Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
October 29, 2015
posted by @Adimin
Ramaikan Mukernas, PKS Gelar Aneka Lomba
Written By Anonymous on 29 October, 2015 | October 29, 2015
JAKARTA (28/10) – Jelang Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-4, Partai Keadilan Sejahtera menyelenggarakan aneka lomba. Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi menyebut Lomba Menulis Cerpen Populer dan Lomba Foto Selfie disiapkan sebagai rangkaian Mukernas PKS 3-4 Nobember 2015 di Depok, Jawa Barat.
“Lomba Menulis Cerpen berkaitan dengan peluncuran lima karakter kartun anak muda PKS. Sedangkan Lomba Foto Selfie dilakukan dengan menunjukkan kertas bertuliskan #MukernasPKS,” kata Dedi di Kantor DPP PKS, MD Building, Jl TB Simatupang, Jakarta, Rabu (28/10/2015).
Dedi menjelaskan tujuan diadakannya kedua lomba berkaitan dengan tren di masyarakat saat ini, terutama anak-anak muda. Hal ini sengaja dilakukan sebagai ajang pendidikan politik agar masyarakat, terutama anak muda, tidak menilai politik sebagai hal berat dan membosankan.
“Lomba cerpen misalnya, masing-masing kartun memiliki karakter yang berbeda dan menggambarkan kebanyakan anak muda saat ini. Sedangkan foto selfie dan mengunggahnya ke media sosial, sudah seperti budaya tersendiri bagi masyarakat kita,” paparnya.
Panitia, lanjut Dedi, telah menyiapkan sejumlah hadiah menarik bagi para pemenang. Ia pun mengingatkan pentingnya calon peserta memperhatikan syarat yang ditentukan serta batas waktu pengumpulan karya.
“Ada hadiah bagi pemenang lomba selfie dan smartwatch untuk para pemenang lomba cerpen. Perlu diperhatikan bahwa deadline lomba cerpen tanggal 10 November, sedangkan lomba selfie 31 Oktober 2015. Semoga gelaran lomba ini tidak hanya meramaikan Mukernas, tetapi juga semakin mendekatkan PKS kepada masyarakat, terutama anak muda,” tutupnya. [pks.id]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 29, 2015
posted by @Adimin
PKS Luncurkan Sekolah Konstitusi bagi Pejabat Publik
JAKARTA (28/10) – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) di MPR RI meluncurkan Sekolah Konstitusi. Program tersebut diselenggarakan untuk membangun karakter bangsa, khususnya bagi penyelenggara negara.
Peluncuran Sekolah Konstitusi inisiatif FPKS MPR RI ini dilakukan di Gedung MPR RI bersamaan dengan Seminar Nasional dan Dialog Kebangsaan bertema "Reaktualisasi Jiwa Kebangsaan Pemuda Indonesia: Semangat Sumpah Pemuda dalam Membangun NKRI", Rabu (28/10/2015).
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan, PKS sangat menyadari pentingnya nilai-nilai konstitusi dan etika dalam membangun karakter bangsa, khususnya bagi para penyelenggara negara. Tujuannya, agar para pejabat publik dapat menggali nilai-nilai konstitusi yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa.
"Sekaligus mengokohkan kembali serta mewujudkan cita-cita bersama. Cita-cita yang tidak hanya makin memperkuat kedaulatan negeri, tapi juga menginspirasi dunia dalam berbagai aspek kehidupan, baik politik, sosial, maupun ekonomi. Karena itulah PKS melalui fraksinya di MPR terpanggil untuk menyelenggarakan Sekolah Konstitusi," ujar Sohibul Iman dalam sambutan peluncuran tersebut.
Ketua FPKS MPR RI Tb Soenmandjaja Roekmandis mengatakan, sebagai salah satu unsur fraksi di MPR RI, PKS memiliki tanggung jawab untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggak Ika, dan NKRI kepada seluruh masyarakat Indonesia. Hal itu sesuai dengan amanat UU No 17 tahun 2014 juncto UU No 42 tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Permusyaratan Rakyat, Dewak Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3). Oleh karena itu, Sekolah Konstitusi yang diinisiasi FPKS merupakan bagian dari pelaksanaan dan penguatan fungsi dan tanggung jawab tersebut.
Soenmandjaja juga mengatakan peluncuran Sekolah Konstitusi bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. "Ini kami jadikan titik tolak mengingat arti penting Sumpah Pemuda dan keterkaitan langsung dengan sejarah lahirnya bangsa Indonesia," jelasnya.
Sekolah Konsitusi ini, lanjut dia, diselenggarakan juga khusus untuk para anggota dewan dan tenaga ahli yang bertujuan memberikan pemahaman dan pendalaman terkait proses pembentukan dan berbagai hal yang melatarbelakangi terbentuknya norma konstitusi Indonesia.
"Di masa mendatang, para anggota dewan yang memiliki peran signifikan bagi pembangunan negeri ini dapat mengoptimalkan peranannya dalam proses pembentukan hukum nasional," imbuh Kang Soenman, panggilan akrabnya.
Seminar kebangsaan dan peluncuran Sekolah Konstitusi tersebut diselenggarakan sebagai kerjasama FPKS MPR RI dengan Bidang Kepemudaan DPP PKS. Sejumlah anggota FPKS turut hadir antara lain Jazuli Juwaini, Mustafa Kamal, Andi Akmal Pasludin, Nasir Jamil, Ledia Hanifa, dan Adang Darajatun. Peluncuran tersebut juga dihadiri sekitar 300 undangan dari unsur mahasiswa, organisasi sosial, dan umum. [pks.id]
Label:
Berita Fraksi,
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 28, 2015
posted by @Adimin
Ini Lima Nasihat Presiden PKS kepada Pemuda
Written By Anonymous on 28 October, 2015 | October 28, 2015

JAKARTA (28/10) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyampaikan lima nasihat kepada para pemuda agar akselerasi kebangkitan pemuda di Indonesia segera terealisasi. Sohibul Iman menyampaikan hal ini dalam Seminar Nasional dan Peluncuran Sekolah Konstitusi Fraksi PKS di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/10).
"Pertama, academic excellent. Seorang aktivis, kompetensi keilmuannya harus excellent," kata pria yang akrab disapa Kang Iman ini dalam seminar bertema "Reaktualisasi Jiwa Kebangsaan Pemuda Indonesia: Semangat Sumpah Pemuda dalam Membangun NKRI".
Kedua, Kang Iman menegaskan pentingnya scientific discourse, keterampilan dalam membangun gagasan ilmiah bagi para pemuda. Menurutnya, apapun kepandaian yang dimiliki seorang pemuda, hal itu tidak akan pernah diketahui jika ia tidak berdiskusi, berdebat untuk menguji gagasannya secara ilmiah.
Ketiga, Kang Iman menegaskan betapa pentingnya urgensi jaringan. Menurutnya, pemuda harus punya jaringan yang luas. Jaringan itu penting untuk membangun partner dalam memperjuangkan gagasan-gagasan pemuda.
Keempat, Anggota Komisi X DPR RI ini menuturkan pentingnya socio political engagement. Menurutnya, pemuda harus terlibat pada kegiatan-kegiatan sosial dan politik mulai dari lingkungan yang paling kecil.
Terakhir, doktor lulusan Jepang ini mengingatkan para pemuda akan pentingnya religious activity. "Anda kalau ingin menjadi pemimpin yang bermoral, maka harus aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Karena itu akan menjadi pengendali diri Anda selama menjadi pemimpin," kata Sohibul Iman. [pks.id]
Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman saat menyampaikan lima nasihat kepada para pemuda dalam Seminar Nasional dan Peluncuran Sekolah Konstitusi Fraksi PKS di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/10). Foto - Gilang Ramadhan.
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 28, 2015
posted by @Adimin
Yuk Kenalan dengan Lima Karakter Kartun Anak Muda PKS
JAKARTA (28/10) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menciptakan lima karakter kartun sebagai media yang dekat dengan anak muda. Kelima karakter tersebut juga PKS tujukan sebagai media pendidikan politik agar anak muda tidak risih dengan dunia perpolitikan.
“Kami sengaja membuat karakter kartun karena kami perhatikan anak muda sekarang sedang menggandrungi media dalam bentuk gambar seperti meme atau stiker. Ini juga bisa sebagai ajang pendidikan politik bagi anak muda sehingga mereka tidak menilai politik sebagai hal yang berat dan membosankan,” terang Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi di kantor DPP PKS, MD Building, Jl TB Simatupang, Jakarta, Rabu (28/10/2015).
Dedi juga menambahkan kelima karakter tersebut diberi nama Kea, Adi, Dilan, Eja, dan Tera yang terinspirasi dari susunan kata nama partai bersimbol padi dan bulan sabit kembar tersebut.
“Kelima karakter tersebut juga memiliki ciri khasnya masing-masing, yang juga menggambarkan karakter dari kebanyakan anak muda. Namun perbedaan karakter tersebut malah semakin mengeratkan persahabatan mereka, sehingga bisa diteladani oleh anak muda agar memiliki semangat persatuan,” lanjut Dedi.
Lebih lanjut Dedi juga menambahkan kelima karakter yang dibuat oleh relawan PKSArt tersebut akan segera diluncurkan dalam bentuk stiker Line dan juga akan dibuat lomba cerpennya. Lomba cerpen dengan karakter kartun tersebut juga diluncurkan guna menyambut Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKS yang akan digelar 3-4 November 2015 di Depok, Jawa Barat.
“Kita akan segera meluncurkan kelima karakter tersebut dalam bentuk stiker Line dan juga lomba cerpen supaya terasa lebih menyatu dengan khalayak,” tambah Dedi.
Kelima karakter tersebut juga lanjut Dedi, dibuat dengan semangat mengajak pada kebaikan sesuai dengan taglineyang sedang dicanangkan para pemuda PKS yakni #AyoLebihBaik.
“Di Hari Sumpah Pemuda ini maka kami nilai adalah momen yang pas untuk meluncurkan kelima karakter ini karena membawa semangat kepada para pemuda Indonesia untuk lebih baik lagi setiap harinya,” kata Dedi.
Berikut kelima karakter kartun anak muda PKS
Kea: Care, penyayang, suka menolong, suka menasehati, mudah ngambek, pecinta buku, mojang Sunda.
Adi: Gaul, sporty, humoris, asyik, mudah galau, baru mendalami Islam sejak dekat dengan Dilan.
Dilan: Rajin, suka menolong, pemberi solusi, punya jiwa leadership, kadang moody. Dilan anak kos, berasal dari Sumatera tapi suku Jawa.
Tera: Manja, galak, lucu, gaul, anak orang kaya, gadget freak & socmed freak.Mendalami Islam sejak dekat dengan Kea.Tera anak kos.
Eja: Pintar, kutu buku, agak gaptek, tidak banyak interaksi dengan media sosial,kadang kurang nyambung karena kudet, sifatnya kebalikan dengan Tera. Lebih mendalami Islam sejak dekat dengan Kea. [pks.id]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 28, 2015
posted by @Adimin
PKS Sumbar Luncurkan Gerakan Tanggap Asap #GentaPKS
Nurfirman Wansyah (Al Amin/Relawan PKS Foto)
|
Padang - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat meluncurkan gerakan tanggap asap sebagai bentuk kepedulian dan turut serta menangani dampak kabut asap.
"Gerakan nasional tanggap asap bentuk kepedulian kami dalam melayani dan aksi nyata dalam berkhidmat untuk rakyat," kata koordinator gerakan tanggap asap PKS Sumbar, Nurfirman Wansyah di Padang, Selasa.
Menurut dia, PKS akan membuka posko dan program layanan peduli untuk korban asap di wilayah Sumbar dan Riau.
Rencananya, gerakan tanggap asap PKS Sumbar akan membuka posko di Payakumbuh dan Padang dilengkapi alat penjernih udara, tim kesehatan, dan tempat penampungan sementara pengungsi korban asap dari Riau, ujar dia.
Nurfirman menyebutkan gerakan tanggap asap PKS Sumbar juga membuka donasi untuk berbagai program pengungsi, kesehatan dan tanggap asap lainnya dengan no rekening 7092882227 BSM cabang Padang a.n Fitria Heny.
Hingga saat ini, musibah asap masih terjadi di Sumatera dan Kalimantan, di sebagian wilayah dalam level berbahaya bagi kesehatan, katannya.
PKS siap bersinergi dengan pemerintah untuk menanggulangi musibah asap khususnya pada masyarakat yang menjadi korban, lanjut dia.
Ia mengatakan peluncuran program gerakan tanpa asap PKS juga akan bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Sumbar mewajibkan seluruh puskesmas untuk bersiaga selama 24 jam hingga status siaga kabut asap di provinsi tersebut berakhir.
"Kami sudah melayangkan surat edaran ke 265 puskesmas di Sumbar untuk buka 24 jam karena beberapa kali hasil pengukuran kualitas udara di sebagian wilayah Sumbar menunjukkan kadar kualitas yang berbahaya," kata Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sumbar Irene Susilo.
Ia mengatakan dari total puskesmas tersebut terdapat 105 puskesmas perawatan yang memang sudah wajib 24 jam dan sisanya nonperawatan diminta untuk siaga menanggapi bencana kabut asap.
Bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap, diharapkan untuk langsung mengunjungi puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan dan perawatan sesegera mungkin, ujarnya. [antarasumbar]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 28, 2015
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI
posted by @Adimin
PKS Sesalkan Penundaan Belanja Prioritas dalam Pembahasan RAPBN
JAKARTA (26/10) – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyayangkan munculnya klausul penundaan dan penambahan belanja prioritas dalam pembahasan RAPBN 2016 antara Banggar dan Pemerintah. Selain itu, Fraksi PKS juga menyoroti tidak meratanya penambahan anggaran pada Kementerian/Lembaga (K/L).
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia mengungkapkan hal itu dalam Raker Komisi V DPR RI dengan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Basarnas, BPLS, BMKG, dan BPWS saat membahas RAPBN 2016.
“Hal ini menimbulkan multi tafsir di komisi-komisi,” kata Yudi.
Dalam kesempatan itu, politisi PKS ini juga mengkritik kebijakan pemerintah yang memberikan tambahan anggaran hanya kepada sejumlah K/L. Padahal, hampir semua K/L mengalami baglock anggaran untuk mencapai target renstra mereka.
“Dari tujuh K/L yang menjadi mitra kerja Komisi V, hanya PU-Pera, Kemendes, dan Basarnas yang mendapatkan tambahan anggaran. Sementara K/L lainnya tidak, bahkan ada yang dikurangi. Padahal, K/L mitra Komisi V umumnya mengalami baglock anggaran,” terang Yudi.
Seperti diketahui, hasil rapat pembahasan RAPBN 2016 antara Pemerintah dan Banggar menetapkan adanya perubahan belanja prioritas dalam RAPBN 2016 berupa penundaan dan penambahan belanja prioritas. Di Kementerian PU-Pera misalnya, dari pagu RAPBN 2016 sebesar 104,08 triliun, terdapat penundaan belanja sebesar Rp2,6 triliun dan tambahan belanja prioritas sebesar Rp2,9 triliun. Di Kementerian Perhubungan, dari pagu Rp50,16 triliun dalam RAPBN 2016, terdapat penundaan belanja prioritas sebesar Rp1,694 triliun. Sedangkan di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, dari pagu Rp7,2 triliun yang dianggarkan dalam RAPBN 2016, terdapat penundaan belanja prioritas sebesar Rp214 miliar dan tambahan anggaran sebesar Rp1,5 triliun.
Terkait dengan penundaan dan penambahan anggaran dalam RAPBN 2016 tersebut, Anggota DPR asal Dapil Jawa Barat IV ini mengingatkan K/L mitra Komisi V untuk menyesuaikannya dengan renstra di masing-masing K/L guna menghindari terjadi penyimpangan. “Jangan sampai K/L menggunakan tambahan anggaran tersebut untuk program yang tidak termasuk dalam renstra,” pungkas Yudi.
