Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
June 15, 2014
posted by @Adimin
Prabowo-Hatta Terima 35.000 Tanda Tangan Dukungan dari Warga Sulut
Written By Anonymous on 15 June, 2014 | June 15, 2014
Sebuah ormas asal Sulawesi Utara (Sulut), yang terdiri dari pelaku usaha kecil, simpatisan, dan persaudaraan, memberikan puluhan ribu tandatangan untuk mendukung Prabowo-Hatta. Hal ini tampak di Rumah Polonia, markas dukungan pasangan capres-cawapres nomor urut satu, ormas itu menamakan dirinya Gardu Prabowo.
"Dengan jujur, dengan tulus, kami 35.000 orang dari Sulawesi Utara mendukung dan mendoakan Prabowo untuk memenangkan Pilpres 2014 dan menjadi presiden Indonesia mendatang," kata koordinator Gardu Prabowo, Lady Sual di Rumah Polonia, Jl Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, seperti dikutip detik.com, Sabtu (14/62014).
Menurut Lady, deklarasi dukungan sudah dilakukan di Manado, Sulut. Namun ia merasa kurang afdhol jika tidak dilakukan di Jakarta juga.
"Deklarasi ini sebenarnya sudah diadakan di Manado. Tapi kami ingin menyampaikan secara fisik 35.000 tanda tangan ini ke Jakarta," kata Lady.
Di balik dukungan itu, Gardu Prabowo ini ingin Prabowo-Hatta memperhatikan dan mendukung kemajuan UMKM, khususnya di Sulawesi Utara. Ribuan tanda tangan dalam puluhan ribu lembar kertas itu akhirnya diserahkan ke perwakilan tim pemenangan Prabowo-Hatta, Sutrisno dan Didi Haryanto.[dm/pksnongsa]
Label:
TOPIK PILIHAN
June 15, 2014
posted by @Adimin
Prabowo Hadir Membangun Indonesia Agar Jaya di Asia
“Jika Indonesia ingin kuat maka pilih Prabowo, karena Prabowo tidak pernah mengemis pada negara Asing untuk menjadikanya sebagai Presiden. Prabowo justru menyumbangkan harta kekayaannya. Sebenarnya, Prabowo sudah bisa hidup enak dengan kekayaan yang dimilikinya. Namun dengan ketulusanya, Prabowo hadir untuk membangun Indonesia agar kembali jaya di Asia,” ungkap Jazuli Juwaini pada kampanye Prabowo-Hatta di Lapangan terbuka Kota Tangerang, Banten, Jum’at (13/6).
Mantan rival Atut dalam Pilgub Banten ini juga menyampaikan bahwa Prabowo bercita-cita untuk membangun Bangsa Indonesia yang mandiri, bebas dari ketergantungan dan dominasi bangsa asing. Cita-cita lainnya adalah membangun infrastruktur jalan nasional yang baru, minimal delapan persen dari jumlah yang ada saat ini setiap tahunnya.
"Kalau semua Rakyat Indonesia setuju dengan gagasan kami ini, mari kita wujudkan bersama dengan memilih Prabowo-Hatta," kata Jazuli.
Selain diisi oleh orasi, kampanye juga dimeriahkan Raja Dangdut, Rhoma Irama bersama Soneta Grup menghibur ribuan pendukung pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo-Hatta.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 15, 2014
posted by @Adimin
PKS Diharapkan Jadi Lokomotif Terdepan Dalam Koalisi
Kader PKS tidak usah menunggu koalisi untuk bergerak untuk memenangkan Prabowo-Hatta. Hal tersebut disampaikan M Haris dari tim pemenangan Prabowo-Hatta DPW PKS Jawa Tengah yang juga Wakil Walikota Salatiga pada rapat konsolidasi pemenangan Prabowo-Hatta DPD PKS Kabupaten Semarang di Ungaran, Sabtu (14/6).
Meski calon yang bersangkutan tidak berasal dari kader sendiri, diharapkan PKS menjadi lokomotif terdepan dalam koalisi, melebihi komitmen partai yang lain. Bukannya tanpa alasan, PKS telah menimbang dengan seksama, pada dukungan tersebut ada kemaslahatan bagi bangsa ini, sekaligus akan mengokohkan eksistensi keumatan.
"Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang tegas dan cerdas, memiliki kemauan untuk memimpin sekaligus komitmen untuk kemandirian bangsa. Hingga sampai pada satu kesimpulan bahwa pilihan Prabowo-Hatta adalah yang paling tepat," ujar Haris.
Dia mengatakan, inilah yang membangkitkan semangat kerelaan untuk berkorban, baik materi maupun non-materi. Sebagai bentuk komitmen tersebut diharapkan seluruh kader segera berbuat apapun yang mampu dilakukan, mengingat masa kampanye yang tinggal sebentar.
"Dari partisipasi di media sosial hingga obrolan di masyarakat. Untuk itu seluruh kader agar mengintensifkan komunikasi dan terus meng-update informasi," katanya.
Namun yang terpenting, kata Haris, adalah pendekatan yang sesuai dengan karakter masyarakat yang dituju, benar-benar mengenal karakter masyarakat yang bersangkutan. Bagaimana menyiasati agar bisa menembus kalangan yang buta informasi, yang selama ini terlanjur dipengaruhi opini negatif dan pencitraan oleh media.
"Misalnya melalui slogan seperti tegas dan cerdas untuk membangun opini positif di masyarakat," pungkasnya. [mf/pkskabsemarang]
Meski calon yang bersangkutan tidak berasal dari kader sendiri, diharapkan PKS menjadi lokomotif terdepan dalam koalisi, melebihi komitmen partai yang lain. Bukannya tanpa alasan, PKS telah menimbang dengan seksama, pada dukungan tersebut ada kemaslahatan bagi bangsa ini, sekaligus akan mengokohkan eksistensi keumatan.
"Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang tegas dan cerdas, memiliki kemauan untuk memimpin sekaligus komitmen untuk kemandirian bangsa. Hingga sampai pada satu kesimpulan bahwa pilihan Prabowo-Hatta adalah yang paling tepat," ujar Haris.
Dia mengatakan, inilah yang membangkitkan semangat kerelaan untuk berkorban, baik materi maupun non-materi. Sebagai bentuk komitmen tersebut diharapkan seluruh kader segera berbuat apapun yang mampu dilakukan, mengingat masa kampanye yang tinggal sebentar.
"Dari partisipasi di media sosial hingga obrolan di masyarakat. Untuk itu seluruh kader agar mengintensifkan komunikasi dan terus meng-update informasi," katanya.
Namun yang terpenting, kata Haris, adalah pendekatan yang sesuai dengan karakter masyarakat yang dituju, benar-benar mengenal karakter masyarakat yang bersangkutan. Bagaimana menyiasati agar bisa menembus kalangan yang buta informasi, yang selama ini terlanjur dipengaruhi opini negatif dan pencitraan oleh media.
"Misalnya melalui slogan seperti tegas dan cerdas untuk membangun opini positif di masyarakat," pungkasnya. [mf/pkskabsemarang]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
June 14, 2014
Sumber: news.detik.com
posted by @Adimin
Anis Mata: Prabowo Datang Membawa Cinta, Bukan Ambisi Kekuasaan
Written By Anonymous on 14 June, 2014 | June 14, 2014
Subang (13/6) – Calon Presiden Prabowo Subianto menggelar kampanye di Subang, Jawa Barat. Dua Pimpinan partai koalisi, Ketua Umum Golkar Abu Rizal Bakrie dan Presiden PKS Anis Matta turut mendampingi.
Dalam orasinya, Anis Matta menyebut mantan Danjen Kopassus itu terjun ke dunia politik bukan atas ambisi kekuasaan.
"Laki - laki yang kita dengar tadi orasinya, dia sudah punya pillihan untuk hidup enak, meski tidak menang (capres) pun. Tapi dia memilih datang ke politik, dia datang ke politik dengan membawa cinta, bukan ambisi kekuasaan," kata Anis.
Anis menyampaikan ini saat berorasi di depan ribuan pendukung pasangan Prabowo - Hatta yang menyesaki lapangan Dolok, Sari Rahayu, Karang Anyar, Subang, Jawa Barat, Jumat (13/6).
"Apakah kalian merasakan getaran cinta untuk Indonesia Raya?" Tanya Anis
"Ada" Jawab massa serentak.
Hujan Mengguyur
Setelah Prabowo memberi kalimat penutup untuk pendukungnya, hujan gerimis sedang turun. Prabowo turun dari panggung depan dan langsung diarak di tengah pendukungnya.
Hujan yang semakin deras, tak menyurutkan semangat warga untuk berdesakan menghampiri Prabowo, berebut salaman, berfoto dan lainnya. Pasangan Hatta Rajasa ini terus melayani salam warga sampai masuk ke dalam mobilnya.
Prabowo meninggalkan lapangan Dolok sekitar pukul 16.20 WIB dengan menggunakan mobil Alphard Vellfire putih menuju lapangan alun - alun Subang, lalu berlanjut menuju Jakarta menggunakan Helikopter.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 14, 2014
Sumber: news.detik.com (dengan perubahan)
posted by @Adimin
Ketika Ical, Anis, Akbar, dan Priyo Kampanye Promosikan Prabowo
Jakarta (12/6) - Saat kampanye di depan ribuan pendukungnya di Palembang, Prabowo Subianto tidak memonopoli panggung. Calon presiden nomor urut satu ini memberikan kesempatan itu kepada rekan-rekan partai koalisi yang mendukungnya.
Seperti yang terjadi dalam kampanye di Benteng Kuto Besak, Palembang, Kamis (12/6). Prabowo pertama-tama membuka kampanye dengan memuji partai-partai koalisi pengusungnya.
"Sepakbola tim harus hebat. Kesebelasan merah putih luar biasa hebatnya. Saya lihat bendara PKS, Golkar, PPP, Gerindra, PAN dan bendera Partai Demokrat sekarang. Tapi ini bukan masalah bendera partai ini masalah kita bersatu untuk kepentingan rakyat Indonesia semuanya," kata Prabowo.
Mantan Danjen Kopassus itu lalu menyerahkan mikrofon kepada Ketum Golkar Aburizal Bakrie. Dalam orasinya, Ical, mengingatkan agar warga tak hanya mendukung Prabowo-Hatta saat ini tapi juga pada tanggal 9 Juli nanti.
"Beliau mengatakan di depan umat Islam, umat Islam nanti harus maju, harus pandai, dan seluruh bangsa Indonesia harus lebih baik dari sekarang. Yang akan datang di bawah nomor berapa?" tanya Ical.
"Satu!" teriak ribuan pendukungnya.
Giliran berikutnya adalah Presiden PKS Anis Matta. Dalam kampanye-kampanye sebelumnya, Anis selalu mengungkit tentang wajah Prabowo. Begitu juga dalam kampanye di Palembang ini.
"Tatap baik-baik mumpung matahari terang benderang, tatap calon presiden, tatap wajahnya baik-baik. Apa anda lihat ada aura presiden di situ. Ada aura presidennya?" tanya Anis.
"Ada," jawab ribuan pendukung.
Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso memuji figur Prabowo yang sudah pas sebagai presiden. Figur Prabowo dianggap cocok bersanding dengan pemimpin dunia lainnya.
"Kita membutuhkan pemimpin yang bisa memayungi betul, kita butuhkan pemimpin yang punya aura presiden betul, bisa berpidato dengan rakyat, pemimpin bayangkan jika bersama dengan pemimpin besar dunia lain, bisa berdiri sama tinggi duduk sama rendah, bisa kepala tegak salaman dengan Presiden Amerika Serikat, Rusia, Kanselir Jerman. Kita butuh semacam pemimpin itu, wajahnya ada pada figur Prabowo," ujar Wakil Ketua DPR ini.
Kesempatan terakhir diberikan kepada Ketua Wantim Golkar Akbar Tandjung.
"Dia adaalah pemimpin yang tegas, cerdas, amanah, dan pemimpin yang seluruh jiwa raganya dibaktikan, diabdikan, untuk kepentingan rakyat, untuk kepentingan bangsa, untuk kepentingan negara!" kata Akbar.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 14, 2014
posted by @Adimin
Aher: Prabowo tidak Galak Tapi Tegas
Ketua tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa di Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan pihaknya siap memenangkan keduanya di Pilpres 9 Juli. Menurut Aher, para kader partai koalisi di Jabar solid.
"Mesin partai bagus ya. Golkar bagus, Gerindra bagus, PKS bagus, semua bagus," kata Aher di Ciminyak, Kabupaten Bandung Barat, seperti dikutip merdeka.com, Jumat (13/6).
Aher juga mengungkapkan, dirinya kian optimistis lantaran sudah didukung oleh Partai Demokrat.
"Sudah ada. Sudah ada di sejumlah tempat sudah ada. Di beberapa Kabupaten Kota sudah ada (anggota Demokrat yang gabung)," ucapnya.
Politikus PKS ini mengaku tak mau menggunakan fasilitas dinas untuk kampanye Prabowo - Hatta. Menurutnya saat kampanye, dirinya bukan lagi seorang gubernur tapi politikus pendukung Prabowo-Hatta.
"Saya sekarang (saat kampanye Prabowo - Hatta) bukan gubernur, saya sekarang Ahmad Heryawan, yang jad timses di Jawa Barat. Target 60 persen InsyaAllah," tegasnya.
Di sisi lain, Aher mengklaim masyarakat Jawa Barat sudah dewasa dalam memilih pemimpin di Pilpres nanti. Aher pun yakin bahwa mantan Danjen Kopassus itu tidak galak.
"Orang kan sering dikesankan Pak Prabowo itu tegas kemudian galak. Masyarakat akan tau sendiri kan mana ada wajah galaknya. Tentu tegas beda dengan galak," jelasnya.
"Tegas itu ada dalam sikap. Ketika harus bersikap di situ perlu ketegasan, di situ perlu orang yang berani bertanggungjawab mengambil risiko. Itu yang dimaksud dengan tegas," pungkasnya.[dm/pksnongsa]
"Mesin partai bagus ya. Golkar bagus, Gerindra bagus, PKS bagus, semua bagus," kata Aher di Ciminyak, Kabupaten Bandung Barat, seperti dikutip merdeka.com, Jumat (13/6).
Aher juga mengungkapkan, dirinya kian optimistis lantaran sudah didukung oleh Partai Demokrat.
"Sudah ada. Sudah ada di sejumlah tempat sudah ada. Di beberapa Kabupaten Kota sudah ada (anggota Demokrat yang gabung)," ucapnya.
Politikus PKS ini mengaku tak mau menggunakan fasilitas dinas untuk kampanye Prabowo - Hatta. Menurutnya saat kampanye, dirinya bukan lagi seorang gubernur tapi politikus pendukung Prabowo-Hatta.
"Saya sekarang (saat kampanye Prabowo - Hatta) bukan gubernur, saya sekarang Ahmad Heryawan, yang jad timses di Jawa Barat. Target 60 persen InsyaAllah," tegasnya.
Di sisi lain, Aher mengklaim masyarakat Jawa Barat sudah dewasa dalam memilih pemimpin di Pilpres nanti. Aher pun yakin bahwa mantan Danjen Kopassus itu tidak galak.
"Orang kan sering dikesankan Pak Prabowo itu tegas kemudian galak. Masyarakat akan tau sendiri kan mana ada wajah galaknya. Tentu tegas beda dengan galak," jelasnya.
"Tegas itu ada dalam sikap. Ketika harus bersikap di situ perlu ketegasan, di situ perlu orang yang berani bertanggungjawab mengambil risiko. Itu yang dimaksud dengan tegas," pungkasnya.[dm/pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 14, 2014
posted by @Adimin
Inilah Alasan Mengapa Prabowo Ingin Jadi Presiden
LAMPUNG SELATAN - Ada sebuah cerita yang memotivasi Prabowo Subianto ingin menjadi orang nomor satu di negeri ini. Cerita itu diungkapkannya saat berorasi di Lapangan Tanjung Sari, Lampung Selatan, Kamis (12/6/2014).
Prabowo mengatakan, salah satu alasan yang membuatnya ingin menjadi presiden karena merasa tersindir oleh seorang sopir taksi ketika ia berkunjung ke sebuah negara. Ia tak menyebut negara mana yang dikunjunginya.
"Saat itu, saya sedang dalam perjalanan di sebuah negara. Saya naik taksi dengan asisten saya menuju bandara di sana. Di perjalanan, sopir taksi itu bertanya dari mana asal saya. Saya jawab asal saja waktu itu. Saya bilang dari Filipina," kisa Prabowo.
Menanggapi jawaban Prabowo, sang sopir taksi mengatakan, beruntung menjadi orang Filipina, bukan Indonesia.
"Dia bilang saya beruntung jadi orang Filipina. Kalau saya jadi orang Indonesia, saya menyedihkan. Kata dia, orang Indonesia itu bodoh," ungkap mantan Danjen Kopassus itu.
Prabowo merasa tersinggung dengan ucapan sopir taksi itu. Namun, dia justru memancing sang sopir untuk bicara lebih banyak. Prabowo penasaran kenapa sang sopir menyebut orang Indonesia bodoh.
"Dia bilang, Indonesia itu kaya, tapi pemerintahnya salah urus. Pemimpinnya korup, jadi rakyatnya miskin dan bodoh," ujar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.
Ucapan sopir taksi itu, lanjut Prabowo, mengusik pikirannya hingga ia bertekad menjadi presiden untuk membawa Indonesia lebih baik.
"Omongan sopir taksi itu salah satu motivasi saya ingin menjadi presiden. Saya tidak mau rakyat Indonesia disebut bodoh. Saya tidak mau disebut bangsa yang korup. Saya mau kita mengelola kekayaan alam kita untuk kemajuan rakyat Indonesia. Saya ingin Indonesia dihargai bangsa asing," ujar Prabowo yang disambut tepuk tangan dan riuh para pendukungnya. [kompas/pkssumut]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 14, 2014
posted by @Adimin
Prabowo-Hatta Setuju Polwan Berjilbab
Jakarta (12/6) - Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, memiliki komitmen untuk menjamin kebebasan penggunaan atribut jilbab bagi para polisi wanita (polwan) Muslimah.
Direktur Kebijakan dan Program Tim Kampanye Prabowo-Hatta, Drajad Wibowo mengatakan, mengenakan jilbab termasuk hak perorangan bagi setiap Muslimah. Secara prinsip, hak ini harus dipenuhi dan tidak boleh dihalang-halangi oleh siapa pun.
“Melarang polwan berjilab jelas tidak dibenarkan,” kata Drajad kepada ROL, Kamis (12/6).
Menurut Drajad, melarang seorang perempuan berjilbab justru melanggar hak perorangan. Karena alasan ini, kata dia, instansi Polri sudah seharusnya mengizinkan setiap polwan yang ingin mengenakan jilbab selama menjalankan tugasnya.
“Polri harus segara mengatur masalah ini agar hak polwan tersebut bisa diakomodasi. Karena itu, ke depannya kami harus mendorong Polri supaya segera mengeluarkan regulasinya,” ujar Drajad lagi.
Persoalan jilbab di kalangan polwan belum tuntas hingga saat ini. Meski Kapolri sebelumnya, Jendral Timur Pradopo, secara eksplisit sudah menyetujui legalitas polwan untuk berjilbab, namun keputusan tersebut kembali mentah saat hendak dilaksanakan.
Kapolri saat ini, Jendral Sutarman, sampai sekarang masih menunda-nunda pelaksanaan jilbab polwan tersebut. [ROL]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 13, 2014
posted by @Adimin
Dukungan ke Prabowo-Hatta Terus Mengalir
Written By Anonymous on 13 June, 2014 | June 13, 2014
Dukungan Prabowo-Hatta terus bermunculan. Di Palembang, Sumatera Selatan, para deklataor dan pengurus Gerakan Indonesia Muda (Gema) Indonesia menandatangi dukungan terhadap Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
"Kami para aktivis lintas organisasi sepakat mendukung Prabowo-Hatta," kata deklarator DPD Gema Indonesia Sumsel, Husyam, seperti dikutip viva.co.id, Kamis 12 Juni 2014. Dukungan ini, katanya, akan diserahkan ke Ketua Umum DPP Ferdinan Kurniawan.
Menurut dia dukungan ini tak lain karena Hatta merupakan satu-satunya calon dari Sumatera Selatan. "Selama ini belum ada calon presiden dari Sumatera Selatan," katanya.
Dia mengatakan, dukungan ini muncul karena kesamaan visi, sehingga para pengurus memilih pasangan nomor urut satu ini dibanding yang lain. "Kami menghendaki negara yang berdaulat, adil, dan sejahtera," kata Ketua Gema Indonesia Sumsel Fili Muttaqien.
Sebagai bukti, Gema akan turun ke daerah memperkenalkan pasangan Prabowo-Hatta kepada masyarakat. "Kami harus merangkul semua agar Prabowo-Hatta bisa meraih 80 persen di Sumsel."
Demokrat Maluku merapat
Di Maluku, Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Maluku Kamis ini resmi memberi dukungan kepada Prabowo-Hatta. "Kami sudah mendapat restu dari pusat," kata Sekretaris Partai Demokrat Maluku Roy Pattiasina di Ambon. Sebagai dukungan, Kamis ini, Roy mendatangi Posko Tim Pemenangan Prabowo-Hatta.
Dukungan ini, katanya, merupakan tidak lanjut dari dukungan DPP Demokrat terhadap Prabowo-Hatta, meski bentuk dukungannya tak resmi. "Kami punya kesamaan visi membangun Indonesia," katanya.
Selain Demokrat, sejumlah ormas yang menyatakan dukungannya hari ini adalah Gerakan Pembela Rakyat Maluku, Aliansi Pemerhati Rakyat Kota Ambon, Gerakan Komunitas Intelektual, serta Komunitas Pemuda Anti Korupsi.[dm/pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
June 13, 2014
posted by @Adimin
Anis Matta: Ada Aura Presiden di Wajah Prabowo
PALEMBANG - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengajak massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa untuk kembali melihat aura presiden yang ada di wajah Prabowo. Menurutnya, Prabowo Subianto adalah calon yang tepat untuk memimpin Indonesia.
"Tatap wajah calon Presiden kita. Mumpung matahari masih bersinar cerah. Apakah anda lihat ada aura presiden di wajah beliau? Ya, aura presiden itu cukup bagi kita yakin untuk memilih Prabowo sebagai pemimpin Indonesia," ujarnya ketika berorasi di kampanye akbar pasangan Prabowo-Hatta di pelataran Benteng Kuto Besak, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (12/6).
Uniknya, di tengah-tengah acara kampanye ada salah satu pendukung pasangan Prabowo-Hatta yang berprofesi sebagai penjual racun tikus dengan bersemangat naik ke atas panggung dan mengatakan bahwa Prabowo-Hatta akan menyelamatkan Indonesia.
Kampanye akbar yang dimulai pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 11.30 WIB ini juga turut diramaikan pula oleh artis ibukota Uut Permatasari dan Denada.
Selain menghadiri kampanye akbar di Benteng Kuto Besak, Prabowo beserta rombongan mengikuti rangkaian kegiatan di Palembang. Rombongan bersilatuhim ke rumah Pembina Kerukunan Keluarga Palembang H. Alim. Ikut hadir disana pembina Partai Demokrat Marzuki Ali. Setelah itu dilanjutkan ke pasar 16 ilir dan ditutup dengan konferensi pers di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.
Setelah Kampanye Akbar di Palembang, rombongan langsung bertolak untuk melanjutkan kampanye di Lampung. [merdeka]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 13, 2014
posted by @Adimin
Sambut Ramadhan: Gubernur Sumbar Minta Jaga Kenyamanan
PADANG – Memasuki bulan suci Ramadhan 1435 H, Gubernur Irwan Prayitno minta semua pihak untuk menjaga kenyamanan dan rasa aman dalam pelaksanaan ibadah Ramadhan. Hindari betul dari hal-hal yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat.
Kemudian sama dengan tahun-tahun sebelumnya, pedagang sejak awal diingatkan pula jangan membeli kembang api, mercon dan sejenisnya untuk kemudian dijual lagi. Sebab, penjualan dan peredaran barang tersebut, tidak dibenarkan.
“Semuanya menimbulkan gangguan penyelenggaraan ibadah Ramadhan, terutama di lingkungan sarana ibadah, di lokasi pemukiman masyarakat dan fasilitas umum lainya. Oleh karena itu Pemprov Sumbar melarangnya. Gubernur sudah membuat surat edaran terkait hal itu,” ujar Kepala Satpol PP Sumbar H. Edi Aradial kepada Singgalang, Kamis (12/6) di Padang.
Dalam surat Gubernur bernomor 332/491/Satpol PP-2014 tertanggal 12 Juni yang ditujukan kepada bupati/walikota se-Sumbar, diharapkan semua elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan masyarakat agar suasana nyaman tercipta selama Ramadhan.
Menurut Edi, seperti soal mercon dan kembang api tadi dilarang dijual, diedar dan dipakai. Diingatkan sejak awal agar bisa dipatuhi pedagang sehingga tidak ada alasan lagi untuk mengatakan terlanjur membeli.
Melalui stakeholder terkait, restoran hingga warung kelambu dan sejenisnya yang buka siang hari selama Ramadhan, ditertibkan. Namun diberikan dispensi kepada rumah makan dengan izin pertimbangan khusus pemerintah daerah setempat beroperasi siang hari yang diperuntukkan bagi warga nonmuslim.
“Kepada masyarakat nonmuslim, gubernur berharap agar senantiasa menjaga dan saling menghormati dengan umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selama ini, kerukunan dan saling menghormati antar umat agama terjaga betul di Sumbar. Makanya kita yakin, hal itu tetap terpelihara,” terang dia.
Khusus hiburan malam, Edi juga menekankan untuk ditaati dan tidak mengganggu pelaksanaan ibadah Ramadhan terutama di lingkungan sarana ibadah dan lokasi pemukiman.
Dalam surat yang ditembuskan kepada Mendagri, Ketua DPRD, Kapolda, Ketua MUI dan pihak lainnya, Gubernur juga mengimbau masyarakat, bila meninggalkan rumah untuk melaksanakan shalat Tarwih ke mesjid atau mushalla, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hal yang dapat memicu terjadinya bahaya pencurian dan bahaya kebakaran.
Kemudian diharapkan kepada Satpol PP dan instansi terkait sesuai tupoksi bersinergis dan senantiasa mengayomi masyarakat agar selalu memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sehingga masyarakat dalam melaksanakan ibadah dengan aman nyaman dan tentram. [hariansinggalang.co.id]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN






