Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
February 04, 2013
posted by Adimin
Pengamat: Partai Anda sedang dipersiapkan mengisi sejarah!
Written By @Adimin on 04 February, 2013 | February 04, 2013
PKS Menyambut Kebangkitannya!
Jika Anda sempatkan merenung sejenak, partai manakah yang paling banyak
dibicarakan orang saat ini? Ketum partai manakah yang paling banyak
muncul di televisi? Tak salah lagi, itu adalah Partai Keadilan
Sejahtera, dengan Ketua Umum-nya Anis Matta. Manakala partai lain sedang
sibuk mengatur strategi pencitraan – termasuk menggalang dana untuk
biaya tampil di televisi, PKS ternyata mendapatkan semuanya gratis saja.
Bahkan melarangnya pun tak bisa. Pemilu masih setahun lagi, Anis Matta
telah muncul di televisi nyaris setiap detik, bersama seruannya, bersama
getar suaranya, bersama airmatanya…..!
Itu adalah pertanda alam yang sangat nyata!
Soal bersalah atau tidak, terbukti melakukan kejahatan atau tidak, itu
tak seberapa penting jika ukurannya adalah hukum buatan manusia. Cipta
karsa manusia terlalu naif untuk memahami hakekat kebenaran yang
sesunggguhnya. Dunia ini panggung sandiwara. Acapkali yang tampak saleh
ternyata penipu, yang tampak alim ternyata brengsek, penegak hukum
menjadi perusak hukum, musang berlagak domba, dan seterusnya. Tetapi
alam akan menyisirnya dengan ketajaman yang tak kasat mata. Hukum alam
menyatakan, penderitaan adalah tangga pertama menuju pencerahan, dan
penghinaan adalah jalan lurus menuju kemuliaan!
Lebih-lebih di tengah-tengah Bangsa Indonesia yang terkenal lebay-nya
minta ampun. Lamban menyerap pelajaran, mudah lupa, malas bekerja. Untuk
menutupi kelemahan itu maka masyarakat kita terkenal suka ikut arus.
Ada orang tertawa ikut tertawa, ada orang menagis ikut menangis, ada
orang menghujat ikut menghujat. Setelah puas menghujat, barulah ia sadar
yang dihujatnya itu ternyata dirinya sendiri!
Tak bisa tidak, kesadaran itu akan merebak pada akhirnya. Puncaknya
tepat menjelang pemilu 2014. Saya mengatakan ini karena sudah
melihatnya. Tangisan Anis Matta telah menuai simpati yang membludak di
desa-desa. Tak ada partai di Indonesia yang begitu siap menyambut
kemenangan pada Pemilu 2014 melebihi PKS.
Bagi Anda kader PKS, nikmatilah penghinaan ini dengan sikap takzim.
Partai Anda sedang dipersiapkan mengisi sejarah!
posted by Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
February 01, 2013
'Operasi Intelijen' untuk PKS: Dari penjatuhan citra hingga perangkap daging impor
Written By @Adimin on 01 February, 2013 | February 01, 2013
JAKARTA - Tiga bulan sebelumLetjen TNI (Purn) ZA Maulani meninggal dunia pada
2007, Kepala BIN (BAKIN) di era Presiden Habibie ini memberi informasi
dan catatan penting dalam sebuah pertemuan.
Kepada yang hadir Maulani mengungkap bahwa intelijen asing yang
berkomplot dengan pihak internal (dalam negeri) tengah intens
"menggarap" ormas/partai Islam tertentu yang dianggap radikal atau
dinilai memiliki pengaruh besar dan diprediksi menjadi partai masa
depan.
"Operasi intelijen" ini, menurut Maulani, bertujuan untuk melemahkan
ormas/partai Islam tertentu. Ada tiga ormas Islam yang dibidik kala itu
dan satu partai Islam yang dinilai ke depannya memiliki pengaruh besar
sebagai kekuatan politik Islam alternatif, jika tak segera dikebiri.
Menurut Maulani yang juga sangat dibenci Amerika, partai Islam yang
dia maksud menjadi perhatian AS dan sekutunya. Rupanya Barat sangat
khawatir dengan perkembangan partai yang pernah disebut fenomenal ini.
Karena itu, bagaimana caranya agar partai ini dilemahkan, dibonsai dan
dikerdilkan.
Menurut Maulani kala itu, ada tiga modus yang bertujuan melemahkan
kekuatan ormas/partasi Islam tersebut. Pertama, membikin konflik
internal yang target akhirnya menjadi pecah belah. Kedua, membuat
citra/imej ormas/partai Islam tersebut menjadi buruk di mata publik.
Ketiga, mengarahkan oknum pengurus/petingginya menjadi tergoda dengan
dunia.
Maulani menjelaskan, sesungguhnya tak ada ormas/lembaga/partai Islam
yang steril—khususnya yang dianggap radikal. Umumnya disusupi.
Penyusupan ini tentu untuk lebih memudahkan pelemahan ormas/partai Islam
yang dimaksud.
Modus pertama, membuat konflik di internal ormas Islam tertentu.
Setidaknya ada 3 ormas Islam—setelah 2007—yang dengan tajam dilanda
konflik internal. Satu ormas Islam akhirnya harus merelakan sejumlah
pengurus dan anggotanya bedol desa alias keluar dari organisasi. Sedang
ormas Islam lainnya pecah dan pecahannya melahirkan organisasi baru.
Modus kedua, membuat ormas Islam satunya lagi menjadi bulan-bulanan
yang terus dicitrakan buruk. Sementara terhadap partai islam yang
dibidik, "operasi intelijen" agak sulit membuat konflik atau menciptakan
imej buruk. Pertama, partai ini dinilai solid, tidak mudah
mengacak-acaknya. Kedua, partai yang dimaksud selama ini pertahanannya
cukup kuat, segenap pengurus dan kadernya sangat menjaga citra baiknya
di hadapan publik.
Walhasil, dari sisi mengarahkan partai ini ke dalam konflik internal
dan merusak imejnya tak semudah mengacak-acak dua ormas Islam seperti
tersebut di atas. Karenanya, modus ketiga, mengarahkan oknum pengurus
tertentu dalam partai Islam ini untuk "silau" dengan dunia dengan cara
memberi proyek, misalnya, ternyata cukup jitu.
"Operasi" ini meyakinkan bahwa pasti orang punya kebutuhan dalam
hidup. Orang-orang yang lemah dan lebih cenderung pada dunia akan lebih
mudah untuk dirasuki—disadari atau tidak—akhirnya berada dalam kubangan
pragmatisme. Jalan "operasi" seperti ini dengan mudahnya dilakukan oleh
musuh-musuh Islam.
Oknum
atau orang-orang tertentu yang di hati dan jiwanya memiliki penyakit
yang disebut dalam hadits Nabi sebagai "al-wahn"—cinta dunia benci
mati—ternyata bukan saja menggiring pelakunya menjadi mabuk dunia,
tetapi bahkan bisa membuat imej buruk dan distrust (hilangnya
kepercayaan) publik secara bertahap terhadap partai dan petingginya—yang
ujung-ujungnya melahirkan konflik.
Benar, akhirnya partai ini pun tak lepas dari konflik internal. Ada
yang dipecat, ada yang mundur. Ada yang tak terima dipecat sehingga
menuntut dan berujung ke pengadilan. Dua kubu berseteru, baik secara
langsung maupun lewat SMS dan bahkan via media sosial.
Akhirnya partai yang selama ini dianggap solid, tak mudah dipecah belah, jebol juga pertahanannya.
Selesaikah "operasi" ini? Belum. Meski dalam sejumlah survei
dinyatakan suara partai ini anjlok, lantaran berkurangnya kepercayaan,
namun kelompok Islamfobia yang turut cawe-cawe dalam "proyek" ini masih belum puas.
Ocehan-ocehan 1 atau 2 petingginya yang dinilai tak mencerminkan
Islam makin menambah deret banyak pihak, kader atau simpatisan, yang
angkat kaki dari partai ini.
Kini, dengan kasus terbaru yang menimpa Partai Keadilan Sejahtera
(PKS) ini, masih belum puas juakah "operasi intelijen" yang telah
"berhasil" membuat hasil survei memelorotkan suaranya?
Nyatanya "operasi" ini tak berhenti sampai di sini. Bahwa orang-orang
partai ini tak jua tersentuh korupsi, agaknya mengundang rasa
penasaran. Selama cap koruptor belum menempel pada partai ini
sebagaimana partai lainnya, "operasi" ini dianggap belum sempurna.
"Operasi" ini harus "menggarap" orang-orang tertentu dalam partai dan
yang terkait dengan partai untuk dipancing. Hanya orang-orang atau
figur yang memiliki potensi dan kecenderungan hubbud dun-ya
wakarahiyatul maut (cinta dunia benci mati) yang bisa digoda dengan
dunia dan isinya. Tak tanggung-tanggung, orang kedua di partai ini,
yakni presidennya, terjerembab dalam tudingan suap izin quota daging
sapi impor.
Umumnya para petinggi dan pengurus serta kader-kader partai ini baik,
lurus, dengan ghirah dan gairah Islam yang tinggi, tetapi segelintir
orang telah membuat partai dakwah ini menjadi terpuruk tanpa ada sanksi
terhadap mereka.
Inilah yang dijadikan bibit dan bahan "operasi" berikutnya. Sudah
lama perangkap dan jebakan dipasang. Tapi rupanya selama ini belum bisa "dieksekusi" untuk memerangkapnya. Padahal vokalitas dan kritik tajam
yang dianggap tak sejalan dengan yang namanya Setgab Koalisi kian
menyebabkan partai ini harus segera dibonsai.
Lalu, sejumlah kasus yang menimpa beberapa pesohor dan petinggi
negeri ini, dari Century, Hambalang, BLBI, dan lainnya, terakhir kasus
manipulasi pajak keluarga SBY yang diungkap pertama kali oleh The Jakarta Post,
Rabu (30/1/2013), memaksa kasus suap daging sapi impor yang sudah lama
disiapkan untuk dimunculkan, sebagaimana dikatakan Prof Dr Tjipta
Lesmana.
Menurut pengamat politik ini, kasus suap daging impor ini disinyalir
untuk menutupi sederet kasus yang tadi disebutkan—terutama kasus
terakhir: manipulasi pajak keluarga SBY.
Hanya, memang, entah lantaran digarap terburu-buru karena mengejar
waktu atau seperti dikatakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof Dr
Jimly Ash-Shiddiqie adanya faktor kebodohan (rakyat merdeka online,
31/1/2013), proses penetapan tersangka hingga penangkapan dan
penahanannya pun tampak janggal di mata publik.
Jimly khawatir keberanian KPK ini karena didasari atas kebodohan.
Kalau sampai pedang keadilan diserahkan kepada orang bodoh, menurutnya,
itu sangat berbahaya.
"Jangan sampai begitu. Menegakkan keadilan itu kan sebagian juga
seni. (Luthfi) belum diperiksa kok dijadikan sebagai tersangka. Mbok
ditunggu seminggu kalau memang ada alat bukti. Ini kan soal kecerdikan.
Jadi ini penegak hukumnya agak bodoh. Bisa karena bodoh, bisa karena
goblok…," tandasnya.
Ya, seperti disebut tadi, entah karena diburu waktu yang mengharuskan
skenarionya seperti itu atau faktor kebodohan seperti dikatakan Prof
Jimly, yang terang ada beberapa hal yang janggal.
Pertama, KPK mengaku sebelumnya sudah mendapat informasi bahwa akan
ada transaski (suap) pada Selasa (29/1/2013) siang di kantor PT Indoguna
Utama.
Pertanyaannya, kenapa kemudian KPK tidak menangkap langsung saat
transaksi suap terjadi? Bukankah ini lebih meyakinkan? KPK malah
melakukan penangkapan pada malam hari di saat penerima suap (AF) tengah
berada di sebuah hotel bersama seorang wanita yang belakangan diketahui
mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta.
Kedua, ada penilaian publik, bahwa skenario yang mengandung unsur
cewek cantiknya dalam "operasi" ini harus dimunculkan. Andai KPK
menangkap saat transaksi suap berlangsung, maka dipastikan tak ada
berita AF ditangkap saat berdua dengan seorang wanita cantik di dalam
kamar hotel dengan busana minim.
Beberapa satsiun televisi berulang-ulang memutar dan memberitakan
soal perempuan cantik ini. Bisakah kita menepis dugaan bahwa unsur
perempuan cantik ini dalam rangka makin mendramatisir beginilah partai
Islam! Citranya makin hancur. Ada pesan yang ingin diblowup dalam
episode di bagian cerita ini, yakni: lha, partai dakwah, sudah kena
kasus suap, eh malah ada unsur ceweknya pula. Imej tentu kian buruk. Itu
pesan khususnya.
Jadi, kembali pada pertanyaan, mengapa ditangkapnya harus di hotel,
bukan pada saat transaksi suap berlangsung, sebagaimana dilakukan KPK
selama ini (tertangkap tangan)?
Ketiga, ini juga jadi pertanyaan banyak pihak, Luthfi Hasan tidak
tertangkap tangan, tapi kenapa langsung dijadikan tersangka? Yang
sudah-sudah langsung jadi tersangka saat tertangkap tangan memberi dan
menerima suap, sementara Luthfi Hasan tidak ada saat transaksi suap
terjadi.
Keempat, siapa sebenarnya AF penerima suap dari pimpinan perusahaan
pengimpor daging sapi itu? AF disebut-sebut kurir dan orang dekatnya
Luthfi. Tentu agak risih mendengar partai Islam kok kadernya mau
disuguhi cewek yang kini disebut sebagai gratifikasi seks?
Namun Hidayat Nur Wahid menyebut AF bukan anggota atau kader PKS.
Mantan Presiden PKS ini juga menyebut ada konspirasi terhadap PKS.
Lantas, siapa yang menskenariokan AF dekat dan sebagai orang kepercayaan
Luthfi? Sejak kapan penggarapan ini berlangsung?
Dan sepertinya "operasi intelijen" sebagaimana diinformasikan Alm ZA
Maulani itu sejak 2007 sampai sekarang "berhasil" melemahkan, membonsai
dan mengerdilkan partai ini, sehingga urung menjadi partai Islam yang
memiliki pengaruh dan harapan umat, setidaknya untuk saat ini, wallahu
a'lam ke depannya.
Namun seburuk apapun partai ini, ia pernah menjadi harapan banyak
umat Islam. Ia pernah menjadi alternatif dalam politik keumatan di
tengah penilaian bobroknya partai-partai sebelumnya.
Maka, badai pahit yang tengah melanda partai ini sudah seharusnya
dijadikan pelajaran, introspeksi dan evaluasi untuk perjalanan ke depan
yang lebih baik.
Mampukah partai ini mengembalikan trust publik seperti sebelumnya?
Tentu, itu kembali pada pengelola partai ini, sejauh mana komitmen
ke-Islam-an itu merasuki jiwa dan relung-relung mereka dan menjadikannya
sebagai benteng kehidupan yang menghantarkan para kader dan
simpatisannya ke dalam gerbang Indonesia yang lebih luas.
Dan,
sejauh mana pula keberpihakan pada umat dan bangsa mayoritas Muslim ini
sungguh-sungguh dirasakan, dan akhirnya dengan Visi Islamnya memiliki
komitmen menegakkan Islam dan memperjuangkan Islam sebagai sistem dalam
kehidupan bernegara, pemerintahan, bermasyarakat, meninggalkan sistem
kufur!
Saif Al Battar
posted by Adimin
Label:
Bingkai Berita,
TOPIK PILIHAN
January 29, 2013
Oleh
Nandang Burhanudin
posted by Adimin
Fikroh KEBENCIAN Takkan Mampu Meraih Kemenangan
Written By @Adimin on 29 January, 2013 | January 29, 2013
Sebuah fikroh (pemikiran-ide) yang dilandasi KEBENCIAN, ia tak akan
pernah meraih KEMENANGAN. Ia akan menghancurkan dirinya sendiri, sebelum
meluluhkan fikroh-fikroh yang lain.
Fikroh yang dilandasi kebencian, pada akhirnya akan MENGECIL dan terus
MENGECIL, sebelum akhirnya LENYAP. Sebab fikroh kebencian digerakkan
oleh AMBISI menebar KONFLIK dan AGITASI.
Fikroh yang dilandasi kebencian, TIDAK AKAN MAMPU bertumbuh kembang.
Karena ia bersifat KAKU, JUMUD, dan TERTUTUP menerima kebaikan dari
orang-orang/kelompok yang DIBENCINYA.
Sejarah membuktikan, fikroh yang DILANDASI NILAI-NILAI CINTA akan
MENGIKAT hati manusia meriah CINTA ALLAH. Itulah fikroh yang menjadi
RISALAH baginda RASUL "Sang Penyempurna Akhlak".
Di sini rahasia, mengapa DAKWAH RASUL melegenda dan tak usang sepanjang
masa. Sebab Rasul sibuk menebar jala-jala CINTA bukan jebakan-jebakan
kebencian.
Bagi kita yang AWAM tentang dakwah dan penyebaran fikroh, ada baiknya
ketika ingin menilai sebuah fikroh atau model dakwah sesuai dengan
manhaj Rasul atau tidak, maka bisa mengukurnya dengan: APAKAH statemen
dan aksi di lapangan dipenuhi CINTA atau BENCI. Jika CINTA yang
dikedepankan, maka sesederhana apapun dakwah atau fikroh, insya Allah
akan berhasil mempengaruhi jiwa.
Namun jika slogan dakwah dan aksi di lapangan dipenuhi BENCI, sebesar
apapun JARGON yang dipropagandakan akan NOL BESAR dan membuat jiwa-jiwa
MENGHINDAR.
Karena dakwah atau fikroh yang menebar CINTA pasti memiliki karakter:
1. Rububiyyah, artinya: Fikroh dan dakwah yang disebar bersumber dari Rabbul 'Izzati
Karena dari Allah, maka dakwah dan fikroh akan sesuai dengan FITRAH
INSANI. Dimana fitrah manusia adalah "TAWANAN CINTA". Perhatikan
ayat-ayat Al-Qur'an, dari mulai penggunaan panggilan hingga menjuluki
MUKHATHAB (objek dakwah) dengan kata-kata yang MENYEJUKKAN.
Adakah dalam Al-Qur'an firman Allah yang menyeru dengan kata-kata,
"BODOH"-"GILA"- Bahkan memanggil orang kafir saja sangat halus "Yaa
Ayyuhalladziina kafaruu" tidak dengan ungkapan "Ayyuhal Kuffaar!"
Itu bahasa Ilahi. Padahal hak ALlah memanggil manusia dengan
SEKEHENDAKNYA. Tapi kehendak ALlah, sangat sesuai FITRAH MANUSIA. Maka
jika ada dakwah dan fikroh yang KASAR, MENYAKITKAN, atau MENGHINAKAN
bisa dipastikan FIKROH tersebut bukan dari ALLAH tapi dari Syetan,
walaupun jargon-jargonnya mengatasnamakan Islam dan Syariatnya.
2. Menebar Gembira dan Kemudahan
Fikroh yang dilandasi CINTA akan mengedepankan dakwahnya pada kemudahan
dan kegembiraan. Mudah bukan berarti menggampangkan. Gembira bukan
berarti hura-hura atau memilah-milah syariat sesuai keinginan. Namun
menebar gembira dan kemudahan adalah: mempersiapkan INDIVIDU-INDIVIDU
agar LEBIH SIAP menerima fikroh dan dakwah yang menjadi misi besar.
Itulah mengapa, pengharaman KHAMAR dilakukan bertahap. Allah menurunkan
larangan khamar hingga 4 kali. Inilah makna yang dikatakan Siti Aisyah
mengatakan, andaikan khamar langsung diharamkan di awal-awal kenabian,
niscaya kaum musyrik semakin jauh dari Islam.
KESIAPAN UMAT menerima fikroh Islam adalah perjuangan dan mengajak UMAT
agar SIAP mengamalkannya adalah perjuangan lainnya. Bagaimana umat bisa
terbuka menerima FIKROH dan DAKWAH, jika yang ditampakkan adalah
KEBENCIAN, menyulitkan, dan menakutkan.
Oleh
Nandang Burhanudin
posted by Adimin
Label:
HAROKAH
January 29, 2013
posted by Adimin
Akhir Kehidupan Yang Sangat Dahsyat
BOLEH jadi otak kita saat ini dipenuhi pikiran di mana akan kuliah,
di perusahaan mana akan bekerja, baju apa yang akan digunakan besok
pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam nanti, dll.
Persoalan-persoalan yang sangat bertolak dengan akhir kehidupan manusia.
Ya, apalagi kalau bukan kematian—pembicaraan tentang kematian yang
kerap dilupakan atau yang terjadi hanya pada seseorang telah lanjut
usia.
Tiap hari, di acara berita tau kriminal tak ayal
orang-orang menyaksikan kematian orang lain tetapi tidak memikirkan
tentang hari ketika orang lain menyaksikan kematian dirinya. Ia tidak
mengira bahwa kematian itu sedang menunggunya!
Namun seperti
itulah dunia, namun ingatlah ketika kita adalah seonggok daging tak
bernyawa, yang kemudian akan ditimbun tanah dan mengalami proses
pembusukan yang cepat. Segera setelah dimakamkan, maka bakteri-bakteri
dan serangga-serangga berkembang biak pada mayat; hal tersebut terjadi
dikarenakan ketiadaan oksigen. Gas yang dilepaskan oleh jasad renik ini
mengakibatkan tubuh jenazah menggembung, mulai dari daerah perut, yang
mengubah bentuk dan rupanya. Buih-buih darah akan meletup dari mulut dan
hidung dikarenakan tekanan gas yang terjadi di sekitar diafragma.
Selagi proses ini berlangsung, rambut, kuku, tapak kaki, dan tangan akan
terlepas. Seiring dengan terjadinya perubahan di luar tubuh, organ
tubuh bagian dalam seperti paru-paru, jantung dan hati juga membusuk.
Sementara itu, pemandangan yang paling mengerikan terjadi di sekitar
perut, ketika kulit tidak dapat lagi menahan tekanan gas dan tiba-tiba
pecah, menyebarkan bau menjijikkan yang tak tertahankan. Mulai dari
tengkorak, otot-otot akan terlepas dari tempatnya. Kulit dan jaringan
lembut lainnya akan tercerai berai. Otak juga akan membusuk dan tampak
seperti tanah liat. Semua proses ini berlangsung sehingga seluruh tubuh
menjadi kerangka.
Semua makhluk hidup akan hidup sampai suatu
hari yang telah ditentukan dan kemudian mati; Allah menjelaskan dalam
Quran tentang prilaku manusia pada umumnya terhadap kematian dalam ayat
berikut ini:
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu
lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu,
kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang
gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu
kerjakan,” (QS. Al-Jumu’ah: 8).
Tidak ada kesempatan untuk
kembali kepada kehidupan yang sebelumnya. Berkumpul bersama keluarga di
meja makan, bersosialisasi atau memiliki pekerjaan yang terhormat;
semuanya tidak akan mungkin terjadi.
Singkatnya, “onggokkan
daging dan tulang” yang tadinya dapat dikenali; mengalami akhir yang
menjijikkan. Di lain pihak, anda – atau lebih tepatnya, jiwa anda – akan
meninggalkan tubuh ini segera setelah nafas anda berakhir. Sedangkan
sisa dari anda – tubuh anda – akan menjadi bagian dari tanah.
Ya,
tetapi apa alasan semua hal ini terjadi? Seandainya Allah ingin, tubuh
ini dapat saja tidak membusuk seperti kejadian di atas. Tetapi hal ini
justru menyimpan suatu pesan tersembunyi yang sangat penting
Akhir
kehidupan yang sangat dahsyat yang menunggu manusia; seharusnya
menyadarkan dirinya bahwa ia bukanlah hanya tubuh semata, melainkan jiwa
yang “dibungkus” dalam tubuh. Dengan lain perkataan, manusia harus
menyadari bahwa ia memiliki suatu eksistensi di luar tubuhnya. Selain
itu, manusia harus paham akan kematian tubuhnya – yang ia coba untuk
miliki seakan-akan ia akan hidup selamanya di dunia yang sementara ini
-. Tubuh yang dianggapnya sangat penting ini, akan membusuk serta
menjadi makanan cacing suatu hari nanti dan berakhir menjadi kerangka.
Mungkin saja hal tersebut segera terjadi.
Walaupun setelah
melihat kenyataan-kenyataan ini, ternyata mental manusia cenderung untuk
tidak peduli terhadap hal-hal yang tidak disukai atau diingininya.
Bahkan ia cenderung untuk menafikan eksistensi sesuatu yang ia hindari
pertemuannya. Kecenderungan seperti ini tampak terlihat jelas sekali
ketika membicarakan kematian. Hanya pemakaman atau kematian tiba-tiba
keluarga dekat sajalah yang dapat mengingatkannya [akan kematian].
Kebanyakan orang melihat kematian itu jauh dari diri mereka. Asumsi yang
menyatakan bahwa mereka yang mati pada saat sedang tidur atau karena
kecelakaan merupakan orang lain; dan apa yang mereka [yang mati] alami
tidak akan menimpa diri mereka! Semua orang berpikiran, belum saatnya
mati dan mereka selalu berpikir selalu masih ada hari esok untuk hidup.
Bahkan
mungkin saja, orang yang meninggal dalam perjalanannya ke sekolah atau
terburu-buru untuk menghadiri rapat di kantornya juga berpikiran serupa.
Tidak pernah terpikirkan oleh mereka bahwa koran esok hari akan
memberitakan kematian mereka. Sangat mungkin, selagi anda membaca
artikel ini, anda berharap untuk tidak meninggal setelah anda
menyelesaikan mem- bacanya atau bahkan menghibur kemungkinan tersebut
terjadi. Mungkin anda merasa bahwa saat ini belum waktunya mati karena
masih banyak hal-hal yang harus diselesaikan. Namun demikian, hal ini
hanyalah alasan untuk menghindari kematian dan usaha-usaha seperti ini
hanyalah hal yang sia-sia untuk menghindarinya:
Manusia yang diciptakan seorang diri haruslah waspada bahwa ia juga akan mati seorang diri. Namun selama hidupnya, ia hampir selalu hidup untuk memenuhi segala keinginannya. Tujuan utamanya dalam hidup adalah untuk memenuhi hawa nafsunya. Namun, tidak seorang pun dapat membawa harta bendanya ke dalam kuburan. Jenazah dikuburkan hanya dengan dibungkus kain kafan yang dibuat dari bahan yang murah. Tubuh datang ke dunia ini seorang diri dan pergi darinya pun dengan cara yang sama. Modal yang dapat di bawa seseorang ketika mati hanyalah amal-amalnya saja“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan,” (QS. Al-Ankabut: 57).
posted by Adimin
Label:
INSPIRASI
January 29, 2013
Berkenalan Dengan Tubuh Sendiri
Ada kalanya ketika kita pusing atau sakit kepala, namun jika bijak
pada tubuh, maka tentu kita tidak akan segera mencari obat untuk
antinya. Tapi akan segera dan secepat mungkin mencari sumber dan
penyebabnya. Perlu dipahami bahwa pusing umumnya hanya dampak dari
penyakit lain. Hampir 75%, pusing disebabkan oleh gangguan pencernaan.
Sesungguhnya sangatlah tidak bijak kalau kita cuma meredam rasa sakit
kepala dengan berbagai obat kimia. Itu hanya salah satu contoh saja.
Tubuh selalu memberi kita sinyal agar seluruh aktivitas kita sesuai dengan yang tubuh inginkan, sebagai contoh:
1.
Rasa lapar merupakan sinyal positif tubuh yang memberi informasi kepada
kita bahwa mesin pengolahan makan kita sudah kosong dan sudah siap
diisi lagi. Sebaiknya makan itu tidak dengan acuan jam, tetapi dengan
acuan rasa lapar. Sangat banyak kebiasaan orang makan sebelum lapar,
makan dengan patokan jam, dan sangat banyak orang menunda-nunda waktu
makan ketika sinyalnya sudah muncul, yang berefek pada meningkatnya asam
lambung dan mengganggu keseimbangan sistem pencernaan kita. Akhirnya
muncul penyakit seperti gastris atau gastric uler (radang atau luka
tukak lambung).
2. Rasa haus. Rasa haus merupakan sinyal positif
tubuh. Tubuh meminta kita untuk agar menambah cadangan air dalam tubuh
kita. Mayoritas kita tidak tahu kapan sebaiknya kita minum, berapa
banyak tubuh manusia membutuhkan air dalam satu hari.
3. Rasa
ngantuk. Rasa ngantuk merupakan sinyal positif tubuh. Tubuh memohon agar
kita segera menidurkannya atau mengistirahatkannya. Betapa banyak orang
memaksakan tubuhnya untuk tetap terjaga dengan berbagai macam tonik
atau obat obatan untuk memacu tetap segar, ketika sinyal positif rasa
kantuk muncul, padahal dia memperbudak tubuhnya sendiri dengan
memaksakan proses alami tubuh.
4. Rasa letih. Rasa letih
merupakan sinyal positif tubuh, yang mungkin kita sudah memaksa tubuh
bekerja berlebihan, menguras fisik dan pikiran, dan tubuh berharap kita
mengistirahatkannya, agar energi kita kembali pulih seperti biasa.
Berbagai minuman energi dipasaran hanya akan memaksa tubuh tetap segar
sesaat yang dipaksakan dan akan berefek terganggunya sistem keseimbangan
tubuh dan penyakit.
5. Rasa mual. Rasa mual merupakan sinyal
positif tubuh yang tidak boleh diredam dengan berbagai macam obat anti
mual. Sebetulnya rasa mual mengindikasikan mesin pengolah makanan kita
sedang rusak atau bermasalah, bahkan mungkin banyak penumpukan toksin
atau organ pencernaan, yang membuat kita harus bijak melakukan
membersihkan atau yang dikenal dengan istilah detoksifikasi. Tugas kita
adalah segera memperbaiki dan mengisti- rahatkannya dengan memberi makan
yang sangat ringan dicerna dan mempunyai efek cleansing atau
membersihkan, seperti berbagai jus buah dan sayuran yang sesuai
kebutuhan tubuh dan gejalanya. (Jenis makanan harus disesuaikan dengan
faktor penyebab gejala mualnya).
Mudahkan mengenali tubuh kita?
posted by Adimin
Label:
Kesehatan
January 29, 2013
Fenomena Tidur Singkat Dan Keajaiban Al-Qur’an
“Dan diantara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah tidurmu pada
waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari
karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan,” [Qs. Ar-rum:23]
RUPANYA untuk me-refresh otak,
ketika ia merasa lelah di siang hari akibat akumulasi informasi yang
sampai sehingga kinerja menjadi kurang efisien, maka sebetulnya
memerlukan rehat sejenak, yakni dengan tidur sejenak.
Rehat ini
bagi otak merupakan penyusunan kembali informasi dan pengorganisasian
gelombang-gelombang sel dan memantapkan informasi yang diperoleh di
siang hari.
Oleh karena itu, para ilmuwan menegaskan pentingnya
tidur malam hari atau tidur sebentar siang hari dan bahwa pemberian
rehat kepada otak ini akan memperkuat memori. Mereka menemukan bahwa
orang yang biasa tidur sebentar di siang hari, kinerja ilmiahnya mereka
lebih baik, dan kemampuan mengingat sesuatunya akan lebih cepat..
Sebuah
tim peneliti dari Universitas Lubeck, Jerman , melakukan tes diagnostik
pada 52 sukarelawan. Para sukarelawan diminta untuk tidur dalam rentang
waktu tertentu, tanpa membedakan waktu siang atau malam. Dan hasilnya,
kondisi mereka sama dan tidak berbeda.
Dan hasilnya ternyata
tidur singkat di ‘siang hari’, sama pentingnya dengan tidur di malam
hari. Para peneliti mengatakan tidur siang hari sebentar—yang disebut
dalam Islam dengan istilah qailullah itu sangat berguna, sama seperti
tidur di malam hari. Mereka mengatakan, bahwa dari perspektif perbaikan
sikap dan perilaku, tidur siang berguna, sama sebagaimana tidur malam,
terkait dengan fungsi kognitif seseorang.
Diingatkan kembali
terhadap apa yang disampaikan Al Quranul Karim, untuk tidur di malam dan
siang hari. Bahkan tidur siang sebentar itu tidak kalah pentingnya
sebagaimana tidur malam.
Ini adalah tanda keajaiban Al-Qur’an
sebagai kitab yang diturunkan dari Allah
Yang Maha Mengetahui. Karena
informasi ini baru bagi para Ilmuwan, bahkan mereka tidak tahu
pentingnya tidur siang kecuali di abad ke dua puluh satu. Sedangkan Al
Quran telah menekankan pentingnya tidur malam dan siang, sebagai suatu
keajaiban dan tanda kekuasaan Allah, sejak empat belas abad lalu!
Memori Otak Saat Seseorang Baru Saja Bangun Tidur
Para
ilmuwan Universitas Harvard melakukan penelitian terkait hubungan
antara memori ingatan dan tidur. Mereka menggunakan alat scan resonansi
MRI fungsional magnet, hingga mereka mendapati adanya aktivitas otak di
kawasan yang spesifik. Kemudian aktifitas bergerak ke wilayah kedua dan
begitulah seterusnya bahwa otak melakukan penataan informasi,
berkoordinasi, dan menyimpan informasi sehingga mudah diambil kembali
setelah seseorang bangun dari tidur.
Namun studi selanjutnya
menunjukkan bahwa fokus otak seseorang ada pada tahap minimum ketika ia
baru saja bangun tidur. Dibutuhkan waktu antara 15-30 menit untuk dapat
mengembalikan kemampuan pikiran. Oleh karena itu, peneliti menyarankan
agar seseorang segera setelah bangun tidur melakukan beberapa latihan
ringan untuk memulihkan aktivitas otak.
Di sini, kita juga bisa
memahami mengapa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam banyak mengingat
Allah langsung setelah bangun dari tidur. Beliau kemudian berwudhu,
berdo’a, lalu shalat. Jadi beliau menggunakan bagian waktunya setelah
tidur untuk berdo’a dan berdzikir, sebelum melakukan aktifitas lain atau
menentukan keputusan. Jika kita kaji pandangan para ilmuwan dewasa ini,
mereka menegaskan bahwa memori manusia berada pada posisi terendah
setelah baru saja bangun dari tidur.
Para peneliti memperingatkan
dokter yang berjaga malam, juga petugas pemadam kebakaran dan pekerja
dimalam hari yang pekerjaannya membutuhkan pengambilan keputusan penting
setelah bangun. Disarankan mereka untuk tidak mengambil keputusan atau
tidak mengambil tindakan apapun sampai setelah seperempat jam setelah
bangun tidur.
Inilah Sebabnya Allah subhanahu wata’ala berfirman :
“Allah memegang jiwa (seseorang) pada saat kematiannya dan jiwa (seseorang) yang belum mati ketika ia tidur, maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.”(Qs. Az-Zumar:42).
“Allah memegang jiwa (seseorang) pada saat kematiannya dan jiwa (seseorang) yang belum mati ketika ia tidur, maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.”(Qs. Az-Zumar:42).
Ayat
ini menjelaskan tentang pentingnya tidur dan kaitan antara tidur dengan
mati. Karena itu kita, dengan berdzikir kepada Allah subhanahu wata’ala
sebelum tidur dan setelah bangun dari tidur. Bercermin pada apa yang
dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Apa Pelajaran yang Kita Petik dari Studi Ini?
1. Jangan terlalu banyak tidur, dan bangunlah disaat shalat Subuh.
Gantilah sebagian kekurangan tidur kita diwaktu malam dengan tidur
sejenak diwaktu siang.
2. Manfaatkan waktu tidur kita dengan
mendengarkan tilawah Al Qur’an murottal. Otak akan bekerja menyimpan
ayat-ayat yang dibacakan itu saat kita tidur. Ini adalah salah satu cara
untuk membantu kita menghafal Kitabullah.
3. Hal pertama yang
harus dilakukan setelah bangun langsung adalah berdo’a sebagaimana
diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nyalah kami dikumpulkan”.
Lalu berwudhulah, shalat dan bacalah Al Qur’anul karim selama sekitar
15 menit minimal. Aktifitas seperti ini akan menambah kemampuan kita
untuk bias tepat mengambil keputusan penting dalam hidup.
sumber: kucinta al-qur’an
posted by Adimin
Label:
Ilmu dan Islam,
Saint
January 23, 2013
posted by Adimin
Salah 1 Rahasia Mesin Terbaik PKS
Written By @Adimin on 23 January, 2013 | January 23, 2013
Baik, akan saya ceritakan sedikit saja, Behind The Scene RelawanPKS.
- Ada salah satu perangkat didalam agenda kaderisasi PKS yg disebut mukhoyam (Wamil, LDK, kepanduan).
- Setiap kader PKS wajib ikut Latihan Dasar (Latsar) Kepanduan, diinternal disebut mukhoyyam kepanduan.
- Bertempat di alam terbuka, taddabur 24 jam, berprilaku Islami, berukhuwah, tarbiyah, rihlah.
- Pelatihan Dasar ini wajib semua kader mulai level kordinator RW, aleg sampai Presiden Partai.
- Bukan hanya yg muda, seluruh kader generasi awal pun wajib ikut :)
- Meski cacat tdk ingin diistimewakan, mrk juga ingin jadi relawan.
- Banyak kader PKS yg bertongkat, namun semngatnya melebihi kami.
- Meskipun dgn alat bantu jalan, beliau jg semangat jadi relawan.
- Bagaimana menempa Relawan PKS? Membiasakan hidup disiplin tinggi, keras dgn konsep wajib militer.
- Menempa fisik/jazadiyah. Diwajibkan pushup, backup, bidding, pullup, situp 100/hari.
- Bukan saja fisik, ruhiyah juga harus kuat.
- Ruhiyah. Diwajibkan sholat berjama'ah, tilawah 1 juz/ hari, dhuha, qiamulail.
- Tugas jasmani dan ruhani ini benar2 di tekankan.
- Dari sini, muncul ukhuwah yg lebih erat, loyalitas, komitmen beramal jama'i.
- Pembekalan2 inilah cikal bakal kader PKS Siap Siaga Bencana.
- Mendisiplinkan diri dgn latihan dasar kepemimpinan melalui kerjasama.
- Pun, Secara profesional latihan berbaris diawasi langsung oleh Paskibraka.
- Pelatihan pun meliputi bagaimana bekerjasama di air keruh yg dalam.
- Kader dilatih utk tdk takut air, shingga bisa menguasai keadaan.
- Dilatih juga bagaimana menguasai api dan memadamkannya.
- Paham menggunakan alat pemadam kebakaran.
- Dalam mukhoyam di praktekkan evakuasi darurat basah.
- Mendapat Teori tentang P3K dan ilmu kedokteran.
- Relawan gak boleh loyo, fisik harus prima...
- Untuk itu, ini yg plg saya suka, latihan relawan PKS ada Longmarch 24 jam perjalanan. Keren!
- Utk sperti ini relawan butuh Pelatihan dgn serius!
- Ada atau tdk ada musibah, membantu warga adalah tugas kita. Negeri kita rawan bencana. Latihan2 disiplin model wamil dibutuhkan, agar kader siap siaga.
- Kpd para akhwat, terimakasih atas support, smoga suaminya istiqomah mnjadi relawan negeri.
- Demikian "Behind The Scene", PKS yg Siap Siaga dlm Peduli Bencana :)
Doakan kami Tetap dan Selalu Peduli...
posted by Adimin
Label:
SEPUTAR PKS
January 21, 2013
[20 Januari 2013 M]
1. حُسْنُ الْقَصْدِ (maksud dan niat yang baik), dan
2. سَلَامَةُ الْخُطُوْاتِ (langkah-langkah yang benar).
posted by Adimin
Point-Point Taujih Syekh Jum’ah Amin
Written By @Adimin on 21 January, 2013 | January 21, 2013
[20 Januari 2013 M]
Alhamdulillah, saya berkesempatan mendengarkan taujih beliau, yang “kebetulan” diajak oleh teman untuk mendengarkannya.
Diantara point-point yang saya catat adalah sebagai berikut:
Pertama:
لَيْسَتِ الْعِبْرَةُ بَتَنْفِيْذِنَا لِلتَّكَالِيْفِ، وَإِنَّمَا بِحُبِّنَا فِيْ تَنْفِيْذِ هَذِهِ التَّكَالِيْفِ
Yang menjadi ibrah (pandangan dan I’tibar) tidaklah terletak pada
pelaksanaan tugas, tetapi, didasarkan pada kecintaan kita kepada
tugas-tugas ini.
Sebab, jika terdapat mahabbah, maka akan terjadi مُضَاعَفَةُ الْجُهُوْدِ (pelipat gandaan daya dan upaya).
Kedua:
Apa yang terjadi di Mesir, kalau kita rujuk kepada khuththah (perencanaan) yang ada, sebenarnya adalah rencana dua puluh tahun ke depan, akan tetapi
لَعَلَّ اللهَ اِطَّلَعَ عَلَى قُلُوْبِنَا، فَطَوَى عِشْرِيْنَ عَامًا فِيْ ثَمَانِيَةَ عَشَرَ يَوْمًا
Semoga karena Allah SWT melongok dan melihat hati kami, lalu Allah SWT gulung waktu 20 tahun itu menjadi hanya 18 hari.
Saat hati-hati kami dilihat oleh Allah SWT, semoga yang Allah SWT lihat
adalah keikhlasan, kecintaan, dan kesungguhan kami dalam meraih ridha
Allah SWT, amin.
Ketiga:
Kemenangan itu merupakan minnah (مِنَّةٌ) atau anugerah Allah SWT, namun, untuk mendapatkan minnah itu diperlukan “pancingan-pancingan”, yang diantaranya adalah:
1. Dengan upaya-upaya taqarrub (pendekatan) kepada Allah SWT, melalui ruku’, sujud, dan upaya-upaya taqarrub lainnya.
2. Ukhuwwah dan persatuan diantara sesama kaum muslimin.
3. Adanya daya upaya yang berlipat ganda yang kita lakukan, yang salah
satu rahasia untuk dapat bekerja seperti ini telah disebutkan rahasianya
di point pertama.
Keempat:
Mengutip dari Hasan Al-Banna:
Allah SWT tidak akan menghisab kita atas hasil, akan tetapi yang akan dihisab oleh Allah SWT adalah:
1. حُسْنُ الْقَصْدِ (maksud dan niat yang baik), dan
2. سَلَامَةُ الْخُطُوْاتِ (langkah-langkah yang benar).
posted by Adimin
January 18, 2013
posted by Adimin
Antusias warga kota Padang dalam menyambut safari dakwah DPP PKS
Written By @Adimin on 18 January, 2013 | January 18, 2013
PADANG - Safari Dakwah III DPP PKS yang dilakukan di
Sumatera kemarin mencapai puncaknya di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang,
Sumatera Barat (Rabu, 16/1).
Masyarakat menyambut dengan gegap gempita acara safari dakwah DPP PKS yang dihadiri oleh Presiden PKS Lutfhi Hasan
Ishaaq, apalagi pada acara tersebut disediakan doorprize bagi masyarakat kota Padang dengan hadiah utama Umroh, Sepeda motor, blackberry, dan lain lain. Hadiah umroh diperoleh oleh ibu ibu yang mengikuti acara safari dakwah sementara sepeda motor di peroleh salahsatu mahasiswi di kota Padang.
Meriah bukan main simpati warga kota
Padang saat kedatangan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutfhi Hasan
Ishaaq bersama Tim Safari Dakwah III. Ribuan masyarakat berduyun-duyun
menghadiri acara apel 'PKS Siaga Pemilu 2014' dan Tabligh Akbar.
Pada kesempatan itu, Lutfhi Hasan
Ishaaq menyatakan secara nasional PKS sudah memasang target masuk tiga besar
pada Pemilu 2014. Namun untuk Sumatera Barat yang dipimpin oleh kadernya, Irwan
Prayitno, target PKS adalah menjadi partai nomor satu. Sumatera Barat pun
diharapkan menjadi provinsi terbanyak yang menghantarkan kadernya meraih kursi
DPR RI.
"Untuk menjadi partai terbesar
di Sumbar, PKS tidak membutuhkan kepala daerahnya, tetapi PKS membutuhkan
masyarakat Sumbar mendukung PKS agar tidak hanya menjadi partai Islam terbesar,
tetapi partai nomor satu secara nasional," tegas Presiden PKS Luthfi
Hasan Ishaaq.
Pak Luthfi juga menyatakan, Padang
adalah kota istimewa karena menjadi daerah yang pertama kali dikunjungi sejak
PKS ditetapkan menjadi nomor urut tiga pada Pemilu 2014 nanti. Pak Luthfi
mengatakan bahwa saat Safari Dakwah PKS sudah dimulai dan pencabutan nomor
Parpol dilaksanakan beliau balik ke Jakarta dan setelah dapat nomor langsung
terbang lagi ke Padang hanya untuk menemui dan memberitahukan kepada masyarakat
Minang.
Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah
Sumatera, ustadz Chairul Anwar, juga memberikan orasinya. Ustadz Chairul
menyebutkan, bagi para kader dan simpatisan PKS jangan mau menjadi pemimpin
yang haus akan popularitas, kekayaan dan juga kepicikan karena semuanya akan
musnah, "ketiganya harus dihindari para kader dan momentum kali ini bagi
PKS di daerah Sumbar sangat luar biasa terutama dalam perolehan suara
terbanyak. Jika berlandaskan kepada Allah kita pasti menang," tegas Ustad
Chairul dihadapan ribuan para kader dan simpatisan PKS.
Hadir dalam acara tersebut kader PKS
yang menjadi pimpinan daerah seperti Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno,
Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah,
dan sejumlah anggota DPR RI asal Sumatera seperti Hermanto, Refrizal, Ansori
Siregar, dan Muhammad Ghazali. Hadir juga Ketua DPW PKS Sumbar Trinda Farhan
Satria dan Ketua DPD PKS Padang Muhidi.
posted by Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
January 15, 2013
"PKS yakin masyarakat nantinya tidak akan bisa dibodohi dengan sekedar
nomor urut partai politik. Masyarakat pasti akan menilai parpol dari
rekam jejak parpol tersebut terutama aspek bersih dari korupsi, komitmen
penegakan hukum dan kerja nyata di tengah masyarakat," ujar Ketua
Fraksi PKS Hidayat Nurwahid, Senin (14/1/2013).
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, berdasarkan undian yang diambil setiap parpol, KPU kemudian menetapkan dalam Surat Keputusan Nomo 06/Kpts/KPU/2013 tentang penetapan nomor urut parpol, diputuskan urutan sepuluh parpol peserta pemilu, yaitu:
1. Partai Nasdem
2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
5. Partai Golongan Karya (Golkar)
6. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
7. Partai Demokrat
8. Partai Amanat Nasional
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
Selain itu, Komite Independen Pemilih (KIP) Aceh juga menetapkan nomor urut partai lokal Aceh. Yang terdiri dari,
11. Partai Damai Aceh (PDA)
12. Partai Nasional Aceh (PNA)
13. Partai Aceh (PA)
Dengan ditetapkannya nomor urut tersebut, parpol secara resmi diperbolehkan menyosialisasikannya kepada masyarakat melalui kampanye di ruang tertutup dan pemasangan atribut partai. (admpyg)
posted by Adimin
PKS nomor urut 3 dalam Pemilu 2014 | Langkah Menuju 3 Besar !!!
Written By @Adimin on 15 January, 2013 | January 15, 2013
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan nomor urut 3
dalam Pemilu 2014 mendatang. Nomor urut ini pun sesuai dengan apa yang
telah diharapkan. PKS mengincar nomor urut di bawah 5.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan mengundi nomor urut parpol peserta Pemilu 2014 di Kantor KPU Pusat Jakarta, Senin (14/1). Penetapan nomor urut itu dilakukan dengan cara pengundian. Setiap perwakilan partai diberi kesempatan untuk mengambil nomor undian. Pengambilan secarik kertas yang disimpan dalam kotak kaca itu, dilakukan langsung oleh Ketua Umum dan Sekjen setiap parpol.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan mengundi nomor urut parpol peserta Pemilu 2014 di Kantor KPU Pusat Jakarta, Senin (14/1). Penetapan nomor urut itu dilakukan dengan cara pengundian. Setiap perwakilan partai diberi kesempatan untuk mengambil nomor undian. Pengambilan secarik kertas yang disimpan dalam kotak kaca itu, dilakukan langsung oleh Ketua Umum dan Sekjen setiap parpol.
Pengambilan nomor urut PKS dilakukan oleh Presiden PKS Luthfi Hasan
Ishaaq. Luthfi mengambil lintingan kertas dan ketika dibuka ternyata
nomor urut 3.
Pada Pemilu 2009 lalu PKS memperoleh nomor urut 8. Saat itu, PKS
mendapat 57 kursi (10 persen) di DPR hasil Pemilihan Umum Anggota DPR
2009, setelah mendapat sebanyak 8.206.955 suara (7,9 persen) dan menjadi satu-satunya partai selain Demokrat yang mengalami kenaikan jumlah persentase perolehan suara.
Sebelum pengambilan nomor urut, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid,
menyatakan masyarakat harus cerdas dalam memilih parpol dengan track
record bersih, bukan sekadar nomor urut.
Bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), berapapun nomor urut parpol yang
akan dipilih bukan masalah besar. Pasalnya yang terpenting, masyarakat
harus cerdas dalam memilih parpol dengan rekam jejak bersih, bukan
sekadar nomor urut.
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, berdasarkan undian yang diambil setiap parpol, KPU kemudian menetapkan dalam Surat Keputusan Nomo 06/Kpts/KPU/2013 tentang penetapan nomor urut parpol, diputuskan urutan sepuluh parpol peserta pemilu, yaitu:
1. Partai Nasdem
2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
5. Partai Golongan Karya (Golkar)
6. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
7. Partai Demokrat
8. Partai Amanat Nasional
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
Selain itu, Komite Independen Pemilih (KIP) Aceh juga menetapkan nomor urut partai lokal Aceh. Yang terdiri dari,
11. Partai Damai Aceh (PDA)
12. Partai Nasional Aceh (PNA)
13. Partai Aceh (PA)
Dengan ditetapkannya nomor urut tersebut, parpol secara resmi diperbolehkan menyosialisasikannya kepada masyarakat melalui kampanye di ruang tertutup dan pemasangan atribut partai. (admpyg)
posted by Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN



























