pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Mahfudz Sidiq: PKS Solid Dukung Prabowo-Hatta

Written By Anonymous on 04 June, 2014 | June 04, 2014



Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjanji menyerahkan seluruh suara yang diraih partai berlambang bulan sabit kembar itu pada Pemilu Legislatif lalu untuk pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Insya Allah minimal suara PKS solid semua untuk Prabowo. Delapan persen. Syukur-syukur bisa lebih," kata politikus PKS, Mahfudz Sidiq kepada Okezone di Studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (3/6/2014) malam.

Ketua Komisi I DPR RI itu juga mengaku partai akan mengawal secara ketat pada saat
proses pemungutan suara Pilpres 2014, 9 Juli mendatang. "Secara khusus pekerjaan PKS yang lain yaitu akan mengawal seluruh TPS dan penghituangannya sehingga betul-betul jurdil," ujarnya.

Seperti diketahui, PKS merupakan salah satu parpol pendukung pasangan Prabowo-Hatta di Pilpres 2014. Terhitung hari ini hingga 5 Juli mendatang, kandidat capres dan cawapres akan melakukan kampanye memaparkan visi dan misi mereka untuk Indonesia lima tahun ke depan. [http://pemilu.okezone.com]


posted by @Adimin

Pakar Komunikasi Puji Pidato Prabowo Dalam Deklarasi Pemilu Damai


JAKARTA–Deklarasi Pemilu Damai, Selasa (3/6/2014) malam telah selesai. Dalam deklarasi tersebut masing-masing calon presiden (Capres) diberi kesempatan memberikan pidato selama lima menit.

Sejumlah pengamat menilai, pidato yang disampaikan Prabowo lebih unggul dibanding Jokowi. Dalam siaran langsung yang ditayangkan televisi, Effendi Gazali mengatakan panggung Deklarasi Pemilu Damai milik Prabowo.

“Meskipun Prabowo terlihat tegang tapi panggung tadi milik Prabowo. Ada beberapa poin penting yang disampaikan Prabowo yakni tidak menggunakan kekerasan, demokrasi yang harus dihormati, menerima apapun keputusan rakyat. Menyebut Jokowi adalah saudara saya, Jusuk Kalla adalah senior saya. Serta meminta kepada para tim suksesnya, kepada staf-stafnya untuk menghormati keputusan rakyat,” ujarnya. 

Pidato yang disampaikan Prabowo ujar Effendi, lebih sistematis, mengena dan rileks, meskipun waktu yang dibutuhkan Pravowo sekitar 8 menit. “Saya memberi nilai kepada Prabowo 90, sementara untuk Jokowi saya beri nilai 70. 2-1 Untuk Prabowo. Saya melihat Jokowi terlihat tegang, bahkan di bagian ending sangat mengejutkan, tiba-tiba terima kasih. Ini tidak terlihat seperti Pak Jokowi yang biasanya,” katanya.

Efenndi menilai dalam pidatonya, Jokowi sempat bermaksud menyelipkan “jokes’ tapi malah hambar. “Tadi kan sempat diulang-diulang menyelipkan kata dua berkali-kali, seperti ada dua tahapan, dua capres, dua cawapres, tapi ternyata respons audience biasa saja.”

Senada diungkapkan pengamat lainnya, Taufik dalam tayangan yang sama. Dia mengatakan pidato Prabowo lebih sistematis, struktur jelas dan strategis. Menurutnya, apa yang disampaikan dalam pidato seseorang mencerminkan apa yang ada di pikiran orang tersebut.

Burhanuddin Muhtadi menilai tidak ada salahnya saat pidato Jokowi menyebutkan nama Prabowo. 

Sebagaimana diketahui Prabowo menyebutkan nama Jokowi sebanyak empat kali. Sementara Jokowi dalam pidatonya tak satupun menyebutkan nama Prabowo.

Jokowi Tegang

Baik Effendi maupun Taufiq sepakat menilai Jokowi tak tampil rileks bahkan terlihat kaku. Sebagaimana pantauan Detik, Jokowi terlihat tegang. Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) mendeklarasikan kampanye damai di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Jokowi tampak kikuk berada di antara calon-calon pemimpin lainnya. Seusai pembacaan deklarasi damai, kedua pasangan diminta untuk menandatangani prasasti deklarasi damai di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2014).

Sambil menunggu disiapkannya prasasti, Prabowo-Hatta dan Jusuf Kalla mengobrol santai. Jokowi yang ada di antara Prabowo dan JK tak ikut dalam perbincangan. Dia terlihat kaku, berdiri dalam posisi siap, tak ada senyum di wajahnya.

Saat penandatanganan prasasti, Jokowi masih tampak tak rileks. Prabowo tampak lebih banyak mengambil inisiatif mengajak tanda tangan berbarengan dan berkomunikasi dengan panitia. Setelah Prabowo-Jokowi, giliaran Hatta-JK yang tanda tangan. Keduanya tampak rileks.

Usai tanda tangan, Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK kembali berdiri membentuk shaf. Jokowi yang mengenakan kemeja motif kotak-kotak, berbeda dengan tiga tokoh lainnya yang mengenakan kemeja putih masih tampak tak santai. Pose berdirinya kaku.

Saat giliran mengangkat tangan sebagai simbol deklarasi telah selesai, Prabowo mengambil inisiatif duluan menggandeng tangan Jokowi untuk mengangkat tangannya. Tangan Jokowi tampak kaku bergerak mengikuti tangan Prabowo. Pose Jokowi masih kaku.

Turun dari panggung, Jokowi yang duduk di sebelah Prabowo tampak melepas kekakuannya. Dia minum dari segelas air yang tersedia, menunggu kesempatan untuk menyampaikan pidato politik. Jokowi akan berpidato setelah Prabowo.

*sumber: SOLOPOS 

Video Pidato Prabowo-Jokowi Dalam Deklarasi Pilpres Damai 



posted by @Adimin

Prabowo-Hatta Nyatakan Tekad Kampanye Bersih dan Sejuk


Jakarta - Pasangan calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menyatakan tekadnya untuk melaksanakan pemilu damai dan berintegritas.

"Karena itu kami, pasangan Prabowo-Hatta beserta seluruh koalisi kami, kami menyatakan tekad kami, untuk ikut serta kampanye dengan bersih, sejuk," kata Prabowo dalam sambutannya di deklarasi kampanye damai di Hotel Bidakara, Pancoran Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2014) malam.

Dia meminta tim kampanye dan para simpatisan untuk bertarung secara bersih dan adil. Tak hanya itu, dirinya juga menambahkan bahwa pihaknya melarang untuk hal-hal negatif yang dapat menimbulkan keadaan tidak menguntungkan

"Saya minta pendukung-pendukung saya untuk patuh," tandasnya. [inilah]


posted by @Adimin

"Pidato Yang Menelanjangi Kepalsuan Capres" by @Fahrihamzah



Apapun jokowi telah berpidato....dan pidato adalah manifestasi keyakinan...#PidatoCapres

Demokrasi kita indah karena kita difasilitasi untuk mengetahui siapakah pemimpin kita sebenarnya. #PidatoCapres

Demokrasi tidak akan mengijinkan mereka menyimpan kepalsuan. #PidatoCapres

Besok #PidatoCapres bisa mereka ubah pakai teks tetapi lusa demokrasi akan menyeretnya dalam debat.

Demokrasi, berkali-kali ku katakan adalah metode bagi keterbukaan dimana pemimpin diuji. #PidatoCapres

Demokrasi menelanjangi kepalsuan dan membongkar topeng di wajah bopeng. #PidatoCapres

Aku senang, karena demokrasi pukul rata. Siapapun yang palsu akan kena terka. #PidatoCapres

Yang palsu akan terbakar musnah. Jadi debu. Yang asli akan bertahan dan tertempa menjadi murni. #PidatoCapres

Sehebat-hebat kalian meniup kepalsuan maka akhirnya akan meletus berserakan. #PidatoCapres

Aji mumpung, atau mumpung nyohor, sebagai landasan pemilihan pemimpin adalah kepalsuan. #PidatoCapres

Mungkin karena demokrasi kita baru. Lalu kita salah paham seolah popularitas semu adalah segalanya. #PidatoCapres

Sekarang kalian mulai belajar. Sisi lain dari demokrasi. Selain popularitas. Demokrasi mengandung ujian. #PidatoCapres

Sejak awal demokrasi adalah kompetisi. Mewadahi watak manusia. Kita ini makhluk bersaing. #PidatoCapres

Prabowo malam ini menyajikan rumusan dan penghayatan yang pas tentang demokrasi sebagai kompetisi. #PidatoCapres

"Mari kita bersaing secara sehat, kami akan terima keputusan rakyat". Dua kalimat padat. #PidatoCapres

Kalimat itu mustahil keluar dari orang yg demokrasi tidak hidup dalam dirinya. #PidatoCapres

Pesan-pesan demokrasi Prabowo tegas. Lantang dan kita tidak melihat agenda apapun. #PidatoCapres

Pesan hanya satu. Bahwa kita dalam perjalanan. Demokrasi kita mahal dan tak ada banding nya. #PidatoCapres

Orang-orang yang meragukan demokrasi dalam diri Prabowo adalah curang dan menyimpan dendam. #PidatoCapres

Mata orang2 waras akan terbuka. Akal sehat akhirnya akan bertahta. #PrabowoituAsli #PidatoCapres

Mari kita cerna...mari nikmati...mari rayakan masa kampanye..dan perlombaan pidato.... #PidatoCapres


*sumber: Twit @Fahrihamzah (3/6/2014)



posted by @Adimin

Gubernur Sumbar Dorong Kemudahan Birokrasi melalui Peran Camat


Padang (3/6) – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menginginkan birokrasi di Sumbar menjadi lebih efisien, terutama dalam memudahkan masyarakat mendapatkan perizinan. Dalam mencapai tujuan tersebut, Gubernur Irwan mendorong upaya memindahkan pemberian izin dari bupati dan walikota di Sumbar kepada camat-camat di wilayah tersebut, pada Rapat Koordinasi Walikota dan Bupati seluruh Sumatera Barat.



"Bayangkan saja kalau izin pelayanan, seperti izin buka bengkel, warung, atau gedung satu atau dua lantai, harus izin dari gubernur, bupati atau walikota, kapan akan selesainya? Berapa banyak prosedur yang harus dilalui?” ungkap Direktur Jenderal Pemerintahan Umum (PUM) Kementerian Dalam Negeri Agung Mulyana yang turut hadir pada rapat yang diselenggarakan di Padang dari Minggu (1/6) sampai Selasa (3/6).

Pemerintah telah menjamin peningkatan kualitas pelayanan dengan mengeluarkan berbagai regulasi sebagai pedoman Pemerintah Daerah (Pemda) di daerah-daerah, salah satunya melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 4 Tahun 2010 yang mengatur tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) melalui Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN).

Gubernur Irwan kini menerapkan Permendagri tersebut di Sumbar. "Saya mengharapkan agar seluruh pemerintah daerah kabupaten atau kota juga menyegerakan Peraturan Daerah tentang Pelayanan Publik sebagai dasar dan pedoman hukum dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Gubernur Irwan didampingi Agung.

Agung menyampaikan bahwa PATEN ini akan didelegasikan kepada para camat di Sumbar, karena sebelumnya masih diurus kepala daerah (bupati dan walikota). PATEN didelegasikan kepada camat untuk memberikan pelayanan yang cepat dan mudah bagi masyarakat.

Gubernur Irwan pada kesempatan yang sama menyampaikan, untuk saat ini daerah di Sumbar yang telah menetapkan kecamatan sebagai penyelenggara PATEN sudah mencakup Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Padang Pariaman.[pks.or.id]


posted by @Adimin

23 Gubernur Siap Menangkan Prabowo-Hatta

Written By Anonymous on 03 June, 2014 | June 03, 2014


Ketua Harian Tim Pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto- Hatta Rajasa, Dharma Setiawan mengungkapkan sebanyak 23 kepala daerah tingkat provinsi di Indonesia seluruhnya sudah siap menjadi ujung tombak tim sukses pemenangan di daerah.

"Saat ini sudah ada 23 gubernur atau wakil gubernur dari mitra koalisi yang sudah terkonsolidasi (memenangkan Prabowo)," kata Dharma di Yogyakarta, Ahad, 1 Juni 2014.

Prabowo-Hatta yang didukung enam partai besar, kata Dharma, memudahkan konsolidasi daerah yang selama ini banyak mengandalkan figur partai yang menjabat sebagai kepala daerah. Menurutnya, dengan partai besar seperti Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) cenderung mudah ddalam mencari figur kepala daerah sebagai tim pemenangan.

"Untuk daerah provinsi yang kepala daerahnya bukan kader mitra koalisi, ya kami akan cari tokoh berpengaruhnya sebagai ketua tim," kata Dharma.

Misalnya untuk Yogyakarta yang dipimpin gubernur sekaligus Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, secara perundangan tak memungkinkan menjadikan sebagai tim pemenangan. Meski sebelum Undang-Undang Keistimewaan Sultan HB X dikenal sebagai kader Partai Golongan Karya. "Jadi kami pilih mantan walikotanya, Herry Zudianto, yang dikenal banyak prestasi," ujar Dharma.

Sejumlah titik provinsi yang tak memungkinkan kubu Prabowo Hatta bergerak melalui pemimpin tertinggi daerahnya juga seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. "Tapi tak masalah, tiap partai mitra koalisi punya tokoh berpengaruh di daerah masing-masing," kata dia.

Para calon legislator yang gagal meraih suara pemilu lalu juga terus dilibatkan memenangkan Prabowo-Hatta. "Kami tetap rangkul, karena mereka (caleg gagal) juga punya basis massa sendiri," kata dia.

Ketua Partai Gerindra DIY Brigjen (Purn) Nuryanto menuturkan, sebagai pengurus partai dari kalangan kerabat keraton,pihaknya menyatakan dalam pilpres ini netralitas keraton tidak akan direcoki. Misalnya dengan merayu untuk menjadikan tim sukses.

"Kami hanya ajak dari kerabat yang sudah menyatakan terlibat seperti Kanjeng Wironegoro (anak mantu Sultan HB X-pengurus Gerindra DIY)," kata dia. [tempo/intriknews]



posted by @Adimin

Pengamat: Prabowo Lebih Berpeluang Jadi Presiden


Pasangan Capres-Cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dinilai lebih berpeluang memenangi pemilihan presiden 9 Juli 2014. Sebab, berdasarkan tingkat elektabilitas, pasangan Prabowo-Hatta terus menunjukkan peningkatan.

"Ada kecenderungan Prabowo memenangkan pemilihan presiden 2014," kata pengamat ekonomi sosial Agus Sutisna, di Rangkasbitung, Selasa (3/6/2014).

Menurut Agus, saat ini, trend dukungan Prabowo-Hatta cukup besar melalui komunikasi jejaring sosial, relawan, dukungan lintas partai, akademisi, pengusaha dan berbagai elemen masyarakat. Selain itu, mesin politik koalisi Prabowo-Hatta berjalan dengan baik lantaran didukung enam partai politik antara lain PKS, Gerindra, Golkar, PPP dan PAN.

Sedangkan, koalisi partai pendukung pasangan Jokowi-JK, kata Agus, kurang mendapat dukungan dari Partai Islam. “Saat ini, koalisi Partai Islam Jokowi-JK tidak utuh, karena Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj memberikan dukungan terhadap Prabowo-Hatta. Bahkan, kader PKB Mahfud MD dan Rhoma Irama menjadi tim sukses kemenangan Prabowo-Hatta,” katanya.

Di samping itu, masyarakat, lanjut Agus, menilai bahwa figur Prabowo yang juga purnawirawan tentara bersikap tegas dan memiliki integritas tinggi untuk membangun bangsa ini. "Saya kira jika mesin politik Prabowo-Hatta berjalan dengan baik maka dipastikan ada kecenderungan untuk memenangkan pilpres 9 Juli 2014," katanya. [ant/ugo/okezone]



posted by @Adimin

Fahri Hamzah Minta Hasil Tes Kesehatan Capres Dibuka ke Publik

JAKARTA - Juru debat pemenangan calon presiden dan wakilnya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Fahri Hamzah mewacanakan hasil tes kesehatan dan psikologi para capres-cawapres 2014 diumumkan ke publik.

Data tersebut bersifat rahasia, namun menurut Fahri, ada baiknya dipublikasikan saja ke publik karena dua pasangan tersebut adalah calon pemimpin bangsa.

"Saya mendorong hasil tes itu dibuka saja ke publik agar rakyat tahu seperti apa tingkat kesehatan fisik, kecerdasan intelektual, dan emosional para capres yang akan dipilih rakyat," kata Fahri Hamzah, di Jakarta, Minggu (1/6).

Untuk kepentingan yang lebih besar, lanjut Fahri, rakyat sepatutnya juga diberi tahu guna menstimulus keikhlasan rakyat menerima para calon presiden dan wakilnya dengan berbagai kelebihan dan kekurangan.

Menjawab pertanyaan, apakah pihak Prabowo-Hatta setuju itu (hasil tes dimaksud) diumumkan?

Sembari tertawa, Fahri menukas, "Bila tujuannya untuk mendapatkan pemimpin yang baik, rakyat tahu karakter pemimpinnya, kenapa tidak? Makanya saya ajukan usulan ini supaya rakyat tidak salah memilih pemimpin. Kanhasil tesnya bisa digunakan untuk lakukan penilaian," ujarnya.

Yang paling penting diketahui oleh publik menurut Fahri adalah hasil tes psikologi karena dengan mengetahui hasil tes psikologi, rakyat yang akan memilih, tahu seperti apa konsistensi capres, kemantapan hati, kecerdasan, motivasi, dan alasan yang mendorongnya menjadi calon presiden.

"Calon presiden harus mau membuka hal ini, karena ini seharusnya, kalau mau jadi presiden. Rakyat harus diberi tahu rahasia pribadi, seperti hasil psikotest sekalipun. Hasil tes psikologi para calon pemimpin bangsa sebaiknya masuk ke wilayah publik, agar rakyat punya alasan yang rasional memilih presiden dan wakilnya. Masa rakyat tidak boleh tahu semua kelebihan dan kekurangan calon pemimpinannya?" tanya politisi PKS itu. [fas/jpnn]


posted by @Adimin

Targetkan 80 Persen Suara: Hatta Rajasa Deklarasikan Tim Pemenangan Prabowo Hatta Sumbar



PADANG - Calon Wakil Presiden, Hatta Rajasa menargetkan dapat meraup suara sebanyak 80 persen di Sumatera Barat. Hal tersebut disampaikannya saat mendeklarasikan Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Sumatera Barat di Hotel Bumiminang, Kota Padang, seperti di beritakan jaringnews.com, Senin (2/6).

“Kita targetkan dapat meraup suara di sini (Sumbar) hingga 80 persen. Target ini juga kita pasang di Sumatera Selatan dan Lampung,” katanya.

Menurutnya, pemenuhan target 80 persen harus diiringi dengan strategi yang kuat. Ia menyebut, tim Pemenangan harus dapat merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Tim harus giat merangkul semua elemen masyarakat. Kita juga didukung oleh kepala daerah, hal ini merupakan hal positif untuk mencapai target,” tuturnya.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Sumbar, Irwan Prayitno menuturkan, saat ini ada sejumlah kepala daerah yang akan siap memenangkan Prabowo-Hatta di daerahnya masing-masing.

“Kepala daerah yang masuk seperti Walikota Padang, Walikota Pariaman, Bupati Dharmasraya, Bupati Padang Pariaman, Bupati Agam, Bupati Tanah Datar, Bupati Pasaman Barat dan mantan Walikota Padang,” jelasnya.

Irwan sendiri juga berpesan kepada kepala daerah yang masuk dalam Tim Pemenangan agar tidak mencampuradukkan antara urusan kampanye dengan institusi.

“Kepala daerah yang bergabung harus independent, tidak boleh mencampur antara kepentingan kampanye dengan institusi,” tutupnya. [am/pkspadang]
 

posted by @Adimin

Bandingkan Pidato Prabowo vs Jokowi di KPU

Written By Sjam Deddy on 02 June, 2014 | June 02, 2014


Seorang pemimpin akan muncul dengan sendirinya jika kita mengamati secara cermat dan tanda-tanda itu sudah bisa terlihat oleh para khalayak yang akan dipimpin. Dari dua pasangan calon yang sudah disetujui KPU, tentu akan ada pemenang yang terpilih oleh rakyat. Semoga rakyat tidak salah pilih pada 9 Juli 2014 mendatang, agar Presiden yang akan memimpin pemerintah dalam periode 2014-2019 adalah pasangan Presiden dan Wakil Presiden yang dapat mensolusi segala permasalahan mendasar Republik Indonesia. Bukan pasangan yang dipersiapkan menjadi kacung para pengusaha kapitalis dalam negeri dan luar negeri


Ketika kedua pasang Capres dan Cawapres sedang mengambil nomor pengundian peserta pemilihan, diberi peluang pengambilan pertama kepada Jokowi untuk mengambil salah satu dari dua selongsong sampul nomor yang isinya nomor 1 dan nomor 2 dari dalam kotak transparan. Sangat terlihat Jokowi agak groggi ketika dipersilahkan untuk mengambil selongsong nomor undian, Jokowi sangat terlihat menerima berbagai beban pesan dan cara pengambilan yang mungkin disertai dengan beban berbagai doa yang paling tokcer atas titipan penasehat spiritualnya dan memang agak lama (membuat banyak penyaksi acara bergumam), setelah agak lama tenggelam dalam do’a, maka diambillah selongsong nomor oleh Jokowi. Selanjutnya diberi komando kepada Prabowo untuk mengambil selongsong nomor kedua, Prabowo ternyata sudah ber-do’a terlebih dahulu ketika proses pengambilan Jokowi, dengan cepat Prabowo mengambil selongsong yang hanya satu-satunya didalam kotak transparan.

Disaat hitungan mundur maka selongsong nomor dibuka secara bersama-sama, ternyata Prabowo-Hatta mendapatkan Nomor 1 dan Jokowi-Jusuf Kalla mendapatkan Nomor 2. Sangat terlihat gesture Jokowi agak kecewa ketika melihat gambar Nomor 2, karena sebelum ke kantor KPU cita-cita Jokowi dominan berharap sangat untuk mendapatkan angka pemilihan Nomor 1.

Kekecewaan Jokowi sangat terlihat ketika diberikan kesempatan untuk sambutan kepada kedua pasangan capres. Ketika Prabowo mendapatkan angka pemilihan Nomor 1 maka protokol memberi peluang kata sambutan pertama kepada pasangan Prabowo-Hatta. Dalam pidato sambutan Prabowo, selalu memberi salam dan hormat kepada semua yang hadir, termasuk kepada pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dan bahkan menjangkau salam kepada kehadiran Megawati SP di KPU. Terutama disampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran KPU.

Ketika peluang kata sambutan yang diberikan kepada Jokowi, sangat terlihat Jokowi groggi atau gigrog, tidak ada sama sekali ucapan terima kasih kepada KPU malah penyampaian salam kepada Megawati SP diabaikan sama sekali oleh Jokowi apalagi salam hormat kepada pasangan Prabowo-Hatta. Yang sangat lucu, Jokowi malah kampanye dengan beberapa argumentasi keseimbangan (mata dua, kuping dua) tentang perolehan nomor pemilihan 2 dengan berbagai filosofi murahan dan sangat dangkal wawasan disampaikan Jokowi didepan pengurus KPU serta khalayak penyaksi. Disinilah sangat terlihat ketidak ikhlasan Jokowi menerima nomor urut pemilihan 2. Kampanye Jokowi yang tidak dia sadari adalah dengan teriakan : “Pilihlah Nomor 2″. Padahal sampai tanggal 3 Juni 2014, semua calon tidak diperbolehkan melakukan Kampanye dan Jokowi disaat tanggal penerimaan nomor pemilihan, adalah pelanggar awal kesepakatan pelarangan kampanye malah terjadi pelanggaran kampanye oleh capres Jokowi sendiri didepan para petinggi KPU hari ini (Ahad, 1 Juni 2014). Memang suatu kejadian yang lucu, ada calon Presiden bernama Jokowi yang salah ucap dan melanggar ketentuan kesepakatan larangan kampanye yang tertuang dalam UU Pemilu.

Pada hari lahirnya Pancasila hari ini 1 Juni 2014, Prabowo-Hatta juga menyempatkan untuk menghadiri undangan acara Rapimnas PD “arahan politik Partai Demokrat” serta memberi kata sambutannya. Walaupun tanpa kehadiran SBY, sudah jelas sekarang arah politik Partai Demokrat kemana. Sangat disayangkan Jokowi-JK yang juga diundang tidak datang menggunakan peluang yang bisa dijadikan ajang penyampaian visi dan misi JKW-JK.

Harapan kita semua, penilaian yang paling menarik untuk menentukan siapa Presiden dan Wakil Presiden Indonesia kedepan adalah ketika kita semua menyaksikan 5 putaran acara debat Capres dan Cawapres dalam waktu dekat ini. Semoga seluruh pemilih di Indonesia setelah menyaksikan debat Presiden dan Wakil Presiden dapat mengambil kesimpulan memilih siapa yang paling siap memimpin Indonesia kedepan. (Abah Pitung)

 


posted by @Adimin

Irwan Prayitno Targetkan 80 Persen Suara Sumbar untuk Prabowo Hatta



Padang - Sukses pemenangan pasangan calon presiden Prabowo-Hatta, Sumbar targetkan suara 80 persen. Karena akan ada sebanyak 15 kepala daerah yang siap memenangkan pasangan tersebut.

“Kita targetkan suara mencapai 80 persen di Sumbar. Kita optimis, selain kerja dari tim gabungan, seluruh mesin partai akan bekerja pada basis masing-masing parpol pengusung dan pendukung,” sebut Ketua Pemenangan Prabowo-Hatta, Irwan Prayitno pada rapat tim di Hotel Pangeran, Minggu (1/6).

Rapat tersebut dihadiri sejumlah petinggi partai, seperti, Trinda Farhan dari PKS, H. M Asli Chaidir dan Guspardi Gaus dari PAN, Syuir Syam dan Afrizal BAC dari Gerindra, Epyardi Asda dari PPP dan Wahyu Iramana Putra dari Partai Golkar.

Dalam kesempatan itu, para petinggi partai dan tim sukses mempersiapkan menyambut kedatangan pasangan Prabowo-Hatta ke Kota Padang, hari ini Senin (2/6) di Hotel Bumi Minang. Pertemuan hanya akan dilangsungkan dalam ruangan, tidak ada pengerahan massa. Namun hanya pertemuan dengan para tim sukses.

“Jadi tidak akan ada pengumpulan massa, pertemuan tersebut hanya untuk para tim sukses, paling banyak hanya 2.000 orang,” ungkap Irwan.

Disampaikannya, target 80 persen tersebut berdasarkan hitung-hitungan dari hasil Pileg 2014. Karena rata-rata partai pengdukung dan pengusung merupakan gabungan peraih suara cukup tinggi pada pileg lalu.

Sekitar itu, 15 kepala daerah yang ikut menjadi tim sukses pastikan tidak akan mengajak armada PNS untuk terlibat.

“Karena itu akan melanggar undang-undang. Jika ada, silkan laporkan, karena akan langsung ditegur,” sebutnya.

Langkah pemenangan yang dilakukan di antaranya, membentuk tim pemenangan kabupaten/kota. Partai pendukung akan bergerak masing-masing, sesuai dengan basis.

CUTI
Sementara guna mensiasati kampanye tersebut, Irwan mengaku sudah mempersiapkan waktu cuti. Karena saat kampanye, dirinya akan melepaskan semua embel-embel gubernur dari dirinya.

“Saya sudah ajukan cuti, namun waktunya disesuaikan dengan jadwal kamapanye di Sumbar,” sebutnya. [koransinggalang/am/pkspadang]



posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger