pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Maulid Nabi di PKS, Habib Salim Taujih Soal Persatuan Umat

Written By Anonymous on 08 January, 2016 | January 08, 2016

Jakarta (7/1) - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas Dakwah PKS dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan ormas Islam. Kegiatan Maulid berlangsung khidmat.

Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufrie dalam kesempatan tersebut menyampaikan taujih tentang persatuan umat. Menurutnya, kaum muslimin Indonesia harus mengaca dari kebangkitan Turki yang saat ini menjadi representasi kekuatan dunia Islam dalam memperjuangkan kepentingan umat.

"Milyaran kaum muslimin di dunia saat ini mendoakan mengharapkan Turki. Mengapa? karena Turki menjadi kekuatan umat Islam untuk memperjuangkan nasib jutaan saudara kita seperti di Suriah, Palestina," ujar Habib Salim dalam taujih maulid Nabi Muhammad SAW di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Habib Salim lalu memaparkan, hampir 11 juta warga Suriah keluar negaranya mencari perlindungan dengan menjadi pengungsi. Mereka berjalan menuju negara-negara Eropa Timur. Namun banyak seperti mengalami penghinaan dan kekerasan ketika tiba di negara tujuan.

Sementara Turki tampil menjadi salah satu negara 'penyelamat' dengan membuka wilayahnya untuk menerima dan menampung jutaan pengungsi dari Suriah dan Palestina.

"Seharusnya kita lah umat muslim terbesar dunia yang memgambil peran itu, memperjuangkan saudara-saudara kita. Kalau alasan masalah dalam negeri, rupiah lemah, dollar menguat, dan sebagainya, semua negara juga memiliki masalah dalam negeri masing-masing. Tapi mereka bisa berperan lebih jauh keluar," cetus mantan Dubes RI untuk Arab Saudi ini.

Bekas pengajar di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) ini berharap, persatuan umat Islam Indonesia dapat terwujud sehingga menciptakan kekuatan yang mampu memperjuangkan kepentingan dunia Islam. Setiap elemen umat Islam baik ormas, lembaga sosial dan pendidikan, maupun partai politik Islam memiliki nilai plus masing-masing yang saling melengkapi sebagai satu tubuh umat Islam.

“Kita ini satu, dalam Islam. Setiap elemen punya peran masing-masing dan saling melengkapi. Seperti anggota tubuh, semuanya punya peran. Kepala tidak lebih hebat dari tangan dan kaki. begitupun sebaliknya. Boleh jadi yang dibawah lebih mulia, karena memikul beban atasnya yang berat, ” jelas Habib Salim.

Cucu pendiri organisasi Islam Al-Khairat ini juga mengatakan, keharusan meneladani Nabi Muhammad SAW dalam membangun persatuan umat Islam. Menurutnya, diperlukan semangat berkorban baik harta maupun jiwa (tadlhiyah) dan mendahulukan saudara (itsar) untuk merajut persatuan. Hal itu lah yang dicontohkan Rasulullah dan para sahabatnya baik dari Muhajirin maupun Anshor.

"Pernah Nabi Muhammad, Abu Bakar dan Umar dalam satu waktu bersamaan belum makan. Mereka saling mendahulukan satu sama lain untuk memenuhi lapar. Bukan karena puasa, tapi karena harta mereka digunakan untuk perjuangan dakwah Islam. Bahkan saat ada daging kambing disajikan oleh sahabat, Nabi Muhammad meminta daging tersebut diantarkan ke Fatimah yang sudah lama tidak merasakan daging,” tuturnya.

Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas Dakwah PKS berakhir pukul 22.30 WIB. Beberapa tokoh yang hadir antara lain Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Habib Nabiel Al Musawwa (Ketua Majelis Rasulullah) Ust Fadlan Garamatan, KH Tengku Zulkarnain dan sejumlah habaib ibu kota.

Hadir juga perwakilan dari ormas Islam seperti MUI, DDII, ICMI, Parmusi, Ikadi, PUI, FPI, Jam'iyah Al Washliyah, dan Al Ittihadiyah.

Jajaran pimpinan pusat PKS yang hadir selain Habib Salim antara lain Wakil Ketua MS Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua MPP Suharna Surapranata, Ketua Dewan Syariah Pusat PKS Surahman Hidayat, dan Ketua FPKS Jazuli Juwaini. [pks.id]

Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufrie

posted by @Adimin

MUI: Ada Pembusukan Bahwa PKS Itu Anti Maulid

Jakarta (7/1) - Sejumlah tokoh umat Islam memghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas Dakwah Pusat PKS. Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Tengku Zulkarnain mengapresiasi PKS menggelar Maulid.

“Hari ini saya bahagia dengan PKS yang mengadakan maulid. Selama ini ada pembusukan terhadap PKS bahwa PKS itu anti maulid," ujar Tengku dalam sambutan Maulid di Markas Dakwah, DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Tengku mengatakan penyakit besar umat Islam saat ini adalah mudah terpecah belah. Umat Islam menurutnya, semakin hari semakin terpinggirkan.

Selain itu, Tengku juga berharap PKS sebagai partai Islam untuk terus memperjuangkan kepentingan umat Islam. Problematika umat saat ini makin berat.

Dia mencontohkan, sulitnya memperjuangkan perundangan-undangan yang berpihak kepada moralitas bangsa.

“UU pronografi, misalnya, butuh 11 tahun untuk direalisasaikan. Lalu tentang sulitnya mengesahkan rancangan undang-undang perbankan syariah,” katanya.

Ia menjelaskan tentang bukan keberpihakan terhadap agama tertentu, namun tentang keadilan di negeri. Anak yang beragama Kristen yang tinggal di Aceh berhak mendapatkan pendidikan agama dari gurunya yang Kristen. Anak yang beragama Hindu yang di Riau berhak mendapat pelajaran agama Hindu dari guru yang beragam Hindu.

“Kita tentu berharap pada politisi PKS yang ada di DPR semoga bisa memperjuangkan Islam di sana," imbuhnya.

Jajaran pimpinan pusat PKS yang mengikuti maulid Nabi Muhammad SAW antara lain Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua MS Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua MPP Suharna Surapranata, Ketua Dewan Syariah Pusat PKS Surahman Hidayat, dan Ketua FPKS Jazuli Juwaini.

Turut hadir juga sejumlah tokoh umat Islam, antara lain KH Ahmad Sadeli Karim (Mathlaul Anwar), KH Abdul Rasyid Abdulloh Syafi'i (As-Syafi'iyyah), Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf (Pimpinan Ma'had Atstsaqofiyah), KH M Nazar Haris (PB PUI), KH Achmad Satori Ismail (IKADI), KH Ahmad Shabri Lubis (FPI), KH Tengku Zulkarnain (MUI), Ustadz Adnin Armas (MIUMI), Adung Abdul Rahman (GP ANSHOR), dan KH Bahtiar (Al Irsyad Al Islamiyah).

Hadir juga perwakilan dari ormas Islam seperti DDII, ICMI, PARMUSI, Jam'iyyah Al Washliyah, dan Al Ittihadiyah. [pks.id]

Keterangan Foto: Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Tengku Zulkarnain saat memberikan sambutan dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas Dakwah PKS, Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).

posted by @Adimin

Ormas-ormas Islam Hadiri Maulid Nabi di Markas PKS

Jakarta (7/1) - Lebih dari 300 jamaah kaum muslimin berkumpul di Markas Dakwah PKS, Jakarta Selatan. Mereka berhimpun dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas Dakwah PKS, Jalan TB Simatupang, Jaksel dimulai pukul 20.00 WIB, Kamis (7/1/2016). Maulid berjalan lancar dan penuh khidmat. Jamaah yang hadir seluruhnya mengenakan busana muslim serba putih. 

Maulid diawali dengan pembacaan Simtudduror (pujian mutiara kepada Nabi Muhammad SAW - Red) oleh Majelis Rasulullah pimpinan Habib Nabiel Al Musawwa, kakak kandung pendiri Majelis Rasulullah, Almarhum Habib Munzir Al Musawwa. 

Jajaran pimpinan pusat PKS yang mengikuti maulid Nabi Muhammad SAW antara lain Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua MS Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua MPP Suharna Surapranata, Ketua Dewan Syariah Pusat PKS Surahman Hidayat, dan Ketua FPKS Jazuli Juwaini. 

Turut hadir juga sejumlah tokoh umat Islam, antara lain KH Ahmad Sadeli Karim (Mathlaul Anwar), KH Abdul Rasyid Abdulloh Syafi'i (As-Syafi'iyyah), Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf (Pimpinan Ma'had Atstsaqofiyah), KH M Nazar Haris (PB PUI), KH Achmad Satori Ismail (IKADI), KH Ahmad Shabri Lubis (FPI), KH Tengku Zulkarnain (MUI), Ustadz Adnin Armas (MIUMI), Adung Abdul Rahman (GP ANSHOR), dan KH Bahtiar (Al Irsyad Al Islamiyah). 

Hadir juga perwakilan dari ormas Islam seperti DDII, ICMI, PARMUSI, Jam'iyyah Al Washliyah, dan Al Ittihadiyah. 

"Sungguh berbahagia kita berkumpul di sini. Demi persatuan umat di akhir zaman ini," ujar KH Tengku Zulkarnain, Wakil Sekjen MUI dalam sambutannya. [pks.id]


Keterangan Foto:
Dewan Pemimpin Tingkat Pusat (DPTP) PKS, bersama Majelis Rasulullah, perwakilan Ormas Islam dan ratusan jamaah menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas Dakwah PKS, Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).


posted by @Adimin

Muharlion Apresiasi Program Walikota Padang Wujudkan Padang Bersih

Written By Anonymous on 07 January, 2016 | January 07, 2016

Ketua Fraksi PKS Padang, Muharlion
Padang (7/1) – Keinginan Walikota Padang untuk wujudkan Kota Padang bersih dari sampah mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Padang.
Muharlion mendorong Walikota Padang beserta jajarannya terutama Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Padang untuk mensosialisasikan peraturan daerah (perda) 21 tahun 2012 tentang sampah sampai ke kecamatan dan kelurahan. Hal ini untuk menyadarkan masyarakat untuk membuang sampah pada tempat dan sesuai dengan jam yang telah ditentukan agar paginya sampah sudah bisa terangkut ke tempat pembuangan akhir.
"Kalau DKP Padang merasa kekurangan dalam sarana dan prasarana dan tenaga, Fraksi PKS Padang siap mendukung di dalam penganggaran APBD," kata Muharlion, S. Pd saat ditemui di kantor PKS, Kamis (7/1) siang.
Tingkat volume sampah, lanjutnya, di Padang begitu besar, kalau DKP Padang merasa kekurangan dalam sarana dan prasarana dan tenaga, Fraksi PKS Padang siap mendukung di dalam penganggaran APBD.
"Kalau perlu sudah saatnya Padang punya pengangkut sampah yang canggih seperti di luar negeri,” ujar Sekum DPD PKS ini.
Muharlion juga berharap kepada aparat pemerintah agar bertindak tegas terhadap masyarakat yang melanggar aturan dalam perda 21 tahun 2012 tentang sampah.
“Saya juga berharap kepada aparat pemerintah agar bertindak tegas terhadap masyarakat yang melanggar aturan dalam perda 21 tahun 2012 tentang membuang sampah sembarangan. Hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pelanggar yang membuang sampah sembarang, “ ucapnya .
Aleg PKS dari daerah pemilihan (dapil) satu Kecamatan Koto Tangah ini juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mematuhi dan menjalakan perda tentang sampah.
"Karena Padang yang bersih tidak bisa terwujud kalau hanya Walikota dan jajarannya yang menjalankannya, tetapi perlu kesadaran seluruh masyarakat Padang untuk menjalankannya sehingga Padang Bersih bisa terwujud." Pungkasnya.
[humas pks padang]


posted by @Adimin

Ini yang Dibicarakan dalam Kunjungan PKS ke PP Muhammadiyah

Jakarta (6/1) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, beserta Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al-Jufri dan para pengurus DPP PKS melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Pusat Muhammadiyah.

Kunjungan silaturahmi tersebut diterima dengan hangat oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua Busyro Muqoddas. PKS menerima masukan yang konstruktif dari Muhammadiyah.

“Biarkan kami (Muhammadiyah) menjadi khotib yang memberikan nasihat terhadap perjuangan PKS,” kata Haedar Nashir di gedung PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).

Sementara Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyampaikan apresiasinya kepada Muhammadiyah yang terbuka menjalin silaturahim dengan partai politik Islam.

“Partai politik harus diakui tidak berdiri sendiri. Ia harus merangkul semua elemen masyarakat termasuk ormas,” kata Sohibul Iman.

Lebih lanjut mantan wakil ketua DPR ini mengatakan PKS mempunyai kesamaan semangat memperjuangkan Islam dengan Muhammadiyah.

“Kami tetap memperjuangkan sistem proporsional tertutup dengan mengutamakan sistem kaderisasi yang bagus,” kata Sohibul Iman.

Ketua MS Habib Salim Segaf Al-Jufri menambahkan, perlunya kerjasama dan kolaborasi berbagai elemen umat Islam. Menurutnya, kekuatan Islam tidak akan muncul tanpa adanya kolaborasi.

“Sekali lagi, ide-ide besar tidak akan muncul tanpa adanya kolaborasi. Kita harus adakan pertemuan rutin. Sehingga memunculkan ide-ide brilian,” tegas Habib Salim.

Dalam kesempatan itu Sohibul Iman juga menegaskan komitmen PKS untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak terhadap kepentingan rakyay kecil. Salah satunya melalui inisiasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan Nasional yang telah menjadi prioritas dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2016.

“Jadi undang-undang kewirausahaan sudah dibahas di Baleg dan kemudian dibawa ke paripurna dan itu sudah menjadi Program Legislatif Daerah (Prolegda). Artinya di masa sidang tersebut AKD terkait itu nanti akan mulai membahasnya,” kata Sohibul Iman.

Karena usulan DPR, lanjutnya, RUU kewirausahaan harus dibahas DPR dulu. Nanti setelah DPR punya suatu kesepakatan, baru dilempar ke pemerintah.

“Nah, nanti pemerintah yang bikin DIM (daftar isian masalah). Karena inisiatif kita, yang bikin DIM pemerintah. Mudah-mudahan, kalau menurut aturan semua undang-undang paling lama dua masa sidang, semoga cepat terselesaikan setidaknya tahun 2016 ini,” tandasnya.

Lalu tentang keterkaitannya dengan ormas sendiri, Sohibul Iman menegaskan bahwa rancangan tersebut perlu diberikan masukan.

“Nanti pembahasan setiap rancangan undang-undang kan kita akan melakukan apa yang disebut dengan RDPU, Rapat Dengar Pendapat Umum. Nanti AKD terkait dalam bentuk komisi atau dalam bentuk panja, dia pasti akan mengundang pihak-pihak yang memang kompeten di bidangnya untuk memberikan masukan termasuk ormas, pakar dan universitas, mereka akan kami undang. Itu sudah mekanisme normal.” Pungkas Sohibul Iman. [kabarpks.com]

Keterangan Foto: Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman (tengah), Ketua Majelis Syuro PKS Habib DR. Salim Segaf Aljufrie (kanan), Ketua MPP PKS Suharna Surapranata (kiri)

posted by @Adimin

PKS Paparkan RUU Kewirausahaan di Depan Pengurus Pusat Muhammadiyah

Jakarta (6/1) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak terhadap kepentingan rakyay kecil. Salah satunya melalui inisiasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan Nasional yang telah menjadi prioritas dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2016.

Hal tersebut disampaikan Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman dalam pertemuan dengan Pengurus Pusat Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).

“Jadi undang-undang kewirausahaan sudah dibahas di Baleg dan kemudian dibawa ke paripurna dan itu sudah menjadi Program Legislatif Daerah (Prolegda). Artinya di masa sidang tersebut AKD terkait itu nanti akan mulai membahasnya,” kata Sohibul Iman.

Karena usulan DPR, lanjutnya, RUU kewirausahaan harus dibahas DPR dulu. Nanti setelah DPR punya suatu kesepakatan, baru dilempar ke pemerintah.

“Nah, nanti pemerintah yang bikin DIM (daftar isian masalah). Karena inisiatif kita, yang bikin DIM pemerintah. Mudah-mudahan, kalau menurut aturan semua undang-undang paling lama dua masa sidang, semoga cepat terselesaikan setidaknya tahun 2016 ini,” tandasnya.

Lalu tentang keterkaitannya dengan ormas sendiri, Sohibul Iman menegaskan bahwa rancangan tersebut perlu diberikan masukan.

“Nanti pembahasan setiap rancangan undang-undang kan kita akan melakukan apa yang disebut dengan RDPU, Rapat Dengar Pendapat Umum. Nanti AKD terkait dalam bentuk komisi atau dalam bentuk panja, dia pasti akan mengundang pihak-pihak yang memang kompeten di bidangnya untuk memberikan masukan termasuk ormas, pakar dan universitas, mereka akan kami undang. Itu sudah mekanisme normal.” Pungkas Sohibul Iman. [pks.id]

Keterangan Foto: Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman

posted by @Adimin

Wako Mahyeldi Bercita-cita, Saat Subuh Padang Bersih dari Sampah

PADANG – Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo bercita-cita Kota Padang menjadi kota yang bersih dan sehat. Karena itu, Walikota berkeinginan pada pagi hari Kota Padang nihil dari sampah yang berserakan.

“Saya bercita-cita pada setiap pagi itu Kota Padang sudah bersih, sampah sudah terangkat semuanya,” kata Mahyeldi usai meninjau salah satu tali bandar di kawasan Padang Utara, Selasa (5/1).

Diakui Walikota, saat ini di beberapa tempat masih terdapat sampah yang berserakan. Kontainer sampah juga menumpuk dan belum terangkat. Walikota menyebut, hal ini telah dikoordinasikan dengan seluruh camat di Kota Padang.

“Pagi ini (Selasa-red), sekitar pukul setengah tujuh tadi saya sudah SMS seluruh Camat untuk melaporkan dimana saja tumpukan sampah. Tumpukan sampah di masing-masing kecamatan difoto dan dikirimkan paling lambat pukul sepuluh pagi,” kata Mahyeldi.

Laporan masing-masing Camat tersebut kemudian diteruskan kepada dinas terkait. Walikota berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

“Kita koordinasikan dengan dinas terkait, bagaimana strategi untuk itu,” ujar Walikota.

Walikota berharap, sampah yang dibuang oleh masyarakat ke kontainer dari pukul 17.00 Wib hingga pukul 05.00 Wib sudah dapat terangkut cepat. “Kita tidak ingin sampah itu diangkat ketika jam kantor, tak boleh itu,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Walikota menekankan kepada seluruh ASN di Pemko Padang untuk bergerak cepat dan tidak berlambat-lambat dalam bekerja. Apalagi pada tahun 2016 ini cukup banyak tuntutan masyarakat agar Kota Padang lebih baik dalam berbagai aspek.

“Karena itu saya katakan di tahun 2016 kita pakai gigi tiga, bukan gigi dua,” ujarnya.

Mahyeldi menyebut, untuk bergerak cepat itu anggaran diharapkan juga turun lebih cepat sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan. Pembagian tugas dapat dilakukan secara terencana. “Lewat itu dapat kita lakukan mana pekerjaan jangka dekat atau jangka panjang,” pungkas Walikota.

Sumber: humas dan protokol kota padang


posted by @Adimin

Berkunjung ke Muhammadiyah, PKS Dapat Nasihat Perjuangan

Jakarta (6/1) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, beserta Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al-Jufri dan para pengurus DPP PKS melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Pusat Muhammadiyah.

Kunjungan silaturahmi tersebut diterima dengan hangat oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua Busyro Muqoddas. PKS menerima masukan yang konstruktif dari Muhammadiyah.

“Biarkan kami (Muhammadiyah) menjadi khotib yang memberikan nasihat terhadap perjuangan PKS,” kata Haedar Nashir di gedung PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).

Sementara Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyampaikan apresiasinya kepada Muhammadiyah yang terbuka menjalin silaturahim dengan partai politik Islam.

“Partai politik harus diakui tidak berdiri sendiri. Ia harus merangkul semua elemen masyarakat termasuk ormas,” kata Sohibul Iman.

Lebih lanjut mantan wakil ketua DPR ini mengatakan PKS mempunyai kesamaan semangat memperjuangkan Islam dengan Muhammadiyah.

“Kami tetap memperjuangkan sistem proporsional tertutup dengan mengutamakan sistem kaderisasi yang bagus,” kata Sohibul Iman.

Ketua MS Habib Salim Segaf Al-Jufri menambahkan, perlunya kerjasama dan kolaborasi berbagai elemen umat Islam. Menurutnya, kekuatan Islam tidak akan muncul tanpa adanya kolaborasi.

“Sekali lagi, ide-ide besar tidak akan muncul tanpa adanya kolaborasi. Kita harus adakan pertemuan rutin. Sehingga memunculkan ide-ide brilian,” tegas Habib Salim. [pks.id]


posted by @Adimin

Respon Keluhan Warga, Wako Mahyeldi Cek Gorong-Gorong di Ulak Karang

Written By Anonymous on 06 January, 2016 | January 06, 2016

PADANG – Setelah menerima informasi terkait adanya keluhan warganya, Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo merespon cepat dengan langsung mendatangi lokasi. Pelaporan warga kali ini yaitu, perihal banjir yang tak henti-hentinya menimpa kawasan Ulak Karang tepatnya di Simpang Komplek Asratek dan sekitarnya.

Bersama Camat Padang Utara, Teddy Antonius, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Fatriarman, Kepala Dinas TRTB dan Perumahan, Afrizal BR dan lurah setempat, walikota langsung memeriksa beberapa titik drainase. Alhasil, memang didapati kondisi gorong-gorong yang dangkal, aliran airnya tersumbat dan tertimbun yang menyebabkan sering timbulnya banjir di kawasan tersebut.

Disampaikan Wako Mahyeldi, masyarakat di sini mengeluhkan ketika datang hujan, kawasan tersebut rentan terkena banjir. Sehingga, warga menjadi resah dan mengharapkan tindak lanjut dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam mencarikan solusinya.

“Kita langsung menelusuri gorong-gorong di sini. Mana saja titik-titik dan masalah yang membuat air tersumbat, ke depan akan kita perbaiki untuk dihidupkan lagi saluran airnya,” ujar walikota di sela peninjauan, Selasa (5/1).

Terkait ini lanjut wako, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum membuat perencanaan pembangunan untuk memperbaiki dan membangun saluran air tersebut. Kemudian dalam menindak lanjuti pelanggaran bagi warga yang mengalihfungsikan drainase ini, diminta camat dan lurah agar mampu menertibkannya. Sementara, untuk perbaikan dan penataan selanjutnya agar dikoordinasikan dengan Dinas PU dan Dinas TRTB dan Perumahan.

“Mudah-mudahan perencanaannya selesai dalam beberapa bulan ke depan, dan pengerjaannya akan menggunakan APBD Perubahan. Jadi untuk itu, bagi seluruh Pimpinan SKPD juga saya sampaikan, mulai saat ini kita harus bergerak cepat, apa saja keluhan masyarakat harus kita atasi secara cepat dan baik,” tegas Mahyeldi.

Sementara itu tokoh masyarakat setempat, Munca (55) mengatakan, mewakili warga mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemko Padang atas adanya kepedulian dan kerja sama bagi warga di sini. Antara lain, dalam rangka menampung keluhan dan upaya perbaikan saluran air tersumbat yang menimbulkan banjir selama ini.

“Menurut kami di sini, memang ada beberapa titik yang perlu dilakukan perbaikan yaitu bandar yang telah ditutup. Saya dengar pemko akan melancarkan saluran air dan membuat gorong-gorong yang baru. semoga ini akan dikerjakan dan harapan kita banjir tidak terjadi lagi,” ungkapnya.


sumber: humas dan protokol kota padang


posted by @Adimin

DPR Sambut Baik Terbentuknya Komite Keuangan Syariah

Jakarta (6/1) – Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam menyambut baik dan menaruh harapan besar dengan terbentuknya Komite Keuangan Syariah. Pasalnya, hal ini akan memperkuat peran keuangan syariah sebagai poros kegiatan ekonomi.

“Saat ini porsi keuangan syariah hanya 5 persen dari total industri keuangan kita. Bandingkan dengan Malaysia yang sudah mencapai 21 persen. Padahal, keuangan syariah memiliki andil besar dalam pembiayaan sektor riil, khususnya UMKM,” tutur Ecky di sela-sela kegiatan resesnya di Cianjur, Rabu (6/1).

Ecky menjelaskan perbankan syariah telah terbukti tahan banting dari goncangan krisis. Oleh karena, Keuangan Syariah tidak membolehkan adanya transaksi spekulatif di pasar uang. Menurut Ecky, semua pembiayaan keuangan syariah harus berbasis pada sektor riil dengan standar etik yang diawasi oleh dewan pengawas syariah agar tidak terjadi kecurangan.

“Ini yang membuat sektor keuangan syariah tidak turut mengalami krisis, baik di tahun 1998 maupun 2008. Sehingga, dunia internasional makin melirik keuangan syariah,” ujar Legislator PKS dari daerah pemilihan Jawa Barat III yang meliputi Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini.

Oleh karena itu, Ecky berharap Komite Keuangan Syariah ini dapat segera menjalankan tugasnya, terutama dalam mengharmonisasi perundang-undangan dan aturan-aturan terkait lainnya, serta memperkuat literasi keuangan syariah.

“Sehingga tujuan besarnya, yaitu mendorong perekonomian nasional bisa tercapai. Meskipun, sudah sudah agak tertinggal tetapi tidak ada kata terlambat untuk kita mulai mengejar,” papar Ecky.

Sebagaimana diketahui, rapat kabinet terbatas pada Hari Selasa (5/1), memutuskan dibentuknya Komite Keuangan Syariah. Komite ini langsung dipimpin oleh Presiden Jokowi yang sekaligus juga sebagai Dewan Pengarah. Komite ini beranggotakan para menteri, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). [pks.id]

Keterangan Foto: Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam


posted by @Adimin

PKS akan Gelar Maulid Nabi Bersama Majelis Rasulullah

Written By Anonymous on 05 January, 2016 | January 05, 2016

Jakarta (5/1) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar maulid Nabi Muhammad SAW, di Kantor DPP PKS, Kamis (7/1/2016). Penyelenggaraan digelar bersama Majelis Rasulullah, komunitas cinta Rasulullah terbesar di Ibukota.

Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufrie mengatakan bulan Rabiul Awwal yang populer disebut bulan maulid oleh umat Islam Indonesia adalah bulan ekspresi kecintaan kaum Muslimin kepada baginda Rasulullah SAW.

"Baik diperingati atau tidak diperingati kelahirannya, umat Islam wajib mencintai Rasulullah SAW. Nah, penyelenggarakan acara maulid harus menguatkan cinta kita kepada baginda Rasulullah SAW," ujar Habib Salim di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2016).

Ketua Bidang Pengembangan Umat (BPU) DPP PKS Hilman Rosyad menambahkan, bukti kecintaan kepada Nabi Muhammad SAw bisa dilakukan dengan empat cara, yaitu mengimani ajarannya, mengikuti sunahnya, mendakwahkan ajarannya, dan memperbanyak shalawat.

"Mempelajari sejarahnya, mengikuti sunnah keteladannya, dan selalu menyebut namanya dengan shalawat adalah bukti kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Maulid Nabi ini adalah salah satu medium itu semua," tambah Hilman.

Hilman mengungkapkan, penyelenggaraan Maulid Nabi bertema "Meneladani Nabi, Membangun Negeri" akan digelar di Kantor DPP PKS pada Kamis, 7 Januari 2016 mendatang. PKS bekerjasama dengan Majelis Rasulullah dan mengundang lebih dari 50 ulama dan habaib se-Jabodetabek.

Sejumlah ormas Islam yang akan hadir di antaranya Persatuan Umat Islam (PUI), Dewan Dakwah, Mathlaul Anwar, IKADI dan ICMI.

Sementara dari PKS, Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) yang terdiri dari Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nurwahid, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Ketua MPP Suharna Surapranata, Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekjen Taufik Ridho akan hadir. Seluruh anggota FPKS di DPR-RI juga dijadwalkan hadir selain pengurus DPP dan DSP PKS.

"Melalui Maulid ini kami juga ingin menguatkan semangat persatuan umat Islam. Kalau dengan Maulid perbedaan-perbedaan di tubuh umat Islam bisa dihindari, kenapa tidak," jelas Hilman. [pks.id]

Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufrie

posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger