor pertanian mesti diperhatikan dan dikelola dengan sungguh-sungguh. Sebab pertanian bukan hanya dapat menyelesaikan masalah kemiskinan dan pengangguran namun juga kerusakan hutan yang sekarang tengah marak terjadi. Dengan Pertanian, Prabowo yakin masalah pengangguran serta kemiskinan bisa teratasi dan terselesaikan.
“Bayangkan, sekarang kita masih punya 77 juta hektar hutan yang sudah rusak dan kerusakan hutan bertambah terus. Strategi kami adalah sebagian dari hutan yang rusak itu kita ubah jadi lahan produksi, jadi sawah baru. Kami merencanakan 2 juta hektar sawah baru, ditambah 2 juta hektar untuk bio-etanol. Kita bisa bayangkan 4 juta hektar kalikan 6 orang pekerja itu adalah 24 juta orang bekerja dalam 5 tahun. Itu jawaban kami terhadap masalah kemiskinan,” jawabnya dengan tegas. [pks.or.id]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 16, 2014
Ada yg sedang nonton debat capres?
Kayak uda yos ya :)) "@blankxys: tanpa teks men... ini baru ganteng.."
Sesi 1 ini prabowo tampil meyakinkan, dia rileks, mampu keluar dari tekanan #gesturpemimpin
Ini sesi 1 ya? Soal menyampaikan visi, visi itu menyampaikan keyakinan, soal mentransfer apa yg pemimpin percaya #gesturpemimpin
Saya nggak lihat pak jokowi, ada yg bisa kasih komentar? #gesturpemimpin
Prabowo bahasanya lebih sederhana, pilihan katanya ngena, ekonomi jalan tengah #gesturpemimpin
Bagus, kedua capres mengucapkan terimakasih sebelum mulai, kata2 ini membuat keduanya lebih rileks #gesturpemimpin
Aduh pak jokowi, awalnya sudah bagus mulai dari apa yg dilakukan, tapi jumping langsung ke makro #gesturpemimpin
Bagusnya bila dimulai dari yg detil dan data, buat berjenjang, hingga nyambung ke makro, sehingga terlihat konsisten #gesturpemimpin
Tadi jawaban jokowi berbelok belok, sayang dia jadi terlihat kurang menguasai konsep makro ekonomi #gesturpemimpin
Prof eriyani ini kabarnya ahli dibidang ekonomi institusi, ini bidang keren tweps, bicara ttg integrasi makro-meso-mikro
Jokowi banyak mengatakan eeee dan kurang runtut, di sesi ini ia kurang memuaskan #gesturpemimpin
Saya salut pada tampilan jokowi, dia sudah pas dengan jas hitam, dasi merah putih, lebih formal #gesturpemimpin
Sesi ini miliknya prabowo, bahasa tubuhnya lebih santai, datanya tepat, dan kata2 runtut, dia tahu apa yg ia katakan #gesturpemimpin
Tadi diawal prabowo, sempat kurang bisa mengatur ritme sehingga lewat waktu, tekanan agak monoton #gesturpemimpin
Mmmm jokowi tercekat #gesturpemimpin
Tercekat itu kondisi yg berbahaya, saya akan ceritakan sebuah cerita agar bisa memahami #gesturpemimpin
Cerita ini saya ambil dari cerita nyata pada sebuah pertandingan final tenis #gesturpemimpin
Sang penantang berhadapan dengan sang juara, saat itu sang penantang sudah mengumpulkan poin lebih banyak
Dia sudah hampir menang, tapi pada saat itu dia tercekat, lalu tiba2 dia bermain seperti pemain amatir, kemampuannya hilang
Dan hasil akhirnya dia kalah telak, pada akhir pertandingan, dia memeluk sang juara dan menangis
Tercekat ini bicara ttg kemampuan seorang mengendalikan diri, dan ini indikator penting apakah ia punya mental juara/tidak
Itu sebabnya saat jokowi tercekat, saya katakan ini kondisi yg berbahaya #gesturpemimpin
Jokowi gak nguasai strategi dan data riil, jawabannya kontradiktif dan kurang konkrit #pendapatpribadi
Aduh pak jokowi, jangan mudah mengatakan gampang, ini blunder #gesturpemimpin
Cara prabowo menyampaikan jawaban ngena, beberapa kali dia mampu memberikan jawaban yg sederhana dan mengunci #gesturpemimpin
Kalau menganalisa pertanyaan jokowi nampaknya dia mengarahkan bahwa prabowo tidak punya pengalaman kelola wilayah #gesturpemimpin
Cuma beberapa kali pertanyaan itu malah blunder ke dirinya, yg paling telak, saat tadi prabowo bilang itu tugas kepala daerah
Dengan mudah publik bisa menangkap pesan bahwa jokowi terjebak hanya di level kepala daerah bukan pemimpin negara #gesturpemimpin
Mmm outstanding moment, bagus cara menjawab prabowo saat setuju dengan jokowi dia bilang setuju #gesturpemimpin
Alhamdulillah kedua capres bersalaman, saling cipika cipiki, keren pak, khususnya yg tadi memulai duluan #pendapatpribadi
Setuju "@Fahrihamzah: Jasnya bagus Pak Joko...."
Agree "@sociotalker: serangan yg bagus dari pak jokowi soal UU desa itu. and nice response from prabowo too."
Closing statement pak jokowi bagus di awal, namun blunder di akhir, dia seperti kehilangan kata #gesturpemimpin
Closing pak prabowo khas beliau, apa adanya, dan lugas #gesturpemimpin
Sumber: http://chirpstory.com/li/213239
posted by @Adimin
"Menguliti #GesturPemimpin Para Capres" | By @UdaIrfan
Ada yg sedang nonton debat capres?
Kayak uda yos ya :)) "@blankxys: tanpa teks men... ini baru ganteng.."
Sesi 1 ini prabowo tampil meyakinkan, dia rileks, mampu keluar dari tekanan #gesturpemimpin
Ini sesi 1 ya? Soal menyampaikan visi, visi itu menyampaikan keyakinan, soal mentransfer apa yg pemimpin percaya #gesturpemimpin
Saya nggak lihat pak jokowi, ada yg bisa kasih komentar? #gesturpemimpin
Prabowo bahasanya lebih sederhana, pilihan katanya ngena, ekonomi jalan tengah #gesturpemimpin
Bagus, kedua capres mengucapkan terimakasih sebelum mulai, kata2 ini membuat keduanya lebih rileks #gesturpemimpin
Aduh pak jokowi, awalnya sudah bagus mulai dari apa yg dilakukan, tapi jumping langsung ke makro #gesturpemimpin
Bagusnya bila dimulai dari yg detil dan data, buat berjenjang, hingga nyambung ke makro, sehingga terlihat konsisten #gesturpemimpin
Tadi jawaban jokowi berbelok belok, sayang dia jadi terlihat kurang menguasai konsep makro ekonomi #gesturpemimpin
Prof eriyani ini kabarnya ahli dibidang ekonomi institusi, ini bidang keren tweps, bicara ttg integrasi makro-meso-mikro
Jokowi banyak mengatakan eeee dan kurang runtut, di sesi ini ia kurang memuaskan #gesturpemimpin
Saya salut pada tampilan jokowi, dia sudah pas dengan jas hitam, dasi merah putih, lebih formal #gesturpemimpin
Sesi ini miliknya prabowo, bahasa tubuhnya lebih santai, datanya tepat, dan kata2 runtut, dia tahu apa yg ia katakan #gesturpemimpin
Tadi diawal prabowo, sempat kurang bisa mengatur ritme sehingga lewat waktu, tekanan agak monoton #gesturpemimpin
Mmmm jokowi tercekat #gesturpemimpin
Tercekat itu kondisi yg berbahaya, saya akan ceritakan sebuah cerita agar bisa memahami #gesturpemimpin
Cerita ini saya ambil dari cerita nyata pada sebuah pertandingan final tenis #gesturpemimpin
Sang penantang berhadapan dengan sang juara, saat itu sang penantang sudah mengumpulkan poin lebih banyak
Dia sudah hampir menang, tapi pada saat itu dia tercekat, lalu tiba2 dia bermain seperti pemain amatir, kemampuannya hilang
Dan hasil akhirnya dia kalah telak, pada akhir pertandingan, dia memeluk sang juara dan menangis
Tercekat ini bicara ttg kemampuan seorang mengendalikan diri, dan ini indikator penting apakah ia punya mental juara/tidak
Itu sebabnya saat jokowi tercekat, saya katakan ini kondisi yg berbahaya #gesturpemimpin
Jokowi gak nguasai strategi dan data riil, jawabannya kontradiktif dan kurang konkrit #pendapatpribadi
Aduh pak jokowi, jangan mudah mengatakan gampang, ini blunder #gesturpemimpin
Cara prabowo menyampaikan jawaban ngena, beberapa kali dia mampu memberikan jawaban yg sederhana dan mengunci #gesturpemimpin
Kalau menganalisa pertanyaan jokowi nampaknya dia mengarahkan bahwa prabowo tidak punya pengalaman kelola wilayah #gesturpemimpin
Cuma beberapa kali pertanyaan itu malah blunder ke dirinya, yg paling telak, saat tadi prabowo bilang itu tugas kepala daerah
Dengan mudah publik bisa menangkap pesan bahwa jokowi terjebak hanya di level kepala daerah bukan pemimpin negara #gesturpemimpin
Mmm outstanding moment, bagus cara menjawab prabowo saat setuju dengan jokowi dia bilang setuju #gesturpemimpin
Alhamdulillah kedua capres bersalaman, saling cipika cipiki, keren pak, khususnya yg tadi memulai duluan #pendapatpribadi
Setuju "@Fahrihamzah: Jasnya bagus Pak Joko...."
Agree "@sociotalker: serangan yg bagus dari pak jokowi soal UU desa itu. and nice response from prabowo too."
Closing statement pak jokowi bagus di awal, namun blunder di akhir, dia seperti kehilangan kata #gesturpemimpin
Closing pak prabowo khas beliau, apa adanya, dan lugas #gesturpemimpin
Sumber: http://chirpstory.com/li/213239
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN




