pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Fokus Atasi Krisis Pangan dan Asap, PKS Tolak Revisi UU KPK

Written By Anonymous on 07 October, 2015 | October 07, 2015



JAKARTA (7/10) - Ketua DPP PKS Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Almuzzammil Yusuf menerangkan alasan Fraksi PKS menolak revisi UU KPK Nomor 30 Tahun 2002.

"PKS menolak usulan perubahan UU KPK menjadi inisiatif DPR di Baleg. Saya melihat perbedaan antarfraksi terlalu tajam dan bisa menjadi bola liar. Jika pemerintah serius ingin merevisi, silakan RUU itu jadi usul Pemerintah. Kami akan siapkan DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) versi kami," jelas Anggota Baleg DPR RI dari Fraksi PKS ini dalam keterangan persnya, Rabu (7/10/2015).

Muzzammil mengatakan PKS tidak ingin peristiwa yang sama terulang. "Juni 2015 Pemerintah mengusulkan Revisi UU KPK. Tiba-tiba pemerintah balik badan. Citra DPR dipermalukan," ujarnya.

PKS, kata Muzzammil, melihat perubahan RUU KPK tidak prioritas. "Saat ini prioritas agenda utama pemerintah dan DPR adalah mencari solusi penyelesaian agar Indonesia segera keluar dari krisis mata uang rupiah, pangan, asap, dan air. Ini yang saat ini dibutuhkan rakyat," paparnya.

Menurut Muzzammil, RUU KPK yang dimasukkan secara tiba-tiba dan seakan-akan darurat di tengah jalan, akan menimbulkan perdebatan yang kontraproduktif. "DPR dan Pemerintah harus berempati dengan kondisi rakyat. Kita tidak boleh berpolemik di tengah rakyat yang sedang menderita," tegasnya.

Anggota Komisi III DPR RI itu mengusulkan apabila pemerintah serius mengusulkan perubahan UU KPK, seharusnya lebih mudah mengoordinasikan masukan Kejaksaan, Kepolisian, dan KPK. Namun, PKS mensyaratkan adanya batasan perubahan hanya untuk menguatkan agenda pemberantasan korupsi.

"Misalnya, kita harus sepakati bersama masih sangat membutuhkan KPK untuk memberantas korupsi dengan kewenangan pencegahan, penindakan, dan penuntutan. Tidak boleh dikurangi supaya tidak ompong. Malah harus kita perkuat dengan Komite Etik yang permanen supaya jika ada penyelewengan oknum KPK bisa langsung ditindak," paparnya.

Keterangan Foto: Ketua DPP PKS Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Almuzzammil Yusuf.


posted by @Adimin

Wakil Wali Kota Ayat Jadikan Kantor Dinas Tempat Evakuasi Bayi

PEKANBARU (7/10) - Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, menjadikan rumah dinas yang terletak di Jalan Ronggo Warsito 48, Gobah, dan kantor dinas di Jalan Jenderal Sudirman No. 464, Kota Pekanbaru, sebagai tempat evakuasi anak-anak dan bayi dari kabut asap. Langkah itu diambil Ayat, karena sampai saat ini musibah kabut asap tak kunjung ada solusinya.

Meski tak ada titik api di Pekanbaru, lanjut Ayat, warga Pekanbaru yang paling merasakan dampak kabut asap. "Padahal titik api tidak ada di Pekanbaru, warga Pekanbaru yang paling menderita. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), bandara yang terganggu, anak-anak yang diliburkan sudah lebih dari sebulan," kata Ayat, saat dihubungi, Rabu (7/10).

Saat ini, lanjut kader PKS itu, baru ada sekitar 20 anak yang berasal dari Pesantren Al-Quds mengungsi di rumah dinasnya. Sementara itu, di kantor dinas ada empat bayi yang dievakuasi dengan pelayanan semua kebutuhan bayi dan si ibu dipenuhi. "Dan tenaga medis yang stand by untuk membantu, tentu juga makan minum untuk ibu bayi tersebut," ungkap Ayat.

Wakil Wali Kota Ayat Cahyadi meminta seluruh warganya untuk tetap semangat dan jangan putus asa menghadapi kabut asap. Ayat mengimbau agar masyarakat memperbanyak doa agar bencana asap segera teratasi.

"Perbanyak istighfar dan berdoa semoga Allah hilangkan bencana asap ini," kata Ayat.

Selain itu, Ayat juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah yang tak perlu. Jika harus ke luar rumah tetap memakai masker. "Perbanyak minum air putih, jaga anak-anak yang libur agar belajar di dalam rumah," ujar dia.

Menurut Ayat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah maksimal dalam menanggulangi kabut asap di Provinsi Riau. Selain itu, dari TNI sudah menerjunkan Kostrad untuk membantu memadamkan api dan menjaga agar hutan tidak terbakar lagi.

"Apa yang sudah diintruksikan oleh Bapak Presiden RI untuk memberikan sanksi kepada pembakar lahan dan hutan serta mencabut izin operasionalnya tentu kami sangat dukung sehingga permasalahan asap dapat segera diatasi," imbuh Ayat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru sendiri, tutur Ayat, telah menyiagakan seluruh Puskesmas yang ada sebagai posko evakuasi warga. Selain itu, posko pemadam kebakaran dan bencana juga diminta selalu bersiap siaga memadamkan api jika ditemukan ada lahan yang terbakar di Pekanbaru atau di daerah lain yang berbatasan dengan Pekanbaru.

"Selain membagikan masker dan menyediakan tempat evakuasi untuk balita, kami juga terus memberikan imbauan kepada warga agar selalu waspada terhadap kabut asap," pungkas Ayat.

Keterangan Foto: Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi menggendong bayi yang dievakuasi ke rumah dinas Jalan Ronggo Warsito 48, Gobah, karena musibah kabut asap.


posted by @Adimin

PKS Siap Bermitra dengan Pemerintah Selamatkan Generasi Muda

JAKARTA (6/10) - Angka kejahatan terhadap anak-anak Indonesia tiap tahun terus meningkat. Kondisi ini jika dibiarkan dapat menjadi ancaman bagi masa depan generasi bangsa.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BidpuanKK) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wirianingsih, sangat menyesalkan terus berulangnya kasus kekerasan dan kejahatan terhadap anak. Kasus terbaru yang terungkap adalah kejahatan hingga mengakibatkan kematian yang dialami P (9) di Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (2/10) lalu.

Menurut perempuan yang akrab disapa Wiwi ini, negara belum sepenuhnya hadir untuk melindungi anak-anak. Padahal berdasarkan amanat UUD 1945, negara harus melindungi anak-anak dan menjamin masa depan mereka.

"Kami menyayangkan kenapa tidak ada laporan perkembangan kasus dari setiap kekerasan yang terjadi pada anak. Ini sudah terus berulang tapi pemerintah terkesan tidak pernah serius mengurus anak," tegas Wiwi di sela-sela kunjungannya ke kediaman keluarga Putri di Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (6/10).

Pendiri Aliansi Selamatkan Anak Indonesia ini menegaskan pemerintah sudah seharusnya mengumumkan keadaan darurat khusus kekerasan terhadap anak. Dia beralasan, angka kekerasan terhadap anak terus meningkat tiap tahunnya, dari yang bersifat pelecehan seksual hingga berujung pada kematian.

"Perangkat hukum untuk melindungi anak sudah ada di dalam UU Perlindungan Anak (UU PA) nomor 35/2014, bahkan kita pun sudah memiliki lembaga yang khusus menangani anak, yaitu Komisi Perlindungan Ibu dan Anak (KPAI). Tapi mengapa implementasinya belum berjalan?" tanya mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 ini.

Wiwi berharap kasus yang menimpa anak kelas 2 SD 05 Pagi Rawa Lele Kalideres ini adalah yang terakhir. "PKS siap untuk bermitra positif, khususnya kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (MenPPA), dalam menyelamatkan generasi muda Indonesia di masa depan," pungkas Wiwi.

Keterangan Foto: Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BidpuanKK) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wirianingsih.
 

posted by @Adimin

Aboebakar: Pelaku Kabut Asap Tidak Cinta Tanah Air

Written By Anonymous on 06 October, 2015 | October 06, 2015



Jakarta (5/10) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboebakar Alhabsyi menilai, kabut asap yang saat ini terjadi di Sumatera dan Kalimantan disebabkan oleh orang yang tidak cinta tanah air. Hal itu disampaikan Aboebakar usai sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ahad (4/10).

"Lebih memprihatinkan lagi sebagian persoalan ini disebabkan oleh ulah tangan manusia, bukan faktor alam," kata Aboebakar.

Aboebakar menambahkan, bahwa kebakaran hutan tahun ini diyakini akan mencatat rekor sebagai yang terparah dalam sejarah. Sebagaimana yang disampaikan oleh ilmuan NASA baru-baru ini, lanjut legislator yang duduk di Komisi III DPR RI itu, bahwa setiap tahun Indonesia dilanda kebakaran hutan dan kabut asap. Tapi, tahun ini polusi udara yang disebabkan kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan bisa mencatat rekor baru.

Aboe Bakar menguraikan berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh asap, mulai dampak ekonomis, kesehatan, hingga pendidikan. Transportasi udara, lanjut Aboebakar, Garuda membatalkan 460 jadwal penerbangan akibar kabut asap. Di Pekanbaru ada 59 penerbangan dibatalkan, di Pontianak 33 penerbangan dibatalkan, sementara di Banjarmasin sebanyak 13 penerbangan.

"Coba hitung berapa kerugian materiil yang diakibatkan oleh asap tersebut. Belum lagi aspek kesehatan masyarakat, serta banyaknya sekolah yang terpaksa diliburkan akibat asap tersebut," papar anggota DPR RI dapil Kalsel I itu.

Lebih lanjut Aboebakar menegaskan, dirinya mengkritik keras adanya pembakaran lahan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Karenanya, apabila ada pihak-pihak yang dengan sengaja membakar lahan atau hutan dengan alasan efisiensi, menurutnya, hal ini tidak dapat ditolelir. Aboebakar menilai, hal itu adalah sikap egois, ingin menguntungkan diri sendiri, dan tidak cinta terhadap tanah air.

"Sosialisasi nilai kebangsaan, kebhinekaan, dan kemasyarakatan seperti ini sangat penting. Utamanya untuk selalu mengingatkan bahwa kita semua ini hidup dalam sebuah bangsa dan negara," ujar Ketua DPP PKS wilayah Kalimantan itu.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Aboebakar mendukung atas tindakan tegas polri terhadap para pelaku pembakaran lahan dan hutan. Dari hasil rapat Komisi III DPR RI dengan Polri, dilaporkan telah diperiksa 57 perusahaan yang diduga terlibat dalam pembakaran lahan tersebut. Selain itu, setidaknya ada 120 tersangka yang telah diperiksa oleh pihak kepolisan.

"Saya mendorong agar proses hukum ini terus ditingkatkan, agar tidak diulangi lagi hal yang serupa di tahun depan," pungkas pria yang akrab disapa Habib Aboe itu.
Keterangan Foto: Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Aboebakar Alhabsyi.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI


posted by @Adimin

Salim Segaf: Bergerak Kolektif Modal Kerja Besar


Denpasar (5/10) – Ketua Majelis Syuro (MS) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri mengatakan begerak secara kolektif sangat penting untuk bisa melakukan kerja-kerja besar.

“Tidak hanya itu, dalam keadaan sangat terjepit pun, dengan adanya sinergi bisa memunculkan sikap optimis,” kata Salim saat bertemu dengan sejumlah tokoh muslim Bali di Denpasar, Sabtu (3/10) malam.

Hadir pula pada kesempatan itu Ketua DPP PKS Bidang Wilayah Dakwah (Wilda) Bali dan Nusa Tenggara (Bali Nusra) Sugeng Susilo, Ketua MUI Bali Taufiq Ashadi dan Ahmad Sastra, serta tokoh-tokoh ICMI Bali.

Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al Jufri bertemu dengan sejumlah tokoh muslim Bali di Denpasar, Sabtu (3/10) malam.


Sumber: PKS Bali


posted by @Adimin

Walikota Padang Wajibkan Pelajar Pakai Masker ke Sekolah



Padang - Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah menghimbau kepada orang tua murid dan menginstruksikan guru untuk menganjurkan dan mengawasi pelajar untuk selalu memakai masker setiap mengikuti proses belajar.

"Kondisi udara di Kota Padang sudah berbahaya akibat kabut asap dan untuk itu pelajar harus diwajibkan memakai masker," kata Walikota Padang kepada Tabloid Bijak dan Padangpos.com, Senin, 5 Oktober 2015, diruang kerjanya.

Hadir juga, Kepala Bapedalda, Edi Ashimi, Kepala DKK Kota Padang, Eka Lufsi, Kepala Dinas Pendidikan, Habibul Fuadi, Kepala RSUD Rasyidin Mucktar, Atarti Suryani, dan Kasubag Publikasi Humas dan Protokol, Tafrizal. 

Menurut Walikota Padang, masyarakat juga harus berhati-hatilah terhadap dampak yang ditimbulkan oleh kabut asap khususnya pada anak-anak, karena saluran pernafasan anak masih sangat rentan. "Jadi kondisi kabut asap sudah sangat membahayakan anak-anak dan pelajar," kata politisi PKS ini..

Kemudian, kata Walikota Padang, bahaya kabut asap sangat berdampak bagi anak yang memiliki penyakit respirasi sebelumnya. "Bagi anak dengan kondisi yang sehat saja sudah berbahaya apalagi untuk anak dengan kondisi tengah sakit," ujar Mahyeldi.

Selanjutnya Walikota Padang menyarankan bagi para orangtua untuk menjaga anaknya agar sebisa mungkin tidak meninggalkan rumah. "Bila memang terpaksa harus keluar rumah untuk pergi belajar, pastikan anak-anak atau pelajar mulai dari TK, SD, SMP dan SMA untuk memakai masker atau penutup hidung," katanya lagi.

Kepada para guru se-Kota Padang, Walikota Padang menginstruksikan, agar menegur pelajar yang tidak memakai masker ke sekolah. "Dalam kondisi kabut asap yang sudah berbahaya ini, diharapkan masyarakat lebih banyak berada dalam rumah," tambah Mahyeldi. [padangpos.com]


posted by @Adimin

Walikota Padang Peduli Penonton TdS


PADANG - Helat balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2015 menjadi hiburan menarik bagi sejumlah masyarakat. Menonton aksi para pebalap yang saling berkejaran di jalan utama begitu ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Buktinya sejak dua etape yang dilangsungkan, 3-4 Oktober kemarin, masyarakat tumpah ruah di pinggir jalan di Kota Padang. Jalur yang dilewati pebalap disesaki penonton yang sekedar ingin melihat dari dekat para pebalap.

Kabut asap yang membekap Kota Padang seakan mereka abaikan. Bergedincit dan bersimbah peluh tak mereka hiraukan asal dapat melihat pebalap sepeda TdS. "Balap sepeda ko sakali satahun nyo. Sayang dilewatkan," kata Ari, warga Padang yang menunggu pebalap TdS melintasi kawasan Simpang Haru, Minggu (4/10) siang itu.

Pebalap TdS tak kunjung datang. Padahal masyarakat telah lama menunggu. Masyarakat mulai resah. Beruntungnya resah warga yang menunggu di depan Stasiun Kereta Api milik PJKA di Simpang Haru dapat terobati seketika. Sekira pukul 11.00 Wib, orang nomor satu di Kota Padang, Walikota H. Mahyeldi Dt Marajo hadir di tengah kerumunan warga di pinggir jalan depan PJKA itu dengan berjalan kaki karena mobilnya diparkir di luar jalan yang akan dilewati pebalap.

Kehadiran Wako tak disangka-sangka warga. Wako yang baru saja keluar dari stasiun kereta api usai menghadiri resepsi pernikahan kerabatnya itu langsung menyapa dan ikut nimbrung bersama warga. Kehadiran Wako menjadi perhatian warga. Wako yang melihat warga bersimbah keringat menahan haus dan lapar menunggu pebalap TdS langsung diresponnya. Wako memborong sejumlah kue dan minuman yang dijajakan pedagang. Kue dan minuman itu lantas dibagi-bagikan kepada masyarakat.

"Tarimokasih banyak pak Wali," celetuk seorang warga setelah menerima kue yang diberikan Walikota kepadanya.

Tidak hanya peduli kepada warganya, Walikota juga peduli terhadap kebersihan. Mahyeldi selalu mengingatkan pedagang dan warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan.

"Kami indak manyangko Pak Wali hadir di siko. Iyo bana pandai Pak Wali awak ko," ujar Dion.

Usai bercengkerama dengan warganya, Wako kemudian menaiki mobil dinasnya. Untuk kemudian mengikuti agenda kerjanya yang selalu padat. [humas dan protokol kota Padang]


posted by @Adimin

Sohibul Iman: Bersatu dengan Rakyat, TNI Makin Kuat

Written By Anonymous on 05 October, 2015 | October 05, 2015

JAKARTA (5/10) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati hari jadinya ke-70 hari ini. Pada usianya yang mencapai setengah abad lebih, TNI diharapkan makin bersatu dan dicintai rakyat.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman mengucapkan dirgahayu untuk HUT ke-70 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Dirgahayu untuk HUT ke-70 TNI, semoga di usia barunya ini TNI semakin baik dan dicintai oleh masyarakat,” ujar Sohibul Iman di sela-sela syukuran ulang tahunnya yang ke-50 di Kantor DPP PKS, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (5/10).

Menurut Sohibul, TNI yang baik adalah TNI yang bersatu dengan rakyat. Bersatunya TNI dengan rakyat, sambungnya, akan membuat TNI makin kuat. Karena pasti rakyat juga akan mendukung semua upaya-upaya yang dilakukan TNI. 

“Karena TNI pada dasarnya lahir dari rakyat dan bekerja juga untuk rakyat. Jadi TNI sampai kapan pun harus menyatu dengan rakyat. Sehingga konsep kita yang disebut Hamkamrata (Pertahana Keamanan Rakyat Semesta), itu bisa terlaksana ya karena rakyat bersatu dengan TNI," terang mantan wakil ketua DPR RI tersebut. 

Sohibul juga berharap agar TNI semakin dewasa dan professional sehingga dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi dengan sebaik-baiknya, serta selalu dapat menjaga diri dari hal-hal yang hanya kepentingan sesaat baik yang berupa kepentingan individu maupun kepentingan kelompok tertentu.

“TNI harus betul-betul bekerja profesional, mengayomi seluruh rakyat Indonesia. Dan tentu juga adalah mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saya ingin katakan, apabila TNI itu kuat dan kemudian rakyat bermartabat, Insya Allah negeri kita itu kan berdaulat. Nah ini cita-cita kita semua, mudah mudahan TNI bisa betul-betul melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik,” pungkas Sohibul.

Keterangan Foto: Ilustras, Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman


posted by @Adimin

Lesehan dengan OB, CS, dan Satpam, Cara Sohibul Iman Syukuri Hari Lahir


JAKARTA (5/10) – Lesehan dengan Office Boy (OB), Cleaning Service, dan satpam. Cara itu lebih dipilih oleh seorang Mohamad Sohibul Iman guna mensyukuri hari lahirnya ke-50, Senin (5/10/2015).

Raut semringah terlihat dari para punggawa kebersihan dan keamanan MD Building, Kantor DPP PKS di Jalan Simatupang Jakarta Selatan itu. Tak hanya sekedar disapa, mereka menjadi satu satunya tamu yang diundang dalam syukuran hari lahir Presiden PKS tersebut.

Pria kelahiran Tasikmalaya itu lantas menyapa satu per satu petugas kebersihan dan keamanan yang setiap hari bekerja keras merawat dan menjaga Kantor Pusat DPP PKS.
Bagi Sohibul, keberadaan sosok petugas kebersihan dan keamanan teramat vital dalam bangunan kerja-kerja sebuah partai. Utamanya memberikan rasa nyaman dan aman untuk beraktivitas di DPP PKS.

"Saya salut sama Pak Soin ini (nama salah satu cleaning service), beliau kalau saya perhatikan ikhlas betul dalam bekerja. Berkat beliau, kita jadi yakin kalau tempat shalat kita ini bersih, insya Allah pahala Pak Soin ini banyak sekali,” ujar Sohibul kepada salah satu cleaning service yang telah bekerja enam tahun di DPP PKS.

Budi salah satu petugas keamanan pun mengaku senang dengan interaksi hangat yang selalu Sohibul berikan ketika bertemu dirinya. “Buat kami ustadz, ketika bertemu lalu disalami ustadz dan shalat berjamaah bersama ustadz sudah membuat kami senang. Semoga ustadz selalu sehat dan bisa mengemban amanah sebagai presiden dengan sukses,” tutur Budi ketika sesi penyampaian pendapat kepada Presiden PKS.

Syukuran dilanjutkan dengan pemotongan kue dan tumpeng yang diberikan pertama kali kepada Ali selaku office boy terlama di DPP PKS. Suasana bertambah khidmat ketika semua berbaur menyantap nasi tumpeng dengan duduk lesehan dan diselengi gurauan santai Presiden PKS yang mencairkan suasana.

“Insya Allah kita akan rutinkan berkumpul dengan jajaran petugas kebersihan dan keamanan di DPP, agar silaturahim kita semakin kuat,” lanjut Sohibul. Datang pula pada acara syukuran tersebut Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Al Jufri. Acara ditutup dengan pemberian hadiah dari perkumpulan karyawan DPP PKS kepada Sohibul Iman.

Keterangan Foto: Presiden PKS, Sohibul Iman, melakukan syukuran atas usianya yang kelima puluh dengan bercengkrama dan makan lesehan bersama OB, Cleaning Service, dan satpam yang bertugas di Kantor DPP PKS, pada Senin (5/10/2015). Kue pertama pun diberikan kepada Ali selaku OB terlama di DPP PKS.


posted by @Adimin

HUT ke-70 TNI, Politisi PKS Ingatkan Lagi Buku Putih Pertahanan RI

JAKARTA (5/10). Tentara Nasional Indonesia (TNI) memasuki usianya ke-70 tahun ini. Saat ini, kekuatan dan kapasitas TNI makin diakui dunia internasional sebagai salah satu militer terkuat. 

Anggota Komisi I Bidang Pertahanan DPR RI, Ahmad Zainuddin menyampaikan, agar pengembangan TNI ke depan memperhatikan dan tetap dalam koridor grand strategy pertahanan Indonesia yang termuat dalam Buku Putih Pertahanan RI. 

"Kita sangat bangga dengan TNI kita saat ini. Selamat HUT ke-70 TNI. Namun saya ingin mengingatkan pemerintah, perlu melihat lagi Buku Putih Pertahanan kita. Apakah pengembangan dan penguatan TNI sudah sesuai dengan Buku Putih atau belum," ujar Zainuddin di Jakarta, Senin (5/10). 

Menurut Zainuddin, Buku Putih Pertahanan RI merupakan bentuk kesadaran bahwa Indonesia sebagai bangsa besar dengan kondisi geopolitik dan geostrategis yang signifikan di lingkungan internasional. Karena itu, lanjutnya, kesadaran itu harus terus ditindaklanjuti dengan penguatan kapasitas pertahanan, salah satunya dengan pembentukan postur ideal TNI. 

"Satu contoh saja, kalau kita lihat aspek anggaran, proporsi anggaran TNI dari APBN masih belum ideal. Anggaran TNI lebih banyak untuk belanja rutin serta gaji prajurit. Modernisasi alutsista sejak 2010 baru separuh dari kebutuhan minimum essential force. Sementara eskalasi potensi ancaman terus berkembang dinamis," imbuhnya.

Untuk konteks ini, Indonesia tertinggal dengan kekuatan negara lain yang mengalami pertumbuhan militer signifikan di Asia-Pasifik, seperti Jepang, China, AS, dan India. Karena itu, lanjut Zainuddin, Buku Putih Pertahanan RI harus menjadi panduan bersama dalam pengembangan kekuatan TNI, termasuk politik anggaran di dalamnya. 

Selain itu, anggota pengawas intelijen ini juga mengatakan tema yang diangkat TNI dalam HUT-nya tahun ini menunjukkan kekuatan sebenarnya TNI adalah bersama rakyat. Karena itu menurutnya, konsep sistem pertahanan semesta harus dipahami sebagai konsep pertahanan manunggal TNI dan rakyat. Keberadaan TNI tidak boleh dipisahkan dari masyarakat. TNI harus selalu dekat di tengah-tengah masyarakat. 

"TNI harus menjadi tauladan dalam banyak aspek kehidupan bermasyarakat. Sehingga memudahkan mobilisasi umum suatu saat nanti ketika pertahanan semesta perlu diwujudkan karena keadaan darurat," jelas Wakil Ketua FPKS MPR RI ini.


posted by @Adimin

Gubernur Bali Puji Proses Demokrasi di PKS

DENPASAR (5/10) - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengkritisi pelaksanaan demokrasi sering kebablasan. Seperti terjadi dalam kongres partai-partai politik yang menimbulkan kegaduhan dan akhirnya perpecahan. 

"Saya melihat mungkin cuma PKS yang tidak terdengar ribut-ribut. Tapi, proses musyawarah terlaksana seperti diajarkan Pancasila untuk mencapai mufakat," ujar Pastika dalam pembukaan Musyawarah Wilayah (Musywil) PKS Provinsi Bali di Denpasar, Ahad (4/10). 

"Tak perlu lempar kursi untuk mempertahankan pendapat sendiri," imbuhnya. 

Acara Musywil ke-4 PKS Bali dihadiri 500 pengurus perwakilan DPD dan DPC se-Bali. Tampak hadir Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf al-Jufri. Sementara Gubernur Bali didampingi Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta dan Calon Wali Kota Denpasar Made Arjaya yang didukung koalisi PKS, Partai Demokrat, dan Partai Golongan Karya. 

Salim Segaf menjelaskan demokrasi PKS bersifat langsung karena seluruh kader dan anggota di suatu wilayah dapat memilih pengurus DPW dan DPD. Hasil Pemilihan Umum Internal (PUI) itu dilaporkan ke DPP guna dimintakan persetujuan. 

"Forum Musywil melantik dan mengesahkan pengurus baru, serta memberi amanat untuk pelaksanaan program periode lima tahun ke depan. Jadi, tak perlu gontok-gontokan," ungkap Salim. Tema yang diangkat dalam musywil adalah "Berkhidmat untuk Rakyat". Tema yang cerdas menurut Gubernur Pastika. 

Ketua DPW PKS Bali yang baru saja terpilih, Mujiono, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Gubernur. PKS siap berkolaborasi untuk mewujudkan Bali Mandara (maju, aman, damai, dan sejahtera).

Keterangan Foto: (dari kanan ke kiri) Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Ketua Wilda Bali Nusra DPP PKS Sugeng Susilo, Wakil Gubernur Bali Sudikerta, serta Ketua DPW PKS Bali Mudjiono saat membuka Muswil ke-4 PKS Bali di Denpasar, Ahad (4/10/2015). Foto - Yefri/PKS Bali.


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger