pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Nevi Zuairina: “Pusek Jalo Kumpulan tali, Ka pai tampek batanyo ka Pulang tampek Babarito”

Written By Anonymous on 20 October, 2015 | October 20, 2015

Padang – “Pusek jalo kumpulan tali, ka pai tampek batanyo ka pulang tampek babarito” begitulah Ibu Nevi Zuairina selaku pembina Pos Ekonomi Keluarga (Pos Eka) menutup sambutannya dalam acara pembukaan Gebyar Pos yang diadakan oleh Bidang Perempuan (Bidpuan) PKS Padang, ahad (18/10) di gedung LKKS Sumbar.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa dewasa perempuan ini perempuan tidak hanya dituntut untuk menjalakan perannya sebagai pemegang kendali keuangan keluarga, tetapi juga diminta untuk mampu memberdayakan dirinya supaya dapat menunjang perekonomian keluarga.

Melalui Poes Eka para perempuan dapat mewujudkan cita-cita ini. Perempuan tidak hanya menandahkan tangan menunggu suami menunaikan kewajibannya. Namun lebih dar pad itu, perempuan diharapkan dapat mengisi tabungan keluarga demi terciptanya keluarga yang tercuukupi secara materil.

Melalui kegiatan kegiatan Pos Eka, semoga kita semakin terajak untuk terus menigkatkan kapasitas diri dan ikut andil dalam rangka menyeimbangkan sayap-sayap keluarga. 

Terakhir beliau mengingatkan agar para perempuan dapat mengasah kreatifitas yang akan membantu perempuan untuk tidak gamang dengan segala problem kehidupan yang datang. Perempuan mesti memiliki posisi tawar yang tinggi ditengah keluarga. Sebab ia adalah “Pusek Jalo Kumpulan tali, Ka pai tampek batanyo ka Pulang tampek Babarito”[Humas]

-------

Keterangan foto: Hj. Nevi Zuarina pembina Pos Eka Sumbar memberikan arahan kepada seluruh peserta lomba yang diangkatkan oleh Bidang Perempuan PKS Padang, ahad (18/10). Al Amin/RFF



posted by @Adimin

Pos EKA Mawar Andalas Juarai Lomba Masak PKS Padang

Padang – Pos Ekonomi Keluarga (Pos Eka) Mawar Andalas dari Kecamatan Padang Timur menjadi yang terbaik dalam lomba memasak yang diangkatkan oleh Bidang Perempuan (Bidpuan) PKS Padang. Pos Eka Mawar Andalas berhasil mengalahkan 22 Pos EKA lainnya dalam lomba kreatifitas dengan bahan utama dari Ubi Jalar. 

Pos Eka Mawar Andalas dengan masakan andalannya Martabak Ubi Ungu maraih nilai tertinggi yang diberikan oleh juri, Pos Eka mawar andalas mampu memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh juri. Kriteria tersebut adalah: nilai gizi, bahan, kreatifitas, penampilan dan kekompakan.

Juri lomba masak PKS Fauziah, SKM. M Biomed sekalu ahli gizi memberikan nilai 670 pada kelompok Mawar Andalas mengungguli dua kelompok lainnya Pos Eka Pisang saiyo dengan masakan andalannya Pizza Ubi Ungu (645 point) dan Pos Eka Muslimah Sakato dengan masakan andalannya Puding Buah Ubi Ungu (625point).

Peraih juara satu, selain mendapatkan hadiah dari panitia juga mendapatkan uang pembinaan dari Drs. H. Muhidi, MM selaku ketua DPD PKS Padang yang juga Wakil Ketua DPRD Padang.

Kegiatan yang diangkatkan oleh Bidpuan PKS Padang ini dalam rangka menyambut Musyawarah Daerah (Musda) PKS Padang. [Humas]

------

Keterangan Foto: Hasil kreatifitas masakan Ibu-ibu Pos Eka se Kota Padang sedang dinilai oleh tim juri, ahad (18/10). Al Amin/RPF 


posted by @Adimin

Jelang Musda, Bidang Perempuan PKS Padang Gelar Berbagai Lomba

Written By Anonymous on 19 October, 2015 | October 19, 2015

Padang – Jelang diadakannya  Musyawarah Daerah (Musda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kota Padang, Bidang Perempuan (Bidpuan) PKS Padang menggelar berbagai perlombaan, ahad (18/10) di gedung LKKS Sumbar. Perlombaan tersebut diantaranya lomba memasak, yel-yel dan mewarnai untuk anak.

Ketua Bidpuan PKS Ronna Rossa mengatakan perlombaan yang di gelar ini diikuti oleh perwakilan Pos Ekonomi Ketahanan Keluarga (Pos EKA). Saat ini di Padang sudah ada 73 Pos EKA yang di bentuk oleh bidpuan PKS.

Ketua DPD PKS Padang Drs. H. Muhidi, MM dalam sambutannya sangat mengapresiasikan kegiatan yang diangkatkan oleh Bidpuan PKS. Muhidi berharap kegiatan ini mampu menggerak perekonomian ibu-ibu Pos EKA. [humas]


posted by @Adimin

PKS: Perumusan RPP Pengupahan Harus Libatkan Buruh



Jakarta (19/10) – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Ansory Siregar mendesak pemerintah untuk melibatkan buruh dalam perumusan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pengupahan. Demikian disampaikan Ansory di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (19/10).

“Pemerintah harus mendengar masukan dari semua elemen buruh. Wajar kalau buruh menolak RPP pengupahan ini karena mereka tidak diajak berunding, sehingga terkesan hanya formalitas saja,” kata Ansory.

Politisi PKS ini meminta pemerintah untuk menunda perumusan RPP Pengupahan. Ia menilai kuantitas dan kualitas Komponen Hidup Layak (KHL) harus direvisi.

“Tunda perumusan RPP Pengupahan, revisi kuantitas dan kualitas KHL dari 60 item menjadi ke 84 item, berlakukan rasio upah, bukan hanya struktur dan skala upah. Rasio upah di Indonesia sangat jomplang yakni 1:100, padahal idealnya 1:10 sampai 1:15 antara upah minimum dan upah maksimum,” kata Ansory.

KHL tidak dijadikan acuan penetapan upah buruh dalam Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV. Hal ini ditengarai akan mengembalikan rezim upah murah.

Keterangan Foto: Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Ansory Siregar.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI


posted by @Adimin

PIP PKS Sudan Gelar Seminar Politik

Written By Anonymous on 18 October, 2015 | October 18, 2015

KHARTOUM (18/10) – Dalam rangkaian acara Musyawarah Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Sudan yang ke-4, PIP PKS Sudan menggelar acara Seminar Politik di Aula Da’wah, International University of Africa, Khartoum, Sudan.

Seminar politik ini dilaksanakan pada Jum’at (16/10) dimulai dari pukul 18.00 sampai dengan pukul 22.00 waktu Sudan dengan tema “Masa Depan Demokrasi Indonesia Antara Partai Islam dan Partai Sekuler”. Jumlah peserta seminar mencapai 140 orang dari kalangan mahasiswa Indonesia.

Dalam sambutannya, Pjs Ketua PIP PKS Sudan, Muhamad Syauqi Sya’bani Hidayat menyatakan tujuan seminar ini adalah penanaman pengetahuan dinamika iklim demokrasi di Indonesia dan pembangkitan kesadaran akan pentingnya peran para mahasiswa di masa depan perpolitikan Indonesia.

Panitia menghadirkan dua orang narasumber dalam acara ini. Narasumber yang pertama, yaitu Ketua Program Doktor Pendidikan Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Dr Adian Husaini. Sosok yang juga aktif sebagai peneliti di INSIST tersebut memaparkan bahaya sekularisme yang telah masuk di seluruh aspek kehidupan. Adian berharap partai Islam menjadi solusi dari berbagai permasalahan yang ada dalam demokrasi Indonesia. Ditekankan pula pentingnya komunikasi yang bagus terhadap masyarakat. "Karena politik itu rentan salah paham," ujar Adian.

Narasumber yang kedua adalah Dr Hari Susanto, mahasiswa lulusan program doktoral University of Holy Quran and Islamic Sciences. Hari menjelaskan tantangan-tantangan dan pilihan-pilihan ekstrim yang harus dihadapi barisan partai Islam khususnya Partai Keadilan Sejahtera dalam pertarungan kancah politik Nusantara. Di antara salah satu inti pembicaraan yang ia paparkan adalah perlunya bagi partai-partai Islam untuk kembali kepada niat untuk Allah ta’ala dalam sepak terjang mereka di bidang politik.

Keterangan Foto: Pembicara seminar politik dalam rangkaian acara Musyawarah Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Sudan yang ke-4 di Aula Da’wah, International University of Africa, Khartoum, Sudan, Jumat (16/10).
Sumber: PIP PKS Sudan


posted by @Adimin

PKS Tegaskan Targetkan Diatas 10 Persen Suara di Pemilu 2019

SEMARANG (18/10) - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridlo kembali menegaskan jika PKS siap merebut di atas 10 persen suara pada Pemilu 2019.

Taufik menyebut angka tersebut masih realistis dan PKS berharap bisa banyak melakukan kerja-kerja di masyarakat yang bisa menaikkan suara secara signifikan.

“Hasil survei nasional saat ini, tak ada satu partaipun yang melewati angka 20 persen, jadi target 10 persen bagi PKS sangat rasional. Apalagi masih ada waktu tiga tahun lebih untuk berkhidmat pada masyarakat,” tegasnya dalam konferensi pers di Gedung DPW PKS Jawa Tengah di Semarang, Ahad (18/10/2015).

Taufik Ridlo menyampaikan bahwa kunci kemenangan PKS ke depan adalah konsolidasi internal yang cepat, rapi, dan terukur. Taufik yakin kedekatan kader PKS dengan masyarakat menjadi faktor utama yang bisa memperbesar hasil diatas target yang sudah ditentukan.

Sementara itu Kamal Fauzi yang terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah (Jateng) masa bakti 2015-2020 siap memenuhi target suara itu di Jawa Tengah. Pengganti Fikri Faqih ini menyebut langkah pertama yang ia lakukan adalah melakukan konsolidasi internal dalam tempo yang cukup cepat.

Kamal Fauzi menyampaikan secepatnya ia akan membentuk kepengurusan dalam waktu kurang dari satu minggu. Waktu yang sangat singkat ini agar target seluruh DPD PKS di Jawa Tengah bisa menggelar Musda maksimal 1 November mendatang bisa terpenuhi.

“Kita sedang kejar target, seteleh pengurus terbentuk di propinsi dan kota kabupaten, selanjutnya ada Mukernas di Depok pada 4 November. Setelah itu kami harus menyelesaikan Muskerwil dan Muskerda sebelum 2015 berakhir. Ini kerja cepat, keras, cerdas tapi juga santun,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, sesuai SK Nomor 389/SKep/DPP/PKS/1436 tentang Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) pada tanggal 8 Oktober 2015, untuk periode kepengurusan 2015-2020, Kamal ditetapkan sebagai Ketua DPW PKS Jateng untuk periode lima tahun mendatang.

Selain Ketua DPW, nama yang akan menduduki amanah di DPTW PKS Jateng adalah Quatly Abdul Kadir (Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah), Agus Abdul Latif (Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah), Amar Syamsi (Ketua Dewan Syariah Wilayah), dan Madi Mulyana (sekretaris Dewan Syariah Wilayah).

Selanjutnya adalah Ahmadi (Wakil Ketua DPW PKS Jateng), Ikhsan Musthofa (Sekretaris DPW PKS Jateng), Anwar Abdul Ghoni (Bendahara DPW PKS Jateng), dan Thohari sebagai Ketua Bidang Kaderisasi.

Keterangan Foto: Dewan Pimpinan Tingkat WIlayah PKS Jawa Tengah periode 2015-2020 usai dikukuhkan dalam Muswil PKS Jateng di Semarang, Ahad (18/10).



posted by @Adimin

PKS Terbangun dari Kemajemukan



SEMARANG (18/10) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah partai yang terbangun dari latar individu yang majemuk. Sekretaris Jendral PKS Taufik Ridlo menegaskan, PKS memandang kemajemukan adalah keniscayaan dalam kultur masyarakat Indonesia.

“PKS ini beragam, Ketua Majelis Syuro-nya seorang Habib, Presidennya lulusan Jepang , dan banyak pengurus inti lulusan dari seluruh dunia, baik dalam negeri, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika. Jadi Insya Allah PKS ini ide dan gagasannya sangat majemuk,” tegas Taufik dalam konferensi pers di Semarang, Ahad (18/10/2015).

Taufik menambahkan PKS di Jawa Tengah harus menjiwai perannya di Tanah Jawa. Ia menyebut PKS terus berproses dengan metode "njawani" dalam setiap program untuk rakyat Jawa Tengah. Ia juga menampik jika PKS membawa misi Arabisasi. PKS, kata dia, terdiri dari berbagai latar dan bekerja untuk semua kalangan.

“Kami bekerja dan membuktikan pada masyarakat bahwa PKS hadir untuk masyarakat Indonesia dan demi kemakmuran sebesar-besarnya untuk seluruh masyarakat tanpa memandang agama, suku, dan warna kulit,” terangnya.

Rakyat, lanjutnya, bisa melihat dengan mudah bagaimana sepak terjang PKS dalam memberikan kemanfaatan yang besar untuk siapapun. "Isu sektarian tidak lagi relevan di tengah semakin meningkatnya kesadaran dan akses informasi masyarakat. Masyarakat bisa dengan mudah bisa melihat rekam jejak PKS tidak hanya di Jawa Tengah, tapi seluruh Indonesia," ungkap dia.

Taufik Ridlo sendiri berada di Semarang untuk mengumumkan dan melantik jajaran pengurus PKS di Jawa Tengah. Ia berharap dengan kepengurusan baru DPW PKS Jateng, pergantian pengurus di tingkat kota dan kabupaten bisa selesai sepekan ke depan.

Keterangan Foto: Sekjen PKS Taufik RIdlo menyampaikan arahan dalam Muswil PKS Jateng di Semarang, Ahad (18/10).


posted by @Adimin

Muslimah PKS Dorong Politisi Perempuan ASEAN Perjuangkan Isu Ketahanan Keluarga

KUALA LUMPUR (17/10) – Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BidpuanKK) DPP PKS, Wirianingsih mengajak politisi perempuan di Asia Tenggara untuk membawa isu tentang keluarga ke dalam kebijakan politik. 

“Setiap perempuan memiliki hak untuk berkontribusi dalam politik. Setiap perempuan pun berhak memperjuangkan isu ketahanan keluarga dalam kebijakan-kebijakan politik,” kata Wirianingsih saat menyampaikan pandangannya dalam ASEAN Conference on Women in Politics di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (17/10/2015). 

Wirianingsih menjelaskan perempuan memiliki peran besar dalam mempengaruhi suatu kebijakan. Oleh karena itu, perempuan tidak hanya berperan sebagai dirinya sendiri. Di satu sisi, perempuan berperan sebagai istri dan ibu bagi keluarganya. Di sisi lain, perempuan juga anggota dari komunitas masyarakatnya. 

“Perempuanlah yang memahami dengan baik kebutuhan dasar keluarganya. Kenaikan harga susu formula untuk anak-anak, atau rendahnya kualitas persalinan bagi ibu dari kalangan kurang mampu, siapa lagi yang berinisiatif memperjuangkannya kalau bukan dari perempuan,” ujarnya. 

Pemerintah Indonesia, lanjut Wirianingsih, telah memiliki kebijakan yang berlandaskan kebutuhan perempuan. Diantaranya kebijakan cuti melahirkan serta program kota layak anak. Namun menurutnya, kebijakan-kebijakan tersebut perlu terus dikembangkan, terutama manajemen dan kualitasnya. 

“Partai kami, PKS, memiliki perhatian besar atas isu ketahanan keluarga dalam kebijakan politik. Kami mengusung dua program andalan yaitu Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dan Divisi Peningkatan Kapasitas Perempuan (PKP). Sehingga perempuan tidak hanya cakap dalam memelihara keluarganya, tetapi juga andal dalam eksistensi sosialnya,” jelas Ibu dari 10 anak penghafal Al Quran tersebut. 

Anggota DPR RI periode 2009-2014 itu juga mengajak seluruh politisi perempuan ASEAN untuk memperjuangkan isu ketahanan keluarga di negaranya masing-masing. Oleh karena perempuan merupakan benteng utama keluarganya, yang mencetak generasi-generasi emas penerus bangsa. 

“Kami berharap, melalui konferensi ini, terbangun perhatian besar atas pentingnya memperjuangkan isu ketahanan keluarga dalam perumusan kebijakan politik. Mari, kita bangun konektivitas politisi perempuan di Asia Tenggara untuk bersama-sama mengawal isu ini,” tutupnya.

Keterangan Foto: Ketua BidpuanKK DPP PKS Wirianingsih (baris kedua tengah, jilbab putih) bersama politisi perempuan dari negara-negara Asia Tenggara dalam ASEAN Conference on Women in Politics di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (17/10/2015).


posted by @Adimin

Muswil ke-4 Resmi Ditutup, Ini Dewan Pengurus Tingkat Wilayah PKS Provinsi Bengkulu

BENGKULU, Sabtu (17/10) – Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bengkulu yang telah dimulai rangkaiannya pada tanggal 14 – 17 Oktober ini secara resmi telah ditutup. Musyawarah yang diikuti seluruh perwakilan struktur PKS dari tingkat wilayah dan daerah ini ditutup dengan prosesi pelantikan Dewan Pengurus Tingkat Wilayah (DPTW) periode 2015 - 2020.

Dalam Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS yang dibacakan oleh Fahmi Sasmita selaku Sekretaris Wilayah Dakwah Sumatera bagian selatan (Wilda Sumbagsel) tentang DPTW PKS Provinsi Bengkulu, inilah nama-nama Dewan Pengurus Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Provinsi Bengkulu :

1. Sujono, SP, M.Si : Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Prov. Bengkulu

2. Ir. H. Siswadi : Wakil Ketua DPW

3. Alamsyah, S.Pd, M.T.Pd : Sekretaris DPW

4. H. Herizal Aprianysah, S.Sos : Bendahara DPW

5. H. Ahmad Zarkasi, S.P.M.Si : Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Provinsi Bengkulu

6. Dedi Haryono, ST : Sekretaris MPW

7. Drs. H. Salamun Haris, M.Si : Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Provinsi Bengkulu

8. Andik Sugio Basuki, Lc : Sekretaris DSW

9. Iip Aripin, S.P. M.T.Pd : Ketua Bidang Kaderisasi

Setelah dibacakan nama-nama dalam surat keputusan tersebut, anggota DPTW PKS Provinsi

Bengkulu membacakan ikrar yang dipimpin oleh Sujono, SP.M.Si selaku ketua umum DPW yang baru. Di hadapan pengurus pusat, ketua wilda, dan hadirin yang hadir, anggota DPTW berikrar untuk berkomitment selalu menjalankan syariat Allah SWT, tunduk pada Undang-Undang Republik Indonesia dan konstitusi partai, serta berkomitment untuk melakukan yang terbaik bagi partai dan rakyat.

Selanjutnya ketua DPW PKS yang baru, Sujono, SP, M.Si menyampaikan orasi politik dan menyampaikan ungkapan terimakasih kepada seluruh kader se-Provinsi Bengkulu dan jajaran pengurus periode yang lalu yang telah berjuang untuk kebaikan partai dan mencapai target-target yang telah ditetapkan.

“Terimakasih yang tak terhingga atas amal-amal dan kerja-kerja dakwah antum semua, mari kita sekarang menatap masa depan dengan rasa optimisme yang baru,” tutur Sujono di hadapan hadirin.

Lebih lanjut Sujonopun menyampaikan pesan kepada masyarakat Bengkulu, bahwa Muswil PKS yang ke-4 ini menegaskan posisi PKS sebagai partai dakwah yang siap berkhidmat untuk rakyat.

“Berkhidmat untuk rakyat di Bengkulu dalam arti kami ingin berusaha dengan segala kemampuan memberikan yang terbaik bagi Provinsi Bengkulu. Bahkan dalam salah satu point amanah muswil telah disepakati bahwa PKS akan terus mengawal dan mendorong terciptanya arah kebijakan pemerintah yang berpihak kepada ummat, memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada terciptanya iklim demokrasi yang bermartabat, dan mengutamakan kepentingan rakyat banyak,” terangnya.

Dalam kesempatan itu Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS yang hadir dan memberikan arahan yakni Drs. H. Abu Ridho selaku angotta Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Drs. H. Gufron Aziz Fuadi selaku Ketua Bidang DPP Wilayah Dakwah Sumatera Bagian Selatan (Wilda Sumbagsel), dan Fahmi Sasmita, SH selaku Sekretaris Wilda Sumbagsel.

Dalam arahannya Ustadz Drs. H. Abu Ridho menyampaikan bahwa PKS harus kokoh menjadi partai dakwah, kader-kader PKS harus kembali menguatkan komintementya dalam membentuk jati diri sebagai da’i dalam barisan partai dakwah dan memberikan kontribusi terbaik bagi ummat.

Berkenaan dengan arah dukungan politik PKS Bengkulu terhadap Pilgub yang akan datang, Ketua Wilda Sumbagsel mewakili DPP menyampaikan bahwa DPP memberikan kesempatan kepada DPTW yang baru waktu satu minggu untuk menggodok berbagai pertimbangan dan analissis yang matang kemudian memberikannya kepada DPP.

“DPP memberikan kesempatan kepada DPTW yang baru untuk berkonsolidasi dan menggodok segala pertimbangan kemana arah PKS akan memberikan dukungan terhadap calon gubernur yang ada, setelah itu DPP akan memberikan surat keputusan sesuai dengan hasil rekomendasi dari DPTW,” terang Gufron.

Muswil PKS Bengkulu telah resmi ditutup, diantara hasil musyawarah ialah ditetapkannya amanat muswil PKS Bengkulu yang salah satu isinya menetapkan target perolehan suara diatas 10 % pada pemilu tahun 2019 mendatang. (**)


Keterangan foto : Dewan Pengurus Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Provinsi Bengkulu bersama ketua Wilda Sumbagsel. Dari Kanan; Iip Aripin, S.P. M.T.Pd, H. Herizal Apriansyah, S.Sos, Alamsyah, S.Pd, M.T.Pd, Ir. H. Siswadi, Sujono, S.P. M.Si, Drs. H. Gufron Aziz Fuadi (Ketua Wilda), H. Ahmad Zarkasi, S.P. M.Si, Drs. H. Salamun Haris, M.Si, Dedi Haryono, ST, Andik Sugio Basuki, Lc.



posted by @Adimin

Irsyad Syafar Pimpin PKS Sumatera Barat

Written By Anonymous on 17 October, 2015 | October 17, 2015

Padang (17/10) - Pendiri Pondok Pesantren Ar Risalah di Kota Padang, Irsyad Syafar ditetapkan sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Sumatera Barat. Jebolan Quwait University dan Kairo University ini menjabat sebagai Ketua Bidang Kaderisasi DPW PKS Sumbar pada periode sebelumnya.

“Kami pengurus yang baru mengalami tantangan yang berat karena capaian pengurus yang sebelumnya luar biasa. Periode sebelumnya berhasil menduduki posisi gubernur dan dua posisi walikota,” kata Irsyad saat menyampaikan pidato politik di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (17/10/2015).

Pengurus baru PKS Sumatera Barat bertekad terus meningkatkan capaian itu dan ingin menjadi salah satu provinsi terbaik yang diusung kader-kader PKS dalam berkhidmat atau melayani bangsa dan negara.

“Visi pelayanan ini adalah visi kemuliaan. Allah akan menolong hamba-Nya yang senantiasa menolong hamba-hamba-Nya yang membutuhkan. Mereka adalah orang yang terdepan dalam melayani dan menghilang saat urusan kekuasaan,” tambah Irsyad.

Sementara itu pada Musywarah Wilayah ke-4 PKS Sumatera Barat, Ketua Panita Rahmat Hidayat melaporkan adanya sejumlah kegiatan yang mengiringi, diantaranya pembagian 4.000 masker korban asap di Sumbar serta pengobatan gratis dan pasar murah. Pada Jumat (16/10/2015) malam juga digelar acara silaturahim yang dihadiri setidaknya 600 tokoh dan lima calon kepala daerah yang diusung PKS dalam pilkada.

Pada Muswil kali ini hadir Ketua Wilayah Dakwah Sumatera Bagian Utara Dr Hermanto, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS Khairul Anwar, dan calon Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.


Berikut ini susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Sumatera Barat 2015-2020 :

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW): Mahyeldi, SP

Sekretaris MPW: Hadison, S. Si. Apt

Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW): Zul Adli, Lc

Sekretaris DSW: Budiman, S.Ag., MM

Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW): Irsyad Syafar, Lc. M.Ed

Wakil Ketua Umum DPW: Nurfirmanwansyah, Apt.

Sekretaris Umum DPW: Bustami Hidayat, SP., MSi.

Bendahara Umum DPW: Muslim M Yatim, Lc.

Ketua Bidang Kaderisasi DPW: Muhamad Yasin, Lc.



posted by @Adimin

Jelang Pilkada Serentak, PKS Sumbar Kumpulkan Semua Paslon yang Diusung

PADANG (16/10) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus memanaskan mesin politiknya di daerah jelang pilkada serentak. Salah satunya dengan mengonsolidasikan seluruh pasangan calon yang diusung.

Sejumlah calon kepala daerah yang diusung dan didukung PKS hadir untuk saling bertukar pikiran dengan sejumlah tokoh masyarakat dalam Dialog Bersama Tokoh di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sumbar, Jumat (16/10) malam.

Selain jelang pilkada serentak, kegiatan tersebut juga digelar dalam rangka Musyawarah Wilayah ke-4 PKS Sumatera Barat pada Sabtu-Ahad (17-18 Oktober 2015). Seperti tema Munas DPP dan Muswil beberapa DPW sebelumnya, Muswil DPW PKS Sumbar juga menegaskan kembali peran PKS sebagai pelayan masyarakat dengan tema 'Berkhidmat untuk Rakyat'. 

“PKS akan menjadi partai dakwah yang kokoh dalam berkhidmat untuk umat bangsa dan negara. Penekanannya adalah pada berkhidmat untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Sekretaris Jenderal DPP PKS Taufik Ridho.

Taufik mengatakan, para kader yang diberi kesempatan memimpin harus memanfaatkan kekuasaannya itu untuk membawa perbaikan bagi masyarakat yang dipimpinnya. Sementara itu PKS sadar bahwa perbaikan masyarakat tidak bisa dilakukan dan dikerjakan oleh PKS sendiri.

Sementara Ketua DPW PKS Sumatera Barat Trianda Farhan Satria menambahkan, untuk melayani rakyat di Sumbar, diperlukan kesatuan langkah dari berbagai unsur, terutama para tokoh masyarakat, nini-mamak, cerdik pandai, ulama, dan semua elemen anak nagari. 

"PKS ingin mewujudkan Sumatera Barat yang madani dan memiliki peradaban yang tinggi,” kata Trianda.

Trianda yang saat ini menjadi calon wakil bupati Agam juga menambahkan bahwa sikap dan perilaku melayani rakyat harus menjadi karakter kader PKS. 

Pada dialog tersebut, calon gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno yang bergelar Datuk Rajo Bandaro Basa juga mendengarkan masukan dan kritikan dari para tokoh masyarakat. 

“Alhamdulillah pada 15 Agustus 2015 kemarin telah selesai masa tugas periode pertama saya sebagai gubernur Sumatera Barat. Saya masih berkeinginan untuk membangun masjid agung besar yang representatif di Sumatera Barat,” kata Irwan Prayitno. 

Sedangkan Ketua Wilayah Dakwah Sumatera Bagian Utara Hermanto menekankan, upaya PKS selalu mengutamakan nilai (value) sehingga memposisikan dakwah sebagai panglima.

“Jadi politik hanya bagian dari dakwah. Maka para kader PKS apalagi yang menjadi pejabat publik harus menjaga akhlaknya dan perilakunya,” ujar Hermanto. 

Saat ini di provinsi Sumatera Barat terdapat 13 kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada serentak. Empat kabupaten/kota diantaranya terdapat pasangan calon dari PKS dan partai pendukung. 

Hadir dalam dialog tersebut antara lain Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS Chairul Anwar, Walikota Payakumbuh Reza Pahlevi, Walikota Padang Haji Mahyeldi Ansharullah, pasangan calon bupati Tanah Datar Kombes Pol Syaherdam dan wakilnya Sultani, pasangan calon walikota Bukittinggi Taslim Chaniago dan calon wakil walikota Marfendi (PAN-PKS), pasangan calon walikota Solok Irzal Ilyas dan calon wakil walikota Alfauzi Bote, pasangan calon bupati Agam Indra Catri dan calon wakil walikota Bupati Agam Trinda Farhan Satria MT (Gerindra-PKS).


Keterangan Foto: Sekretaris Jenderal PKS M Taufik Ridho (kedua dari kiri) berdialog dengan sejumlah tokoh Sumatera Barat di Padang, Jumat (16/10) malam didampingi calon gubernur SUmbar Irwan Prayitno (paling kanan).


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger