pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

PKS Susun Renstra Dorong Indonesia Jadi Negara Diperhitungkan Dunia

Written By Anonymous on 05 November, 2015 | November 05, 2015

DEPOK (4/11) – Dua hari bermusyawarah, pimpinan PKS se-Indonesia berhasil merumuskan 70 program nasional. Program-program tersebut merupakan turunan dari rencana strategis (renstra) PKS di berbagai bidang. 

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri berharap renstra yang telah disusun bermanfaat bagi Indonesia. 

"Sehingga Indonesia menjadi negara yang diperhitungkan di dunia internasional," ujar Salim dalam pidato penutupan Mukernas ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015). 

Menurut mantan menteri sosial ini, mendorong Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan di dunia internasional adalah bentuk sumbangsih PKS sebagai kontributor peradaban. 

Oleh karena itu, Salim berpesan kepada kader-kader PKS untuk terus melakukan aksi nyata sebagai pelayanan kepada masyarakat. 

"Kita tidak diajarkan untuk beretorika, segera lakukan aksi nyata bukan retorika," pesan Salim. 

PKS sukses menggelar Mukernas selama dua hari sejak Selasa (3/11) hingga Rabu (4/11) di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat. Mukernas PKS dihadiri 340 unsur pimpinan DPW, 233 unsur pimpinan DPP, MSP dan DSP, serta 150 tamu undangan ini menghasilkan 70 program strategis nasional selama lima tahun ke depan. [pks.id]

Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri saat menyampaikan pidato pada acara penutupan Mukernas ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015). 

posted by @Adimin

PKS Targetkan Suara 12 Persen di Pemilu 2019

DEPOK (4/11) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menetapkan visi untuk menjadi partai papan atas dalam pemilu 2019 mendatang. Partai dakwah berlambang bulan sabit kembar ini optimis mampu meraih suara nasional 12 persen. 

"Pada waktu Munas kami menetapkan bahwa kami PKS ingin naik kelas dari partai papan tengah (dengan suara) di bawah 10 persen menjadi papan atas (dengan suara) di atas 10 persen. Kami menetapkan pada waktu itu secara nasional agregatnya 12 persen," ujar Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam konferensi pers usai penutupan Mukernas ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015). 

Sohibul Iman mengatakan, pada rapat Majelis Syuro PKS sebelum Munas lalu diputuskan bahwa PKS harus naik kelas menjadi partai papan atas pada Pemilu 2019. Keputusan tersebut lalu dibawa ke dalam Munas dan diputuskan bahwa untuk naik menjadi partai papan atas, PKS harus meraih suara nasional minimum 12 persen. 

Mantan wakil ketua DPR ini menjelaskan, penetapan suara nasional minimal 12 persen berdasarkan pembacaan terhadap potensi internal dan konstelasi politik eksternal.

"Apakah realistis? Sebetulnya kalau kita lihat pencapaian-pencapaian suara di tiap-tiap daerah di Indonesia beragam. Ada yang sudah 12 persen ke atas sudah banyak. Ada juga yang di bawah. Pembacaan kami yang disampaikan teman-teman semua, kemudian kami temukan angka 12 persen," pungkasnya. 

PKS sukses menggelar Mukernas selama dua hari sejak Selasa (3/11) hingga Rabu (4/11) di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat. Mukernas PKS dihadiri 340 unsur pimpinan DPW, 233 unsur pimpinan DPP, MSP dan DSP, serta 150 tamu undangan ini menghasilkan 70 rencana strategis nasional selama lima tahun ke depan. [pks.id]

Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam konferensi pers usai penutupan Mukernas ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015). 

posted by @Adimin

Restui Hasil Mukernas, Salim Segaf: Bergeraklah

DEPOK (4/11) – Ketua Majelis Syuro Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung penuh dan akan mengesahkan semua keputusan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-4 PKS. Mukernas PKS ditutup pada Rabu (4/11) di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat.

Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri mengatakan Kamis (5/11) besok Majelis Syuro PKS akan bersidang guna mengesahkan semua hasil Mukernas PKS 2015. "InsyaAllah kita akan mengesahkan seluruh program dalam rencana strategis (renstra) selama lima tahun ke depan," papar Salim dalam penutupan Mukernas PKS.

Salim yakin dengan restra yang disusun akan memberikan kontribusi yang besar dan nyata bagi bangsa. "Insya Allah PKS akan muncul jadi partai papan atas dengan melayani bangsa dan negara," kata Salim.

Salim berpesan renstra yang sudah tersusun harus dijalankan sebaik-baiknya oleh seluruh jajaran pengurus. "Lakukanlah aksi nyata, bergeraklah beramal. Kita tidak dilatih hanya untuk retorika saja," ungkap dia.

Ia berharap implementasi Mukernas PKS 2015 akan melahirkan kader teladan yang bisa dibanggakan partai bahkan bangsa dan negara. Kader-kader tersebut adalah ujung tombak penggerak 70 program strategis nasional yang akan dijalankan PKS. "Buktikan berkhidmat untuk rakyat itu dengan amal dan mintalah selalu pertolongan Allah SWT," papar Salim.

PKS selesai menggelar Mukernas selama dua hari sejak Selasa (3/11) hingga Rabu (4/11) di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat. Mukernas PKS dihadiri 340 unsur pimpinan DPW, 233 unsur pimpinan DPP, MSP dan DSP, serta 150 tamu undangan ini menghasilkan 70 rencana strategis nasional selama lima tahun ke depan. [pks.id]

Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro DPP PKS, Salim Segaf Al Jufri saat menyampaikan pidato pada acara penutupan Mukenas ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok (4/11).


posted by @Adimin

Tilawah Siswa LTQ Al Hikmah Buat Mukernas PKS Syahdu

DEPOK (4/11) – Sejenak Aula Budi Utomo di Hotel Bumi Wiyata Depok terasa hening syahdu. Suara dari 700 orang yang memadati arena Mukernas PKS 2015 mendadak sunyi sekejap. 

Suasana syahdu itu dihadirkan oleh tiga santri LTQ Al Hikmah yang membawakan tilawah dalam penutupan rangkaian acara Mukernas PKS. Tilawah yang berlangsung sebagai pembuka acara penutupan Mukernas itu dibacakan dengan pemaknaan yang dalam.

Sampai-sampai ketiga santri yang bergantian membacakan surat Al Infithar, Al Ghasiyah, dan Al Inshiqaq tersendat-sendat karena meneteskan air mata. Tak ayal, ratusan peserta yang datang dari seluruh penjuru Indonesia pun turut menunduk dan meneteskan air mata. 

Dengan nafas yang sesunggukan menahan laju air mata, para santri berhasil membuat hadirin ikut menetaskan air mata. Suasana di dalam gedung menjadi sangat hening dan khidmat mendengarkan tilawah tersebut.

PKS sebagai partai dakwah telah mengokohkan diri sebagai partai pelayan masyarakat. Berkhidmat untuk Rakyat dipakai menjadi jargon. Semangat melayani itupun diturunkan dalam 70 program aksi nyata dalam Mukernas PKS yang berlangsung selama dua hari dari Selasa (3/11/2015) hingga Rabu (4/11/2015). [pks.id]

Keterangan Foto: Syahdu, tiga santri LTQ Al Hikmah menangis saat bertilawah di acara penutupan Mukernas ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok (4/11).


posted by @Adimin

Puisi Zak Sorga Ingatkan Kader PKS Makna Perjuangan

DEPOK (4/11) – Televisi telah menculik anak-anakku. Mereka dibawa ke Hutan Gondomayit, banyak pocong, kuntilanak, sinchan, artis jadi-jadian, politikus jadi-jadian, Dunia gelap gulita. 

Itulah sekilas bait puisi yang dibawakan oleh sastrawan Zak Sorga berjudul "Televisi Itu Telah Menculik Anak-Anakku" pada penutupan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-4 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Bumi Wiyata Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11).

Zak Sorga membawakan tiga buah puisi. Puisi pertama berisi kritikan terhadap kondisi masyarakat Indonesia dewasa ini yang telah tergantung dan banyak terpengaruh tayangan televisi. Ia mengkritisi pengaruh tayangan yang justru menjauhkan masyarakat dari realita sebenarnya.

Sedangkan pada puisi kedua "Sajak Tanpa Pesan", Zak Sorga dengan lantang membacakan bait-bait puisi tentang perjuangan dakwah. Sebelum berpuisi, ia sempat menyatakan rasa syukur dan bangganya bergabung dalam jamaah, menjadi keluarga besar PKS.

"Di ujung jalan kau datangi Tuhan seorang diri. Tidak ada yang lain, hanya kau berdua bersama Tuhan. Tuhan tersenyum membacakan dirimu. Kau bukan matahari, bulan, atau langit. Menangislah, merintihlah. Murnikan syahadatmu," lirihnya.

Semangat berjuang dalam jalan dakwah, dilanjutkan Zak Sorga dalam puisi ketiga "Gaya Hidup". Dalam rangkaian diksi denotasi, Zak Sorga menegaskan ideologilah yang bisa menyelamatkan manusia saat ini.

"Kematian, takut miskin, dan rasa kehilangan hanya perangkat dunia. Ragu-ragu hanya pada orang-orang yang tidak mengerti. Ideologi membuat kita tak berhenti bekerja, sampai puncak atau terserak," tutup Zak Sorga.

Zak Sorga sendiri akan menyelenggarakan Pementasan Revolusi Burung di Gedung Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta pada 11-12 November 2015 mendatang. [pks.id]

Keterangan Foto: Zak Sorga saat membacakan puisi pada acara penutupan Mukernas ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11). (Foto: Asky Oktaria/Humas DPP PKS) 


posted by @Adimin

Asah Kemampuan Menulis Kader, PKS Mantapkan Relawan Literasi

DEPOK (4/11) – Generasi literat mutlak dibutuhkan agar bangsa Indonesia bisa bangkit dari ketidakmampuan bahkan bersaing dengan bangsa lain. Hal tersebut yang menyadari Partai Keadilan Sejahtera untuk mendirikan komunitas literasi bagi kadernya bernama Relawan Literasi (Reli).

“Relawan Literasi adalah komunitas yang menghimpun kader PKS yang punya minat dan aktif membuat tulisan. Komunitas ini berhimpun untuk mengasah kemampuan dan menulis berbagi inspirasi sebagai bahan tulisan,” Kata Presiden Reli, Zico Alviandri di perhelatan Mukernas PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (4/11).

Komunitas menulis di Indonesia sudah sangat banyak dan Reli sendiri mempunyai diferensiasi dibandingkan dengan komunitas lain.

“Komunitas ini punya komitmen untuk menerjemahkan nilai dan prinsip yang dipegang teguh PKS menjadi narasi yang akan dibaca publik. Komunitas ini juga aktif mendukung agenda-agenda PKS melalui artikel yang di-publish ke media,” ucap pria berkacamata ini.

Dari sejak lahir Juni 2014 hingga sekarang, lanjutnya, anggota Reli ada sekitar 100-an anggota. “Anggota kami ada yang dari luar Jawa seperti dari Gorontalo, Kalimantan, bahkan dari luar negeri. Reli juga ada di daerah-daerah seperti Jakarta, Bekasi, dan Depok,” kata Zico.

Untuk meningkatkan kemampuan menulis anggota, kata Zico, Reli kerap mengadakan pelatihan. “Sudah ada pelatihan bersama pakar dan penulis handal,” ucap Zico.

Ia melanjutkan salah satu produk nyata Reli adalah penerbitan buku antologi “Ya Bunnayya” dan “PKS: Mengubah Pusaran Menjadi Arus Balik”.

Reli, katanya, punya andil untuk Indonesia yang lebih baik. “Komunitas ini akan berbuat sesuai keminatannya, yaitu memberikan tulisan-tulisan inspiratif buat masyarakat. Pesan Presiden PKS untuk berkhidmat kepada rakyat kami terjemahkan dengan ajakan untuk semakin gencar menyuguhkan pesan-pesan kebaikan melalui tulisan," pungkas Zico. [pks.id]


Keterangan Foto: Presiden Relawan Literasi (Reli) Zico Alviandri.

posted by @Adimin

Pakar Neurosains: Jika Marah Wudhulah

DEPOK (4/11) – Islam mengajarkan banyak hal dalam berperilaku termasuk saat kita marah. Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW menganjurkan jika seseorang marah hendaknya mengambil air wudhu. Kemudian jika dia dalam posisi berdiri hendaknya duduk atau berbaring.

Sunah Rasulullah SAW ini ternyata sesuai dengan ilmu pengetahuan tenteng emosi. Founder Neuroscience Indonesia Dr Amir Zuhdi saat menjadi pembicara dalam Talkshow di Bazar Mukernas PKS di Depok, Jawa Barat menyebut emosi seseorang berasal dari otak emosi yang terletak di sekitar dahi seseorang.

"Sehingga, cara paling joss mengendalikan emosi dengan ambil air wudhu, lalu sholat dua rokaat. Ini saya buktikan sendiri. Karena saya pernah mendapat predikat ayah terjahat dari anak saya," cerita Dr.Amir, di Kantin Hotel Bumi Wiyata, Rabu (4/11).

Amir menambahkan apabila ketika marah dalam keadaan berdiri maka ubahlah posisi dalam posisi duduk. Namun ia menyarankan jika duduk maka duduklah dalam posisi yang tepat.

"Jadi sunnah duduk ketika marah itu tidak asal-asalan. Kalau duduk, bersandarlah kemudian angkat kaki sedikit. Agar sensor ketegangan tidak semakin menjalar dari otak ke seluruh tubuh. Karena saat marah, otak kita akan memutuskan apakah fight atau flight," tukasnya. [pks.id]


Keterangan Foto: Pakar Neuroscience Indonesia Dr. Amir Zuhdi Menjadi pembicara talkshow dalam rangka memeriahkan Mukernas PKS ke-4 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11). (Foto: Khairuddin Safri / Humas DPP PKS)


posted by @Adimin

PKS Siap Jawab Kebutuhan Politisi Perempuan

Written By Anonymous on 04 November, 2015 | November 04, 2015

DEPOK (4/11) – Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS, Wirianingsih menyatakan PKS sebagai partai dakwah, entitas politik, dan pilar negara demokrasi, siap mendukung keterwakilan perempuan dalam berbagai lembaga publik.

Menurut wanita yang akrab disapa Wiwik ini, partai politik merupakan tempat persemaian lahirnya tokoh dan pemimpin bangsa, kontributor sumber daya manusia yang akan mengelola negara.

"Keterwakilan ini bukan sekedar masalah kuantitatif, tapi ada tuntutan menghadirkan tokoh-tokoh perempuan yang berkualitas dan memiliki misi memajukan bangsa," kata Wiwik di sela-sela Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKS ke-4 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (4/11).

Dalam pandangan Wiwik, tokoh perempuan yang berkualitas menjadi sebuah keniscayaan agar ke depan lahir Indonesia yang sejahtera. Salah satu prasyarat berkualitas bagi tokoh perempuan, adalah kokohnya keluarga.

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga PKS, ujar Wiwik, siap melahirkan tokoh-tokoh perempuan yang berkualitas untuk berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.

Selain itu, Anggota DPR RI periode 2009-2014 ini mengatakan partai politik sudah seharusnya menjalankan peran dan fungsinya untuk melakukan edukasi politik dan kaderisasi kepemimpinan. "Serta edukasi kepada masyarakat agar terwujud bangsa yang sejahtera," ujar dia. [pks.id]

Keterangan Foto: Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS, Wirianingsih.

posted by @Adimin

Calon Wakil Bupati Lampung Timur dari PKS Wafat

JAKARTA (4/11) – Keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung Timur berduka. Di tengah persiapan jelang digelarnya Pilkada serentak bulan depan, kader PKS yang maju sebagai Calon Wakil Bupati Lampung Timur, Prio Budi Utomo meninggal dunia. 

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Lampung Ahmad Mufti Salim menuturkan, almarhum Prio menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.50 WIB. 

"Almarhum adalah Anggota DPRD Provinsi Lampung dan juga Calon Wakil Bupati Kabupaten Lampung Timur," ujar Mufti, Rabu (4/11/2015). 

Mufti mengatakan, meninggalnya Prio menjadi kabar duka khususnya bagi kader dan simpatisan PKS di Lampung. 

Sebelum meninggal, Mufti mengatakan, almarhum Prio sempat mengalami koma setelah kemarin melakukan pemeriksaan ke rumah sakit karena kadar gula yang labil. 

"Semoga Allah menempatkannya di tempat yang mulia bersama para syuhada dan sholihin, dan Allah mengampuni dosa-dosanya," tutur Mufti. [pks.id]

Keterangan Foto: Anggota DPRD Provinsi Lampung dan juga Calon Wakil Bupati Kabupaten Lampung Timur Prio Budi Utomo menghembuskan nafas terakhirnya hari ini, Rabu (4/11/2015) pukul 09.50 WIB.

posted by @Adimin

Seru! Ini Selfie Pertama Sohibul Iman Sejak Jadi Presiden PKS

DEPOK (3/11) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman tampak menikmati keseruan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I Bidang Humas PKS yang digelar di Hotel Santika, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/11). 

Keseruan ini ditandai dengan aksi foto selfie yang dilakukan Sohibul Iman bersama para Ketua Bidang (Kabid) Humas DPW PKS se-Indonesia.

Dihadapan para pegiat humas PKS ini, Sohibul Iman mengaku baru pertama kali dirinya foto bersama dengan bergaya selfie.

"Ini pertama kali sejak saya jadi Presiden PKS," ujarnya disambut gelak tawa para peserta Rakornas.

Sebelumnya, Sohibul Iman berpesan kepada para Kabid Humas agar terus belajar meningkatkan skill kehumasan agar dapat mengemas produk kehumasan yang lebih baik lagi.

"Jangan ragu untuk belajar dari pihak lain, karena teknik kehumasan saya kira universal, kita bisa belajar dari siapapun," tutur Sohibul Iman.

Selain itu, Sohibul Iman juga mengemukakan, PKS memiliki nilai-nilai karakter dasar yang membutuhkan sebuah pola komunikasi ke publik yang bagus.

"Kita secara konten punya produk tapi bagaimana disampaikan ke orang lain, nah ini perlu dikelola dan dikemas dengan sebaik-baiknya," imbuh Sohibul Iman. [pks.id]

Keterangan Foto: Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman ber-selfie bersama para Ketua Bidang (Kabid) Humas DPW PKS se-Indonesia pada acara Rakornas I Bidang Humas PKS yang digelar di Hotel Santika, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/11). 


posted by @Adimin

Pakar: Caleg Perempuan PKS Harus Diberi Peran Lebih

DEPOK (3/11) – Akademisi Universitas Indonesia (UI) Chusnul Mar’iyah menilai kader perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus diberi peran lebih.

Menurut Chusnul kiprah calon legislatif (caleg) perempuan dari PKS masih sekadar untuk memenuhi ketentuan kuota 30 persen, sebagaimana ketentuan dari UU Pemilu. 

“Caleg perempuan PKS cukup banyak. Tapi, dia ditaruh di daerah pemilihan yang disitu tidak ada konstituen PKS nya. Itu yang masih diperjuangkan. Jadi, jangan cuma caleg asal, supaya memenuhi kuota,” papar Chusnul saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-IV PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/11).

Pengajar mata kuliah Perempuan dan Politik ini berharap pada pemilu mendatang, PKS serius menempatkan kader-kader perempuannya, khususnya di daerah yang menjadi basis konstituennya.

“PKS juga harus mulai berpikir caleg perempuan yang ditempatkan adalah di daerah basisnya PKS (hardline). Saat ini, cukup banyak perempuan untuk masuk menjadi anggota dewan. Tapi, sistemnya yang masih Patriarki,” tegas Chusnul.

Mukernas PKS yang berlangsung dua hari hingga Rabu (4/11) esok dihadiri tokoh-tokoh perempuan Indonesia. Selain Chusnul yang jug hadir dalam pembukaan Mukernas PKS adalah Pengamat Politik LIPI, Prof Siti Zuhro, Anggota DPD Fahira Fahmi Idris, Ketua KOWANI, Dr. Ir. Giwo, Fungsionaris PAN Euis Fatayati, Anggota MPR Endang S Thahari, Ketua KPPI Ratu Dian Hatifah, S.Ag, Fungsionaris Golkar Dr Hj. Ulla Nuchrawaty , Kabid PP PPP Siti Nurmila, Perempuan PKB Umi Zahrah dan beberapa tokoh perempuan lainnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger