pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

PKS Komitmen Lindungi Keluarga Indonesia

Written By @Adimin on 20 September, 2013 | September 20, 2013

pkspadang.com, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkomitmen pada upaya upaya pengokohan keluarga Indonesia. Bidang Perem- puan PKS telah melaku- kan Gerakan Keluarga Berkualitas (GKB) di 33 provinsi di Indonesia. Sela- in itu Bidang Perempuan PKS menginisiasi berdirinya 400 Rumah Keluarga  Indonesia (RKI) di seluruh Indonesia.

Ketua Bidang Perempuan PKS Anis Byarwati mengatakan saat ini keluarga belum  menjadi basis pengambilan kebijakan publik. Di era globalisasi perlindungan keluarga sudah menjadi kebutuhan. "Untuk itu kita perkuat ketahanan keluarga melalui GKB dan RKI," ujarnya dalam pertemuan dengan perwakilan RKI di seluruh Indoneisa di Gedung DPP PKS, Jakarta, Rabu (18/9).

Anis menegaskan produk-produk konvensi internasional keluarga justru mengancam kekokohan sebuah keluarga. Ia mencontohkan hasil Konferensi Kependudukan di Kairo tahun 1993, menghasilkan konvensi yang mendefinisikan istilah couples (pasangan) tidak dikaitkan dengan keluarga secara umum. "Konvensi ini melindungi kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, and Transgender).  Artinya, terminologi keluarga tidak lagi terdiri dari ayah, ibu, dan anak," ungkap Anis.

Kondisi tersebut, ujar Anis, akan memberikan dampak negatif pada tatanan kehidupan masyarakat. Terminologi couples yang salah kembali berulang di konvensi lainnya, seperti Konvensi Perempuan keempat di Beijing 1995 dan Konvensi Istambul untuk kependudukan manusia 1996.

Selain itu,  Anis mencermati Konvensi Hak-Hak Anak (Convention On The Right Of The Child) 1989 telah menetapkan definisi anak adalah “setiap manusia yang berusia di bawah 18 tahun, kecuali, berdasarkan undang-undang menetapkan kedewasaan dicapai lebih awal”. Anis menilai definisi ini membawa konsekuensi ditetapkannya usia layak menikah di atas 18 tahun. Padahal, ungkap Anis, tak sedikit anak di bawah usia 18 tahun yang sudah aktif secara seksual. Dengan demikian, menurut PBB, remaja perlu dibekali kondom. "Saran PBB ini, bagi kami  bertentangan dengan nilai-nilai ketimuran dan agama yang dianut keluarga Indonesia dan mengancam sakralisasi ikatan keluarga yang mulia," papar Anis.

Fakta tersebut membuat tantangan keluarga Indonesia untuk membentuk keluarga harmonis sangat besar.

Anis memandang diperlukan kesatuan  gerak dari berbagai elemen bangsa yang bermuara pada paradigma bahwa  keluarga adalah basis terkecil pembentuk kekokohan negara. "Kami yakin jika keluarga kuat, bangsapun akan kokoh”, tutup Anis.

posted by @Adimin

10 Pesan DSP untuk Kader Dakwah

 

UNTUKMU KADER DAKWAH !

تِلْكَ الدَّارُ الْآَخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ

“Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa” (QS Al-Qashash 83).

1. Hendaknya antum selalu berorientasi pada akhirat, karena akhirat itu lebih baik dan lebih kekal. 
2. Jagalah amalan harian antum, khususnya sholat lima waktu berjamaah dan di masjid, lebih khusus lagi sholat Subuh.

3. Perbanyaklah bekal antum, bekal ilmu dan amal  sholih, sehingga dapat mengantarkan derajat ketaqwaan. Dan sebaik-baiknya bekal adalah ketaqwaan.

4. Hiasi dirimu dengan akhlak  mulia  terutama zuhud, karena dengan zuhud akan dicintai Allah dan manusia.

5. Berusahalah semaksimal mungkin untuk bisa itsar (mengutamakan ikhwah), kalau belum bisa jangan tinggalkan sikap salamatul qolb (lapang dada dan tidak hasad) pada mereka.

6. Gunakan jabatan publik yang diamanahkan kepada antum sebagai sarana ibadah, khidmah dan dakwah.

7. Janganlah mempertentangkan tarbiyah dengan siyasah (politik), karena keduanya sarana untuk meneggakan Syariah.

8. Jalan dakwah itu panjang dan berat, maka hendaknya senantiasa saling tolong menolong dan beramal jama’i, karena antum akan lemah jika sendiri, tetapi kuat  jika bersama saudara yang lain.

9. Bersiap siagalah, karena puncak ajaran Islam adalah jihad, maka hendaknya antum senantiasa menjaga kesehatan dan senantiasa berolah raga.

10. Bersemangatlah untuk meraih kemuliaan tertinggi berupa istiqomah di jalan dakwah, husnul khotomah dan mati fii sabilillah  sehingga meraih puncak kenikmatan yaitu dibebaskan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga Allah.
 Iman Santoso
Anggota DSP (Dewan Syariah Pusat) PKS



posted by @Adimin

Muliakanlah Anak Perempuanmu !

Written By @Adimin on 19 September, 2013 | September 19, 2013

pkspadang.com, “Barang siapa yang diberi cobaan dengan anak perempuan kemudian ia berbuat baik pada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka,” (HR. Al-Bukhari no. 1418 dan Muslim no. 2629).

ANAK laki-laki ataupun perempuan sama saja. Tetap tahukah Anda, Rasul menyebutkan sebuah kecen- derungan orang tua yang menyukai seorang anak laki-laki. Sebagaimana dikatakan Rasulullah dalam hadits ‘Aisyah :

Al-Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menyebutnya sebagai ibtila’ (cobaan), karena biasanya orang tidak menyukai keberadaan anak perempuan. (Syarh Shahih Muslim, 16/178)

Bahkan dulu pada masa jahiliyah, orang bisa merasa sangat terhina dengan lahirnya anak perempuan. Sehingga tergambarkan dalam firman Allah  SWT:
“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar gembira dengan kelahiran anak perempuan, merah padamlah wajahnya dan dia sangat marah. Dia menyembunyikan diri dari orang banyak karena buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memelihara anak itu dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya hidup-hidup di dalam tanah? Ketahuilah, betapa buruknya apa yang mereka tetapkan itu.” (An-Nahl: 58-59)

Islam sangat memuliakan anak perempuan. Allah SWT yang menganugerahkan anak perempuan telah menjanjikan surga bagi hamba-Nya yang berbuat kebaikan kepada anak perempuannya.

‘Aisyah pernah mengatakan: Seorang wanita miskin datang kepadaku membawa dua anak perempuannya, maka aku memberinya tiga butir kurma. Kemudian dia memberi setiap anaknya masing-masing sebuah kurma dan satu buah lagi diangkat ke mulutnya untuk dimakan. Namun  kedua anak itu meminta kurma tersebut, maka si ibu pun membagi dua kurma yang semula hendak dimakannya untuk kedua anaknya. Hal itu sangat menakjubkanku sehingga aku ceritakan apa yang diperbuat wanita itu kepada Rasulullah. Beliau  berkata: “Sesungguhnya Allah telah menetapkan baginya surga dan membebaskannya dari neraka.” (HR. Muslim no. 2630)

Dalam riwayat dari Anas bin Malik, Rasulullah juga menyebutkan kedekatannya dengan orang tua yang memelihara anak-anak perempuan mereka dengan baik kelak pada hari kiamat:

“Barangsiapa yang mencukupi kebutuhan dan mendidik dua anak perempuan hingga mereka dewasa, maka dia akan datang pada hari kiamat nanti dalam keadaan aku dan dia (seperti ini),” dan beliau mengumpulkan jari jemarinya. (HR. Muslim no. 2631).

Al-Imam An-Nawawi  menjelaskan, hadits-hadits ini menunjukkan keutamaan seseorang yang berbuat baik kepada anak-anak perempuannya, memberikan nafkah, dan bersabar terhadap mereka dan dalam segala urusannya. (Syarh Shahih Muslim, 16/178)
 
Masih berkenaan dengan keutamaan membesarkan dan mendidik anak perempuan, seorang shahabat, ‘Uqbah bin ‘Amir  pernah mendengar Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa yang memiliki tiga orang anak perempuan, lalu dia bersabar atas mereka, memberi mereka makan, minum, dan pakaian dari hartanya, maka mereka menjadi penghalang baginya dari api neraka kelak pada hari kiamat.” (Dikatakan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Adabil Mufrad no. 56: “Shahih”)

Seorang anak yang terlahir di atas fitrah ini siap menerima segala kebaikan dan keburukan. Sehingga dia membutuhkan pengajaran, pendidikan adab, serta pengarahan yang benar dan lurus di atas jalan Islam. Maka hendaknya kita berhati-hati agar tidak melalaikan anak perempuan yang tak berdaya ini, hingga nantinya dia hidup tak ubahnya binatang ternak. Tidak mengerti urusan agama maupun dunianya. Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagi kita. (Al-Intishar li Huquqil Mukminat, hal. 25)

Bahkan ketika anak perempuan ini telah dewasa, orang tua selayaknya tetap memberikan pengarahan dan nasehat yang baik. Ini dapat kita lihat dari kehidupan seseorang yang terbaik setelah Rasulullah, Abu Bakr Ash-Shiddiq , dalam peristiwa turunnya ayat tayammum. 

Diceritakan peristiwa ini oleh ‘Aisyah: “Kami pernah keluar bersama Rasulullah dalam salah satu safarnya. Ketika kami tiba di Al-Baida’ –atau di Dzatu Jaisy– tiba-tiba kalungku hilang. Rasulullah pun singgah di sana untuk mencarinya, dan orang-orang pun turut singgah bersama beliau dalam keadaan tidak ada air di situ. Lalu orang-orang menemui Abu Bakr sembari mengeluhkan, “Tidakkah engkau lihat perbuatan ‘Aisyah? Dia membuat Rasulullah dan orang-orang singgah di tempat yang tak ada air, sementara mereka pun tidak membawa air.” Abu Bakr segera mendatangi ‘Aisyah. Sementara itu Rasulullah sedang tidur sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku. Abu Bakr berkata, “Engkau telah membuat Rasulullah dan orang-orang singgah di tempat yang tidak berair, padahal mereka juga tidak membawa air!” Aisyah melanjutkan, “Abu Bakr pun mencelaku dan mengatakan apa yang ia katakan, dan dia pun menusuk pinggangku dengan tangannya. Tidak ada yang mencegahku untuk bergerak karena rasa sakit, kecuali karena Rasulullah sedang tidur di pangkuanku. Keesokan harinya, Rasulullah bangun dalam keadaan tidak ada air. Maka Allah turunkan ayat tayammum sehingga orang-orang pun melakukan tayammum. Usaid ibnul Hudhair pun berkata, “Ini bukanlah barakah pertama yang ada pada kalian, wahai keluarga Abu Bakr.” ‘Aisyah berkata lagi, “Kemudian kami hela unta yang kunaiki, ternyata kami temukan kalung itu ada di bawahnya.” (HR. Al-Bukhari no. 224 dan Muslim no. 267)

Al-Imam An-Nawawi t mengatakan bahwa di dalam hadits ini terkandung ta`dib (pendidikan adab) seseorang terhadap anaknya, baik dengan ucapan, perbuatan, pukulan, dan sebagainya. Di dalamnya juga terkandung ta`dib terhadap anak perempuan walaupun dia telah dewasa, bahkan telah menikah dan tidak lagi tinggal di rumahnya. (Syarh Shahih Muslim, 4/58).
Jadi, punya anak perempuan? Bersyukur, dan muliakanlah ia


posted by @Adimin

Tujuh Orang Ini Layak Menjadi Capres Indonesia Masa Depan

Written By @Adimin on 18 September, 2013 | September 18, 2013


Ini adalah Pemimpin-pemimpin Bangsa yang sarat prestasi tapi kurang publikasi. Tidak seperti yang sering digembar-gemborkan oleh media yang doyan mempublish tokoh-tokoh bermodal popularitas, uang dan citra belaka. Dalam mengemban amanah negara dibutuhkan pemimpin yang religius, amanah, cerdas dan merakyat. sosok inilah yang sangat dinanti-nantikan rakyat di bumi kita tercinta ini. Maka inilah sosok yang diharapkan pantas untuk menjadi Presiden RI.

1. DR. Hidayat Nur Waahid

Siapa yang tidak kenal sosok santun dan tegas ini. Ia adalah politisi, ustadz dan cendekiawan “Lulusan S1, S2 dan S3 dari Universitas Islam Madinah ”yang bergaya lembut serta mengedepankan moral dan dakwah. Sosoknya semakin dikenal masyarakat luas setelah ia menjabat Presiden Partai Keadilan (PK), kemudian menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai ini memperoleh suara signifikan dalam Pemilu 2004 yang mengantarkannya menjadi Ketua MPR RI pertama yang Hafal Al-Qur’an. Kepemimpinannya memberi warna tersendiri dalam peta perpolitikan nasional. Dalam pemilu 2014 semua pihak meletakkan harapan ke pundak beliau untuk menjadi Pemimpin negeri Indonesia di masa yang akan datang.


2. Ir. Tifatul Sembiring

Dia salah seorang 'anak panah' (kader) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang siap diluncurkan ke mana saja oleh pemegang busur (Majelis Syura) selaku lembaga tinggi partai. Dia menjadi anak panah ketiga yang menerima estafet kepemimpinan PKS. Tifatul Sembiring dipercaya menjabat Presiden PKS menggantikan dan melanjutkan kepemimpinan Hidayat Nur Wahid yang mengundurkan diri setel ah terpilih menjadi Ketua MPR. Beliau juga sukses menjalankan amanah sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi pada kabinet pemerintahan SBY. Banyak terobosan dan prestasi yang beliau ukir selama menjabat sebagai Menkominfo.


3. Anis Matta Lc

Ia merupakan salah satu politisi muda berpengaruh dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sekjen DPP PKS dan Wakil Ketua DPR (2009-2013) yang kutu buku ini aktif menulis di berbagai media Islam dan sudah menghasilkan sejumlah buku. Anis matta juga menjadi Sekjen PK dan PKS selama 4 periode kepemimpinan. Walaupun akhirnya beliau menjabat sebagai Presiden PKS menggantikan Ustad Lutfi Hasan Ishak dalam kondisi penuh badai dan prahara fitnah. Tidak perlu disangsikan lagi, beliau adalah sosok arsitek sentral di PKS dalam menentukan kebijakan dan strategi politik partai walaupun semuanya tetap diputuskan oleh Majelis Syuro.


4. Ahmad Heryawan Lc


Ustadz Ahmad Heryawan sosok sederhana yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja secara ekonomi adalah anak yang cerdas. Sebagai buktinya dia pernah diterima sebagai mahasiswa Kedokteran UI dan IPB akan tetapi dikarenakan terbelit ekonomi keluarga yang tidak mencukupi secara ekonomi. Beliau pun banting setir dan memutuskan menerima beasiswa kuliah di LIPIA di Jakarta. Di tempat inilah beliau ditempah menjadi Pemimpin Muslim yang cerdas, kuat dan beramal. Sekarang beliau menjabat sebagai gubernur Jawa Barat dua periode dengan torehan prestasi dan penghargaan melampaui nominal 120. Sungguh luar biasa, sangat pantas jika beliau menjadi Capres RI 2014


5. Prof. DR. Irwan Prayitno


Seorang politisi yang memiliki komitmen moral yang dilandasi ajaran agama yang dianutnya. Karir politik Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Reformasi (Partai Keadilan), ini memang berawal dari dakwah di kampus-kampus. Ketika pendirian PK, ia masih kuliah S-3 di Universitas Putra Malaysia (UPM), dan dipercaya menjadi Ketua Perwakilan PK di Malaysia. Kemudian dalam Pemilu 1999 terpilih menjadi anggota DPR dari Sumatera Barat.

Sekarang beliau diamanahi oleh rakyat Minang sebagai Gubernur Sumatera Barat. Banyak sekali kebijakan strategis yang berhasil beliau laksanakan. Seperti penanganan gempa yang melanda Pulau Mentawai dan sebagian wilayah Sumatra Barat yang beliau tangani secara efektif, efesien dan tepat sasaran. Bahkan beliau tidak segan-segan tidur dan makan bersama pengungsi di barak. Dengan kapasitas akademik, pengalaman beliau di DPR RI dan ketangkasan beliau menahkodai SumBar. Maka tidak salah jika kita menempatkan beliau sebagai Calon Alternatif potensial dalam Pilpres 2014.


6. Gatot Pujo Nugroho ST

Mungkin tidak banyak yang mengenal sosok beliau. Karena namanya mulai dikenal secara regional maupun nasional ketika secara mengejutkan beliau terpilih sebagai Wakil Gubernur Sumatera utara mendampingi Syamsul arifin. Latar belakang beliau seorang akademisi dan bukan Putra asli kelahiran Sumut menjadi hal menarik untuk dikaji. Walaupun pada akhirnya beliau menjabat sebagai Pjs Gubernur ketika Syamsul arifin harus ditahan karena kasus korupsi. Sekarang beliau membuat kejutan di Tanah batak dengan menjadi Gubernur Sumut pertama yang berasal dari suku jawa. Juga saat peninjauan Harta kekayaan CaGub Sumut. Beliau adalah calon termiskin dari diantara seluruh kandidiat. Maka dengan dedikasi tinggi dalam menjalankan amanah dan kredibilitas beliau selama ini. InsyaAllah beliau siap menjadi senjata rahasia PKS dalam Pilpres 2014 nanti.


7. Prof DR. Nur Mahmudi Ismail

Di akhir wacana ini. Saya kenalkan sosok yang terlupakan tapi tidak pernah melupakan amanah dakwah beliau sebagai Hamba Allah. Beliau mulai dikenal dalam dunia politik saat secara syuro dipilih menjadi Presiden Pertama Partai keadilan. Seorang professor lulusan Amerika ini sekarang menjabat sebagai Walikota Depok berjalan dua periode. Bagi para pengamat beliau adalah sosok fenomenal yang jauh dari publikasi media walaupun banyak prestasi yang beliau torehkan di Bumi depok. Infrastruktur jalan yang memadai, pendidikan layak dan mereta dan tatanan birokrasi yang jauh dari KKN. Sehingga wajar jika kita memberi gelar beliau sebagai Mursi Indonesia. Dikarenakan memiliki latar belakang yang sama secara akademis.


posted by @Adimin

Muslim Sejati Pantang Pikirkan Diri Sendiri


DI sebuah desa yang subur, hiduplah dua lelaki bersaudara. Sang kakak telah berkeluarga dengan dua orang anak, sedangkan si adik masih melajang. 

Mereka memiliki warisan sepetak sawah yang digarap berdua. Ketika panen tiba, hasilnya mereka bagi sama rata.
 
Di suatu malam usai panen, si adik duduk sendiri dan berfikir. "Pembagian ini sungguh tidak adil, seharusnya kakakku lah yang mendapat bagian lebih banyak karena dia hidup dengan istri dan kedua anaknya.
 
Maka di malam yang sunyi itu diam-diam dia menggotong satu karung padi miliknya dan meletakkanya di lumbung padi milik kakaknya.
 
Di tempat yang lain, sang kakak juga berfikir sama, "Pembagian ini adil jika adikku mendapat bagian yang lebih banyak, karena ia hidup sendiri, jika terjadi apa-apa dengannya tak ada yang mengurus, sedangkan aku ada anak dan istri yang kelak merawatku," begitu pikir sang kakak.
 
Maka sang kakakpun bergegas mengambil satu karung dari lumbungnya dan mengantarkan dengan diam-diam ke lumbung milik sang adik.
 
Kejadian ini terjadi bertahun-tahun. Namun diam-dia di benak mereka ada tanda tanya, kenapa lumbung padi mereka seperti tak berkurang meski telah menguranginya setiap kali panen?
 
Hingga suatu malam yang lengang setelah panen, mereka berdua tiba-tiba bertemu di tengah jalan. Masing-masing mereka sedang menggotong satu karung padi.
 
Akhirnya tanda tanya dalam benak mereka terjawab sudah, seketika itu juga mereka saling memeluk erat, terharu dan berurai air mata. Mereka menyadari betapa sesungguhnya mereka saling menyayangi.
Entah dari mana kisah ini berawal. Namun cerita inspiratif ini beredar luas di jejaring social Facebook dan Twitter.

***
 

Insan senantiasa berkeinginan membuktikan ketakwaannya dengan peduli untuk berbagi terhadap saudara Muslim lainnya. Saling membina persahabatan, persaudaraan dan persatuan dan berbagi pada sesama umat Islam cukup banyak disampaikan dalam al-Quran.

الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاء وَالضَّرَّاء وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
“(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imron [3]: 134).
 

Ayat ini panduan strategis Muslim untuk menjadi pribadi yang memiliki arti bagi agama dan kehidupan. Allah memberikan panduan praktis terkait apa yang mesti dilakukan setiap Muslim untuk menjadi insan takwa, yakni tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga saudaranya yang lain.
Sebaliknya berupaya memberikan yang terbaik bagi sesama, baik dalam kondisi lapang maupun sempit, suka maupun terpaksa, sehat maupun sakit dan dalam seluruh keadaan.
 

Ibn Katsir dalam tafsirnya mengatakan, orang yang bertakwa adalah orang yang tidak hanya memikirkan diri sendiri. Tetapi orang yang disibukkkan oleh perkara-perkara yang membuatnya tunduk dan taat kepada Allah Ta’ala, berinfak di jalan-Nya dan juga berbuat baik dengan segala macam kebajikan, kepada kerabat maupun kepada saudara seiman lainnya.
 

Dengan demikian, maka akan terbina kerukunan sesama Muslim yang persaudaraan, pemaafan dan hubungan baik lebih diutamakan daripada keegoisan dan kesombongan serta gengsi pribadi, sehingga terciptalah persatuan dan kesatuan umat Islam. Suatu modal paling penting bagi setiap Muslim untuk menjadi pribadi yang bertakwa.
 

Kepedulian dan Kebersamaan
 

Seperti kita ketahui, Ramadhan di tahun ini, sebagian umat Islam di negara-negara lain, menjalani puasa dengan situasi yang sangat buruk. Ada yang harus menderita karena pembantaian Zionis di Palestina, pembantaian Suku Rohingya serta kesewenang-wenangan penguasa tangan besi di Suriah.
 

Keberadaan mereka memang cukup jauh dari negeri kita. Tetapi, adalah kewajiban umat Islam Indonesia juga untuk turut serta membantu saudara seiman kita yang sedang mengalami kesulitan dan penderitaan?
Sesungguhnya umat Islam satu dengan umat Islam lainnya ibarat satu tubuh atau satu bangunan, kata Nabi. Sudah semestinya saling membantu dan saling melindungi. Karena setiap Muslim hakikatnya adalah bersuadara.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. (QS. Al Hujurat [49]: 10).
 

Oleh karena itu Allah sangat suka kepada Muslim yang mau membina persahabatan, persaudaraan dan persatuan layaknya bangunan yang kokoh, lebih-lebih dalam upaya membela agama Allah (QS. 61: 4).
Apabila hal itu terwujud, maka jaminan Allah akan menyertai kehidupan umat Islam. Rasul bersabda, “Allah akan terus menolong seorang hamba selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya. (HR. Bukhari).
Dalam hadits Nabi lain disebutkan,  “Jika seorang Muslim mendoakan saudaranya dari kejauhan, maka malaikat akan mengucapkan: ‘Amin, dan bagimu sepertinya,” (HR. Muslim).
Rasulullah mengecam umat Islam yang tidak peduli nasib saudara seiman.
من لا يهتم بأمر المسلمين فليس منهم
Barangsiapa yang tidak peduli urusan kaum Muslimin, Maka Dia bukan golonganku.” (Al-Hadits).
 

“Barangsiapa yang pada pagi harinya hasrat dunianya lebih besar maka itu tidak ada apa-apanya di sisi Allah, dan barangsiapa yang tidak takut kepada Allah maka itu tidak ada apa-apanya di sisi Allah, dan barang siapa yang tidak perhatian dengan urusan kaum muslimin semuanya maka dia bukan golongan mereka” (HR. Al-Hakim dan Baihaqi). 
 

Untuk itu mari kita tata kembali hati dan hidup kita untuk bermanfaat dan bermakna bagi sesama. Sungguh tidak artinya hidup ini, manakala hanya untuk kesenangan pribadi.*/Imam Nawawi


posted by @Adimin

Subhanallah, Baca al-Quran Turunkan Nyeri Pascamelahirkan

Written By @Adimin on 16 September, 2013 | September 16, 2013

Peneliti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Hasto Andi Irawan mengatakan membaca al-Quran secara tartil dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan skala nyeri pada ibu pascamelahirkan secara caesar.

"Penelitian yang saya lakukan menunjukkan setelah membaca al-Quran selama 10 menit, 16 dari 31 pasien yang dijadikan sampel di Rumah Sakit Nur Hidayah Yogyakarta mengalami penurunan dari berbagai skala nyeri setelah menjalani operasi caesar," katanya di Yogyakarta, dikutip Antara Ahad (16/09/2013).

Menurut mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2009 itu, nyeri dapat dihambat oleh adanya rangsangan saraf lain yang lebih kuat.

"Ketika membaca al-Quran, tubuh melibatkan tiga jenis saraf yakni saraf untuk membaca ayat, menyuarakan, dan mendengarkan, sehingga rasa nyeri yang diterima otak berkurang," katanya.

Ia mengatakan, penelitian itu telah direprentasikan pada "International Conference on Cross Cultural Collaboration in Nursing for Sustainable Development" di Bangkok, Thailand, 9-10 September 2013.

"Penelitian itu mendapatkan reaksi positif dari para peserta konferensi yang mayoritas non-Muslim. Mereka tertarik, antusiasme mereka sangat tinggi karena mereka baru pertama mengetahui penelitian seperti itu," katanya.

Menurut dia, dirinya bangga dapat mempresentasikan hasil penelitiannya di luar negeri. Apalagi, konferensi itu diikuti peserta yang jenjang pendidikannya lebih tinggi.

"Sebagian besar peserta yang mempresentasikan hasil karyanya pada konferensi itu sudah S-2 dan S-3, bahkan ada yang profesor," katanya.
 
Ia mengatakan, konferensi itu diselenggarakan Christian University of Thailand didukung oleh Azusa Pacific University of California dan Kimyung University.

sumber : hidayatullah


posted by @Adimin

MAHYELDI termiskin, EMMA Terkaya

Written By @Adimin on 15 September, 2013 | September 15, 2013

 
pkspadang.com, Mahyeldi Ansharullah, menjadi calon walikota termiskin di antara 20 calon yang akan bertarung di Pilkada Padang, 30 Oktober mendatang. Ia hanya memiliki kekayaan sekitar Rp245 juta. Sementara, Emma Yohanna menjadi calon terkaya dengan jumlah harta mencapai Rp61 miliar. 
Hal itu diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) yang disampaikan Ketua KPU Padang, Alison, Jumat (13/9).
Meski telah menjabat sebagai wakil walikota selama lima tahun, kekayaan Mahyeldi hanya bertambah sekitar Rp112 juta. Peningkatan itu terlihat dari dua LHKPN yang pernah ia laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 11 Agustus 2008 saat baru menjabat wakil walikota dan laporan pada 9 Juli 2013 sebagai syarat pencalonan ke KPU.
Pada 2008 lalu, total harta Mahyeldi hanya sebesar Rp132,6 juta. Sementara pada Juli 2013, kekayaannya menjadi Rp245,4 juta.
Dari rincian kekayaannya, ia memang memiliki harta tak bergerak berupa tanah dan bangunan Rp623,1 juta dan harta bergerak berupa kendaraan, perhiasan, surat berharga dan simpanan Rp495,7 juta. Namun calon nomor urut 10 itu justru menanggung hutang mencapai Rp873,5 juta.
Sementara yang paling tajir dipegang satu-satunya calon perempuan Emma Yohanna. Dia memiliki kekayaan mencapai Rp61 miliar lebih. Harta calon yang berpasangan dengan Wahyu Iramana Putra itu mengalami peningkatan cukup signifikan dari laporannya ke KPK pada 20 November 2009 lalu, ketika baru akan menjabat sebagai anggota DPD RI. Saat itu kekayaannya berada pada posisi Rp47 miliar.
Alison kepada wartawan mengatakan jumlah kekayaan itu diketahui dari LHKPN yang diserahkan KPK ke KPU sebagai syarat pencalonan. Total jumlah itu berdasarkan hasil rapat kelompok kerja (pokja) KPU Kota Padang terkait LHKPN yang telah diterima KPK.
Alison mengatakan hasil LHKPN baru berupa laporan bersifat administratif. Selanjutnya akan ditindaklanjuti KPK dalam bentuk klarifikasi langsung harta kekayaan yang dilaporkan di lapangan pada tanggal 23-26 September mendatang.
“LHKPN merupakan bagian dari tahapan yang ditetapkan dalam pencalonan walikota dan wakil walikota yang akan bertarung pada tanggal 30 Oktober mendatang. Setelah KPK melakukan klarifikasi ke pasangan calon (paslon) maka KPU akan mengumumkan kembali LHKPN ke masyarakat,” papar Alison
Kordinator Divisi Teknis dan Pencalonan Pemilu, M. Sjahbana Sjams mengatakan KPU juga akan bekerjasama dengan KPK untuk melaksanakan program Pemilu berintegritas. Program ini akan dilakukan pada 33 provinsi yang ada di Indonesia. Untuk Sumbar, Padang merupakan pilot project. Klarifikasi langsung ini merupakan bagian dari program pemilu berintegritas.
Selain itu, KPK melalui divisi lain juga akan melakukan kegiatan Pilkada berintegritas yang direncanakan 9 Oktober mendatang. Jadi akan dicanangkan pemilu bersih bagi tim sukses, calon, hingga masyrakat bersih dan bebas dari money politics. Selanjutnya akan ada deklarasi Pilkada damai dengan gelaran launching 10 Oktober mendatang. “Saat launching ini akan diumumkan LHKPN hasil klarifikasi ini. Bisa jadi bertambah atau sebaliknya berkurang,” kata Boim sapaan Sjahbana. (*)
 
Sumber : http://hariansinggalang.co.id/mahyeldi-termiskin-emma-terkaya/ 


posted by @Adimin

Mahyeldi Sosok yang Dinamis dan Supel

Written By @Adimin on 12 September, 2013 | September 12, 2013



pkspadang.com : Sosok Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansyarullah,SP yang ramah, lembut dalam berkomunikasi supel dan dinamis dalam setiap penampilannya, membuat mitra , kolega, sahabat dan wartawan media cetak dan elektronik menaruh simpatik pada tokoh ini, bahkan ketika menjadi Wakil Ketua DPRD Padang, pria ini dikenal ramah dengan semua kalangan dan bersedia hadir dalam setiap event di masyarakat baik itu berita duka ataupun berita sukacita.

Pria kelahiran Kota Bukittinggi itu, selalu menjawab ramah setiap pertanyaan wartawan sambil tersenyum kepada siapapun yang menyapa atau bertanya tentang berbagai hal yang terkait tanggung jawabnya sebagai Wakil Walikota Padang.

Saat ditanya soal kedekatannya dengan banyak wartawan, Mahyeldi hanya menjawab ramah, "wajar saya dekat dengan wartawan, karena saya orang lapangan dan biasa berurusan dengan wartawan," katanya

Baginya, jalinan silaturahmi yang baik dengan sesama manusia menjadi salah satu prioritas disamping senantiasa mendekatkan diri kepada Sang Khaliq. Meski disibukkan dengan beban kerja, jalinan silaturahmi dengan sesama jangan sampai terganggu.

Selaku Wakil Walikota Padang yang mendampingi Walikota Padang DR H. H Fauzi Bahar itu bukan urusan yang mudah, dan beban kerjanya tentu sangat berat. Dituntut kedisiplinan tinggi dan sikap bermasyarakat yang dinamis. Sebab, bidang kerja berkaitan dengan peningkatan pelayanan dan reformasi birokrasi sangat menyentuh kepentingan masyarakat luas.

Tak hanya itu, sambil berlalu menggunakan mobilnya meninggalkan halaman kediamannya di Ahmad Yani, Mahyeldi tetap menyapa wartawan yang masih mengelilinginya sambil tersenyum.

"InsyaAllah saya siap diminta untuk hadir kapanpun, apalagi untuk berita duka,” kata Mahyeldi

Mahyeldi,ingin memberikan pengabdian terbaiknya. Sebab, bila pekerjaan tuntas dan tanpa masalah, maka akan dirasakan kepuasan batin yang luar biasa. Apalagi masyarakat dan daerah merasakan azas manfaat dari apa yang dikerjakan. (004)

 
Sumber : http://minangkabaunews.com/artikel-4070-mahyeldi-sosok-yang-dinamis-dan-supel.html 
 



posted by @Adimin

Dua Karakter Da’i: “Cerdas dan Bersih”

Written By @Adimin on 10 September, 2013 | September 10, 2013



Agar da’wah kita berhasil maka seorang da’i harus memiliki dua sifat ini: “cerdas dan bersih.”

Yang saya maksud adalah cerdas akalnya dan bersih hatinya. Saya tidak mensyaratkan kecerdasan yang brilian. Cukuplah apabila dapat memandang segala sesuatu secara proporsional, tidak ditambah atau diku-rangi. Sebab, saya menyaksikan sebagian orang memiliki pola pikir yang kacau. Tidak tepat ketika mempersepsi realita, sehingga menganggap adat sebagai ibadah, sunah sebagai hal wajib, dan penampilan fisik sebagai hal yang utama. Hal inilah yang dapat mengacaukan terapi penyelesaian kasus-kasus yang timbul dan menyebabkan da’wah mengalami kegagalan yang serius.

Sifat “bersih” menyangkut kondisi hati yang saya kehendaki bukanlah seperti “bersihnya malaikat” tetapi hati yang dapat mencintai dan menyayangi orang lain. Tidak bersuka ria di atas kesalahan dan penderitaan orang lain. Bahkan, merasa sedih atas kesalahan mereka dan berharap agar mereka mendapat jalan kebenaran.

Saya pernah didatangi oleh seorang mahasiswa yang memberitahukan bahwa beberapa orang akan mengada-kan pentas musik. ia bersama teman-temannya akan mencegah pentas ini dengan jalan apa pun, termasuk dengan cara kekerasan. Saya katakan padanya, “Saya sepakat dengan kalian dalam menghentikan pesta ini.

Tetapi, sampaikanlah pendapat dan nasihatku ini kepada mereka. Tidak pantas bersuka ria di saat banyak peristiwa menyedihkan, baik lokal maupun internasional.

Bagaimana kita bernyanyi-nyanyi sementara puluhan ribu kaum Muslimin terbunuh, terluka, dan terusir. Bencana Palestina dan Afghanistan masih terus berlangsung dan masa depan Islam di kedua negara tersebut masih suram. Sementara itu perang saudara di Somalia telah menelan korban ratusan kali lipat daripada perang saudara di Yugoslavia. Musibah banjir besar telah merenggut korban di Iskan-daria, serta musibah-musibah lain di berbagai tempat. Lalu untuk apa kita bernyanyi-nyanyi?  Apakah hati kita sekeras batu?”
“Mereka tidak akan menerima saran ini!” ujar mahasiswa tersebut.

Lalu saya katakan, “Coba tanya mereka, apa yang akan dinyanyikan? Apakah syair cinta murahan dan lagu selera rendah? Kalau memang demikian berarti masyarakat ini sedang sakit perasaannya dan tidak akan memunculkan sesuatu kecuali keburukan. Seharusnya pada masa-masa krisis yang sedang mengepung kita ini, kita menjauhi suara-suara yang tidak berguna.”

“Saya tidak akan mengatakan seperti yang Anda anjurkan tadi, tetapi akan saya katakan kepada mereka, bahwa Allah telah mengharamkan nyanyian dan kami akan bubarkan pesta itu di depan panitia penyeleng-gara!” jawab mahasiswa tersebut.

Kemudian saya katakan kepadanya, “Kamu ini masih tergolong baru di kancah da’wah, mengapa tidak mengambil pelajaran dari pengalaman para pendahulumu? Apalagi Islam banyak mempunyai musuh yang sedang menanti, jadi jangan tunjukkan kepada mereka kekurangpahaman dan keburukan tmdakan kita!”

Ternyata ia menolak dan tetap pada prinsip semula. Akhirnya mereka ditangkap polisi dan sebagian masuk penjara.

Saya selalu memberi nasihat kepada aktivis Islam untuk senantiasa bersikap bijaksana dalam da’wah. Saya tekankan agar tidak memberi peluang kepada musuh-musuh Islam untuk menyerang dan memojok-kan Islam maupun para da’i hanya gara-gara semangat yang dibarengi sikap ceroboh.

Hendaklah tujuan utamanya adalah pembinaan aqidah, akhlak, dan ibadah. Adapun masalah-masalah khilafiyah, tidak ada hubungannya dengan da’wah dan prinsip amar ma’ruf nahi munkar. Nabi Daud ‘Alaihis Salam dan Sulaiman ‘Alaihis Salam saja tidak berselisih dalam masalah tanaman yang dirusak dan dimakan kambing.

Sebagian ulama, ada yang berpendapat bahwa menyusui sewaktu besar sama hukumnya dengan ketika masih kecil. Bila timbul khilaf, hendaknya dibahas pada bidangnya (pada masalah fiqihnya saja). Adapun menga-lihkannya ke bidang da’wah merupakan kesalahan besar.

Seorang da’i yang tidak memiliki kecerdasan akal dan kebersihan hati, akan membuat problem yang rumit di tengah perkembangan Islam. Saya pernah pergi ke Kanada dan Amerika Serikat —ketika saya menjadi utusan Rabithah Alam Islami— . Di sana banyak da’i yang meletakkan “bebatuan” di tengah-tengah jalan Islam, yang mereka ambil dari lingkungan hidup zaman dahulu agar laju perkembangan da’wah berhenti di tengah-tengah dunia baru. Mereka marah karena membela madzhab dan kepentingannya dengan mengatasnamakan Islam. Tetapi Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka memperlukan orang yang dapat menyinari akal pikiran mereka dan membersihkan hatinya.

Muhammad Al Ghazali

posted by @Adimin

Jika Akhirnya Harus Dikenal

Menyembunyikan amal tidaklah mudah. Karena keinginan manusia agar eksistensinya diakui, dikenal banyak orang, apalagi dizaman informasi dimana kepopuleran atau keterkenalan seseorang sering berbanding lurus dengan kemakmuran seseorang. Ditambah lagi dengan rongrongan hawa nafsu. Tetapi ini bukan berarti kita harus meninggalkan amal shalih dan kebaikan karena takut diketahui orang lain. 

Fudhail bin iyadh mengatakan beramal karena manusia adalah syirik, meninggalkan amal karena manusia adalah syirik, Ikhlas adalah engkau selamat dari keduanya. Maka selama niat di awal sudah benar setiap orang harus berusaha meluruskan niat itu sepanjang amal dan setelahnya. Bukan dengan cara meninggalkannya. Orang yang meninggalkan amal karena takut tidak ikhlas, maka ia meninggalkan keikhlasan dan meninggalkan amal itu sendiri. Karena itu mungkin saja ada amal-amal shalih yang terlihat dan akhirnya dikenal atau bahkan terkenal dengan keshalihannya. Dan ini sebenarnya juga bukan suatu kekurangan. Karena tak mungkin pula semua amal shalih harus disembunyikan tanpa publikasi dan tidak diketahui orang lain.

Amal-amal baik dalam kondisi tertentu bahkan harus dilakukan secara massif dan massal bersama sama. Ini terjadi ketika kita berada dalam situasi dimana gema dan arus amal-amal shalih dituntut untuk bisa menyaingi gelombang amal-amal keburukan. Bahkan bila perlu arus amal baik bisa melahap dan menelan gelombang amal amal keburukan. Kita memerlukan gerakan massal dan dan kekuatan besar untuk menghadang serangan keburukan yang merajalela. 

Perjuangan personal saja tidak cukup. Kebaikan harus terhimpun dalam sebuah kekuatan massal yang dapat menggetarkan lawan lawannya. Artinya amal kebaikan harus tampil dan turut mempengaruhi masyarakat untuk meminimalisir keburukan yang juga tampil dan mempengaruhi masyarakat. Beribadah bsecara rahasia dan sembunyi sembunyi adalah untuk memperkaya batin dan ruhani kita. Agar lebih kokoh dan tegar, sehingga tidak terombang ambing oleh pesona dan gemerlapnya dunia. Tapi sekali lagi itu hukaan berarti kita tidak diperbolehkan mendeklarasikan dan menampilkan amal amal Islami dihadapan banyak orang. Terlebih pada saat arus keburukan makin menggelombang dan arus kebaikan masih sangat lemah. Memang sudah tabiat manusia setiap orang lebih membutuhkan contoh langsung dan ajakan konkrit yang sudah disaksikan prakteknya ketimbang hanya slogan dan pidato belaka. Manusia memerlukan dorongan utk melakukan kebaikan melihat orang melakukan amal shalih akan menumbukan semangat kompetisi yang positif dalam kebaikan.

Tentu saja orang yang dikenal dengan amal baiknya menjadi harus lebih hati hati memelihara dan menjaga diri dari berbagai penyimpangan niat. Salahsatu penyeimbang hati utk tidak terjerumus pada ketidakikhlasan adalah adalah denagn tetap memelihara amal-amal rahasia lainnya kepada ALLAH SWT. Seperti banyak dilakukan para sahabat ra.
 

Drs. Muhidi, MM

posted by @Adimin

Mahyeldi (PKS) Berpeluang Memenangi Pilkada Kota Padang



Pilkada Kota Padang sudah di depan mata, hanya beberapa hari saja yang tersisa bagi para kandidat untuk menarik simpati dari masyarakat. Sepuluh pasangan bertarung, bersaing untuk menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat Kota Padang. Sebentar lagi, setelah 30 Oktober Padang akan memiliki walikota yang baru.
 
Dari segi jumlah pasangan calon, maka ini menjadi pilkada paling ramai. Ada duapuluh wajah dengan senyum manis yang akan terpampang di kertas suara. Semuanya ingin menjadi walikota-wakil walikota, tapi tidak semuanya yang akan menang. Mari kita baca peluang mereka berdasarkan nomor urut, dan pada akhirnya hanya akan tersisa satu pemenang.
 
 
1. Emma Yohana-Wahyu Iramana Putra
Emma Yohana adalah anggota DPD RI dari Sumatera Barat sedangkan Wahyu Iramana Putra adalah Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang. Mereka diusung oleh koalisi Partai Golkar dan PBB.
Peluang pasangan ini tidak terlalu besar untuk menang, kemungkinan hanya akan memperoleh peringkat 3 atau 4. Hal ini dikarenakan oleh beberapa sebab :
 
 
  • Meskipun diusung partai sebesar Golkar, diyakini suara Golkar tidak akan bulat untuk pasangan ini karena Asnawi Bahar dan Kandris Asrin yang juga merupakan fungsionaris Golkar juga akan maju sebagai calon walikota dari jalur independen. Suara Golkar dipastikan akan terpecah-pecah.
  •  
  • Emma Yohana belum menunjukkan prestasi yang gemilang sebagai anggota DPD RI.
  •  
  • Wahyu Iramana Putra tidak terlalu menonjol dalam perpolitikan Kota Padang.
  •  
  • Kepemimpinan seorang perempuan belum bisa diterima dalam kultur mingkabau (Padang)
 
2. Muhammad Ichlas El Qudsi-Januardi Sumka
 
Muhammad Ichlas El Qudsi (michel) merupakan anggota DPR RI, sama seperti Emma Yohana ia juga turun gunung untuk mengelola Kota Padang. Sedangkan Januardi Sumka adalah Ketua Partai Demokrat Kota Padang. Mereka diusung oleh koalisi Partai Demokrat dan PAN. Kemungkinan pasangan ini akan menjadi runner-up, mereka sulit untuk menjadi pemenang pertama karena :
 
 
  • Selama menjadi anggota DPR RI, tidak banyak kiprah Michel yang kita dengar. Kalaupun namanya muncul di televisi itu hanya saat Dahlan Iskan meminta maaf kepadanya, selain itu tidak ada.
  •  
  • Suara PAN akan terpecah dalam mendukung pasangan ini karena Maigus Nasir mantan ketua DPRD Kota Padang dari PAN juga maju sebagai calon walikota dari jalur independen. Maigus Nasir juga akan mengantongi banyak suara dari Muhammadiyah, sehingga suara PAN untuk Michel tidak akan bulat lagi.
  •  
  • Januardi Sumka yang menjadi pasangan Michel bukanlah tokoh yang bisa menarik banyak suara, satu-satunya kekuatannya hanyalah Partai Demokrat. Tapi sayang, kita sama-sama tahu Partai Demokrat adalah bintang yang sedang meredup dan menunggu mati.

 
3. Desri Ayunda-James Hellyward
 
Desri Ayunda dan James Hellyward maju dari jalur independen, tetapi didukung oleh PDI-P. Pasangan ini berpeluang menjadi kuda hitam yang akan melangkahi banyak pasangan lain dari jalur independen. Diantara nama-nama dari jalur independen, pasangan ini cukup top. Beberapa waktu lalu PDI-P juga telah mendatangkan Jokowi, sekalian untuk menjadi “maskot” bagi pasangan ini. Strategi yang sama dengan yang PDI-P lakukan di daerah lain, namun jarang berhasil. Kemungkinan pasangan ini akan menjadi peringkat 3 atau 4 dalam Pilkada Kota Padang.
 
 
4. Asnawi Bahar-Surya Budhi
 
5. Ibrahim-Nardi Gusman
 
6. Kandris Asrin-Indra Dwipa
 
7. Maigus Nasir-Armalis
 
8. Indra Jaya-Jefri Hendri Darmi
 
9. Syamsuar Syam-Mawardi Nur
 
Dari nomor urut 4-9 semuanya merupakan pasangan calon dari jalur independen. Dalam sejarah Pilkada di Indonesia calon dari jalur independen sangat sulit untuk memenangi Pilkada karena berbagai keterbatasan, hanya satu dua yang menang seperti aceng fikri. Kalaupun ada calon independen yang menang dalam Pilkada pastilah calon itu sangat populer, punya rekam jejak yang baik, didukung oleh dana yang memadai dan tidak ada calon dari parpol benar-benar buruk sekali.
 
 
Dalam Pilkada Kota Padang, nama-nama dari calon independen tidak ada yang populer. Rekam jejak mereka juga tidak ada yang terlalu membanggakan, semua biasa-biasa saja. Satu hal lagi, dalam Pilkada Kota Padang, masih ada calon dari Parpol dengan kualitas yang bagus, seperti pasangan calon dari nomor urut 10.
 
10. Mahyeldi-Emzalmi 
 
Mahyeldi merupakan kader PKS yang sekarang sedang menjabat sebagai Wakil Walikota Padang. Sedangkan Emzalmi adalah mantan Sekretaris Daerah Kota Padang. Mereka diusung oleh koalisi PKS dan PPP. Pasangan ini berpeluang untuk memenangi Pilkada Kota Padang karena:
 
  • Pasangan ini lebih berpengalaman dalam memimpin Kota Padang dibanding calon yang lain, sehingga masyarakat lebih menaruh kepercayaan kepada mereka. Hal ini juga dikarenakan isu perubahan yang diusung oleh calon lain tidak begitu jelas.
  •  
  • Pasangan ini lebih dekat dengan masyarakat, bandingkan dengan calon lain yang selama ini berada jauh di pulau sana.
  •  
  • Meskipun diterpa badai ditingkat pusat, kader-kader PKS di Kota Padang tetap solid. Kita tahu bahwa kekuatan kader PKS yang militan ini sangat berperan dalam memenangkan setiap calon PKS.
  •  
  • Suara PKS Kota Padang dijamin akan bulat untuk Mahyeldi, tidak akan terpecah seperti partai-partai lain.
 
Dalam beberapa poster dan baliho yang terakhir beredar di Kota Padang, ada tulisan 10 M. 10 M dapat berarti nomor 10 untuk Mahyeldi-Emzalmi. 10 M dapat juga diartikan sebagai: 1 untuk Satu, 0 untuk Putaran dan M untuk Menang. Satu Putaran Menang untuk Mahyeldi-Emzalmi

Sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/09/09/mahyeldi-pks-berpeluang-memenangi-pilkada-kota-padang-591080.html 

posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger