Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
January 07, 2016
posted by @Adimin
Muharlion Apresiasi Program Walikota Padang Wujudkan Padang Bersih
Written By Anonymous on 07 January, 2016 | January 07, 2016
| Ketua Fraksi PKS Padang, Muharlion |
Padang (7/1) – Keinginan Walikota Padang untuk wujudkan Kota Padang bersih dari sampah mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Padang.
Muharlion mendorong Walikota Padang beserta jajarannya terutama Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Padang untuk mensosialisasikan peraturan daerah (perda) 21 tahun 2012 tentang sampah sampai ke kecamatan dan kelurahan. Hal ini untuk menyadarkan masyarakat untuk membuang sampah pada tempat dan sesuai dengan jam yang telah ditentukan agar paginya sampah sudah bisa terangkut ke tempat pembuangan akhir.
"Kalau DKP Padang merasa kekurangan dalam sarana dan prasarana dan tenaga, Fraksi PKS Padang siap mendukung di dalam penganggaran APBD," kata Muharlion, S. Pd saat ditemui di kantor PKS, Kamis (7/1) siang.
Tingkat volume sampah, lanjutnya, di Padang begitu besar, kalau DKP Padang merasa kekurangan dalam sarana dan prasarana dan tenaga, Fraksi PKS Padang siap mendukung di dalam penganggaran APBD.
"Kalau perlu sudah saatnya Padang punya pengangkut sampah yang canggih seperti di luar negeri,” ujar Sekum DPD PKS ini.
Muharlion juga berharap kepada aparat pemerintah agar bertindak tegas terhadap masyarakat yang melanggar aturan dalam perda 21 tahun 2012 tentang sampah.
“Saya juga berharap kepada aparat pemerintah agar bertindak tegas terhadap masyarakat yang melanggar aturan dalam perda 21 tahun 2012 tentang membuang sampah sembarangan. Hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pelanggar yang membuang sampah sembarang, “ ucapnya .
Aleg PKS dari daerah pemilihan (dapil) satu Kecamatan Koto Tangah ini juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mematuhi dan menjalakan perda tentang sampah.
"Karena Padang yang bersih tidak bisa terwujud kalau hanya Walikota dan jajarannya yang menjalankannya, tetapi perlu kesadaran seluruh masyarakat Padang untuk menjalankannya sehingga Padang Bersih bisa terwujud." Pungkasnya.
[humas pks padang]
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
Bingkai Berita,
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 07, 2016
posted by @Adimin
Ini yang Dibicarakan dalam Kunjungan PKS ke PP Muhammadiyah
Jakarta (6/1) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, beserta Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al-Jufri dan para pengurus DPP PKS melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Pusat Muhammadiyah.
Kunjungan silaturahmi tersebut diterima dengan hangat oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua Busyro Muqoddas. PKS menerima masukan yang konstruktif dari Muhammadiyah.
“Biarkan kami (Muhammadiyah) menjadi khotib yang memberikan nasihat terhadap perjuangan PKS,” kata Haedar Nashir di gedung PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).
Sementara Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyampaikan apresiasinya kepada Muhammadiyah yang terbuka menjalin silaturahim dengan partai politik Islam.
“Partai politik harus diakui tidak berdiri sendiri. Ia harus merangkul semua elemen masyarakat termasuk ormas,” kata Sohibul Iman.
Lebih lanjut mantan wakil ketua DPR ini mengatakan PKS mempunyai kesamaan semangat memperjuangkan Islam dengan Muhammadiyah.
“Kami tetap memperjuangkan sistem proporsional tertutup dengan mengutamakan sistem kaderisasi yang bagus,” kata Sohibul Iman.
Ketua MS Habib Salim Segaf Al-Jufri menambahkan, perlunya kerjasama dan kolaborasi berbagai elemen umat Islam. Menurutnya, kekuatan Islam tidak akan muncul tanpa adanya kolaborasi.
“Sekali lagi, ide-ide besar tidak akan muncul tanpa adanya kolaborasi. Kita harus adakan pertemuan rutin. Sehingga memunculkan ide-ide brilian,” tegas Habib Salim.
Dalam kesempatan itu Sohibul Iman juga menegaskan komitmen PKS untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak terhadap kepentingan rakyay kecil. Salah satunya melalui inisiasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan Nasional yang telah menjadi prioritas dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2016.
“Jadi undang-undang kewirausahaan sudah dibahas di Baleg dan kemudian dibawa ke paripurna dan itu sudah menjadi Program Legislatif Daerah (Prolegda). Artinya di masa sidang tersebut AKD terkait itu nanti akan mulai membahasnya,” kata Sohibul Iman.
Karena usulan DPR, lanjutnya, RUU kewirausahaan harus dibahas DPR dulu. Nanti setelah DPR punya suatu kesepakatan, baru dilempar ke pemerintah.
“Nah, nanti pemerintah yang bikin DIM (daftar isian masalah). Karena inisiatif kita, yang bikin DIM pemerintah. Mudah-mudahan, kalau menurut aturan semua undang-undang paling lama dua masa sidang, semoga cepat terselesaikan setidaknya tahun 2016 ini,” tandasnya.
Lalu tentang keterkaitannya dengan ormas sendiri, Sohibul Iman menegaskan bahwa rancangan tersebut perlu diberikan masukan.
“Nanti pembahasan setiap rancangan undang-undang kan kita akan melakukan apa yang disebut dengan RDPU, Rapat Dengar Pendapat Umum. Nanti AKD terkait dalam bentuk komisi atau dalam bentuk panja, dia pasti akan mengundang pihak-pihak yang memang kompeten di bidangnya untuk memberikan masukan termasuk ormas, pakar dan universitas, mereka akan kami undang. Itu sudah mekanisme normal.” Pungkas Sohibul Iman. [kabarpks.com]
Keterangan Foto: Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman (tengah), Ketua Majelis Syuro PKS Habib DR. Salim Segaf Aljufrie (kanan), Ketua MPP PKS Suharna Surapranata (kiri)
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 07, 2016
posted by @Adimin
PKS Paparkan RUU Kewirausahaan di Depan Pengurus Pusat Muhammadiyah
Jakarta (6/1) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak terhadap kepentingan rakyay kecil. Salah satunya melalui inisiasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan Nasional yang telah menjadi prioritas dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2016.
Hal tersebut disampaikan Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman dalam pertemuan dengan Pengurus Pusat Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).
“Jadi undang-undang kewirausahaan sudah dibahas di Baleg dan kemudian dibawa ke paripurna dan itu sudah menjadi Program Legislatif Daerah (Prolegda). Artinya di masa sidang tersebut AKD terkait itu nanti akan mulai membahasnya,” kata Sohibul Iman.
Karena usulan DPR, lanjutnya, RUU kewirausahaan harus dibahas DPR dulu. Nanti setelah DPR punya suatu kesepakatan, baru dilempar ke pemerintah.
“Nah, nanti pemerintah yang bikin DIM (daftar isian masalah). Karena inisiatif kita, yang bikin DIM pemerintah. Mudah-mudahan, kalau menurut aturan semua undang-undang paling lama dua masa sidang, semoga cepat terselesaikan setidaknya tahun 2016 ini,” tandasnya.
Lalu tentang keterkaitannya dengan ormas sendiri, Sohibul Iman menegaskan bahwa rancangan tersebut perlu diberikan masukan.
“Nanti pembahasan setiap rancangan undang-undang kan kita akan melakukan apa yang disebut dengan RDPU, Rapat Dengar Pendapat Umum. Nanti AKD terkait dalam bentuk komisi atau dalam bentuk panja, dia pasti akan mengundang pihak-pihak yang memang kompeten di bidangnya untuk memberikan masukan termasuk ormas, pakar dan universitas, mereka akan kami undang. Itu sudah mekanisme normal.” Pungkas Sohibul Iman. [pks.id]
Keterangan Foto: Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 07, 2016
posted by @Adimin
Wako Mahyeldi Bercita-cita, Saat Subuh Padang Bersih dari Sampah
PADANG – Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo bercita-cita Kota Padang menjadi kota yang bersih dan sehat. Karena itu, Walikota berkeinginan pada pagi hari Kota Padang nihil dari sampah yang berserakan.
“Saya bercita-cita pada setiap pagi itu Kota Padang sudah bersih, sampah sudah terangkat semuanya,” kata Mahyeldi usai meninjau salah satu tali bandar di kawasan Padang Utara, Selasa (5/1).
Diakui Walikota, saat ini di beberapa tempat masih terdapat sampah yang berserakan. Kontainer sampah juga menumpuk dan belum terangkat. Walikota menyebut, hal ini telah dikoordinasikan dengan seluruh camat di Kota Padang.
“Pagi ini (Selasa-red), sekitar pukul setengah tujuh tadi saya sudah SMS seluruh Camat untuk melaporkan dimana saja tumpukan sampah. Tumpukan sampah di masing-masing kecamatan difoto dan dikirimkan paling lambat pukul sepuluh pagi,” kata Mahyeldi.
Laporan masing-masing Camat tersebut kemudian diteruskan kepada dinas terkait. Walikota berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.
“Kita koordinasikan dengan dinas terkait, bagaimana strategi untuk itu,” ujar Walikota.
Walikota berharap, sampah yang dibuang oleh masyarakat ke kontainer dari pukul 17.00 Wib hingga pukul 05.00 Wib sudah dapat terangkut cepat. “Kita tidak ingin sampah itu diangkat ketika jam kantor, tak boleh itu,” kata Mahyeldi.
Sementara itu, Walikota menekankan kepada seluruh ASN di Pemko Padang untuk bergerak cepat dan tidak berlambat-lambat dalam bekerja. Apalagi pada tahun 2016 ini cukup banyak tuntutan masyarakat agar Kota Padang lebih baik dalam berbagai aspek.
“Karena itu saya katakan di tahun 2016 kita pakai gigi tiga, bukan gigi dua,” ujarnya.
Mahyeldi menyebut, untuk bergerak cepat itu anggaran diharapkan juga turun lebih cepat sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan. Pembagian tugas dapat dilakukan secara terencana. “Lewat itu dapat kita lakukan mana pekerjaan jangka dekat atau jangka panjang,” pungkas Walikota.
Sumber:
humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
EDITORIAL,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 07, 2016
posted by @Adimin
Berkunjung ke Muhammadiyah, PKS Dapat Nasihat Perjuangan
Jakarta (6/1) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, beserta Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al-Jufri dan para pengurus DPP PKS melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Pusat Muhammadiyah.
Kunjungan silaturahmi tersebut diterima dengan hangat oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua Busyro Muqoddas. PKS menerima masukan yang konstruktif dari Muhammadiyah.
“Biarkan kami (Muhammadiyah) menjadi khotib yang memberikan nasihat terhadap perjuangan PKS,” kata Haedar Nashir di gedung PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).
Sementara Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyampaikan apresiasinya kepada Muhammadiyah yang terbuka menjalin silaturahim dengan partai politik Islam.
“Partai politik harus diakui tidak berdiri sendiri. Ia harus merangkul semua elemen masyarakat termasuk ormas,” kata Sohibul Iman.
Lebih lanjut mantan wakil ketua DPR ini mengatakan PKS mempunyai kesamaan semangat memperjuangkan Islam dengan Muhammadiyah.
“Kami tetap memperjuangkan sistem proporsional tertutup dengan mengutamakan sistem kaderisasi yang bagus,” kata Sohibul Iman.
Ketua MS Habib Salim Segaf Al-Jufri menambahkan, perlunya kerjasama dan kolaborasi berbagai elemen umat Islam. Menurutnya, kekuatan Islam tidak akan muncul tanpa adanya kolaborasi.
“Sekali lagi, ide-ide besar tidak akan muncul tanpa adanya kolaborasi. Kita harus adakan pertemuan rutin. Sehingga memunculkan ide-ide brilian,” tegas Habib Salim. [pks.id]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 06, 2016
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Respon Keluhan Warga, Wako Mahyeldi Cek Gorong-Gorong di Ulak Karang
Written By Anonymous on 06 January, 2016 | January 06, 2016
PADANG – Setelah menerima informasi terkait adanya keluhan warganya, Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo merespon cepat dengan langsung mendatangi lokasi. Pelaporan warga kali ini yaitu, perihal banjir yang tak henti-hentinya menimpa kawasan Ulak Karang tepatnya di Simpang Komplek Asratek dan sekitarnya.
Bersama Camat Padang Utara, Teddy Antonius, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Fatriarman, Kepala Dinas TRTB dan Perumahan, Afrizal BR dan lurah setempat, walikota langsung memeriksa beberapa titik drainase. Alhasil, memang didapati kondisi gorong-gorong yang dangkal, aliran airnya tersumbat dan tertimbun yang menyebabkan sering timbulnya banjir di kawasan tersebut.
Disampaikan Wako Mahyeldi, masyarakat di sini mengeluhkan ketika datang hujan, kawasan tersebut rentan terkena banjir. Sehingga, warga menjadi resah dan mengharapkan tindak lanjut dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam mencarikan solusinya.
“Kita langsung menelusuri gorong-gorong di sini. Mana saja titik-titik dan masalah yang membuat air tersumbat, ke depan akan kita perbaiki untuk dihidupkan lagi saluran airnya,” ujar walikota di sela peninjauan, Selasa (5/1).
Terkait ini lanjut wako, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum membuat perencanaan pembangunan untuk memperbaiki dan membangun saluran air tersebut. Kemudian dalam menindak lanjuti pelanggaran bagi warga yang mengalihfungsikan drainase ini, diminta camat dan lurah agar mampu menertibkannya. Sementara, untuk perbaikan dan penataan selanjutnya agar dikoordinasikan dengan Dinas PU dan Dinas TRTB dan Perumahan.
“Mudah-mudahan perencanaannya selesai dalam beberapa bulan ke depan, dan pengerjaannya akan menggunakan APBD Perubahan. Jadi untuk itu, bagi seluruh Pimpinan SKPD juga saya sampaikan, mulai saat ini kita harus bergerak cepat, apa saja keluhan masyarakat harus kita atasi secara cepat dan baik,” tegas Mahyeldi.
Sementara itu tokoh masyarakat setempat, Munca (55) mengatakan, mewakili warga mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemko Padang atas adanya kepedulian dan kerja sama bagi warga di sini. Antara lain, dalam rangka menampung keluhan dan upaya perbaikan saluran air tersumbat yang menimbulkan banjir selama ini.
“Menurut kami di sini, memang ada beberapa titik yang perlu dilakukan perbaikan yaitu bandar yang telah ditutup. Saya dengar pemko akan melancarkan saluran air dan membuat gorong-gorong yang baru. semoga ini akan dikerjakan dan harapan kita banjir tidak terjadi lagi,” ungkapnya.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 06, 2016
posted by @Adimin
DPR Sambut Baik Terbentuknya Komite Keuangan Syariah
Jakarta (6/1) – Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam menyambut baik dan menaruh harapan besar dengan terbentuknya Komite Keuangan Syariah. Pasalnya, hal ini akan memperkuat peran keuangan syariah sebagai poros kegiatan ekonomi.
“Saat ini porsi keuangan syariah hanya 5 persen dari total industri keuangan kita. Bandingkan dengan Malaysia yang sudah mencapai 21 persen. Padahal, keuangan syariah memiliki andil besar dalam pembiayaan sektor riil, khususnya UMKM,” tutur Ecky di sela-sela kegiatan resesnya di Cianjur, Rabu (6/1).
Ecky menjelaskan perbankan syariah telah terbukti tahan banting dari goncangan krisis. Oleh karena, Keuangan Syariah tidak membolehkan adanya transaksi spekulatif di pasar uang. Menurut Ecky, semua pembiayaan keuangan syariah harus berbasis pada sektor riil dengan standar etik yang diawasi oleh dewan pengawas syariah agar tidak terjadi kecurangan.
“Ini yang membuat sektor keuangan syariah tidak turut mengalami krisis, baik di tahun 1998 maupun 2008. Sehingga, dunia internasional makin melirik keuangan syariah,” ujar Legislator PKS dari daerah pemilihan Jawa Barat III yang meliputi Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini.
Oleh karena itu, Ecky berharap Komite Keuangan Syariah ini dapat segera menjalankan tugasnya, terutama dalam mengharmonisasi perundang-undangan dan aturan-aturan terkait lainnya, serta memperkuat literasi keuangan syariah.
“Sehingga tujuan besarnya, yaitu mendorong perekonomian nasional bisa tercapai. Meskipun, sudah sudah agak tertinggal tetapi tidak ada kata terlambat untuk kita mulai mengejar,” papar Ecky.
Sebagaimana diketahui, rapat kabinet terbatas pada Hari Selasa (5/1), memutuskan dibentuknya Komite Keuangan Syariah. Komite ini langsung dipimpin oleh Presiden Jokowi yang sekaligus juga sebagai Dewan Pengarah. Komite ini beranggotakan para menteri, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). [pks.id]
Keterangan Foto: Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2016
posted by @Adimin
PKS akan Gelar Maulid Nabi Bersama Majelis Rasulullah
Written By Anonymous on 05 January, 2016 | January 05, 2016
Jakarta (5/1) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar maulid Nabi Muhammad SAW, di Kantor DPP PKS, Kamis (7/1/2016). Penyelenggaraan digelar bersama Majelis Rasulullah, komunitas cinta Rasulullah terbesar di Ibukota.
Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufrie mengatakan bulan Rabiul Awwal yang populer disebut bulan maulid oleh umat Islam Indonesia adalah bulan ekspresi kecintaan kaum Muslimin kepada baginda Rasulullah SAW.
"Baik diperingati atau tidak diperingati kelahirannya, umat Islam wajib mencintai Rasulullah SAW. Nah, penyelenggarakan acara maulid harus menguatkan cinta kita kepada baginda Rasulullah SAW," ujar Habib Salim di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2016).
Ketua Bidang Pengembangan Umat (BPU) DPP PKS Hilman Rosyad menambahkan, bukti kecintaan kepada Nabi Muhammad SAw bisa dilakukan dengan empat cara, yaitu mengimani ajarannya, mengikuti sunahnya, mendakwahkan ajarannya, dan memperbanyak shalawat.
"Mempelajari sejarahnya, mengikuti sunnah keteladannya, dan selalu menyebut namanya dengan shalawat adalah bukti kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Maulid Nabi ini adalah salah satu medium itu semua," tambah Hilman.
Hilman mengungkapkan, penyelenggaraan Maulid Nabi bertema "Meneladani Nabi, Membangun Negeri" akan digelar di Kantor DPP PKS pada Kamis, 7 Januari 2016 mendatang. PKS bekerjasama dengan Majelis Rasulullah dan mengundang lebih dari 50 ulama dan habaib se-Jabodetabek.
Sejumlah ormas Islam yang akan hadir di antaranya Persatuan Umat Islam (PUI), Dewan Dakwah, Mathlaul Anwar, IKADI dan ICMI.
Sementara dari PKS, Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) yang terdiri dari Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nurwahid, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Ketua MPP Suharna Surapranata, Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekjen Taufik Ridho akan hadir. Seluruh anggota FPKS di DPR-RI juga dijadwalkan hadir selain pengurus DPP dan DSP PKS.
"Melalui Maulid ini kami juga ingin menguatkan semangat persatuan umat Islam. Kalau dengan Maulid perbedaan-perbedaan di tubuh umat Islam bisa dihindari, kenapa tidak," jelas Hilman. [pks.id]
Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufrie
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2016
posted by @Adimin
Tetap Bersama KMP: PKS Tegaskan Tidak Perlu Kocok Ulang untuk Ganti Pimpinan DPR
Jakarta (5/1) – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menyatakan, tidak perlu ada kocok ulang dalam penggantian pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Karena itu PKS mendukung langkah Partai Golkar yang mengajukan Ade Komaruddin (Akom) menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR.
“Tidak perlu kocok ulang, dan itu bisa dilakukan,” kata Hidayat, Selasa (5/1) di Jakarta.
Menurut Hidayat, sebagai pembuat UU, DPR harus mematuhi UU yang dibuatnya sendiri. UU MD3 telah mengatur pergantian jabatan pimpinan DPR. Apalagi sebelumnya sudah ada preseden saat Wakil Ketua DPR periode lalu Anis Matta mundur dari pimpinan DPR dan langsung Fraksi PKS menunjuk Sohibul Iman sebagai penggantinya.
Lebih lanjut Hidayat menyatakan, PKS sebagai bagian dari Koalisi Merah Putih (KMP) berharap Akom dapat segera dilantik agar dapat segera bekerja meningkatkan kinerja DPR, khususnya dalam hal produktivitas sebagai legislator, yang banyak mendapat sorotan negatif dari publik.
Mengenai spekulasi penggantian Fahri Hamzah, Hidayat menyatakan dirinya tidak dalam kapasitas untuk menjawab pertanyaan tersebut. Namun Hidayat menyebutkan, ada tidaknya penggantian bukan karena tekanan dari luar, tetapi murni keputusan organisasi.
Hal ini sekaligus membantah adanya isu yang berkembang pasca pertemuan Presiden PKS Sohibul Iman dan jajaran dengan Presiden Jokowi akhir Desember lalu.
Hidayat menandaskan tidak ada deal politik untuk meminta posisi tertentu, mengganti atau menempatkan orang, apalagi pendanaan partai. “Pertemuan itu adalah murni silaturrahim PKS sebagai bagian dari elemen bangsa kepada Kepala Negara. Sekaligus memperkenalkan pengurus baru PKS. Tidak ada deal politik apa pun. Dan PKS juga tetap bersama KMP,” tandas Hidayat, yang juga Wakil Ketua MPR ini. [pks.id]
Keterangan Foto: Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2016
posted by @Adimin
Tradisi Keilmuan, Syarat Mutlak bagi Kader Dakwah
Tegal (4/1) – Anggota Komisi VIII DPR RI menekankan para kader dakwah, terlebih bagi Kader PKS, harus terbiasa mengembangkan tradisi keilmuan. Pasalnya, Kader PKS dipersiapkan untuk membenahi negeri dengan lebih baik, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.
“Kalau Kader PKS sudah tidak lagi tertarik dengan forum-forum keilmuan, maka sama saja membawa perahu, tetapi tidak memiliki dayungnya,” jelas Fikri saat melakukan pertemuan dengan sejumlah Kader PKS di DPD PKS Kota Tegal, di masa reses, Minggu (3/1).
Fikri mengibaratkan pentingnya mengembangkan tradisi keilmuan tersebut adalah seperti tetap menanam biji kurma walaupun dunia esok akan kiamat.
“Sehingga, dakwah tetap perlu didasari dengan ilmu. Jika tidak, akan menjadi bencana,” papar Fikri sambil berpesan untuk menjaga amanah tiga kursi PKS di DPRD Kota Tegal tersebut.
Selain mengenai tradisi keilmuan, Fikri juga menekankan poin mengenai ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, sebuah kemenangan dakwah akan terwujud jika dilandasi ketaatan para kader dakwah kepada Allah SWT.
“Saya berharap kader PKS di Kota Tegal dapat memperhatikan dua hal ini dalam melakukan kerja-kerja kepartaian, sehingga PKS dapat benar-benar berkhidmat untuk rakyat,” tegas Fikri. [pks.id]
Keterangan foto: Abdul Fikri Faqih, Anggota Komisi VII DPR RI.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2016
posted by @Adimin
Mahyeldi Gagas Kemah Eksekutif Pemko Padang
PADANG - Nuansa kebersamaan dan keakraban begitu terlihat antara Walikota Padang, Sekda, Para Asisten, Staf Ahli dan Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang dalam kegiatan kemah di BBI Lubuk Minturun. Kemah eksekutif Pemko Padang yang digagas Walikota Mahyeldi Dt. Marajo tersebut dilaksanakan sejak hari pertama 2016 (1 Januari 2016) hingga berakhir Minggu (2/1) siang.
Menurut Walikota, kegiatan kemah ini memang sengaja dilaksanakan guna menjalin kebersamaan dan keakraban bersama seluruh pejabat eksekutif di Pemko Padang. Terlebih karena beratnya beban tugas selama tahun 2015, kesempatan untuk saling bertemu dan bercengkerama lebih dekat satu sama lain menjadi terbatas. "Demikian juga kebersamaan dengan keluarga yang sering terabaikan saat menjalankan panggilan tugas. Untuk itu, dalam kesempatan ini dianjurkan membawa keluarga," ujar Mahyeldi. Suasana keakraban yang dibangun di arena perkemahan, menurut Mahyeldi lagi, dijadikan bekal untuk lebih kompak dan saling bersinergi antar SKPD dan pejabat lainnya dalam merealisasikan program-program Pemko Padang yang sudah ditetapkan.
"Meskipun di tahun 2015, kita sudah berhasil menyelesaikan program-program unggulan yang digariskan, bukan berarti kita bisa berleha-leha di 2016. Justru semakin banyak tantangan dan PR-PR besar sudah menunggu demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Walikota yang juga didampingi istri serta beberapa orang anaknya.
Wako Mahyeldi menambahkan, kerja keras dan penuh keikhlasan di 2015 telah dijalani dengan baik.
"Hasil kerja keras tersebut ternyata mendapatkan apresiasi dari beberapa pihak, Katakanlah dari Presiden RI, Kementerian, dan beberapa pihak swasta yang telah menganugerakan berbagai penghargaan," imbuhnya.
Dalam acara kemah bersama itu digelar aneka lomba, para eksekutif, terlihat antusias mengikuti lomba. Tak mau kalah, Dharmawanita persatuan dan Tim PKK juga mengikuti aneka lomba dengan seru. Diantaranya lomba makan kerupuk, tangkelek panjang, memasukan paku ke botol, berjoget balon dengan pasangan serta pertandingan futsal.
Dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Nasir Ahmad selaku ketua panitia pelaksana kegiatan, semua perlombaan itu ada hadiah yang diperebutkan sehingga semua lebih termotivasi. Selesai menunaikan sholat Isya berjamaah, para peserta kemah mengikuti acara hiburan dengan lantunan-lantunan tembang dari pengambil kebijakan di Pemko Padang itu.
Dilanjutkan dengan mengitari api unggun seraya berpegangan tangan sambil mengikrarkan persatuan. Juga dilakukan renungan diri dan shalat malam sembari bermunajat kepada Allah SWT agar warga Kota Padang senantiasa dilimpahkan keberkahan.
Acara kemah ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Sebelumnya dilaksanakan final pertandingan futsal. Tim Humas dan Protokol yang dikomandoi Mursalim Nafis turut bersitungkin mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan yang terbilang jarang-jarang dilaksanakan ini. Betapa tidak, Walikota dan jajarannya disini seperti tidak berjarak. Bahkan sama-sama larut dalam serunya permainan. Begitu juga keluarga, yang tadinya tidak saling mengenal akhirnya disini bisa berkumpul dan membaur dengan akrab.
"Susunan acara untuk kegiatan kemah ini kita persiapkan dalam waktu relatif singkat, namun bisa terlaksana dengan baik dan berkesan," kata Mursalim. Ia menambahkan, Walikota setuju kegiatan ini digelar setiap tahunnya. "Lokasinya berbeda-beda. Bisa nanti di pulau atau di perbukitan," sebutnya.
sumber: humas dan protokol kota padang
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN