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 28, 2015
posted by @Adimin
HNW: Kontribusi Santri Diharapkan Bangsa
JAKARTA (26/19) – Wakil ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan kontribusi santri sangat diharapkan dalam pembangunan bangsa. Hal ini dikatakan Hidayat dalam seminar nasional Aktualisasi Sumpah Pemuda di Kalangan Santri yang diselenggarakan Fraksi PKS di Ruang Ex-Banggar Lantai 1 Gedung Nusantara 1 DPR RI Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/10).
"Santri sebagai sebuah komunitas masyarakat sangat diharapkan kontribusi dan perannya," kata Hidayat.
Penetapan Hari Santri Nasional, menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini hendaknya dipahami sebagai upaya pembinaan generasi yang berintegritas sejak dini. Hidayat juga menambahkan santri dengan segala yang dimilikinya harus memiliki rasa kepedulian bagi pembangunan bangsa.
“Upaya simultan pembinaan karakter harus dimulai sebelum mereka diberikan amanah untuk memimpin bangsa. Santri jangan hanya bisa tunduk dan pasrah pada situasi yang ada, tetapi harus bangkit bercita-cita tinggi, berkomitmen tinggi, dan berwawasan luas supaya tidak laksana buih dalam hempasan ombak,” kata Hidayat.
Anggota Komisi VIII DPR ini melihat penetapan Hari Santri Nasional sebagai momen kebangkitan santri ke arah yang lebih maju. Santri juga diharapkan Hidayat tidak apatis dengan kondisi bangsa. “Saatnya santri meletakkan landasan pikir yang jelas, mengukir karya untuk bangsa, dan tidak terbawa ke arah radikalisme,” kata Hidayat.
Seminar nasional bertema “Aktualisasi Sumpah Pemuda di Kalangan Santri” ini diselenggarakan di Ruang Ex-Banggar Lantai 1 Gedung Nusantara 1 DPR RI. Hadir sebagai narasumber Jazuli Juwaini (Keynote Speaker/Ketua Fraksi PKS DPR RI), Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR RI), Ma’ruf Amin (Ketua Umum MUI), Imam Nahrowi (Menteri Pemuda dan Olahraga RI), dan Kartika Nur Rakhman (Ketua PP KAMMI).
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 27, 2015
posted by @Adimin
Makna Logo Mukernas PKS 2015, Konsolidasi dan Siap Bekerja
Written By Anonymous on 27 October, 2015 | October 27, 2015
JAKARTA (26/10) – Sebagai partai dakwah, PKS bersungguh-sungguh meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat. Kesungguhan itu tersimbolisasi dalam logo Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKS tahun ini.
"Logonya tangan mengepal, menggenggam padi dalam rangka konsolidasi dan kesiapan kerja seluruh DPW dalam berkhidmat untuk rakyat," ujar Ketua Pelaksana Mukernas PKS 2015 Mardani Ali Sera di kantor DPP PKS, MD Building, Jl TB Simatupang, Jakarta, Selasa (27/10/2015).
Wakil Sekjen DPP PKS ini mengatakan, tema Mukernas PKS 2015 masih turunan dari Munas ke-4 beberapa waktu lalu yaitu "Berkhidmat untuk Rakyat". Sebagai realisasi semangat tersebut, lanjut dia, PKS telah merumuskan sejumlah agenda pelayanan kepada masyarakat yang akan dikokohkan dalam Mukernas nanti.
"Untuk bidang kesejahteraan rakyat, PKS akan mengokohkan Pusat Khidmat PKS. Pusat Khidmat ini akan ada di tiap level hingga basis desa, " papar Mardani.
Di dalamnya, lanjut dia, ada unsur pemberdayaan perempuan, unsur kesejahteraan rakyat, unsur pembelaan advokasi, unsur pemuda, ada unsur pemberdayaan ekonomi kader dan umat.
Terkait Bidang Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup (Ekuintek/LH), Mardani menambahkan, PKS akan mengangkat kemandirian ekonomi kader maupun kemandirian ekonomi bangsa, termasuk memperkuat penetrasi sistem keuangan yang inklusif.
"Kan tingkat bankability kita masih rendah, agar semua masyarakat bisa terus memperkuat sistem perbankan dan terutama sistem perbankan syariah," imbuhnya.
Mukernas PKS 2015 akan digelar di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat pada 3-4 November 2015. Dalam musyawarah tersebut, PKS akan merumuskan sejumlah program aksi nyata di berbagai bidang untuk lima tahun ke depan sebagai wujud berkhidmat untuk rakyat. [pks.id]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 27, 2015
posted by @Adimin
HNW Serukan Perlunya Resolusi Jihad Jilid II

JAKARTA (27/10) – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menyerukan perlunya deklarasi Resolusi Jihad Jilid II untuk mengatasi beragam persoalan yang mendera bangsa Indonesia saat ini.
Hidayat menyampaikan hal ini dalam Seminar Nasional “Aktualisasi Sumpah Pemuda di Kalangan Santri”, Senin (26/10) di Gedung Parlemen, Jakarta.
“Banyak darurat di negeri ini, mulai darurat narkoba, darurat kejahatan terhadap anak, darurat pornografi, korupsi, asap, dan sebagainya. Untuk itu para santri perlu mendeklarasikan Resolusi Jihad Jilid II guna mengatasi persoalan-persoalan itu,” kata Hidayat.
Sebagaimana Resolusi Jihad sebelumnya yang dideklarasikan oleh Hadratussyeikh KH Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), para santri harus menggelorakan semangat juang guna membantu menyelesaikan beragam persoalan bangsa saat ini.
Resolusi Jihad dideklarasikan tanggal 22 Oktober 1945 untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan 17 Agustus 1945. Ketika itu Hasyim Asyhari mengeluarkan fatwa wajib hukumnya bagi setiap santri atau muslim untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari para penjajah, yang ingin kembali menguasai Indonesia.
Setiap santri yang gugur dalam menegakkan fatwa tersebut dikategorikan sebagai mati syahid. Deklarasi Resolusi Jihad itu kemudian mulai tahun ini dijadikan sebagai Hari Santri Nasional.
“Jadi sangat layak kalau saat ini digelorakan lagi Resolusi Jihad Jilid II,” tandas Wakil Ketua Majelis Syuro PKS tersebut.
Hidayat menyatakan, berdasar data dari Kementerian Agama RI jumlah santri di Indonesia mencapai 3,9 juta. Dengan jumlah yang sangat signifikan ini, peran santri amat strategis untuk membantu pemerintah menyelesaikan beragam persoalan yang kini dihadapi bangsa Indonesia.
“Jumlah yang signifikan ini juga harus diikuti dengan peran santri yang signifikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuh Hidayat dalam seminar yang juga menghadirkan Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin, Pimpinan Ponpes Modern Gontor KH Hasan Abdullah Sahal, dan pembicara lainnya.
Hidayat mengemukakan, peran santri sejak dulu sangat signifikan dalam sejarah pergerakan bangsa Indonesia. Bahkan organisasi pemuda yang pertama berdiri di Indonesia didirikan oleh para santri, yakni Jamiatul Kheir yang didirikan tahun 1901.
“Dan di era sekarang pun terbuka kesempatan dan peluang bagi para santri untuk melanjutkan kiprah pada pendahulunya, yang telah berjuang mempertahankan dan mengisi kemerdekaan,” tutupnya. [pks.id]
Keterangan Foto: Hidayat Nur Wahid (kanan) menyampaikan pandangannya dalam Seminar Nasional “Aktualisasi Sumpah Pemuda di Kalangan Santri”, Senin (26/10) di Gedung Parlemen, Jakarta.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 27, 2015
posted by @Adimin
Siapkan Program Khidmat untuk Rakyat, PKS Gelar Mukernas Awal November

JAKARTA (26/10) – Setelah sukses dengan Musyawarah Nasional (Munas), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas). Program khidmat PKS untuk rakyat selama lima tahun ke depan akan dirancang dalam musyawarah akbar tersebut.
Ketua Penyelenggara Mukernas PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, Mukernas akan digelar pada 3-4 November 2015 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat. Mukernas PKS mengangkat tema 'Berkhidmat untuk Rakyat' sebagaimana tema Munas sebelumnya.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS ini juga mengatakan, Depok dipilih kembali untuk tempat hajatan akbar PKS ini karena tiga hal.
“Pertama terkait efektivitas tempat yang luas sehingga dapat menampung seluruh peserta acara dalam satu lokasi. Kedua karena tempat tersebut memungkinkan diadakannya bazzar sehingga bisa mendorong perekonomian kader dan bermanfaat untuk masyarakat. Dan ketiga tentu saja lokasi yang sederhana dan terjangkau,” ujar Mardani di kantor DPP PKS, MD Building Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2015).
Mardani menambahkan Mukernas akan membahas agenda khidmat PKS untuk rakyat selama lima tahun. Agenda tersebut meliputi aspek politik, hukum, sosial, ekonomi, dan lainnya.
"Arahan dari DPP, DSP, dan MPP terkait arah kebijakan dan arah program lima tahun ke depan. Dan pendetailan dan sosialisasi program nasional agar program nasional ini bisa dijalankan oleh seluruh DPW," imbuh Mardani.
Mukernas akan dihadiri 340 perwakilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS seluruh Indonesia; 233 jajaran DPP, MPP, dan DSP; serta 150 undangan.
“Dari setiap DPW akan ada 10 perwakilan yang terdiri dari 9 DPTW dan 1 orang perwakilan dari bidang perempuan. Sedangkan undangan, kami akan mengundang petinggi partai politik, tokoh masyarakat, mitra strategis, duta besar, dan perwakilan dari pemerintah,” pungkas Mardani. [pks.id]
Keterangan Foto: Wakil Sekjen DPP PKS, Mardani Ali Sera.
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
October 27, 2015
posted by @Adimin
Pemuda Tangguh Lahir dari Keluarga yang Tangguh

JAKARTA (27/10) - Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan dan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih, mengungkapkan keluarga memegang peran utama dan pertama dalam upaya mencetak pemuda yang tangguh.
Hal ini diungkapkan Wirianingsih menjelang momentum peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015.
Wanita yang akrab disapa Wiwi ini menjelaskan, sejarah membuktikan, pemuda pemudi yang tangguh lahir dari keluarga yang tangguh.
Ia mencontohkan Bung Hatta, tokoh proklamator kemerdekaan negara RI, lahir dan dididik dalam keluarga yang taat menjalankan agama Islam, di daerah Bukit Tinggi Sumatera Barat. "Ayah beliau Mohammad Djamil adalah seorang ulama, Ibunya, Siti Saleha lahir dari keluarga pedagang," papar Wiwi.
Demikian juga Cut Nyak Meutia seorang pejuang wanita dari Aceh yang tangguh, lahir dari keluarga pejuang yang harmonis. Ayah Cut Nyak Meutia adalah Teuku Ben Daud Pirak dan Ibu bernama Cut Jah, keduanya adalah tokoh pejuang masyarakat Aceh yang menduduki posisi sebagai Uleebalalang.
Lebih lanjut Wiwi mengungkapkan, jika kita ingin menghadirkan pemuda pemudi yang tangguh, sehingga bangsa dan negara ini tanggguh, maka kita harus memperjuangkan agar keluarga Indonesia tidak rapuh.
Keluarga yang tidak rapuh akan menjadi perisai yang kokoh terhadap segala gangguan dan pengaruh buruk terhadap perkembangan jiwa seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak yang kelak akan menjadi pemuda.
"Untuk itu perlu dukungan dari berbagai pihak dalam memperjuangkan ketahanan keluarga Indonesia," sebut Wiwi.
Wiwi meyakini, tidak ada lembaga lain yang mampu memberikan pendidikan yang komprehensif seperti dalam keluarga. "Kita sama sama merindukan hadirnya pemuda tangguh, yang selalu hadir dengan ide dan karya bermutu," tutur Ibu dari 10 anak penghafal Al Qur'an ini.
Wiwi pun tak lupa mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda bagi segenap pemuda pemudi Tanah Air. "Satu nusa satu bangsa satu bahasa, pemuda satukan keluarga Indonesia. Selamat Hari Sumpah Pemuda."
Keterangan Foto: Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS, Wirianingsih.
[sumber: pks.id]posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN


