Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
June 16, 2014
posted by @Adimin
Prabowo Berkomitmen Perkuat Ekonomi Rakyat, Koperasi dan Usaha Kecil
Written By Anonymous on 16 June, 2014 | June 16, 2014
Jakarta (16/6) Ekonomi Kerakyatan adalah induk dari platform ekonomi Indonesia untuk waktu yang mendatang. Hal ini menjadi pertanyaan pertama ketika debat Capres berlangsung di Gran Melia Hotel, Jakarta Selatan semalam (15/6). Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto menyatakan bahwa ekonomi kerakyatan adalah jalan tengah yang telah diamanatkan oleh UUD 1945. Prabowo juga menambahkan bahwa orientasi dari ekonomi kerakyatan ini adalah melindungi golongan yang tertinggal.
“Ekonomi kerakyatan kita dasarkan kepada pasal 33 UUD 1945, yaitu bahwa perekonomian kita harus berazazkan kekeluargaan. Jadi konsepnya adalah ekonomi harus ditujukan kepada penguatan dan pemberdayaan kekuatan rakyat, tidak hanya pertumbuhan. Kita juga harus menjamin kondisi keselamatan dan perlindungan terhadap golongan rakyat yang tertinggal ,“ ujarnya dengan tegas.
Prabowo juga menyatakan bahwa peran pemerintah sangatlah penting dalam mengendalikan dan mengatur perekonomian. Prabowo Juga tidak sependapat jika pemerintah hanya bertindak sebagai wasit saja. Sebab menurut Prabowo hal itulah yang membedakan sistem ekonomi Indonesia dengan sistem ekonomi Neolib ataupun Liberal. “Pemerintah harus turun tangan, harus jadi pelopor, harus membela rakyatnya, tidak membiarkan kemiskinan, tidak membiarkan orang yang lemah harus bersaing dengan yang kuat,” ujarnya.
Prabowo menambahkan bahwa ia akan mendukung investasi asing namun harus disertai dengan penguatan ekonomi rakyat yang masif dan sungguh-sungguh. “kami mendukung investasi asing, tetapi tentunya tidak boleh mematikan ekonomi rakyat, harus kita perkuat Koperasi, harus kita perkuat usaha kecil dan menengah, dan untuk itu kita harus mengalirkan dana yang lebih, yang masif, yang tidak tanggung-tanggung untuk memperkuat ekonomi rakyat,” ujarnya dengan tegas. [pks.or.id]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 16, 2014
posted by @Adimin
Puskaptis: Elektabilitas Prabowo-Hatta 44,64 Persen
Hasil survei dari Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menjelang Pilpres 9 Juli menunjukkan, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto- Hatta Rajasa mencapai 44,64 persen, sedangkan duet Joko Widodo-Jusuf Kalla 42,79 persen.
"Prabowo-Hatta unggul sekitar 1,67 persen. Data ini menunjukkan duet Prabowo-Hatta memasuki fase tren positif (naik) sekitar 5,36 persen. Sedangkan Jokowi-JK mulai stagnan dan cenderung masuk fase tren negatif (turun) sekitar 1,75 persen," kata Direktur Puskaptis, Husin Yazid di Jakarta, Minggu.
Husin menyebutkan, dari hari ke hari, tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta terus meningkat, sementara pasangan Jokowi-JK cenderung menurun.
Menurut hasil survei yang diadakan sejak 6-12 Juni, Prabowo unggul di Jawa, Sumatera, Bali dan NTT. Sedangkan Jokowi-JK unggul di Sulawesi, Kalimantan dan Papua-Maluku.
Survei juga memperlihatkan Prabowo unggul di tiga daerah yakni Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan Jokowi unggul di Jakarta, Jawa Barat dan Yogyakarta
"Kita mengerti, pemilih terbanyak itu di Jawa di mana elektabilitas Prabowo-Hatta terus mengalami kenaikkan alias tren positif yakni 5,65 persen. Sebaliknya, elektabilitas Jokowo-JK di Jawa menurun alias tren negatif sebesar 2,75 persen. Tim Prabowo mesti mewaspadai pemilih di Jawa Barat yang terbanyak," tambah Husin.
Soal alasan warga memilih Prabowo, menurut survei, publik menilai sosok Prabowo adalah figur pemimpin berkarakter tegas, berwibawa, berani, pekerja keras, berpengalaman, dan figur militer masih menjadi harapan ke depan untuk membawa Indonesia maju.
Sementara warga yang menyatakan mendukung Jokowi dengan alasan kepribadian Jokowi-JK yang merakyat, bijaksana, sederhana, rendah hati, punya prestasi, didukung visi-misi yang dianggap jelas.
"Tidak bisa dibantah, sentuhan pribadi capres/cawapres ikut memengaruhi warga memilih," kata Husni.
Survei Puskaptis bersumber dari pendapat masyarakat. Populasi survei yakni WNI di 33 Provinsi, 115 kabupaten-kota yang punya hak pilih pada 9 Juli 2014, yang diambil secara proporsional pada tingkat provinsi.
Penentuan responden dilakukan secara random sistematis dengan sampel 2.400 responden. Sampling error kurang lebih 1,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Penarikan sampel dilakukan dengan metodeMultistage Random Sampling. Responden yang terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Setiap pewawancara bertugas untuk satu kelurahan yang hanya terdiri dari 10 responden. Kendali kualitas terhadap hasil survei dilakukan secara acak sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor.[ant/dm/pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
EDITORIAL,
TOPIK PILIHAN
June 16, 2014
posted by @Adimin
Prabowo Andalkan Sektor Pertanian untuk Atasi Pengangguran dan Kemiskinan
Jakarta (16/6)- Kemiskinan dan Pengangguran masih menjadi permasalahan bangsa yang belum kunjung terselesaikan. Masalah ini juga diangkat sebagai salah satu isu dalam debat Capres berlangsung di Grand Melia Hotel, Jakarta Selatan semalam (15/6). Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto menyatakan bahwa kemiskinan dan pengangguran menjadi sasaran utama dari agenda dan strategi ekonomi yang di susunnya. Prabowo Subianto menjelaskan bahwa sektor Pertanian akan dijadikan fokus pembangunan untuk mengatasi masalah Pengangguran dan kemiskinan.
“Strategi kami mengandalkan atau memfokuskan pembangunan pada sektor pertanian dahulu. Kenapa pertanian? Karena pertanian bisa menyerap tenaga kerja yang banyak dalam waktu yang singkat. Kemudian pertanian bisa menghasilken dalam waktu yang singkat pula, Sebagai contoh, beras misalnya, padi dihasilkan dalam kurang 100 hari, demikian juga jagung 120 hari. Kemudian kita juga punya benih-benih yang unggul lainnya yang bisa kurang dari 1 tahun bisa banyak menghasilkan uang dan penghasilan,” lugas Prabowo.
Prabowo menegaskan, bahwa sektor pertanian mesti diperhatikan dan dikelola dengan sungguh-sungguh. Sebab pertanian bukan hanya dapat menyelesaikan masalah kemiskinan dan pengangguran namun juga kerusakan hutan yang sekarang tengah marak terjadi. Dengan Pertanian, Prabowo yakin masalah pengangguran serta kemiskinan bisa teratasi dan terselesaikan.
“Bayangkan, sekarang kita masih punya 77 juta hektar hutan yang sudah rusak dan kerusakan hutan bertambah terus. Strategi kami adalah sebagian dari hutan yang rusak itu kita ubah jadi lahan produksi, jadi sawah baru. Kami merencanakan 2 juta hektar sawah baru, ditambah 2 juta hektar untuk bio-etanol. Kita bisa bayangkan 4 juta hektar kalikan 6 orang pekerja itu adalah 24 juta orang bekerja dalam 5 tahun. Itu jawaban kami terhadap masalah kemiskinan,” jawabnya dengan tegas. [pks.or.id]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 16, 2014
Ada yg sedang nonton debat capres?
Kayak uda yos ya :)) "@blankxys: tanpa teks men... ini baru ganteng.."
Sesi 1 ini prabowo tampil meyakinkan, dia rileks, mampu keluar dari tekanan #gesturpemimpin
Ini sesi 1 ya? Soal menyampaikan visi, visi itu menyampaikan keyakinan, soal mentransfer apa yg pemimpin percaya #gesturpemimpin
Saya nggak lihat pak jokowi, ada yg bisa kasih komentar? #gesturpemimpin
Prabowo bahasanya lebih sederhana, pilihan katanya ngena, ekonomi jalan tengah #gesturpemimpin
Bagus, kedua capres mengucapkan terimakasih sebelum mulai, kata2 ini membuat keduanya lebih rileks #gesturpemimpin
Aduh pak jokowi, awalnya sudah bagus mulai dari apa yg dilakukan, tapi jumping langsung ke makro #gesturpemimpin
Bagusnya bila dimulai dari yg detil dan data, buat berjenjang, hingga nyambung ke makro, sehingga terlihat konsisten #gesturpemimpin
Tadi jawaban jokowi berbelok belok, sayang dia jadi terlihat kurang menguasai konsep makro ekonomi #gesturpemimpin
Prof eriyani ini kabarnya ahli dibidang ekonomi institusi, ini bidang keren tweps, bicara ttg integrasi makro-meso-mikro
Jokowi banyak mengatakan eeee dan kurang runtut, di sesi ini ia kurang memuaskan #gesturpemimpin
Saya salut pada tampilan jokowi, dia sudah pas dengan jas hitam, dasi merah putih, lebih formal #gesturpemimpin
Sesi ini miliknya prabowo, bahasa tubuhnya lebih santai, datanya tepat, dan kata2 runtut, dia tahu apa yg ia katakan #gesturpemimpin
Tadi diawal prabowo, sempat kurang bisa mengatur ritme sehingga lewat waktu, tekanan agak monoton #gesturpemimpin
Mmmm jokowi tercekat #gesturpemimpin
Tercekat itu kondisi yg berbahaya, saya akan ceritakan sebuah cerita agar bisa memahami #gesturpemimpin
Cerita ini saya ambil dari cerita nyata pada sebuah pertandingan final tenis #gesturpemimpin
Sang penantang berhadapan dengan sang juara, saat itu sang penantang sudah mengumpulkan poin lebih banyak
Dia sudah hampir menang, tapi pada saat itu dia tercekat, lalu tiba2 dia bermain seperti pemain amatir, kemampuannya hilang
Dan hasil akhirnya dia kalah telak, pada akhir pertandingan, dia memeluk sang juara dan menangis
Tercekat ini bicara ttg kemampuan seorang mengendalikan diri, dan ini indikator penting apakah ia punya mental juara/tidak
Itu sebabnya saat jokowi tercekat, saya katakan ini kondisi yg berbahaya #gesturpemimpin
Jokowi gak nguasai strategi dan data riil, jawabannya kontradiktif dan kurang konkrit #pendapatpribadi
Aduh pak jokowi, jangan mudah mengatakan gampang, ini blunder #gesturpemimpin
Cara prabowo menyampaikan jawaban ngena, beberapa kali dia mampu memberikan jawaban yg sederhana dan mengunci #gesturpemimpin
Kalau menganalisa pertanyaan jokowi nampaknya dia mengarahkan bahwa prabowo tidak punya pengalaman kelola wilayah #gesturpemimpin
Cuma beberapa kali pertanyaan itu malah blunder ke dirinya, yg paling telak, saat tadi prabowo bilang itu tugas kepala daerah
Dengan mudah publik bisa menangkap pesan bahwa jokowi terjebak hanya di level kepala daerah bukan pemimpin negara #gesturpemimpin
Mmm outstanding moment, bagus cara menjawab prabowo saat setuju dengan jokowi dia bilang setuju #gesturpemimpin
Alhamdulillah kedua capres bersalaman, saling cipika cipiki, keren pak, khususnya yg tadi memulai duluan #pendapatpribadi
Setuju "@Fahrihamzah: Jasnya bagus Pak Joko...."
Agree "@sociotalker: serangan yg bagus dari pak jokowi soal UU desa itu. and nice response from prabowo too."
Closing statement pak jokowi bagus di awal, namun blunder di akhir, dia seperti kehilangan kata #gesturpemimpin
Closing pak prabowo khas beliau, apa adanya, dan lugas #gesturpemimpin
Sumber: http://chirpstory.com/li/213239
posted by @Adimin
"Menguliti #GesturPemimpin Para Capres" | By @UdaIrfan
Ada yg sedang nonton debat capres?
Kayak uda yos ya :)) "@blankxys: tanpa teks men... ini baru ganteng.."
Sesi 1 ini prabowo tampil meyakinkan, dia rileks, mampu keluar dari tekanan #gesturpemimpin
Ini sesi 1 ya? Soal menyampaikan visi, visi itu menyampaikan keyakinan, soal mentransfer apa yg pemimpin percaya #gesturpemimpin
Saya nggak lihat pak jokowi, ada yg bisa kasih komentar? #gesturpemimpin
Prabowo bahasanya lebih sederhana, pilihan katanya ngena, ekonomi jalan tengah #gesturpemimpin
Bagus, kedua capres mengucapkan terimakasih sebelum mulai, kata2 ini membuat keduanya lebih rileks #gesturpemimpin
Aduh pak jokowi, awalnya sudah bagus mulai dari apa yg dilakukan, tapi jumping langsung ke makro #gesturpemimpin
Bagusnya bila dimulai dari yg detil dan data, buat berjenjang, hingga nyambung ke makro, sehingga terlihat konsisten #gesturpemimpin
Tadi jawaban jokowi berbelok belok, sayang dia jadi terlihat kurang menguasai konsep makro ekonomi #gesturpemimpin
Prof eriyani ini kabarnya ahli dibidang ekonomi institusi, ini bidang keren tweps, bicara ttg integrasi makro-meso-mikro
Jokowi banyak mengatakan eeee dan kurang runtut, di sesi ini ia kurang memuaskan #gesturpemimpin
Saya salut pada tampilan jokowi, dia sudah pas dengan jas hitam, dasi merah putih, lebih formal #gesturpemimpin
Sesi ini miliknya prabowo, bahasa tubuhnya lebih santai, datanya tepat, dan kata2 runtut, dia tahu apa yg ia katakan #gesturpemimpin
Tadi diawal prabowo, sempat kurang bisa mengatur ritme sehingga lewat waktu, tekanan agak monoton #gesturpemimpin
Mmmm jokowi tercekat #gesturpemimpin
Tercekat itu kondisi yg berbahaya, saya akan ceritakan sebuah cerita agar bisa memahami #gesturpemimpin
Cerita ini saya ambil dari cerita nyata pada sebuah pertandingan final tenis #gesturpemimpin
Sang penantang berhadapan dengan sang juara, saat itu sang penantang sudah mengumpulkan poin lebih banyak
Dia sudah hampir menang, tapi pada saat itu dia tercekat, lalu tiba2 dia bermain seperti pemain amatir, kemampuannya hilang
Dan hasil akhirnya dia kalah telak, pada akhir pertandingan, dia memeluk sang juara dan menangis
Tercekat ini bicara ttg kemampuan seorang mengendalikan diri, dan ini indikator penting apakah ia punya mental juara/tidak
Itu sebabnya saat jokowi tercekat, saya katakan ini kondisi yg berbahaya #gesturpemimpin
Jokowi gak nguasai strategi dan data riil, jawabannya kontradiktif dan kurang konkrit #pendapatpribadi
Aduh pak jokowi, jangan mudah mengatakan gampang, ini blunder #gesturpemimpin
Cara prabowo menyampaikan jawaban ngena, beberapa kali dia mampu memberikan jawaban yg sederhana dan mengunci #gesturpemimpin
Kalau menganalisa pertanyaan jokowi nampaknya dia mengarahkan bahwa prabowo tidak punya pengalaman kelola wilayah #gesturpemimpin
Cuma beberapa kali pertanyaan itu malah blunder ke dirinya, yg paling telak, saat tadi prabowo bilang itu tugas kepala daerah
Dengan mudah publik bisa menangkap pesan bahwa jokowi terjebak hanya di level kepala daerah bukan pemimpin negara #gesturpemimpin
Mmm outstanding moment, bagus cara menjawab prabowo saat setuju dengan jokowi dia bilang setuju #gesturpemimpin
Alhamdulillah kedua capres bersalaman, saling cipika cipiki, keren pak, khususnya yg tadi memulai duluan #pendapatpribadi
Setuju "@Fahrihamzah: Jasnya bagus Pak Joko...."
Agree "@sociotalker: serangan yg bagus dari pak jokowi soal UU desa itu. and nice response from prabowo too."
Closing statement pak jokowi bagus di awal, namun blunder di akhir, dia seperti kehilangan kata #gesturpemimpin
Closing pak prabowo khas beliau, apa adanya, dan lugas #gesturpemimpin
Sumber: http://chirpstory.com/li/213239
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
June 15, 2014
posted by @Adimin
Prabowo-Hatta Terima 35.000 Tanda Tangan Dukungan dari Warga Sulut
Written By Anonymous on 15 June, 2014 | June 15, 2014
Sebuah ormas asal Sulawesi Utara (Sulut), yang terdiri dari pelaku usaha kecil, simpatisan, dan persaudaraan, memberikan puluhan ribu tandatangan untuk mendukung Prabowo-Hatta. Hal ini tampak di Rumah Polonia, markas dukungan pasangan capres-cawapres nomor urut satu, ormas itu menamakan dirinya Gardu Prabowo.
"Dengan jujur, dengan tulus, kami 35.000 orang dari Sulawesi Utara mendukung dan mendoakan Prabowo untuk memenangkan Pilpres 2014 dan menjadi presiden Indonesia mendatang," kata koordinator Gardu Prabowo, Lady Sual di Rumah Polonia, Jl Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, seperti dikutip detik.com, Sabtu (14/62014).
Menurut Lady, deklarasi dukungan sudah dilakukan di Manado, Sulut. Namun ia merasa kurang afdhol jika tidak dilakukan di Jakarta juga.
"Deklarasi ini sebenarnya sudah diadakan di Manado. Tapi kami ingin menyampaikan secara fisik 35.000 tanda tangan ini ke Jakarta," kata Lady.
Di balik dukungan itu, Gardu Prabowo ini ingin Prabowo-Hatta memperhatikan dan mendukung kemajuan UMKM, khususnya di Sulawesi Utara. Ribuan tanda tangan dalam puluhan ribu lembar kertas itu akhirnya diserahkan ke perwakilan tim pemenangan Prabowo-Hatta, Sutrisno dan Didi Haryanto.[dm/pksnongsa]
Label:
TOPIK PILIHAN
June 15, 2014
posted by @Adimin
Prabowo Hadir Membangun Indonesia Agar Jaya di Asia
“Jika Indonesia ingin kuat maka pilih Prabowo, karena Prabowo tidak pernah mengemis pada negara Asing untuk menjadikanya sebagai Presiden. Prabowo justru menyumbangkan harta kekayaannya. Sebenarnya, Prabowo sudah bisa hidup enak dengan kekayaan yang dimilikinya. Namun dengan ketulusanya, Prabowo hadir untuk membangun Indonesia agar kembali jaya di Asia,” ungkap Jazuli Juwaini pada kampanye Prabowo-Hatta di Lapangan terbuka Kota Tangerang, Banten, Jum’at (13/6).
Mantan rival Atut dalam Pilgub Banten ini juga menyampaikan bahwa Prabowo bercita-cita untuk membangun Bangsa Indonesia yang mandiri, bebas dari ketergantungan dan dominasi bangsa asing. Cita-cita lainnya adalah membangun infrastruktur jalan nasional yang baru, minimal delapan persen dari jumlah yang ada saat ini setiap tahunnya.
"Kalau semua Rakyat Indonesia setuju dengan gagasan kami ini, mari kita wujudkan bersama dengan memilih Prabowo-Hatta," kata Jazuli.
Selain diisi oleh orasi, kampanye juga dimeriahkan Raja Dangdut, Rhoma Irama bersama Soneta Grup menghibur ribuan pendukung pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo-Hatta.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 15, 2014
posted by @Adimin
PKS Diharapkan Jadi Lokomotif Terdepan Dalam Koalisi
Kader PKS tidak usah menunggu koalisi untuk bergerak untuk memenangkan Prabowo-Hatta. Hal tersebut disampaikan M Haris dari tim pemenangan Prabowo-Hatta DPW PKS Jawa Tengah yang juga Wakil Walikota Salatiga pada rapat konsolidasi pemenangan Prabowo-Hatta DPD PKS Kabupaten Semarang di Ungaran, Sabtu (14/6).
Meski calon yang bersangkutan tidak berasal dari kader sendiri, diharapkan PKS menjadi lokomotif terdepan dalam koalisi, melebihi komitmen partai yang lain. Bukannya tanpa alasan, PKS telah menimbang dengan seksama, pada dukungan tersebut ada kemaslahatan bagi bangsa ini, sekaligus akan mengokohkan eksistensi keumatan.
"Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang tegas dan cerdas, memiliki kemauan untuk memimpin sekaligus komitmen untuk kemandirian bangsa. Hingga sampai pada satu kesimpulan bahwa pilihan Prabowo-Hatta adalah yang paling tepat," ujar Haris.
Dia mengatakan, inilah yang membangkitkan semangat kerelaan untuk berkorban, baik materi maupun non-materi. Sebagai bentuk komitmen tersebut diharapkan seluruh kader segera berbuat apapun yang mampu dilakukan, mengingat masa kampanye yang tinggal sebentar.
"Dari partisipasi di media sosial hingga obrolan di masyarakat. Untuk itu seluruh kader agar mengintensifkan komunikasi dan terus meng-update informasi," katanya.
Namun yang terpenting, kata Haris, adalah pendekatan yang sesuai dengan karakter masyarakat yang dituju, benar-benar mengenal karakter masyarakat yang bersangkutan. Bagaimana menyiasati agar bisa menembus kalangan yang buta informasi, yang selama ini terlanjur dipengaruhi opini negatif dan pencitraan oleh media.
"Misalnya melalui slogan seperti tegas dan cerdas untuk membangun opini positif di masyarakat," pungkasnya. [mf/pkskabsemarang]
Meski calon yang bersangkutan tidak berasal dari kader sendiri, diharapkan PKS menjadi lokomotif terdepan dalam koalisi, melebihi komitmen partai yang lain. Bukannya tanpa alasan, PKS telah menimbang dengan seksama, pada dukungan tersebut ada kemaslahatan bagi bangsa ini, sekaligus akan mengokohkan eksistensi keumatan.
"Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang tegas dan cerdas, memiliki kemauan untuk memimpin sekaligus komitmen untuk kemandirian bangsa. Hingga sampai pada satu kesimpulan bahwa pilihan Prabowo-Hatta adalah yang paling tepat," ujar Haris.
Dia mengatakan, inilah yang membangkitkan semangat kerelaan untuk berkorban, baik materi maupun non-materi. Sebagai bentuk komitmen tersebut diharapkan seluruh kader segera berbuat apapun yang mampu dilakukan, mengingat masa kampanye yang tinggal sebentar.
"Dari partisipasi di media sosial hingga obrolan di masyarakat. Untuk itu seluruh kader agar mengintensifkan komunikasi dan terus meng-update informasi," katanya.
Namun yang terpenting, kata Haris, adalah pendekatan yang sesuai dengan karakter masyarakat yang dituju, benar-benar mengenal karakter masyarakat yang bersangkutan. Bagaimana menyiasati agar bisa menembus kalangan yang buta informasi, yang selama ini terlanjur dipengaruhi opini negatif dan pencitraan oleh media.
"Misalnya melalui slogan seperti tegas dan cerdas untuk membangun opini positif di masyarakat," pungkasnya. [mf/pkskabsemarang]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
June 14, 2014
Sumber: news.detik.com
posted by @Adimin
Anis Mata: Prabowo Datang Membawa Cinta, Bukan Ambisi Kekuasaan
Written By Anonymous on 14 June, 2014 | June 14, 2014
Subang (13/6) – Calon Presiden Prabowo Subianto menggelar kampanye di Subang, Jawa Barat. Dua Pimpinan partai koalisi, Ketua Umum Golkar Abu Rizal Bakrie dan Presiden PKS Anis Matta turut mendampingi.
Dalam orasinya, Anis Matta menyebut mantan Danjen Kopassus itu terjun ke dunia politik bukan atas ambisi kekuasaan.
"Laki - laki yang kita dengar tadi orasinya, dia sudah punya pillihan untuk hidup enak, meski tidak menang (capres) pun. Tapi dia memilih datang ke politik, dia datang ke politik dengan membawa cinta, bukan ambisi kekuasaan," kata Anis.
Anis menyampaikan ini saat berorasi di depan ribuan pendukung pasangan Prabowo - Hatta yang menyesaki lapangan Dolok, Sari Rahayu, Karang Anyar, Subang, Jawa Barat, Jumat (13/6).
"Apakah kalian merasakan getaran cinta untuk Indonesia Raya?" Tanya Anis
"Ada" Jawab massa serentak.
Hujan Mengguyur
Setelah Prabowo memberi kalimat penutup untuk pendukungnya, hujan gerimis sedang turun. Prabowo turun dari panggung depan dan langsung diarak di tengah pendukungnya.
Hujan yang semakin deras, tak menyurutkan semangat warga untuk berdesakan menghampiri Prabowo, berebut salaman, berfoto dan lainnya. Pasangan Hatta Rajasa ini terus melayani salam warga sampai masuk ke dalam mobilnya.
Prabowo meninggalkan lapangan Dolok sekitar pukul 16.20 WIB dengan menggunakan mobil Alphard Vellfire putih menuju lapangan alun - alun Subang, lalu berlanjut menuju Jakarta menggunakan Helikopter.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 14, 2014
Sumber: news.detik.com (dengan perubahan)
posted by @Adimin
Ketika Ical, Anis, Akbar, dan Priyo Kampanye Promosikan Prabowo
Jakarta (12/6) - Saat kampanye di depan ribuan pendukungnya di Palembang, Prabowo Subianto tidak memonopoli panggung. Calon presiden nomor urut satu ini memberikan kesempatan itu kepada rekan-rekan partai koalisi yang mendukungnya.
Seperti yang terjadi dalam kampanye di Benteng Kuto Besak, Palembang, Kamis (12/6). Prabowo pertama-tama membuka kampanye dengan memuji partai-partai koalisi pengusungnya.
"Sepakbola tim harus hebat. Kesebelasan merah putih luar biasa hebatnya. Saya lihat bendara PKS, Golkar, PPP, Gerindra, PAN dan bendera Partai Demokrat sekarang. Tapi ini bukan masalah bendera partai ini masalah kita bersatu untuk kepentingan rakyat Indonesia semuanya," kata Prabowo.
Mantan Danjen Kopassus itu lalu menyerahkan mikrofon kepada Ketum Golkar Aburizal Bakrie. Dalam orasinya, Ical, mengingatkan agar warga tak hanya mendukung Prabowo-Hatta saat ini tapi juga pada tanggal 9 Juli nanti.
"Beliau mengatakan di depan umat Islam, umat Islam nanti harus maju, harus pandai, dan seluruh bangsa Indonesia harus lebih baik dari sekarang. Yang akan datang di bawah nomor berapa?" tanya Ical.
"Satu!" teriak ribuan pendukungnya.
Giliran berikutnya adalah Presiden PKS Anis Matta. Dalam kampanye-kampanye sebelumnya, Anis selalu mengungkit tentang wajah Prabowo. Begitu juga dalam kampanye di Palembang ini.
"Tatap baik-baik mumpung matahari terang benderang, tatap calon presiden, tatap wajahnya baik-baik. Apa anda lihat ada aura presiden di situ. Ada aura presidennya?" tanya Anis.
"Ada," jawab ribuan pendukung.
Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso memuji figur Prabowo yang sudah pas sebagai presiden. Figur Prabowo dianggap cocok bersanding dengan pemimpin dunia lainnya.
"Kita membutuhkan pemimpin yang bisa memayungi betul, kita butuhkan pemimpin yang punya aura presiden betul, bisa berpidato dengan rakyat, pemimpin bayangkan jika bersama dengan pemimpin besar dunia lain, bisa berdiri sama tinggi duduk sama rendah, bisa kepala tegak salaman dengan Presiden Amerika Serikat, Rusia, Kanselir Jerman. Kita butuh semacam pemimpin itu, wajahnya ada pada figur Prabowo," ujar Wakil Ketua DPR ini.
Kesempatan terakhir diberikan kepada Ketua Wantim Golkar Akbar Tandjung.
"Dia adaalah pemimpin yang tegas, cerdas, amanah, dan pemimpin yang seluruh jiwa raganya dibaktikan, diabdikan, untuk kepentingan rakyat, untuk kepentingan bangsa, untuk kepentingan negara!" kata Akbar.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 14, 2014
posted by @Adimin
Aher: Prabowo tidak Galak Tapi Tegas
Ketua tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa di Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan pihaknya siap memenangkan keduanya di Pilpres 9 Juli. Menurut Aher, para kader partai koalisi di Jabar solid.
"Mesin partai bagus ya. Golkar bagus, Gerindra bagus, PKS bagus, semua bagus," kata Aher di Ciminyak, Kabupaten Bandung Barat, seperti dikutip merdeka.com, Jumat (13/6).
Aher juga mengungkapkan, dirinya kian optimistis lantaran sudah didukung oleh Partai Demokrat.
"Sudah ada. Sudah ada di sejumlah tempat sudah ada. Di beberapa Kabupaten Kota sudah ada (anggota Demokrat yang gabung)," ucapnya.
Politikus PKS ini mengaku tak mau menggunakan fasilitas dinas untuk kampanye Prabowo - Hatta. Menurutnya saat kampanye, dirinya bukan lagi seorang gubernur tapi politikus pendukung Prabowo-Hatta.
"Saya sekarang (saat kampanye Prabowo - Hatta) bukan gubernur, saya sekarang Ahmad Heryawan, yang jad timses di Jawa Barat. Target 60 persen InsyaAllah," tegasnya.
Di sisi lain, Aher mengklaim masyarakat Jawa Barat sudah dewasa dalam memilih pemimpin di Pilpres nanti. Aher pun yakin bahwa mantan Danjen Kopassus itu tidak galak.
"Orang kan sering dikesankan Pak Prabowo itu tegas kemudian galak. Masyarakat akan tau sendiri kan mana ada wajah galaknya. Tentu tegas beda dengan galak," jelasnya.
"Tegas itu ada dalam sikap. Ketika harus bersikap di situ perlu ketegasan, di situ perlu orang yang berani bertanggungjawab mengambil risiko. Itu yang dimaksud dengan tegas," pungkasnya.[dm/pksnongsa]
"Mesin partai bagus ya. Golkar bagus, Gerindra bagus, PKS bagus, semua bagus," kata Aher di Ciminyak, Kabupaten Bandung Barat, seperti dikutip merdeka.com, Jumat (13/6).
Aher juga mengungkapkan, dirinya kian optimistis lantaran sudah didukung oleh Partai Demokrat.
"Sudah ada. Sudah ada di sejumlah tempat sudah ada. Di beberapa Kabupaten Kota sudah ada (anggota Demokrat yang gabung)," ucapnya.
Politikus PKS ini mengaku tak mau menggunakan fasilitas dinas untuk kampanye Prabowo - Hatta. Menurutnya saat kampanye, dirinya bukan lagi seorang gubernur tapi politikus pendukung Prabowo-Hatta.
"Saya sekarang (saat kampanye Prabowo - Hatta) bukan gubernur, saya sekarang Ahmad Heryawan, yang jad timses di Jawa Barat. Target 60 persen InsyaAllah," tegasnya.
Di sisi lain, Aher mengklaim masyarakat Jawa Barat sudah dewasa dalam memilih pemimpin di Pilpres nanti. Aher pun yakin bahwa mantan Danjen Kopassus itu tidak galak.
"Orang kan sering dikesankan Pak Prabowo itu tegas kemudian galak. Masyarakat akan tau sendiri kan mana ada wajah galaknya. Tentu tegas beda dengan galak," jelasnya.
"Tegas itu ada dalam sikap. Ketika harus bersikap di situ perlu ketegasan, di situ perlu orang yang berani bertanggungjawab mengambil risiko. Itu yang dimaksud dengan tegas," pungkasnya.[dm/pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 14, 2014
posted by @Adimin
Inilah Alasan Mengapa Prabowo Ingin Jadi Presiden
LAMPUNG SELATAN - Ada sebuah cerita yang memotivasi Prabowo Subianto ingin menjadi orang nomor satu di negeri ini. Cerita itu diungkapkannya saat berorasi di Lapangan Tanjung Sari, Lampung Selatan, Kamis (12/6/2014).
Prabowo mengatakan, salah satu alasan yang membuatnya ingin menjadi presiden karena merasa tersindir oleh seorang sopir taksi ketika ia berkunjung ke sebuah negara. Ia tak menyebut negara mana yang dikunjunginya.
"Saat itu, saya sedang dalam perjalanan di sebuah negara. Saya naik taksi dengan asisten saya menuju bandara di sana. Di perjalanan, sopir taksi itu bertanya dari mana asal saya. Saya jawab asal saja waktu itu. Saya bilang dari Filipina," kisa Prabowo.
Menanggapi jawaban Prabowo, sang sopir taksi mengatakan, beruntung menjadi orang Filipina, bukan Indonesia.
"Dia bilang saya beruntung jadi orang Filipina. Kalau saya jadi orang Indonesia, saya menyedihkan. Kata dia, orang Indonesia itu bodoh," ungkap mantan Danjen Kopassus itu.
Prabowo merasa tersinggung dengan ucapan sopir taksi itu. Namun, dia justru memancing sang sopir untuk bicara lebih banyak. Prabowo penasaran kenapa sang sopir menyebut orang Indonesia bodoh.
"Dia bilang, Indonesia itu kaya, tapi pemerintahnya salah urus. Pemimpinnya korup, jadi rakyatnya miskin dan bodoh," ujar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.
Ucapan sopir taksi itu, lanjut Prabowo, mengusik pikirannya hingga ia bertekad menjadi presiden untuk membawa Indonesia lebih baik.
"Omongan sopir taksi itu salah satu motivasi saya ingin menjadi presiden. Saya tidak mau rakyat Indonesia disebut bodoh. Saya tidak mau disebut bangsa yang korup. Saya mau kita mengelola kekayaan alam kita untuk kemajuan rakyat Indonesia. Saya ingin Indonesia dihargai bangsa asing," ujar Prabowo yang disambut tepuk tangan dan riuh para pendukungnya. [kompas/pkssumut]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN






