Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
December 07, 2015
posted by @Adimin
Inilah Pemenang Lomba Menulis Cerpen Mukernas PKS
Written By Anonymous on 07 December, 2015 | December 07, 2015
JAKARTA (7/12) - Lomba Menulis Cerpen Populer yang diadakan sebagai rangkaian acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-4 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menghasilkan pemenang.
Penanggung Jawab Lomba Menulis Cerpen, M Solih Mubarok mengatakan lomba ini dibagi tiga kategori, yaitu kategori pelajar, mahasiswa dan umum. “Masing-masing kategori ditentukan satu orang pemenang,” ujarnya.
Keluar sebagai pemenang kategori pelajar adalah Kuswanti, Siswa Kelas IX MTs Al Quran Harsallakum, Bengkulu.
Sedangkan pemenang kategori mahasiswa adalah Luthfi Alfikri Kustiyo, mahasiswa Universitas Gajah Mada.
Dan pemenang dari kategori umum adalah Ati Yatul Mawaddah, warga Probolinggo.
Mubarok menjelaskan sebanyak 114 naskah masuk ke email panitia. Terdiri dari 39 naskah kategori pelajar, 34 naskah kategori mahasiswa, dan 41 naskah kategori umum.
“Juri lomba ini adalah Afifah Afra, penulis yang telah menghasilkan 50 buku fiksi maupun non fiksi,” sambungnya.
Menariknya, lanjut Mubarok, setidaknya ada dua orang yang merupakan peserta non-muslim. Terlihat dari kartu identitas yang dikirim sebagai syarat mengikuti perlombaan.
“Hal ini menandakan bahwa agenda PKS disambut baik oleh berbagai kalangan,” jelasnya.
Mubarok menambahkan Lomba Menulis Cerpen sekaligus memperkenalkan lima karakter sebagai ikon pendekatan PKS kepada anak muda. Mereka adalah Kea, Adi, Dilan, Eja, dan Tera. Masing-masing memiliki karakter yang unik.
“Lomba ini digawangi oleh komunitas Relawan Literasi (Reli) PKS dengan tujuan agar karakter-karakter itu bisa lebih dikenal masyarakat,” pungkasnya.
Ilustrasi: Poster Lomba Menulis Cerpen Populer dalam rangka Mukernas IV PKS. (PKS Art)
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 07, 2015
posted by @Adimin
Opini | Literasi dengan CALISRA (Baca-Tulis-Berbicara)
oleh Chika Ananda
Ada tiga kemampuan yang akan saling berkaitan: membaca-menulis-berbicara (CALISRA). Dan, ketiganya memiliki peranan yang penting dalam kehidupan. Ada orang yang mampu menguasai ketiganya dengan seimbang dan dalam waktu bersamaan, namun ada pula yang baru tereksplorasi satu per satu dengan rentang waktu yang cukup panjang.
Percayalah, menulis itu tidak perlu bakat. Kemauan dan latihan, itu sudah modal yang lebih dari cukup. Sebab, menulis itu layaknya berbicara. Jadi, ketika kita mampu berbicara, maka (seharusnya) kita mampu menulis, pun sebaliknya. Malahan bisa jadi, ini hanya urusan kenyamanan dalam berekspresi, hanya soal pembiasaan.
Tidak perlu takut memulai, tidak usah takut dengan cibiran orang. Bila kita menyadari bahwa semua orang di dunia itu UNIK, maka begitu pula dengan gaya penulisan. Tak perlu khawatir tulisanmu dianggap jelek, gak mutu, dsb. Sekali lagi, layaknya berbicara ... kita semua mempunyai kekhasan masing-masing. Seiring jam terbang, tulisan-tulisan yang kita buat akan mengalami proses penyempurnaan ... dan inilah proses pembelajaran. Pada akhirnya, berujung pada soal "sense" saja.
Membaca-menulis-berbicara ... yakinlah bahwa suatu saat, kita akan menguasai ketiga kompetensi itu. Keyakinan di masa sekarang akan sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan, dan jeda dari kedua masa tersebut, dinamakan dengan PROSES. Yup, disi dengan proses belajar! Lakukan prosesnya dari saat ini.
Saat kita gemar membaca (membaca buku-peristiwa-alam-hikmah), maka otak ini akan terstimulus untuk menganalisa, untuk selalu berpikir. Hati ini akan terpacu untuk "merasa", berempati. Dan ketika terjadi proses berpikir dan merasa, tentu apa yang kita baca akan diolah kembali sesuai daya tangkap masing-masing. Apa yang kita olah, akan menjadi informasi baru bagi kita juga bagi orang lain. Maka, bagikanlah hasil pemikiranmu itu, dengan niat berbagi kebaikan ... yakni dengan berbicara (lisan maupun tulisan).
TAPI, ada hal yang harus kita perhatikan ketika hendak membagikan informasi.
Pertama, bila bertindak sebagai penulis, pastikan isi tulisan kita bisa dipertanggungjawabkan. Memakai data, fakta, serta referensi yang jelas. Sebisa mungkin, jangan didominasi oleh asumsi.
Oya, tulisan yang baik bukan berarti tulisan yang bertabur kata-kata ajaib nan memesona hingga sulit diterjemahkan maknanya. Sampai-sampai si pembaca harus membolak-balik halaman KBBI, kamus politik, glosarium, dan sebagainya. Masih ingatkah dengan booming-nya kasus "vikinisasi" ? Ya, kira-kira seperti itu, kata-kata canggih (bahkan cenderung ngarang) yang kurang match penempatannya.
Bahkan tidak jarang, tulisan yang sederhana namun dilakukan tulus dari hati, ruhnya akan lebih terasa. Pastikan agar pesan kebaikan dari tulisan kita, bisa ditangkap oleh para pembaca. Baru namanya tulisan yang bermanfaat.
Kedua, bila kita bertindak sebagai “penyebar” informasi, maka tak cukup hanya bermodalkan semangat yang menggebu. Prinsipnya hampir sama seperti seorang penulis, tetaplah HATI-HATI dan teliti. Apalagi dengan makin maraknya media sosial, arus informasi semakin mudah diakses, bahkan cenderung tak terkendali. Jika sudah tersebar, akan sulit dibendung lagi.
Saking semangatnya, kita sering lupa mengecek kebenaran dari sebuah informasi. Kadung malas lakukan konfirmasi. Terlebih untuk berita yang sifatnya negatif, maka akan lebih cepat menyebar di masyarakat. Padahal, bisa jadi isi berita tersebut dikuasai oleh prasangka, bukan data dan fakta. Jatuhnya, hanya sampah dan FITNAH belaka! Bahkan jika pun berdasarkan fakta, maka pertimbangkan juga sisi kebermanfaatan serta kebaikannya.
Yup, kedua hal di atas, harus menjadi perhatian serius bagi kita. Sebab, niat yang baik ... haruslah disempurnakan dengan cara yang baik pula.
Mari lakukanlah starting point! Mulai mencintai membaca, mulai senang menulis, dan berbicaralah dalam kebaikan, untuk menyerukan kebenaran, untuk membagikan hal-hal yang bermanfaat. Ready? Bismillah... saja :)
Ilustrasi: Pensil dan buku catatan. (https://pixabay.com)
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
December 07, 2015
posted by @Adimin
Nasir Djamil Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Pidie
PIDIE (7/12) – Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil menyambangi korban banjir bandang di Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh, Ahad (6/12). Pada kesempatan itu, Nasir juga menyalurkan bantuan kepada para korban.
“Semoga ini bukan bala, tetapi ujian dari Allah kepada saudara-saudara saya semua. Nabi juga ada yang diberikan ujian oleh Allah swt seperti nabi Ulul Azmi,” kata Legislator PKS itu.
Sementara Geuchik Gampong Tiba Mesjid, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PKS dan Anggota DPR-RI yang hadir dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
“Banjir ini musibah bagi kami. Terima kasih kepada Bapak Nasir Djamil dan PKS yang telah membantu kami,” ujarnya.
Ratusan masyarakat menghadiri silaturahim bersama Nasir Djamil. Warga yang didominasi oleh ibu-ibu korban banjir bandang tersebut hadir memenuhi ruangan balee yang berada tepat di sebelah kiri gerbang mesjid. Adapun bantuan yang diberikan antara lain 1 sak beras, 1 kotak mie instan, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. [pks.id]
Keterangan Foto: Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil (kiri) menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang di Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh, Ahad (6/12).
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 06, 2015
posted by @Adimin
Walikota Padang Tampung Aspirasi Warga Tanjung Saba Pitameh
Written By Anonymous on 06 December, 2015 | December 06, 2015
PADANG – Dalam kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al Anhar Pitameh, Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX Kecamatan Lubuak Bagaluang Jumat (4/12), Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo menampung aspirasi masyarakat setempat.
Wako mengatakan, kegiatan jumling tersebut memang rutin dilakukannya setiap Jumat di masjid-masjid yang ada di Kota Padang. Di samping menjadi Khatib pada Shalat Jumat, ia pun melanjutkan dengan berdialog bersama warga.
“Dari semua aspirasi yang kita terima, akan kita sikapi ke depannya,” terang wako didampingi beberapa pimpinan SKPD yang hadir di hadapan warga.
Wako menyebutkan, di Tanjung Saba Pitameh ini, warga mengusulkan agar adanya sebuah jembatan gantung untuk menghubungkan antara dua permukiman penduduk. Yaitu antara Kampung Baru Tanjung Saba dengan Pitameh yang dibatasi sungai yang cukup lebar.
“Terkait ini, saya meminta camat dan lurah, apakah ada opsi lain selain membuat sebuah jembatan. Sebab, untuk membangun jembatan, memerlukan dana dan anggaran yang cukup besar. Mungkin bisa juga, dibangun SD dan masjid di sana nantinya. Karena ini yang menjadi kebutuhan utama warga,” imbuh wako.
Sementara itu, Lurah Tanjung Saba Pitameh nan XX, Darwi Zerman menyebutkan, memang warganya yang berada di Kampung Baru Tanjung Saba, selama ini memilih menyeberangi sungai untuk bisa sampai di Pitameh.
"Ini dikarenakan, untuk fasiliitas seperti Sekolah Dasar (SD) dan masjid belum ada di sana. Sementara, hampir semua anak-anak, bersekolah di SD yang berada di seberang sungai. Untuk ini, kita akan terus mencarikan solusinya," imbuh Darwi. [humas dan protokol kota padang]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 06, 2015
posted by @Adimin
Mahyeldi: Padang Tidak Kalah dengan Bali
PADANG - Banyak yang mengenal jika Bali adalah "surga" dunia. Namun begitu, di Indonesia cukup banyak daerah yang tak kalah hebatnya dengan Bali. Salah satunya yakni Padang.
"Padang tak kalah dengan Bali. Padang lain warnanya, Bali lain pula warnanya," kata Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo dalam suatu agenda acara, Jumat (4/12).
Disebutkan Walikota, saat ini Padang memang tengah berbenah. Terutama di sisi kepariwisataan. Padang akan mensinergikan sejumlah objek wisata di Padang yang dinamakan Kawasan Wisata Terpadu (KWT). Kawasan wisata ini meliputi Pantai Padang, Gunung Padang, Pantai Air Manis hingga ke perbatasan Pesisir Selatan.
Dijelaskannya, pada tahun 2016 nanti seluruh objek wisata di KWT itu akan tertata dengan baik. Termasuk juga akses transportasi dari Sungai Pisang, Kecamatan Bungus ke lokasi kawasan wisata Mandeh di Pesisir Selatan.
"Tahun depan jalan dari Sungai Pisang ke Mandeh akan diperbaiki," ujar Mahyeldi.
Untuk memperbaiki jalan tersebut, Walikota Padang tak ingin berlama-lama. Apalagi menunggu agenda perbaikan jalan dari Provinsi Sumatera Barat.
"Anggaran kita untuk perbaikan jalan Rp 12 miliar. Kita ingin cepat, tak mau nunggu agenda provinsi," sebut Walikota.
Apabila jalan ini selesai nantinya, akses dari Padang menuju kawasan Mandeh akan semakin cepat. Mahyeldi menyebut, jika selama ini menuju Mandeh memakan waktu relatif lama, dengan melewati Sungai Pisang dipersingkat menjadi 10 atau 15 menit.
"Dengan ini nantinya antara KWT dan Mandeh akan bersinergi," tuturnya.
Selain menata objek wisata, untuk menarik minat wisatawan agar singgah ke Padang, sejumlah agenda berskala internasional akan dituanrumahi Padang. Cukup banyak agenda tersebut dan pada umumnya agenda itu dilangsungkan di kawasan pantai. Diantaranya seperti Multilateral Naval Exercise Commodo, Olympiade Beach Soccer, kejuaraan Polo Air tingkat ASEAN, dan lainnya.
Untuk iven Multilateral Naval Exercise Commodo akan dihelat pada April 2016. Agenda ini merupakan latihan perang sejumlah negara peserta yang dilangsungkan di perairan barat Samudera Hindia, persisnya di Teluk Bayur. Sedangkan untuk iven Olympiade Beach Soccer akan dilangsungkan pada 2017.
"Kita sudah menyurati panitia dan ini direspon baik oleh tim panitia di Jakarta," sebut Walikota.
Walikota menekankan bahwa agenda ini nantinya akan terus berjalan. Karena itu Mahyeldi sangat berharap dukungan warga Padang.
"Kita juga mengimbau kepada seluruh SKPD, TNI dan Polri untuk gelorakan agenda tersebut dan geliat ekonomi masyarakat akan meningkat lewat kunjungan wisatawan. Kita akan segera siapkan Padang layak dikunjungi," pungkas Walikota.
Sumber: Humas dan Protokol Kota Padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 05, 2015
posted by @Adimin
Dakwah | Oleh H. Irsyad Syafar Ketua DPW PKS Sumbar
Written By Anonymous on 05 December, 2015 | December 05, 2015
Dakwah itu adalah perjuangan, pengorbanan dan militansi. Dakwah itu adalah memperbaiki apa-apa yang belum baik, memperindah apa-apa yang sudah baik. Dakwah adalah mengeluarkan manusia dari kekegelapan jahiliyah menuju cahaya keimanan. Dakwah itu adalah membuat hati-hati yang lalai dan alpa menjadi tersentak dan sadar. Dakwah itu adalah membangun tempat yang kondusif di dalam dada untuk berlabuhnya hidayah.
Karena itu, dakwah menghendaki pengorbanan dan totalitas. Bila engkau berikan hanya sebagian dari dirimu untuknya, maka dia takkan memberimu apa-apa. Jika engkau berikan segala-galanya, maka dia hanya memberimu sebagian. Maka dia akan tagih darimu waktumu, jiwamu, pikiranmu, perasaanmu, harta-bendamu dan ego pribadimu.
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka tidak ragu-ragu. Dan mereka berjuang dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar”. (Terjemahan QS Al Hujurat: 15)
Jika engkau mulai kikir dengan waktu, harta dan jiwamu untuk kemenangan dakwah, dan engkau berlari mengejar dunia dan perhiasannya, niscaya Allah akan menjadikan dirimu hina dan tidak berdaya. Dan kehinaan itu takkan hilang kecuali setelah engkau kembali (bertaubat) kepadaNya.
Pengorbanan dan perjuangan dalam berdakwah memang berat. Memerlukan jiwa yang beriman dan hati yang bersih. Karena itu, engkau mesti bekerja dan melakukan segala yang menguatkan iman dan membersihkan hati. Dakwah akan menuntut pengorbanan harta dan segala usaha. Maka, bersiap-siagaah selalu untuk itu.
Sesungguhnya apa yang engkau miliki adalah fana dan akan habis. Sedangkan apa yang di sisi Allah akan abadi dan berlipat-ganda. Sesungguhnya Allah membeli harta dan jiwa orang-orang beriman dengan harga termahal yaitu sorga, yang luasnya seluas langit dan bumi.
Janganlah engkau menjadi orang-orang yang celaka. Yaitu orang-orang yang menjadi budak dinar, budak dirham dan budak selimut.
Janganlah engkau menjadi orang-orang yang hina. Yaitu orang-orang yang kerjanya hanya makan dan bersenang-senang. Mereka bagaikan binatang yang kerjanya (dan pikirannya) hanya makan dan bersenang-senang. Lalu di akhirat kelak mereka pulangnya ke neraka. [irsyadsyafar.com]
posted by @Adimin
Label:
HIKMAH,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 05, 2015
posted by @Adimin
Irsyad Syafar: Mari Sukseskan Pilkada
Hari ini 5 Desember 2015 adalah hari terakhir masa kampanye pilkada serentak. Tanggal 9 Desember masyarakat akan memilih pemimpinnya.
Dalam ajaran Islam, memilih pemimpin merupakan bagian dari agama sekaligus merupakan ibadah. Banyak sekali ayat-ayat yang menjelaskan dan memberi arahan tentang memilih dan mengambil pemimpin. Dimana pemimpin bagi umat Islam itu mestilah yang beriman, berilmu, sehat dan kuat untuk bekerja, amanah dalam bekerja dan berlaku adil kepada sesama.
Dalam skala yang lebih kecil saja, Rasulullah memestikan adanya pemimpin. Bila ada 3 orang yang bepergian, maka hendaklah satu orang menjadi pemimpin. (Hadits shahih riwayat Abu Daud). Apalagi untuk jumlah orang yang lebih banyak dan wilayah yang lebih luas, seperti kota atau propinsi, wajib adanya pemimpin.
Abu Bakar dan Umar bin Khattab malah mendahulukan urusan kepemimpinan dari pada mengurus jenazah Rasulullah saw. Setelah tuntas urusan pemilihan pemimpin, barulah mereka ikut dalam menyelenggarakan jenazah Rasulullah.
Oleh karena itu dalam pilkada besok ini, umat Islam mesti berperan aktif dan jangan golput. Karena pilihan ini akan sangat mempengaruhi kemashlahatan serta kondisi masyarakat 5 tahun kedepan. Sebab mayoritas aturan, regulasi dan bahkan anggaran belanja masyarakat 5 tahun kedepan dipegang dan dikendalikan oleh yang berkuasa.
Bila semua calon yang akan dipilih adalah orang yang baik, maka pilihlah yang terbaik diantara mereka semua. Bila ada yang baik dan yang buruk, maka pilihlah yang baik. Bila semuanya buruk (insyaAllah tidak demikian adanya) maka pilihlah yang minimal keburukannya dan kemudian bantulah dia bersama-sama mengurangi keburukannya. Jangan golput, karena itu justru akan mempermudah orang-orang terburuk menjadi pemimpin.
Jangan mau memilih orang-orang yang memberikan iming-iming berupa uang, beras dan sebagainya. Pemberian itu sebenarnya adalah penghinaan yang sangat buruk. Bila anda diberi uang 100 ribu rupiah, lalu dia berkuasa 5 tahun atas anda, maka harga diri anda hanya 20 ribu setahun, atau 1.666 rupiah perbulan, atau sama dengan 55 rupiah sehari. Lihat betapa hinanya anda dimata mereka. Buruh kasar saja takkan mau digaji 10 ribu rupiah sehari, apalagi kalau hanya 55 rupiah.
Dan kemudian, orang-orang yang membagi-bagikan uang ini pastilah akan mengambil kembali uangnya setelah berkuasa. Maka selama 5 tahun uang kita akan diambilnya. Tidak sekedar 100 ribu, bahkan bisa berlipat ganda. Minimal mereka pulang modal, tapi biasanya lebih dari itu.
Mari kita sukseskan pilkada serentak 9 Desember ini. Berdoalah kepada Allah untuk memantapkan hati, ikhlaskan niat dalam memilih, dan jadikan ini sebagai bagian dari amal shaleh bertaqarrub kepada Allah dengan memilih pemimpin yang lebih baik. [irsyadsyafar.com]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 04, 2015
posted by @Adimin
Dedi Supriadi: Kader PKS Harus Bermanfaat dalam Menyebarkan Informasi
Written By Anonymous on 04 December, 2015 | December 04, 2015
TARAKAN (4/12) – Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus dapat berperan besar dan bermanfaat dalam menyampaikan informasi. Sehingga berita-berita, terutama terkait partai, tersampaikan dengan baik dan mudah diterima masyarakat.
Ketua Bidang Humas DPP PKS, Dedi Supriadi menyampaikan hal ini saat mengisi Pelatihan Humas di Room Meeting II Kantor DPD PKS Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (4/12/2015).
“Apa yang Saudara ketahui tentang Humas? Seorang kader PKS sangat perlu mengenal, bahkan semakin memahami pentingnya peran Humas dalam kepartaian. Karena setiap kader adalah Humas bagi partai,” kata Dedi.
Dedi mengungkapkan Humas merupakan ladang besar dalam dakwah. Oleh karena, Humas berada pada baris terdepan dalam jamaah, baik sebagai corong informasi maupun menjaga image partai.
“Humas ini merupakan ladang besar dalam dakwah. Inilah waktunya kita bisa berperan lebih besar dalam memaksimalkan dakwah,” ujar Dedi.
Dedi Supriadi hadir di Tarakan dalam agenda silaturahim Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Al Jufri bersama kader-kader PKS di Kalimantan Utara. Tampak, pelatihan humas dipenuhi kader-kader PKS dari berbagai daerah se-Tarakan.
Keterangan Foto: Ketua Bidang Humas DPP PKS, Dedi Supriadi saat mengisi Pelatihan Humas di Room Meeting II Kantor DPD PKS Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (4/12/2015).
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 04, 2015
posted by @Adimin
Legislator PKS Beri Hadiah Al-Quran untuk Kapolsek Mauk
![]() |
| (Foto: Anton) |
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, H. Asnin Syafiudin, Lc. MA., memberikan hadiah Al-Quran dan beberapa buah buku kepada Kapolsek baru Mauk, AKP Nurokhman, T. SH dalam acara silaturrahim di Mapolsek Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/12/2015).
Dalam silaturrahim tersebut, Asnin diberi kepercayaan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya Asnin berharap program-program yang disampaikan Kapolsek dapat direalisasikan. “Yang ditunggu masyarakat adalah actionnya,” katanya.
Asnin menyoroti salah satu program yang disampaikan AKP Nurokhman, yaitu masalah Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Peran polisi dalam keamanan masyarakat ini menurut Asnin seperti perkataan sahabat Rasulullah SAW, Ustman bin Affan, “ Sesungguhnya Allah mencegah (kejahatan) melalui penguasa apa yang tidak Dia cegah melalui Al-Qur’an.
Kapolsek Mauk, AKP Nurokhman mensosialisasikan program-programnya dengan mengundang warga dan tokoh masyarakat. Dalam silaturrahim tersebut, AKP Nurokhman menyampaikan enam programnya sebagai Kapolsek baru. Yaitu peningkatan Sistem Keamanan Keliling (Siskamling), mencegah kekerasan terhadap anak, tanggap banjir, wisata ke kantor polisi, Kamtibmas dan tertib lalu lintas.
Acara silaturrahim dengan tema Ngariung Bareng Mencari Solusi ini dihadiri mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, perempuan, pemuda bahkan sampai tukang ojek dan tukang becak. Acara ini dimulai pukul 09.00 dan selesai pukul 12.00 WIB. [Humas PKS Kabupaten Tangerang]
Keterangan Foto: Legislator PKS DPRD Banten, Asnin
Syafiudin saat menyerahkan hadiah Al-Quran kepada Kapolsek Mauk, AKP Nurokhman
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH
December 04, 2015
posted by @Adimin
Legislator PKS Apresiasi Langkah Kapolsek Mauk undang Warga
![]() |
| (Foto: Anton) |
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H. Asnin Syafiudin, Lc. MA., mengapresiasi langkah Kapolsek baru Mauk, AKP Nurokhman, T. SH mengundang warga dan tokoh masyarakat dalam acara Silaturrahim di Mapolsek Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/11/2015).
“Saya mengapresiasi langkah Kapolsek AKP Nurokhman dalam mensosialisasikan programnya dengan mengundang warga dan tokoh masyarakat dalam bentuk silaturrahim ini,” kata Asnin kepada pewarta di sela-sela silaturahim.
Dalam silaturrahim ini, Asnin diberi kepercayaan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya Asnin berharap program-program yang disampaikan Kapolsek dapat direalisasikan. “Yang ditunggu masyarakat adalah actionnya,” katanya.
Asnin menyoroti salah satu program yang disampaikan AKP Nurokhman, yaitu masalah Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Peran polisi dalam keamanan masyarakat ini menurut Asnin seperti perkataan sahabat Rasulullah SAW, Ustman bin Affan, “ Sesungguhnya Allah mencegah (kejahatan) melalui penguasa apa yang tidak Dia cegah melalui Al-Qur’an.
Selain program Kamtibmas, AKP Nurokhman juga menyampaikan lima program lainnya. Yaitu peningkatan Sistem Keamanan Keliling (Siskamling), mencegah kekerasan terhadap anak, tanggap banjir, wisata ke kantor polisi dan tertib lalu lintas.
Acara silaturrahim dengan tema Ngariung Bareng Mencari Solusi ini dihadiri mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, perempuan, pemuda bahkan sampai tukang ojek dan tukang becak. Acara ini dimulai pukul 09.00 dan selesai pukul 12.00 WIB. Acara silaturrahim ini mulai pukul 09.00 sampai pukul 12.00 WIB. [Humas PKS Kabupaten Tangerang]
Keterangan
Foto: Anggota DPRD Banten
dari Fraksi PKS, Asnin Syafiudin saat memberikan sambutan dalam Silaturahim di
Mapolsek Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/12/2015)
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH
December 04, 2015
posted by @Adimin
Pemanfaatan Zakat PNS Harus Sesuai Ketentuan Agama
JAKARTA (4/12) – Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdullah Fikri Faqih menyambut baik Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang mengatur pembayaran zakat Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menurutnya SKB ini sangat baik dalam menjamin warga negara muslim Indonesia untuk menunaikan kewajibannya dalam berzakat.
“Tinggal mengatur pemanfaatannya sehingga sesuai dengan ketentuan agama dan memberi manfaat kepada yang berhak, delapan asnaf, sehingga berdampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Anggota Komisi VIII DPR RI ini di Kompleks Parlemen (4/12).
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Agama mengupayakan SKB 3 Menteri yang melibatkan Menteri Agama, Menteri Keuangan, dan Menteri Dalam Negeri yang mengatur pembayaran zakat bagi PNS. Ide ini awalnya muncul dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Dengan ide tersebut, ke depan zakat bagi PNS di Indonesia akan menjadi obligatory(kewajiban), tidak lagi opsional.
Jika memang ini terwujud, Fikri berharap dapat terkelola dengan baik sehingga memberi dampak positif. “Jangan sampai pengelolaan zakat ini kisruh dengan penerimaan pemerintah, baik pusat maupun daerah sebab nanti bisa memunculkan problem administrasi yang berdampak hukum,” kata anggota yang terpilih dari Dapil Jawa Tengah IX ini.
Keterangan Foto: Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdullah Fikri Faqih.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI
Label:
Berita Fraksi,
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN








